PTBS 325. Kamera Pengawas

Featured Image

“Little Treasure, datanglah pada nenek. Ada apa? Kau lapar?”

“Apa yang ingin kau makan? Biarkan kakek memasak sesuatu untukmu!”

Kedua kakek nenek itu begitu lembut dan baik hati, takut akan Little Treasure yang menakutkan.

Kau harus memahami bahwa Bakpao Kecil pada awalnya hanya hidup dalam isolasi dan dia tidak bisa berbagi ruang yang sama dengan mereka sama sekali. Sekarang dia bisa tinggal bersama dengan mereka, itu sudah menjadi berkah yang tak tertandingi bagi mereka.

Little Treasure menggelengkan kepalanya, melepas sepatu, dan naik ke sofa. Dia kemudian mulai menggunakan tangan kecilnya di pundak neneknya dan memijatnya sekuat tenaga.

Yan Ruyi sangat gembira dan terkejut dengan tampilan kasih sayang yang tiba-tiba ini, “Hei, sayangku! Apakah kau memijat nenekmu sekarang?”

Little Treasure mengangguk dan menjadi semakin keras memijatnya. Lu Chongshan menyaksikan dari samping dengan cemburu dan bergumam, “Sepertinya Little Treasure lebih suka nenek, ya?”

Apa karena cara dia yang biasanya sedikit terlalu keras? Pasti … Terutama sikapnya terhadap wanita itu … itu benar-benar tidak ramah …

Ketika Little Treasure melihat itu, apakah dia membencinya? Apa yang harus aku lakukan sekarang?

Semakin Lu Chongshan memikirkannya, semakin dia khawatir, dan semakin dia marah. Dia hanya melakukan ini untuk Little Treasure dan keluarga. Akhirnya, dia harus menjadi penjahat! Semua orang mengeluh tentang dia, tetapi di atas semua itu, Little Treasure tidak menyukainya lagi …

Ketika Lu Chongshan merenung sedih tentang ini, Little Treasure selesai memijat neneknya dan segera pergi ke kakeknya dan mulai memijatnya juga. Tangan kecil yang lembut itu benar-benar bisa meluluhkan hati siapa pun!

Lu Chongshan yang berhati dingin tiba-tiba hampir menangis di tempat, “Anak baik, Little Treasure, berbuat baik itu penting. Jangan buat dirimu lelah!”

Lu Chongshan kemudian terdiam, menghela nafas dan bertanya, “Little Treasure, apakah ada sesuatu yang kau inginkan dari bantuan kakek?”

Little Treasure mengangguk dengan sungguh-sungguh.

Lu Chongshan bertanya lagi, “Kau ingin bertemu Bibi Xiao Xi, bukan?”

Little Treasure menganggukkan kepalanya sebanyak-banyaknya, ketika dia menatap kakeknya dengan mata berharap dan penuh tanya.

Tampilan yang dia berikan pada Lu Chongshan membuat hatinya melunak sampai hancur, “Oke, kakek akan menurutimu. Nanti, aku akan meminta seseorang untuk mengundangnya, oke?”

Mata Little Treasure segera bersinar saat dia dengan gembira mencium pipi kakeknya, lalu berlari kembali ke kamarnya dengan perasaan puas.

Yan Ruyi memperhatikan suaminya yang tersenyum tanpa berkata-kata seperti orang idiot dan berkata, “Siapa yang mengatakan bahwa aku tidak punya prinsip atau batas kesabaran sebelum ini? Di mana prinsipmu sekarang? Di mana batas kesabaran mu? Apakah semuanya hilang hanya karena cucu mu memberimu pijatan? Dengan hanya sedikit ciuman dari cucumu, kau akan menjanjikan apa pun padanya sekarang?”

Lu Chongsan berdehem dan mengembalikan ekspresinya yang serius, “Omong kosong apa yang kau katakan? Aku melakukan ini untuk kesehatan fisik dan emosional Little Treasure! Selain itu, tidak ada yang salah dengan membiarkan wanita itu datang untuk menemani Little Treasure. Aku akan dapatkan seseorang untuk mengawasinya!”

Ketika Lu Chongshan selesai, dia memanggil kepala pelayan Xing Wu.

“Tuan, apakah Anda punya perintah?”

“Pergilah menelepon sekarang dan biarkan wanita itu datang untuk menemani Little Treasure.” Lu Chongshan berpikir sejenak lalu menambahkan, “Katakan saja Little Treasure sendirian di rumah. Nanti, Nyonya dan aku akan mencari alasan untuk pergi. Kami akan membiarkannya sendirian dengannya.”

“Tuan, apa yang ingin Anda katakan adalah …”

“Letakkan lebih banyak kamera pengawas di rumah!”

“Baik, dimengerti!” Xing Wu mengangguk dan pergi.

Yan Ruyi mengerutkan kening ketika dia mendengar apa yang dikatakan suaminya kepada kepala pelayan, “Mungkin ini bukan ide yang bagus.”

Lu Chongshan hanya menjawab dengan ceroboh, “Mengapa itu ide yang buruk? Aku ingin melihat apa yang begitu berbeda tentang dia! Tidakkah kamu ingin mencari tahu juga apakah wanita itu bersikap tulus terhadap Little Treasure atau tidak?”

PTBS 324. Aku Juga Merindukannya
PTBS 326. Berkencan Dengan Bakpao Kecil

Author: ShinMin

Countless

Leave a Reply

Your email address will not be published.