PYN Chapter 23

Featured Image

Malam itu, Ji Wu Jiu, tidur di Istana Kun Ning.

Ye Zhen Zhen percaya bahwa kakinya yang patah akan menghalangi Ji Wu Jiu dari melakukan apa pun terhadapnya, jadi dia membiarkan Ji Wu Jiu melakukan apa yang dia inginkan.

Di tengah malam, Ji Wu Jiu bangun. Tidak ada yang menyentuhnya, ia juga tidak merasa hangat, tetapi ia masih terbangun, dengan mata membelalak dan pikiran melayang. Tiba-tiba dalam pandangannya, dia melihat sepasang tangan mengambang, seputih salju dan lembut.

Sejujurnya, bisnis tempat tidur kaisar jauh lebih terbuka daripada orang normal, wajah mereka juga lebih tebal (tidak punya malu), tidak terlalu terganggu atau takut orang lain akan melihatnya. Tapi sekarang, dia diam-diam memegang tangan wanita dan melakukan”itu”, ini benar-benar bukan sesuatu yang dia harus banggakan, itu membuatnya tampak tidak puas dalam hal itu (urusan ranjang).

Namun, hal yang dia lakukan sekarang, meskipun bukan sesuatu yang bisa dibanggakan, dan agak tidak benar, dia merasa itu cukup menarik, dan itu adalah sesuatu yang belum pernah dia alami sebelumnya dengan wanita lain.

Itu sebabnya dia sangat senang, dan bingung.

Ye Zhen Zhen Zhen masih tidak tahu itu terjadi. Ketika dia bangun di pagi hari dia hanya merasa bahwa dia tidur nyenyak. Setelah sarapan, Wang Yu Cai bergegas untuk melaporkan “Yang Mulia, Sun Gui Ren bunuh diri!”

Karena dia baru saja sarapan, semua darahnya mengalir ke perutnya, jadi reaksinya sangat lambat. “Sun Gui Ren Yang mana?”

“Sun Gui Ren dari Istana Han Guang, yang dituduh kemarin”

“Meninggal?”

“Belum, orang sudah selesai membantunya turun, Selir Zhuang punya seseorang untuk segera melapor kepada anda. Apakah Anda ingin pergi dan melihatnya? ”

“Tidak perlu, bunuh diri pagi-pagi, aku pikir dia tidak benar-benar ingin mati. Kau pergi dan laporkan masalah ini kepada Kaisar. Su Yue, pilih beberapa perhiasan dan hadiah untuk Sun Gui Ren, dan katakan, bahwa dia yang tidak bersalah dikenal oleh Kaisar dan Permaisuri, di masa depan tidak akan ada orang yang berani bergosip tentang dia, dan memintanya untuk dengan tulus peduli pada Kaisar, tidak perlu memikirkan orang lain, dan tidak diizinkan membuat ku dan Kaisar khawatir ”

Keduanya pergi dengan cepat. Ye Zhen Zhen berpikir meskipun apa yang dilakukan Sun Gui Ren cukup palsu, tapi dia adalah korban kemarin, kemungkinan besar Ji Wu Jiu akan memberinya beberapa wajah dan melakukan sesuatu tentang hal itu. Persis seperti yang dia pikirkan, Wang Yu Cai kembali dan berkata bahwa Kaisar mempromosikan Sun Gui Ren dua peringkat ke atas sebagai peringkat 5 Mei Ren, dan memberinya gelar “Zhen”, sepertinya orang dingin yang menonton Selir Xian  menggertak yang lain orang itu adalah orang lain.

Melihat Ji Wu Jiu yang begitu murah hati hari ini, Ye Zhen Zhen juga memberikan lebih banyak hadiah untuk Sun Gui Ren, berpikir bahwa Ji Wu Jiu tampaknya dalam suasana hati yang baik hari ini.

