PTBS 1110. Aku Pasti akan Menjadi Mamamu

Featured Image

Sudah beberapa bulan semenjak terakhir kali Little Treasure berbicara, dan sampai saat ini, Little Treasure tidak pernah mengucap sepatah katapun.

Meskipun dia sangat gelisah, dia tahu bahwa dia tidak dapat mempercepat hal seperti ini, jadi dia tidak pernah memaksa anak itu untuk berkata apapun. Seiring berjalannya waktu, dia sudah terbiasa untuk berkomunikasi dengan Little Treasure menggunakan papan tulis. Terlalu sering, sampai dia mengerti anak itu hanya dengan lirikan dari Little Treasure. Dia bahkan tidak merasa bahwa Little Treasure berbeda dengan anak yang lain…

Akan tetapi, ketika telinganya dengan jelas mendengar Little Treasure memanggilnya “Mama”, rasanya seperti dadanya ditabrak sesuatu, membuat nafasnya tersedak di tenggorokan. Kehangatan membanjiri hatinya hingga ke seluruh tubuh. Ini adalah perasaan ajaib yang tidak dapat diungkapkan…

Dia memeluk little bun dengan erat dan benar-benar merasakan intimasi dengan anak ini seperti tulang dan dara, seolah-olah mereka tidak pernah terpisahkan, seolah-olah mereka adalah satu…

“Miss Ning, CEO Lu bertanya.. Apakah kau bisa keluar sekarang?” kata suster memanggil dengan suara lembut dari pintu.

Meskipun Ning Xi ingi bersama dengan little bun lebih lama lagi, dia harus menyudahi acara ini, jadi dia dengan cepat menenangkan dirinya dan menjawab, “tentu!”
Lalu, Ning Xi menyeka air mata little bun dan matanya bersinar dan dia mengatakan kata demi kata, “Little Treasure, jangan khawatir! Aku pasti akan jadi mamamu!”
Little bun mengangguk dengan senang. Air matanya terbendung sambil dia memeluk mamanya dengan erat…

Beberapa menit kemudian, lampu merah di atas ruangan menjadi padam dan pintu didorong terbuka. Ning Xi didorong di atas kursi roda oleh beberapa dokter sambil diikuti oleh little bun di samping kursi rodanya dengan bekas air mata di wajahnya.

Meskipun little bun masih terlihat menyedihkan, namun dia tampak jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, jadi semuanya menyangka bahwa Ning Xi mungkin sekarang baik-baik saja.

Benar, dokter mengumumkan, “pasien tidak lagi berada dalam kondisi kritis.”

Pada saat dia berkata demikian, semua orang disana merasa sangat lega!

“Benar! Little Treasure ku memang sangat berguna!” kata Lu Jingli dengan sangat senang.

Yan Ruyi dan Lu Chongsan saling berpandangan dan bernafas lega. Ketika melihat Little Treasure tadi, mereka tidak yakin apa yang akan terjadi padanya jika sesuatu benar-benar terjadi pada wanita ini! Setidak sukanya mereka padanya, mereka tidak dapat menyangkal bahwa Little Treasure benar-benar tidak bisa kehilangannya.

Tubuh Guan Ziyao bergetar dan kegelapan menyelimuti matanya. Situasinya telah menjadi seperti ini. Akan lebih baik jika wanita itu mati, namun dia tidak….

Tidak hanya itu, Little Treasure memanggilnya “Mama” tadi benar-benar membuat kesan pada Yan Ruyi dan Lu Chongsan…

Situasinya menjadi semakin buruk…

Di koridor terpisah di rumah sakit, Mo Lingtian terlihat seperti dia berkelahi dengan pikirannya sendiri. Akhirnya dia tidak tahan lagi dan bertanya, “Ziyao, apakah yang terjadi benar-benar murni kecelakaan?”

Guan Ziyao sudah dipenuhi dengan rasa cemas. Ketika dia mendengar Mo Lingtian, dia semakin merasa kesulitan. “Mo Lingtian, apa yang ingin kau katakan? Di bawah pengawasan semua orang, aku tidak mungkin bisa lolos jika aku melakukan sesuatu. Dan Cao Lirong adalah kerabat jauhku juga, jadi bagaimana mungkin aku bisa menyuruhnya untuk membunuh Ning Xi si siang bolong1? Apa kau pikir aku sebodoh itu?”

Mo Lingtian tahu bahwa mustahil bagi Guan Ziyao untuk melakukan hal itu, namun, dia merasa situasi ini masih janggal dan terlalu banyak kebetulan.

“Tapi kita sudah melihat CCTV tadi. Semuanya berawal dengan Cao Lirong memprovokasi Ning Xi duluan. Semuanya baik-baik saja sebelum itu. Kenapa tiba-tiba dia menjadi agresif?” lanjut Mo Lingtian.

 

(hai… hai… Elli di sini… sampai disini dulu perjumpaan Elli dengan para pembaca setia PTBS. selanjutnya akan diteruskan oleh… ummm.. Blue Shine… kalau Elli tidak salah ingat :p … sampai bertemu Elli pada kesempatan berikutnya… jangan lupa untuk membaca terjemahan Elli yang lain seperti Eliza, The Girl Who ate Death God, dan Three Lives… farewell but not goodbye (=^ω^=) )

 

P.S: Jangan lupa untuk bergabung dengan server Discord TranslateIndo. di sana, kalian bisa mendapatkan notifikasi novel-novel favorit kalian dengan cepat tanpa harus menggunakan nomor handphone kalian. kalian juga ngobrol bareng soal novel favorit kalian dan ngobrol langsung dengan penerjemah favorit kalian. kalian juga bisa request novel untuk diterjemahkan. Klik link dibawah untuk ikutan:

https://discord.gg/anaDJsK

[maxbutton id=”57″ ]

Author: Elli

Quarter of Jewish, mixed with Arabs, Chinese, and Javanese.

1
Comment

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • 0