S3M 11. Video

Featured Image

Jika itu bukan karena b*m pesan (pesan berturut2) dari  Lei Shen NiNi, Wei Wei hanya akan berpikir bahwa dia berdiri sampai akhir zaman.

Tentu saja, yang disebut akhir zaman adalah – lampu mati di asrama> o <

Lei Shen NiNi: “WeiWei, kirimi aku videonya. Kirimi aku videonya. ”

Wei Wei: “Video apa?”

Lei Shen NiNi: “Salah satu video dari suamimu menghajar Zhen Shui sendirian, video duel!  Meskipun aku membeli tiket untuk melihatnya, penonton tidak diizinkan untuk merekamnya. ”

Dihajar sendirian … Wei Wei malu dengan deskripsinya: “NaiHe ku sangat lembut …”

Begitu dia mengetik kalimat ini, Wei Wei menjadi malu dengan perbuatannya sendiri. Kenapa dia menambahkan “ku” dibelakang  NaiHe? !!! Kenapa dia tanpa sadar mengetik kata itu? > o <, pasti karena pengaruh Yu Gong dan kawan-kawan.

Mereka sering melontarkan kata-kata seperti “Kakak ipar ketiga ku”, “NaiHemu ” Wei Wei tanpa suara menghapus kalimat dan mengetik kalimat baru: “Kau benar-benar membeli tiket masuk!”

Membeli tiket masuk untuk melihat duel adalah salah satu fitur memutar dari “Dream of Jianghu .” Setelah membeli tiket masuk dan mengklik pengawal di depan gerbang Istana Kekaisaran, pemain akan dikirim ke medan perang. Secara umum, semakin tinggi level ke dua lawan, semakin mahal tiket masuknya. Tentu saja, orang tidak pergi dan melihat setiap duel.

Lei ShenNiNi: “Zhen Shui dikalahkan begitu parah, bahkan jika dia merekamnya, dia tidak akan mengeluarkannya (mempublikasikannya). Suamimu pasti sudah merekamnya. ”

Luwei Wei: “… dia tidak merekamnya.”

Dia bahkan tidak perlu menanyakan pertanyaan ini. Dengan pemahamannya tentang Da shen, dia tidak akan pernah mencatat pertempuran yang begitu kecil.

Lei ShenNiNii: “Sial, sangat intens sampai aku lupa mengambil tangkapan layar (screenshot) sambil menonton. Sial, sial, aku ingin mati. Juga, aku datang terlambat dan hanya melihat pengumuman duel yang dibuat oleh sistem bot. Aku bahkan tidak melihat undangan pertempuran legendaris yang sebenarnya. aku sangat menyesal. ”

Luwei Wei: “Itu lebih baik dari pada aku. Aku adalah pemeran utama wanita dalam legenda, dan aku bahkan tidak melihat apa-apa. ”

Lei ShenNiNi: “Hahaha, kalau begitu aku tenang. Apakah kau ingin tangkapan layar (screen shot) dari pengumuman sistem bot? Aku akan mengirimkannya kepadamu. ”

Luwei Wei: “Oke.”

Wei Wei mengirimkan alamat email “Dream of Jianghu” kepada Lei Shen Ni Ni dan, segera, dia menerima emailnya.

Email itu hanya berisi satu gambar, pengumuman sistem duel bot.

Wei Wei mengklik gambar untuk memperbesarnya. Baris pertama adalah pengumuman sistem bot undangan pertempuran NaiHe. Kemudian, setiap lima menit setelahnya, sistem bot mengumumkan respon yang ditantang.

Sistem : Yi Xiao Nai He menantang Zhen Shui Wu Shang untuk duel di Kota Terlarang.

Sistem : Zhen Shu Wu Xiang tidak menerima tantangan.

Sistem : Zhen Shu Wu Xiang tidak menerima tantangan.

… …

Setelah lebih dari lima baris pemberitahuan.

Sistem : Zhen Shui Wu Shang menerima tantangan.

Sistem : Yi Xiao Nai He dan Zhen Shui Wu Shang akan berduel di Kota Terlarang pada pukul 20.00…

Itu hanya beberapa baris, hanya pengumuman dari sistem yang dingin dan tidak punya perasaan tapi Wei Wei membacanya berulang-ulang. Berangsur-angsur, dia mulai merasa bersemangat.

Dia tidak bisa menghentikan perasaannya, setelah melihat kearah Nai He yang berjubah putih berdiri disampingnya, dia raguu-ragu selama tiga detik, sangat memalukan, memcahkan suasana: “Da Shen… …maukah kau PK denganku dengan hewan peliharaanmu, satu ronde saja >0<”

“Yang mana?”

“Meng Dong Xing, Yu Gong memanggil kita”

Hou Zi Jiu dan yang lainnya beruntung hari ini. Mereka hanya beristirahat di dasar gunung dan yang sangat sulit ditemukan, Bos Meng , membawa dirinya ke pintu membawa mahar.

Ketika Wei Wei dan Nai He kembali ke Gunung Verdant, Hou Zi Jiu dan yang lainnya sudah berada dalam pertarungan. Nai He langsung maju kedepan dan mulai menyembuhkan. Dan Wei Wei ragu-ragu dibelakang dan tidak bergabung dalam pertempuran.