Ye Zhen Zhen  benar-benar memikirkan masalah lain, dan melihat bahwa dia(JWJ) dalam suasana hati yang baik, Ye Zhen Zhen juga akan berbicara dengannya tentang hal yang ia pikirkan.

“Kau  ingin menambahkan Pelajaran Barat di Guo Zi Jian?” Ji Wu Jiu mendengarkan saran Ye Zhen Zhen, dan terkejut. Guo Zi Jian adalah sekolah bagi politisi masa depan, dan hanya mengajarkan tentang Sastra Cina, dan tiba-tiba menambahkan  Pelajaran  Barat yang tidak dikenal di sana, bahkan jika ia sebagai kaisar dia setuju dengan usul Ye Zhen Zhen, para Menteri tua dan para guru di sana mungkin tidak menerimanya.

(TN: Pelajaran Barat adalah pelajaran tentang orang barat, baik budaya kebiasaan,sejarah dll)

“Ya, baru-baru ini saya telah membaca  beberapa sejarah tentang orang barat, meskipun beberapa sangat buruk, tetapi ada juga sesuatu yang layak untuk dipelajari. Saya sebagai seorang wanita, mempelajari hal-hal ini mungkin tidak berguna, mengapa tidak membiarkan para pria Da Qi kita diekpos  untuk mempelajari sesuatu yang baru. Pengajaran Barat tidak perlu menjadi pelajaran wajib, cukup masukkan di Guo Zi Jian, dan biarkan Tuan Dou yang mengajar, siapa pun yang tertarik bisa bergabung jika mereka mau”.

Ketika “Sebagai seorang wanita” keluar dari Ye Zhen Zhen, Ji Wu Jiu mendengar nada suaranya sangat tidak rela, dan dia pikir itu lucu. Ji Wu Jiu diam beberapa saat, dan menjawab, “Hal ini perlu direncanakan dengan baik”

“Jangan menahanya terlalu lama, semakin cepat semakin baik. Jika Anda takut orang tidak lain dapat menerimanya, lalu mengapa tidak membiarkan saya menjadi Pemimpin Studi Barat, dan biarkan Tuan Dou saja yang menjadi guru. Saya akan memakai kekuasaan saya sebagai permaisuri,  saya pikir mereka tidak  akan berani mengatakan apa pun ”

Ji Wu Jiu menggelengkan kepalanya, “Kau adalah” wanita “, untuk bergaul dengan pria, itu tidak akan baik, karena untuk kebebasan berbicara itu bukan sesuatu yang bisa dihentikan sepenuhnya, lebih baik ikuti arus nya saja dulu ”

“Lalu, Yang Mulia ….”

Ji Wu Jiu mendongak, dan menatap matanya (YZZ) dan bertanya, “Mengapa kau tidak pertama-tama memberitahuku kenapa kau begitu cemas?”

Ye Zhen Zhen menarik napas dalam-dalam, dan menatap Ji Wu Jiu dengan serius, “Yang Mulia, di dunia ini, ada tempat yang tidak kita tahui, tetapi mereka mengamati kita. Yang lebih menakutkan adalah bahwa mereka memiliki tentara yang kuat, mereka dapat membangun kapal perang yang lebih kuat dan lebih besar dari kita, dan mereka juga memiliki bubuk senjata yang sama kuatnya dengan kita, lawan jenis ini, walaupun sekarang bukan musuh , kita masih tetap harus waspada. Alih-alih menunggu mereka untuk menyerang kita terlebih dahulu, mengapa kita tidak memahaminya terlebih dahulu sehingga kita dapat bersiap lebih awal”

“Bagaimana kau tahu kalau mereka akan menyerang kita?”

