PTBS 294. Konfrontasi Antara Ayah dan Anak

Featured Image

Lu Tingxiao mengangguk sebentar dan berkata, “Mmm.”

Lu Jingli hampir menangis, “Tolong! Apa maksudmu dengan ‘mmm’? Apakah kau benar-benar punya rencana? Berdasarkan pribadi pak tua itu yang keras kepala, bagaimana jika dia terpancing dan melakukan sesuatu yang gila? Siapa yang bisa menghentikannya?! “

Bagian terburuknya adalah orang yang membiarkan Ning Xi dan Little Treasure pergi adalah dia!

Dia hampir bisa memprediksi masa depannya yang tragis …

Pada saat ini, suara langkah kaki bisa terdengar dari bawah, diikuti oleh suara Ayah Lu dan percakapan pelayan.

“Bagaimana Little Treasure hari ini?”

“Tuan, tuan kecil belum bangun.”

“Mmm, aku akan pergi menemuinya.”

Hati Ayah Lu adalah tempat cucu kesayangannya, jadi wajar saja jika hal pertama yang dia lakukan ketika kembali adalah pergi melihat Little Treasure.

Lu Jingli terbang menuruni tangga dan merentangkan kedua tangannya untuk menghentikan lelaki tua di depannya dan berkata, “Ayah! Apakah ayah lapar? Ayo sarapan dulu! Ibu sudah bekerja di dapur sejak pagi ini!”

“Aku akan makan nanti, aku ingin melihat Little Treasure dulu.”

“Lebih baik makan dulu sebelum melihatnya! Kalau tidak, makanannya akan dingin!”

“Jika dingin, aku bisa membuat pelayan memanaskannya!”

“Dengan begitu nutrisi akan hilang!”

Lu Chongshan akhirnya menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres, ketika dia mengerutkan kening pada putranya, “Dasar bocah, apa yang kau lakukan sekarang?”

Lu Jingli tertawa lemah ketika dia menggaruk bagian belakang kepalanya, “Ti-Tidak! Apa yang bisa kulakukan?”

Kemudian, Ibu Lu keluar dari dapur dan berkata, “Sarapan sudah siap, minta Little Treasure untuk bangun! Tidak baik tidur terlalu banyak juga!”

Matilah dia …!

Sekarang Jingli benar-benar tidak bisa menyembunyikannya lagi …

Melihat ekspresi Lu Jingli berubah ketika dia terus menghalangi pintu kamar Little Treasure, tidak membiarkan mereka masuk, orang tua Lu memperhatikan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Lu Chongshan dengan marah berjalan melewatinya dan mendorong membuka pintu.

Kamar itu kosong.

Lu Chongshan segera bertanya dengan marah, “Di mana Little Treasure ?!”

Xiao Rong, pelayan yang bertanggung jawab mengurus Little Treasure, begitu ketakutan sehingga dia menjadi pucat. Dia menjawab dengan panik dan tidak berdaya, “Bagaimana mungkin … tuan kecil tidur di kamarnya selama ini!”

“Bagaimana kalian bekerja? Ada banyak dari kalian, tetapi kalian bahkan tidak bisa merawat anak dengan baik!”

Lu Jingli siap untuk mengambil segala kesalahan pada dirinya sendiri ketika suara dingin datang dari belakangnya—

“Little Treasure bukan penjahat.”

Lu Chongshan segera menjawab dengan marah, “Kau bajingan! Apa yang kau lakukan pada Little Treasure? Apakah kau mengirimnya ke gadis itu lagi? kau lebih buruk daripada binatang! Little Treasure adalah putramu. Bagaimana kau bisa menyerahkannya kepada orang yang nakal? Gadis seperti itu?”

Kali ini bahkan ibu Lu yang biasanya netral tidak bisa tetap di samping, “Tingxiao, kau benar-benar telah mengacaukan kali ini! Bagaimana kau bisa membiarkan Little Treasure pergi dengan gadis itu?”

Ketika dia melihat bahwa suasananya semakin tegang, Lu Jingli dengan cepat berkata, “Ayah, Ibu … ada beberapa hal yang sudah lama aku tahan. Bahkan jika kalian ingin mematahkan kaki ku, aku harus katakan hari ini!”

“Seperti yang kakakku katakan, Little Treasure adalah cucumu, bukan penjahat. Dari cara kalian dengan ketat menjaganya, apa bedanya dengan memasukkan Little Treasure ke penjara?

“Meskipun Little Treasure patuh tinggal di sini selama beberapa hari terakhir, apakah dia benar-benar bahagia dengan semua itu?”

“Kami hanya membiarkan Little Treasure pergi ke sahabatnya, tempat bibi favoritnya bermain untuk sementara waktu. Bisakah kalian tidak membuat masalah besar dari ini?”

“Kau binatang! Apakah kau lupa bagaimana Little Treasure menjadi seperti sekarang ini?” Lu Chongshan meraung saat dia akan memberikan tamparan.

Lu Tingxiao menyeret Lu Jingli ke samping. Detik berikutnya, tamparan mendarat di wajah Tingxiao …

PTBS 293. Bakpao Kecil itu Bingung
PTBS 295. Tertegun

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.