PTBS 1109. Hampir Mati karena Bahagia

Featured Image

Di dalam koridor yang sepi, suara penuh rasa sedih dari anak kecil yang berteriak “Mama!” lagi dan lagi membuat Lu Tingxiao, Lu Jingli, Yan Ruyi, dan Lu Chongshan terpaku…

Little Treasure berbicara…

Dia memanggil… mamanya…

Reaksi Lu Tingxiao adalah menekan beberapa tombol di handphonenya tanpa merubah ekspresi wajahnya.

Lalu, pintu ruang perawatan intensif didorong terbuka dan seorang dokter yang memakai jubah putih berjalan keluar. “Salah satu dari anggota keluarga pasien, mohon untuk msauk. Mungkin kau bisa membuat pasien untuk bertahan hidup!”

“Little Treasure! Dokter! Biarkan Little Treasure masuk!” Lu Jingli cepat-cepat memohon.

Dokter cepat-cepat menarik tangan Little Treasure ke dalam ruangan. Pintunya sekali lagi ditutup dan koridor itu menjadi hening.

Pada saat ini, di dalam ruangan perawatan intensif, ada ruangan tersembunyi lagi dan Ning Xi berbaring di sana untuk tidur.

Tiba-tiba pintunya dibuka lebar dari luar. Ning Xi pikir itu adalah dokter yang ingin mengatakan sesuatu kepadanya, namun, yang terpantul dalam matanya adalah seorang dokter menuntun Little Treasure kedalam dan mata little bun merah dan penuh air mata!

“Little Treasure?!” Ning Xi terkejut melihat little bun dan cepat-cepat turun dari tempat tidur.

Sebelum dia berjalan mendekat, Little Treasure melepaskan tangan sang dokter dan berlari. Dia menguburkan wajahnya dalam pelukan ibunya dan mulai menangis sekencang-kencangnya.

Sebelum ini, meskipun jika Little Treasure kecewa, dia hanya akan menggunakan matanya yang berkaca-kaca kepadamu. Dia belum pernah menangis sesedih ini sebelumnya dan pakaian Ning Xi menjadi basah dalam waktu singkat.

Sambil dia melihat little bun menangis sampai kehabisan nafas dan mendengarkan tangisannya yang menyayat hati, hati Ning Xi hampir hancur.

Pada saat yang bersamaan, dia sadar bahwa dia lupa tentang Little Treasure!

Sialan, ini pasti ulah Lu Jingli yang membawa Little Treasure kemari!

“Baby, jangan menangis. Baby, jangan menangis, okay? Lihat mama, mama baik-baik saja di sini kan? Mama tidak kehilangan tangan atau kaki, mama masih bisa berloncat-loncat dan masih hidup! Mama sebenarnya tidak sakit sama sekali, ataupun terluka. Mama membohongi mereka! Mama tidak berpikir bahwa baby mama akan tertipu juga…”

Little bun bersandar di pelukan ibunya sambil tangannya memegang erat pakaiannya, tidak ingin melepaskannya. Pundaknya masih gemetaran karena banyak menangis.

“Mama… mama nakal…”

“Ya, ya, ya! Mama nakal! Mama adalah yang paling buruk! Ini adalah salah mama! Seharusnya mama bilang Little Treasure lebih dulu. Paling akhirnya, mama tidak hanya menakut-nakuti orang-orang jahat, namun mama juga menakuti Little Treasure! Maff! Maaf, Maaf! Mama… adalah yang terburuk…. Uhh…”

Ditengah kalimat, Ning Xi tiba-tiba menyadari sesuatu. Matanya terbuka lebar dan memandang ke tangannya. “L-little bun… apa yang baru saja kau katakan? Apa yang kau katakan tadi? Cepat katakan lagi! Cepat!”

Apakah dia sedang berhalusinasi? Apakah dia benar-benar mendengar Little Treasure memanggilnya?

Little Treasure melihat ke atas dengan sambil berkerut marah pada Ning Xi. dengan suara serak, dia berkata, “Mama nakal…”

Ketika dia selesai, Ning Xi memeluk little bun dengan erat di dalam pelukannya dan air matanya berjatuhan.

Little Treasure memanggilku mama…

Little Treasure benar benar memanggilku mama!

Little bun bilang aku nakal!

Oh! Little Treasure bilang mama nakal!

Oh Tuhan! Aku benar-benar akan mati karena bahagia!

(You think, that was all? think again, nyaaan~ ini bonus chapter dari Elli.. dan jawaban untuk 2 kuis sebelumnya adalah………. Nvidia Geforce GTX 1060 6GB dan Nvidia Geforce GTX 1080ti 11GB… karena Elli adalah seorang gamer, maka kekasih Elli yang selalu setia menemani Elli bahkan disaat skripsi pun adalah komputer Elli yang memang dirakit untuk bermain game yang membutuhkan spesifikasi cukup tinggi)

<( ̄︶ ̄)>

P.S: Jangan lupa untuk bergabung dengan server Discord TranslateIndo. di sana, kalian bisa mendapatkan notifikasi novel-novel favorit kalian dengan cepat tanpa harus menggunakan nomor handphone kalian. kalian juga ngobrol bareng soal novel favorit kalian dan ngobrol langsung dengan penerjemah favorit kalian. kalian juga bisa request novel untuk diterjemahkan. Klik link dibawah untuk ikutan:

https://discord.gg/anaDJsK

Table Of Content

PTBS 1108. Mama! Aku Ingin Mama!
PTBS 1110. Aku Pasti akan Menjadi Mamamu

Author: Elli

Quarter of Jew, mixed with Arabs, Chinese, and Javanese.

2 thoughts on “PTBS 1109. Hampir Mati karena Bahagia”

Leave a Reply

Your email address will not be published.