“Mereka adalah perompak/penjahat, selama mereka membawa kembali uang, mereka bisa menjadi pahlawan besar, dan dihormati oleh masyarakat disana, masih belum cukup? Etiket tidak dapat menang melawan kejahatan, terhadap orang-orang seperti ini, kita hanya bisa menggunakan kekerasan terhadap mereka. Alasan mengapa mereka belum menyerang kita, bukan karena Da Qi kita memiliki kekuatan tentara yang kuat dan masih dapat menang melawan mereka, tetapi karena biaya untuk bertarung dengan kita,sepanjang jalan dari barat sampai ke Da Qi akan sangat mahal, bukan sesuatu yang mereka mampu sekarang. Meskipun ini yang terjadi sekarang, tetapi siapa yang bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan, jadi itu sebabnya sekarang kita harus terlebih dahulu mengambil tindakan dan berjaga-jaga ”

Ji Wu Jiu diam, dan tidak berbicara untuk sementara waktu.

“Yang Mulia?” Ye Zhen Zhen berpikir bahwa dia(JWJ) mencoba memikirkan cara untuk menolak idenya.

Dia(JWJ)  berdiri dari kursinya dan berjalan ke arahnya (YZZ), dengan langkah pelan tapi kuat. Ye Zhen Zhen menatapnya berjalan, dan tidak yakin mengapa dirinya melihat ke bawah dan tidak menatap Ji Wu Jiu, dan menatap sepatu, dan melihatnya semakin dekat saat ini.

“Kau berpikir sangat jauh ke depan”, berhenti sejenak sementara suara Ji Wu Jiu terdengar lagi di atas kepalanya “Aku tidak bisa dibandingkan”

Ye Zhen Zhen melihat ikat pinggangnya yang tertutup, berwarna hitam dengan 2 naga bersulam emas, dengan mutiara besar di tengahnya, … “Yang Mulia, anda  terlalu memuji saya, saya orang yang lambat dan terus terang, apa yang saya lihat akan saya katakan, tidak dapat dibandingkan dengan Yang Mulia, Anda harus memiliki lebih banyak pemikiran untuk dipertimbangkan ”

Kemungkinan besar setelah dipuji olehnya, suasana hati Ji Wu Jiu menjadi lebih baik, “Aku ingin memberimu sesuatu, apa yang kau inginkan?”

Ye Zhen Zhen tidak memberinya wajah (tidak menghargainya) “Tidak perlu, saya tidak kekurangan apapun”

“Aku ingin memberimu hadiah, lihat ke atas”

Ye Zhen Zhen menatapnya. Hari ini dia mengenakan jubah merah gelap, apa bahan pakaiannya, dia tidak bisa mengatakannya, tapi itu lembut dan pas, dengan sulaman berwarna gelap. Pakaiannya membuatnya tampak tenang dan sekarang tampak sekuat naga, membawa aura kemalasan.

Sekarang, dia menekuk tubuhnya (JWJ), menatapnya (YZZ), dengan bibir melengkung dan mata tersenyum.

Menatap wajahnya yang tampan dan tenang, Ye Zhen Zhen terus menatapnya, dan Ji Wu Jiu juga menatapnya tanpa mengatakan apapun. Setelah beberapa saat, bahunya(YZZ) menjadi kaku, dan kepalanya semakin berat. Oleh karena itu melihat wajahnya yang tampan, Ye Zhen Zhen mulai memikirkan banyak hal .. Mengapa wajahnya begitu enak untuk dilihat …

“Apa yang kau pikirkan?” Ji Wu Jiu tiba-tiba bertanya.

“Anda benar-benar tampan”

“….”

Karena dia tidak pernah dipuji ddidepanya secara langsung, Ji Wu Jiu tertegun sejenak. Ye Zhen Zhen berpikir dirinya benar-benar menjadi bodoh. untuk benar-benar mengatakan hal-hal seperti itu di depan Ji Wu Jiu. Dia tidak berani melihatnya  lagi, dan melihat ke bawah, dan membiarkan peony di rambutnya menghadap Ji Wu Jiu sebagai gantinya.