Yu Gong berteriak : “ Kakak Ipar Ketiga, jangan berdiri saja dan menonton kami mati.”

Wei Wei tahu bahwa ketiganya bisa mengatasinya meskipun tanpa dirinya. Dia dipanggil kesini hanya agar dia dapat pengalaman. Jadi, dia hanya tersenyum dan berkata : “Kalian bertarung saja, Kalau aku bergabung, serangannya akan bertambah kuat”

Mengenai hal yang dibicarakan Wei Wei, Bos Meng adalah Bos yang eksentrik. Jika ada pemain wanita menyerang, dia akan “melindungi pemain wanita” dengan menurunkan kekuatan serangannya setengah. Hanya itulah alasan Wei Wei  sudah mengatur untuk mengalahkannya sendirian. Tapi, jika kedua pemain wanita dan laki-laki bertarung bersama melawannya, maka kekuatan serangannya akan bertambah setengah dikarenakan “cemburu”. Hanya dengan pemain laki-laki yang bertarung dengan Bos Meng lah  maka kekuatan  serangannya normal.

Yu Gong dan lainnya awalnya murni tim yang berisi pria saja dan tidak mengetahui hal ini sebelumnya. Ketika mendengar Wei Wei mengatakannya, mereka malah menjadi sangat penasaran.

“Aku dengar pria ini akan menggoda pemain wanita. Aku belum pernah mendengarnya sebelumnya, Kakak Ipar Ketiga pergilah menyayatnya  dan biarkan aku melihatnya.”

Ketika Wei Wei mendengar ini, dia tidak bisa berkata-kata. Dia tetap melakukan permintaan itu dan bergabung kedalam pertempuran. Seperti yang diharapkan, serangan sayatan yang diarahkan kepada Bos Meng menciptakan bertambahnya kekuatan seranagn dan mengaktifkan kekuatan “Bara Api Kecemburuan”. Serangan banyak membakar  Yu Gong dan lainnya sampai health nya menurun drastis.

Diwaktu yang bersamaan, diatas kepala Bos Meng muncul beberapa baris teks: “Wanita yang sangat cantik, kenapa tidak hidup dengan baik dikamar tapi malah keluar ke Jianghu dan bermain dengan senjata, kenapa kau tidak bergabung saja dengan ku. Aku jamin kau akan sangat puas.”

Hou Zi Jiu : “Apa-apaan! Dia benar-benar merenggut kebebasan wanita.”

Yu Gong Pa Shan : “ Dia benar-benar berani merenggut kebebasan Kakak Ipar Ketiga, habisi dia !”

Hasilnya, Bos Meng yang kasihan dia habisi dengan ganas…

Sesaat Bos Meng jatuh ketanah, Penjaga Kekasiaran muncul dan mengambilnya. Mereka meninggalkan kotak riasan putri. Hou Zi Jiu adalah yang paling penasaran, mengambilnya dan melihat-lihat, hampir terjatuh ketanah.

Yu Gong bertanya : “Apa itu? Apakah itu equipment? Berikan ke Kakak Ipar.”

Hou Zi Jiu : “Kalau aku memberikannya ke Kakak Ipar, Nai He akan  membunuhku.”

Nai He : “Apa itu?”

Hou Zi Jiu : “ Rambut laki-laki”

Yu Gong Pa Shan: “…”

 

Hou Zi Jiu: “Rambutnya kekasih Putri, tidak ada atribut.”

Setiap orang berkeringat. Mereka tidak mengira bahwa benda sejenis ini akan muncul.

Yu Gong Pa Shan : “Ini lebih baik dari pada pisau Dong Fang Bu Bai”

Hou  Zi Jiu : “Dan lebih baik dari pada Kain Pembungkus Kaki Nenek Emei”

Mo Zha Ta meninjau aksi mereka : “apakah itu terlalu brutal?”

Melihat bahwa Wei Wei tidak mengatakan apapun, Hou Zi Jiu berkata :”Apakah Kakak Ketiga kecewa?”

Luwei Wei: “ >0< tidak, setelah lama berkelana di Jianghu, aku telah kehilangan hasrat barang-barang duniawi… …”

Mo Zha Ta: “… …”

Yu Gong Pa Shan: “Kenapa aku merasa bahwa nada ini sangat familiar?”

Hou Zi Jiu: “ Seperti Nai He?”

Mo Zha Ta: “Tidak terlalu.Nai He tidak pernah berkata narsis. Dia narsis didalam hatinya.”

Nai He mengirim expresi mendesah: “Seseorang terpengaruh karena sekitarnya. Aku harus melarang nya untuk berkeliaran di sekitar kalian lagi di masa depan.”

Luwei Wei: “ Itu benar, kalian yang mempengaruhi ku…Oh lagi, aku baru saja memikirkan tentang Video”

Luwei Wei: “Aku juga mau buat video”

Hou Zi Jiu : “…”

Luwei Wei : “Bos Meng memberiku inspirasi.”

