PTBS 323. Gigit Dia sampai Mati

Featured Image

Jiang Muye menarik wajah kesal dan hanya menjawabnya, “Mmm.”

Lingkaran hiburan adalah dimana tempat kualifikasi* sangatlah penting, dan karena dia adalah seorang senior, Ning Xi sebagai juniornya harus menyambutnya.

*TN: Aku tidak tahu kualifikasi disini maksudnya apa, bisa jadi seperti status, kasta, keterampilan atau sejenisnya.

“Halo, senior!”

Su Yimo berakting seolah dia tidak melihat apa-apa, dan terus berbicara dengan Jiang Muye bahkan tanpa melirik Ning Xi.

“Xiao Ye, aku dengar kau mengambil sponsor game?”

Ning Xi melakukan apa yang seharusnya, dan karena Su Yimo memilih untuk mengabaikannya, tidak ada alasan untuk terus mengganggu.

“Bagaimana dengan itu?”

Su Yimo mengangkat alisnya, “Mengapa kau tiba-tiba tertarik untuk menyetujui sponsor game itu?”

“Hanya membantu junior-ku di sini.”

Su Yimo tiba-tiba memasang wajah serius setelah mendengar apa yang dia katakan, “Xiao Ye, aku tidak tahu apa yang dipikirkan manajermu, tetapi dalam posisimu saat ini, mengambil sponsor seperti ini dan bekerja dengan orang-orang di level itu akan sangat mempengaruhi imej mu. Aku harap kau dapat mempertimbangkan kembali keputusanmu!”

Jiang Muye tidak tahan lagi, dan memalsukan tawanya*, “Haha, Nona Su, kau sedikit terlalu mengatur, bukan? Dan lain kali tolong panggil aku Jiang Mu Ye, bukan Xiao Ye!”

*TN: Maksudnya seperti tawa sinis gitu.

Su Yimo tidak terlihat sangat bahagia, “Xiao Ye, aku tahu kau tidak suka orang mengatur dirimu, tapi itu untuk kebaikanmu sendiri.”

Melihat betapa canggungnya suasana, Zhao Meixin angkat bicara, “Yimo adalah orang yang harus  dihubungi jika ada urusan per-sponsor-an! Dia baru saja menyepakati sendiri kontrak utama Chanel di Cina tengah*, dan perusahaan Lu Corp mencarinya untuk melanjutkan kontraknya lagi … Ah, dia benar-benar sibuk!”

*TN: Wilayah ini mencakup provinsi Henan, Hubei, dan Hunan.

“Xiao Ye, aku sudah pernah mengalami ini sebelumnya dan aku pikir kau benar-benar harus mendengarkan aku. Aku akan pergi dulu untuk sekarang, kapan-kapan kita sambung lagi.”

Dia terus mengabaikan Ning Xi karena dia hanya mengangguk dingin pada Jiang Muye dan pergi.

Begitu mereka pergi, Jiang Muye meledak di tempat, “Apa-apaan ini! Siapa Xiao Ye ?! Xiao Ye bukan orang yang bisa dia manfaatkan! Dia bahkan cukup berani untuk ikut campur dengan karier ku! Dia benar-benar berpikir bahwa dia adalah bibiku sekarang! Jika bukan karena dia menyelamatkan Little Treasure sebelumnya, aku mungkin sudah bermusuhan dengannya! Ning Xiao Xi, pergi dan gigit dia sampai mati!”

Ning Xi terdiam, “Bisakah kau tidak membuatnya terdengar seperti aku seekor anjing?”

Jiang Muye mulai mengoceh, “Ning Xi, kau tidak tahu sedikit pun tentang itu. Paman tidak pernah mengatakan kepada Su Yimo bahwa dia telah menyelamatkan Little Treasure. Paman hanya dengan santai memerintahkan orang untuk memberinya sokongan dalam karirnya.

Su Yimo hanya memikirkan dirinya sendiri, selalu menganggap bahwa pamanku jungkir balik untuknya dan karena itu dia menyokongnya. Dia hampir menyatakan dirinya sebagai Nyonya Lu! Nada yang dia gunakan untuk berbicara denganku setiap kali terdengar menjijikkan! ”

Ning Xi memandang ke arah Su Yimo berjalan, “Selama dia tidak menyakitiku, aku juga tidak akan melakukan apa pun. Tapi melihat sikapnya, hampir tidak mungkin untuk berdamai dengannya, dan kita terikat untuk bermusuhan suatu hari nanti.”

Jiang Muye dengan cepat menjawab, “Jangan mundur! Berjuanglah! Aku perisai cadangan terkuatmu! Aku lebih suka kau menjadi bibiku daripada dia!”

“… Terima kasih?”

Di dalam mobil.

Zhao Meixin dengan hati-hati mengambil kotak hadiah yang indah dari kursi belakang, “Yimo, ini dikirim oleh manajer Ning Xueluo pagi ini. Ning Xueluo bermusuhan dengan Ning Xi saat ini karena insiden sebelumnya. Sekarang mereka tiba-tiba berusaha untuk mendapatkan sisi baik kita, aku kira mereka mungkin ingin berkolaborasi.”

PTBS 322. Menghalang-halangi dan Tidak Melakukan Apa-Apa
PTBS 324. Aku Juga Merindukannya

Author: ShinMin

Soo~~ tired.

3 thoughts on “PTBS 323. Gigit Dia sampai Mati”

Leave a Reply

Your email address will not be published.