PTBS 409. Tempat Dimana Iblis Agung Tidur?

Featured Image

Setelah melepas mantelnya, Lu Tingxiao menggulung lengan bajunya ke atas, “Mungkin perlu waktu untuk memeriksanya. Kau bisa pergi dan beristirahat di ruang sebelah. Kau tidak terlihat begitu sehat, tidak cukup tidur?”

Ning Xi menyentuh kantong matanya dengan sadar, “Aku terlalu bersemangat tadi malam, aku menghabiskan sepanjang malam untuk membaca naskah itu …”

“Pergi dan tidur sianglah sebentar. Aku akan membangunkanmu ketika aku selesai.”

“Bos bekerja saat aku tidur siang, itu tidak akan terlihat bagus, ‘kan?” Ning Xi merasa jika dia melakukan itu, dia merasa tidak pantas.

Lu Tingxiao meliriknya, “Kau tidak bisa membantuku walaupun kau tidak tidur, jadi aku merasa lebih baik jika kau pergi tidur sebentar.”

“Oke! Aku akan pergi sekarang!” dia dengan cepat menjauh dari meja Iblis Agung … Iblis Agung telah kehilangan kendali atas aura penggodanya …

Ning Xi pergi ke area istirahat dengan cepat …

Meskipun ruang istirahat memiliki desain yang sederhana dan dingin, rasanya sedikit lebih hangat, mungkin karena Iblis Agung itu telah tidur di sini sebelumnya …

Eh? Tunggu! Tempat Iblis Agung tidur?

Dia (NX) akan tidur di sini?

Ketika dia merenungkannya, teleponnya berdering, sebuah pesan baru telah datang: [Kubis Lu: Seprainya baru saja diganti.]

Apakah Iblis Agung ini memiliki Mata Tuhan*?

*TN: Kemampuan untuk melihat dan mengerti apa yang ada didalam hati tanpa harus dikatakan.

Mengerikan …

Di luar ruang istirahat, Lu Tingxiao tersenyum sambil membayangkan wajah Ning Xi ketika dia melihat pesannya.

Kemudian, dia (LT) fokus membaca naskah, dan karena Ning Xi tidak tidur sama sekali tadi malam, dia (NX) tertidur pulas setelah beberapa saat …

Itu menyenangkan dan damai di dalam ruangan itu, tetapi sebuah badai sedang terjadi di luar.

Ketika orang-orang melihat Lu Tingxiao berlari kembali, semua orang panik …

“Sial, kali ini pasti sangat serius!”

“Seperti apa bos kita? Dia biasanya tenang dan terkendali, tapi kali ini dia tidak peduli dengan citranya dan terbakar ketika melewati gedung!”

“Menurut resepsionis, dia benar-benar menakutkan di lobi! Sekretaris Fang menangis ketakutan!”

Tiba-tiba semua orang berpaling ke Cheng Feng …

“Asisten Cheng, jika kau tahu sesuatu, jangan sembunyikan dari kami! Aku akan mendapat serangan jantung!”

“Benar! Katakan yang sebenarnya! Apakah perusahaan dalam keadaan darurat? Apakah kita akan kehilangan pekerjaan?”

“Tolong beritahu kami, setidaknya kita bisa mempersiapkan diri secara mental.”

“Ada seorang wanita yang sekarang memegang beberapa dokumen ke kantor CEO Lu. Apakah dia di sini untuk melaporkan kabar buruk?”

Cheng Feng dikelilingi oleh orang-orang dan situasinya menjadi kacau, “Tolong semuanya, berhenti bertanya, aku benar-benar tidak tahu apa-apa! Tunggu saja dengan sabar!”

Sebenarnya, dia cukup yakin bahwa perusahaan tidak memiliki masalah.

Tetapi dia masih khawatir bahkan jika itu bukan tentang perusahaan.

Terutama sejak melibatkan Nona Ning, itu sebenarnya lebih mengkhawatirkan!

Seiring waktu berlalu, matahari terbenam dan jam kerja berakhir. Tidak ada yang berani pergi dan sebagian besar pekerja hanya menunggu di meja mereka.

Di kantor CEO.

Lu Tingxiao melihat ke arah ruang istirahat, sepertinya dia sudah melihatnya cukup lama. Setelah beberapa saat, dia melihat jam dan kemudian meletakkan naskah yang sudah lama dia baca.

Dia berdiri dan pergi ke ruang istirahat, lalu mengetuk pintu.

Begitu tenang di dalam, tidak ada suara yang terdengar.

Lu Tingxiao membuka pintu dengan lembut dan masuk ke dalam.

PTBS 408. Rayu Aku! Rayu Aku Lagi!
PTBS 410. Ciuman Dalam Tidurnya

Author: ShinMin

Sedang berada dalam fase lelah tingkat maks.

Leave a Reply

Your email address will not be published.