Dikarenakan ide video itu terinspirasi oleh Bos Meng, tentu saja ada hubungannya dengan pencurian.

Naskah Wei Wei seperti ini.

Luwei Wei Wei adalah seorang pencuri wanita yang memimpin gunung.

Yi Xiao Nai He adalah pemusik yang lemah.

Suatu hari, Yi Xiao Nai He melewati beberapa gunung dan tertangkap oleh pencuri wanita. Lalu disekap di gunung untuk menjadi suami si pencuri wanita.

“Aku tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Aku hanya memikirkan itu ketika melawan Bos Meng. Kita bisa langsung memakai dioalog Bos Meng”

Hou Zi Jiu :”Jadi ikut kontes?”

Luwei Wei: “ En, aku tiba-tiba berpikir itu cukup menyenangkan. Tapi aku tidak serius, impulsive saja.”

Nai He tidak mengatakan apapun tapi mengulangi kata-kata Wei Wei: “ Suami pencuri?”

Wei Wei berasumsi bahwa NaI He terganggu dengan pendapatnya dan akan mengatakan bahwa tidak papa kalau tidak melakukannya (membuat video), saat Wei Wei melihat Nai He bertanya “Jadi saat perampokan terjadi, aku hanya perlu berbaring?” >_<

Kelihatannya dia telah meremehkan Da Shen. Wei Wei menjawab “Garis besarnya seperti itu”

Sebenarnya, dia tidak terlalu yakin dengan dirinya sendiri. Saat ini, dia hanya memikirkannya saja, tidak serius.

Namun, Nai He berjata. “Ayo kita merekamnya.”

Nai He: “Gunung Verdan lumayan bagus. Tempat perampokannya cocok disana”
Da Shen menjawab dengan terus terang, dan pergi dengan cepat, dan  beraksi dengan sigap, menyebabkan pencuri wanita, Wei Wei , tiba-tiba merasa kalau dia yang di paksa untuk menculik Nai He.

Dengan sekejap mata, Da Shen sudah secara sistematis sudah mulai menata tempat dan membagi peran: “Aku akan melewati bagian bawah gunung, kau akan keluar dari hutan dengan menaiki kuda dari arah sana. Kita akan mulai merekam bagian kita masing-masing, setelah itu kita bisa mengeditnya bersama-sama, lalu selesai.”

Di bawah perintah sutradara Nai He, Wei Wei dengan bingung naik ke kudanya.

Yu Gong Pa Shan : “Sutradara, Kami juga ingin ikut akting.”

Hoi Zi Jiu : “Tidak akan bekerja kalau bandit wanita nya tidak memiliki satupun pelayan.”

Luwei Wei : “Tidak perlu”

Hou Zi Jiu berteriak dengan dengan sakit hati: “Kenapa!”

Luwei Wei : “>_< tidak punya pengikut kelihatannya lebih keren.”

Yu Gong Pa Shan berkata: Tidak. Tidak, kau tidak bisa begini. Harusnya ada pertarungan. Bagaimana kalau kita menjadi penjaga Nai He dan lalu Saozi, kau bisa melawan kami bertiga. Dengan cara ini, lebih spektakuler.”

Kali ini, saran milik Yu Gong akhirnya mendapat persetujuan dari semuanya.  Intinya, saran ini diterima karena mendapat persetujuan dari Nai He. Orang-orang ini penuh dengan inisiatif dan dengan efisien memutuskan segala hal. Ini hanyalah Luwei Wei. Yang mengusulkan untuk membuat video, yang mana masih kacau . akhirnya, Luwei Wei harus di dorong seperti bebek yang di paksa naik ke truk untuk menuju ke hutan.

Di hutan, Luwei Wei duduk di atsa kuda dan menjadi sangat gugup.

Ketika waktunya Nai He melewati lokasi penculikan. Dia malah menjadi sangat gugup.

Hasil dari kegugupannya adalah Luwei Wei  terburu-buru pergi  menuju  Nai He tapi melupakan dialog vulgar Bos Meng>_<,  jadi Luwei Wei berfikir dengan panik dan hanya dapat membuat perubahan sedikit dari dialog yang paling sering digunakan oleh bandit klasik.

Gunung ini di buka oleh ku,

Pohon-pohon ini ditumbuhkan oleh ku,

Untuk melewati jalan ini.

Tinggalkan laki-laki itu!

Setelah dialog pembuka, dialog selanjutnya seharusnya giliran Yu Gong keluar dan menyumpahinya sebelum pertarungan di mulai. Tapi karakter Yu Gong tidak bergerak. Luwei Wei bergerak mendekat dan bertanya dengan penasaran: “Dimana Yu Gong?”

Hou Zi Jiu dengan santai menjawab : “Dia jatuh dari kursi.”


Masih ada yang nungguin?  hampir lupa sama cerita ini -_-.

Jangan lupa follow ig kami yha @translateindo

Tolong dimatikan addblock nya, untuk men-support para penerjemah kami ^_^

Feel free to give me saran dan kritik tentang terjemahan ini ,Lya disini siap membenahi ^_^

-Thanks in Advance-

 

 

[maxbutton id=”63″ ]

.

 

2
Comments

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • 0