PTBS 411. Ikut Aku Pulang

Featured Image

Lu Tingxiao mengambil mantelnya dari rak dan berkata sambil mengenakannya, “Aku khawatir itu tidak akan terjadi, aku harus meninggalkan negara ini untuk bekerja, besok pagi.”

“Apa!” Ning Xi berseru.

Ini berita buruk! Mengapa Iblis Agung ingin melarikan diri?

Lu Tingxiao memikirkannya, lalu berkata, “Jadi, aku punya dua usul sekarang.”

“Apa itu?” Ning Xi dengan cepat bertanya.

Lu Tingxiao melanjutkan, “Usulan pertama, tunggu aku kembali setelah seminggu bekerja di luar kantor!”

“Satu minggu!?” meskipun tidak terlalu lama, seminggu juga tidak sependek itu! “Apa usul yang kedua?”

Lu Tingxiao menatapnya, lalu berkata, “Usul kedua, ikut aku pulang.”

“Apa?” Ning Xi tertegun, “Apa … apa maksudmu?”

“Maksudku, malam ini kau bisa makan malam di tempatku. Setelah makan malam, aku akan mulai membaca setengahnya lagi. Setelah selesai, aku akan mendiskusikan pendapatku denganmu. Kita pastinya bisa menyelesaikannya malam ini,” Lu Tingxiao menjelaskan.

Ning Xi berkedip, lalu berkata tanpa ragu, “Aku memilih yang kedua!”

Apakah ada pilihan? Tentu saja, dia akan memilih yang kedua! Tetapi, setelah mengungkapkan pilihannya, mengapa dia merasa seperti dia baru saja ditipu lagi?

Mata Lu Tingxiao berbinar dan dia berkata, “Mmm, ayo pergi.”

Ning Xi dengan sopan berjalan di depannya dan membantu Lu Tingxiao mendorong pintu kantor untuk terbuka.

Pada saat berikutnya, dia tercengang ketika dia membuka pintu …

Pada saat itu, semua orang seharusnya sudah selesai bekerja. Tapi yang dia lihat adalah tempat yang penuh dengan karyawan, tidak ada dari mereka yang meninggalkan pekerjaan dan mereka semua bekerja di meja mereka dengan serius. Kecuali, dari waktu ke waktu, mereka melihat ke …

Ning Xi hanya bisa menghela nafas, “Big Boss, karyawanmu … semua bekerja keras!”

Lu Tingxiao memandangi karyawannya dan kemudian memandang Cheng Feng yang telah menunggu―Tuhan tahu berapa lama dia di luar kantornya.

Cheng Feng membawa harapan semua orang, jadi tidak peduli seberapa takutnya dia, dia hanya bisa dengan hati-hati menghampirinya. Tentu saja, dia tidak bisa mengakui bahwa semua orang tidak berani pergi karena mereka terlalu ketakutan, jadi dia hanya tertawa, “Untuk berterima kasih kepada bimbingan perusahaan, semua orang mengambil inisiatif untuk bekerja lembur hari ini …”

Lu Tingxiao tampak dingin, “Aku selalu menjadi penasihat efisiensi kerja dan tidak suka bekerja lembur.”

Cheng Feng berpikir dalam hati, “Ini sudah berakhir.”

Kemudian, Lu Tingxiao menambahkan, “Tapi sikapmu harus dipuji. Setiap orang akan mendapat kenaikan gaji tiga persen untuk bulan ini sebagai hadiah.”

Lu Tingxiao secara alami tahu apa yang mereka pikirkan. Namun, dia bukan dirinya sendiri hari ini dan mungkin itu yang membuat mereka takut.

Sebut saja … biaya kompensasi mental …

Bahkan, sang istri baru saja memuji mereka karena menjadi pekerja keras juga!

Jelas, itulah poin utamanya.

Ketika mereka mendengar kata-kata Lu Tingxiao, semua orang tidak bisa mempercayai telinga mereka.

Apakah mereka membayangkan itu?

Mereka khawatir sepanjang sore, berpikir bahwa perusahaan akan bangkrut!

Akibatnya … bosnya malah memberikan hadiah!

Ini datang terlalu tiba-tiba!

Namun, sebelum mereka bisa mengatasi keterkejutan mereka tentang kenaikan, apa yang bahkan lebih mengejutkan terjadi setelahnya adalah …

“Ayo,” Lu Tingxiao menoleh untuk berkata kepada Ning Xi, lalu ketika dia berjalan melewati karyawannya, dia berbicara dengan lembut kepada gadis di sampingnya, bertanya, “Apa yang ingin kau makan malam ini? Aku melihat lingkaran pertemananmu telah berbicara tentang melakukan diet. Haruskah aku memberitahu koki dapur untuk menyiapkan makanan yang kurang berminyak?”

“Mmm, itu bagus! Sebenarnya, aku baik-baik saja dengan apa pun! Kau tidak perlu terlalu peduli padaku! Aku juga bisa makan lebih sedikit!”

“Kau bisa melakukan diet, tetapi kau harus menjaga kesehatan dirimu juga. Apa yang kau pikirkan tentang ahli gizi yang direkomendasikan Qin Mufeng terakhir kali? Jika dia bagus, aku bisa membuat dia menyiapkan program yang cocok untukmu!”

“Ah? Apakah itu tidak terlalu merepotkan?”

“Tidak akan, aku akan membantumu dengan meneleponnya malam ini.”

Di belakang mereka, seluruh karyawan perusahaan terdiam.

PTBS 410. Ciuman Dalam Tidurnya
PTBS 412. Tertangkap Basah oleh Pasangan Manis Ini!

Author: ShinMin

Sedang berada dalam fase lelah tingkat maks.

3 thoughts on “PTBS 411. Ikut Aku Pulang”

Leave a Reply

Your email address will not be published.