Ji Wu Jiu akhirnya kembali sadar, sepertinya dia digoda lagi? Sebagai Kaisar, dia tentunya tidak bisa digoda oleh seorang wanita. Berpikir tentang itu, dia mengangkat tangannya dan memegang dagu Ye Zhen Zhen, dan perlahan-lahan membuatnya melihat ke atas dan menatap matanya, “Aku memiliki wajah yang tampan? Jadi ini hadiah yang kau inginkan? ”Tidak menunggu Ye Zhen Zhen bereaksi, dia membungkuk dan memberinya kecupan ringan di pipinya.

(TN: How cute😆)

Ini adalah pertama kalinya dia dicium oleh seseorang, dia merasa ada sentuhan lembut di wajahnya, Ye Zhen Zhen tersipu dan berbalik darinya.

Bibir Ji Wu Jiu mengenai telinganya, dan bertanya, “Apakah itu cukup?”

Ye Zhen Zhen tidak menjawab, dan ingin pergi, Ji Wu Jiu tidak membiarkannya pergi, seperti playboy yang menggoda gadis-gadis, Ji Wu Jiu menggunakan kekuatan untuk menurunkan kursinya. Ye Zhen Zhen tidak punya pilihan selain memegang lengannya dengan tangannya sendiri, untuk menghindari Ji Wu Jiu awalnya tetapi dia juga mengubah posisinya, Ye Zhen Zhen tidak bisa berkata apa-apa, dan karena dia tidak ingin dianggap enteng olehnya, dia berusaha yang terbaik untuk tidak kalah.

Ketika Feng Yu De membawa teh, dia melihat adegan mereka berdua bertengkar, dan membuatnya takut, dia jatuh ke tanah berlutut, “Yang Mulia ….” Bagaimana anda bisa menggunakan kekuatan …

“Permaisuri niang niang …” kenapa anda menangkat tangan anda ke arah kaisar.

Ji Wu Jiu berhenti, minum secangkir teh, dan sesaat sebelum dia ingin menyesap, dia melihat wajah Ye Zhen Zhen yang tidak bahagia, jadi dia memberikan cangkir itu di tangannya untuknya(YZZ) dan mengambil yang lain untuk dirinya sendiri.

Bagi Feng Yu De, Kaisar dan Permaisuri tampaknya memiliki hubungan yang baik, mengapa mereka berdua berpura-pura , untuk siapa ini?

Meneguk tehnya, Ye Zhen Zhen hanya ingin mengucapkan selamat tinggal, seorang pelayan dari Istana Ci Ning datang dan menyapa mereka.”Permaisuri, Janda Permaisuri mengharuskan Anda mampir ke Istana Ci Ning untuk membahas sesuatu”

“Ada masalah apa?”

“Ini tentang gelar Nona Xu ketika dia memasuki istana, secara detail”

“Ayo kita pergi bersama,” kata Ji Wu Jiu, dan secara pribadi mendorong kursi Ye Zhen Zhen.

Ye Zhen Zhen berpikir dalam hatinya bahwa kali ini, Ji Wu Jiu akan menggunakan dia sebagai senjatanya lagi, meskipun dia pikir dia akan dapat menembak dengan benar, hanya tidak yakin di mana p****l akan menghadapi kali ini.

Sambil berpikir, dia melihat ke belakang, dan melihat tangan di pegangan kursi rodanya,  dapat terlihat jari-jari panjang yang memutih karena terlalu banyak menggunakan kekuatan.

Jika kau tidak ingin  (mendorong kursinya) jangan memaksakan diri, , Ye Zhen Zhen mencela.


Saya gak lama kan update nya?😅

 

PYN Chapter 22
PYN Chapter 24

5 thoughts on “PYN Chapter 23”

    1. hahahahaha,,,,,,sorry klo gitu, lg banyak kerjaan 😄😅
      masa dlu tiap hr sih? lupa soalnya,,,😅

Leave a Reply

Your email address will not be published.