PTBS 301. Tidak Ada yang Tidak Bisa Diperbaiki Ciuman

Featured Image

Saat Ning Xi hendak pergi, Ibu Lu memperhatikan bahwa Ayah Lu diam dengan ekspresi dingin di wajahnya.

Lu Tingxiao berdiri dan berjalan menuju Little Treasure, lalu membawanya ke Ning Xi, “Pergi, hantarkan Bibi Xiao Xi.”

Little Treasure mengangguk dan memegang tangan Ning Xi.

Ning Xi memandang Lu Tingxiao dengan penuh rasa terima kasih, lalu berjalan pergi dengan bakpao kecilnya ke halaman.

Lu Chongshan hendak bangun, tetapi dihentikan oleh Ibu Lu. Dia menggelengkan kepalanya dan berkata, “Biarkan saja, dia hanya menghantarnya kedepan.”

Ekspresi Lu Chongshan masih tidak bahagia, tapi bagaimanapun juga dia menyerah.

Ning Xi dan Little Treasure berjalan di sepanjang jalan kerikil hijau pendek. Butuh waktu 10 menit bagi mereka untuk mencapai gerbang halaman.

Di sepanjang jalan, Ning Xi terus memikirkan kata-kata untuk menghibur bakpao kecil, tapi dia tidak dapat menemukan apa pun.

Bakpao kecil itu melihat ke bawah, menolak untuk mengangkat kepalanya.

Setelah beberapa saat, dia mengeluarkan papan tulisnya, dan mulai menulis.

Bakpao kecil itu menunjukkan Ning Xi papan tulis setelah dia selesai dengan itu, di papan tulis tertulis—

[Tagore pernah berkata. Biarkan cintamu mengelilinginya seperti sinar matahari, dan berikan ia kebebasan yang terang benerang.]

(Tagore = seorang sastrawan puitikus terkenal)

Kesedihan Ning Xi menghilang setelah dia melihat apa yang ditulis Little Treasure, “Sayang, kau bahkan tahu tentang Tagore! Dari mana kau belajar ini?”

Ning Xi berjongkok dan memeluk bakpao kecil itu erat-erat dan dengan hati yang penuh kehangatan, dia mengatakan kepadanya, “Terima kasih … Aku benar-benar berterima kasih padamu …”

Dia benar-benar tidak berharap Little Treasure menunjukkan padanya sesuatu yang menyentuh hati seperti ini. Saat dia memeluk Little Treasure, dia melihat bayangan yang akrab mendekat.

Dia dengan cepat mencium bakpao kecil itu dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan menemukan kesempatan untuk mengunjunginya lagi, kemudian dia melarikan diri …

Lu Tingxiao merasa sedih ketika melihat gadis itu melarikan diri dengan cepat.

Lu Jingli tertawa keras, “Kakak, Xiao Xi berlari lebih cepat daripada kelinci saat dia melihatmu!”

Dia kemudian memandangi bakpao kecil itu dan berkata, “Ini benar-benar tidak adil! Aku mengerti sekarang bahwa apa pun yang Aku katakan itu tidak akan pernah sebanding dengan ciuman dari Little Treasure. Jika ada sesuatu yang tidak dapat dipecahkan oleh ciuman, maka dua ciuman!”

“Jadi, bro, kenapa kau tidak membiarkan Little Treasure melakukan hal itu dan mengubah pikiran orang tua kita. Apakah itu tidak akan menyelesaikan masalah besar antara kau dan Xiao Xi?”

“Ini bukan masalah terbesar di antara kita”, Lu Tingxiao menjawab dengan dingin.

Dia tahu dengan jelas bahwa saran agar Ning Xi mengundurkan diri dan menjadi guru Little Treasure adalah kompromi terbaik yang bisa dilakukan orang tua itu.

Namun, tujuan utamanya tercapai, ketika dia melihat seberapa besar pengaruh Ning Xi terhadap Little Treasure. Dia tahu bahwa Ayah Lu tidak akan mencoba melakukan apa pun padanya.

Setelah Ning Xi pergi, Lu Chongshan memanggil kedua putra ke ruang studinya.

“Melihat itu semua untuk Little Treasure, aku tidak akan mengejar apa yang terjadi semalam, tetapi tidak akan ada waktu berikutnya!”

“Ayah, mengapa ayah begitu merepotkan! Biarkan saja saudara menikahinya, maka semuanya akan terpecahkan. Betapa mengagumkannya hal itu?”

Anehnya, Lu Chongshan tidak marah pada Lu Jingli, sebaliknya dia menghela nafas, “Jingli, jika itu kau, aku akan menyetujui pernikahan itu.”

Lu Jingli menggigil, “Ayah, bisakah kau berhenti membuat pernyataan menakutkan seperti itu?”

Ini hanya membuatnya lebih bermasalah!

 

PTBS 300. Bagai Pemadam Api Dewa
PTBS 302. Iblis yang Terlalu Manis

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.