PTBS 1087. Mari Kita Mulai

Featured Image

Tanpa menunggu balasan dari Ning Xi, Zhuan Linyu langsung menunjukkan ekspresi ketidaksukaannya. “Dia tahu bahwa Spirit adalah rival dari perusahaan saudarinya, namun dia sengaja memakai pakaian mereka untuk mempromosikan produk mereka. Kau selalu berpihak kepada orang luar!”

Ketika Ning Yaohua mendengar ini, dia dengan cepat mencoba untuk memperbaiki suasana dan berkata, “anak muda! Ketika mereka melihat pakaian bagus, mereka akan membelinya jika mereka suka tanpa memikirkan hal lain! Tapi, Xiao Xi, pirit ini benar-benar telah menantang perusahaan saudarimu, jadi kau harus mempertimbangkan tentang hal ini. Jika kau suka gaya mereka, bilang saja sama saudarimu, dia pasti akan memberikan pakaian terbaik untukmu nanti!”

:terakhir kali Sis datang ke toko kami untuk berbelanja, aku berkata padanya bahwa aku akan memberikannya secara gratis, namun… sis…” Ning Xueluo tidak menyelesaikan kata-katanya. Akan tetapi, hal ini cukup bagi Ning Yaohua dan Zhuang Lingyu untuk menerka apa maksud dari perkataannya.

Wajah Zhuang Liyu menunjukkan raa benci. “Kenapa kau harus peduli tentang dirinya? Dia cantik, selalu membesar-besarkan masalah kecil dan mengamuk!”

Ternyata bagi mereka, mengambil seluruh kehidupan Ning Xi adalah hal yang sepele!

Ning Xi duduk di pinggir dan melihat mereka bertiga bermain drama dan dia hampir tertawa terbahak-bahak melihatnya. Xueluo terus memanggilnya “Sis”, namun dia tidak pernah merasa bahwa dia memiliki saudari. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka adalah keluarga yang harmonis sekarang, dan nampaknya mereka lupa bahwa mereka telah memutuskan hubungan dengan Ning Xi dan mengusirnya dari rumah.

Sambil lelaki itu melihat senyum kecil gadis itu, seperti bunga kaktus yang malas dan berumur pendek yang mekar di malam hari, sekali lagi, logika Su Yan rusak dan dia kehilangan kendari dan dia merasa ceroboh….

Ketika gadis itu merasa ada yang memandangnya, Ning Xi tanpa sadar membalikkan badan untuk melihat.

Disaat matanya bertemu dengan gadis itu, Su Yan berpikir bahwa hatinya seperti ingin meledak. Dia harus berjuang dengan seluruh kekuatannya untuk mengontrol pikirannya. Dengan nada yang tenang, dia berkata, “aku menonton acaramu beberapa hari yang lalu. Kemampuan kulinermu sepertinya meningkat!”

Ketika lelaki itu berkata seperti ini, Su Yan tidak dapat membendung rasa sedih d dalam hatinya. Suatu ketika gadis itu dipaksa untuk belajar memasak demi dirinya, namun sekarang dia hanya dapat mengetahui bahwa kemampuan memasak gadis itu meningkat melalui sebuah acara televisi…

Ning Xi tersenyum dan berkata, “benarkah?”

Dia tentu saja tidak melewatkan rasa kasih sayang yang sentimental dan ambigu dari mata Suyan ketika lelaki itu melihatnya.

Jika lelaki ini tetap setia dan mencintai Ning Xueluo, dia masih dapat menghormatinya. Sayangnya…

Tiba-tiba, terdengar suara ketukan tiga kali dari pintu. Seseorang mendorong pintu itu terbuka dan berjalan masuk. Semua orang di dalam ruangan memalingkan kepala mereka untuk melihat, lalu mereka melihat Ning Huiyuan berjalan masuk, dengan tenang dan bangga.

“Paman!” Ning Quitong tidak melihat yang lain dan hanya menyapa sang orang tua.

“Huiyuan sudah datang…” ketika orang tua itu melihat keponakannya yang tidak sudah bertahun-tahun tidak dia lihat, dia tidak bisa menahan rasa sesal di hatinya. Paling tidak, dia merasa sedikit lega karena dia tahu gadis itu memiliki kehidupan yang baik di luar sana.

Setelah kedua orang itu berbincang-bincang, sang orang tua itu menatap ke seluruh orang sebelum dia berkata, “karena semua orang sudah berkumpul, mari kita mulai!”

Pada saat dia berkata demikian, ekspresi semua orang langsung menjadi serius. Setelah melirik satu sama lain, mereka perlahan bangkit dari tempat duduk dan berjalan menuju meja oval yang panjang dan duduk. Sang pengacara memegang  dan mempersiapkan wasiat dan duduk di samping orang tua itu yang duduk di tempat bagi kepala keluarga.

Di atas meja, Ning Yaohua, Zhuang Lingyu, Ning Xuelo dan Su yan, duduk di satu sisi, sedangkan Nng Yaohua1 dan Ning Tinxin duduk disisi lain. Ning Quitong duduk di samping Ning Tianxin.

Lalu sisanya adalah Ning Xi.

Mata Ning Xi melihat tempat kosong tepat di seberang Su yan, lalu tidak mengindahkan pandagang peringatan dari Ning Yaohua dan duduk dengan santai tepat di seberang Suyan, di samping Ning Quitong.

 

  1. Elli gk tau, tp dari yang Elli baca sih seperti itu, mungkin maskudnya salah satu dari anggota Ning yang lain, karena Ning Yaohua duduk si satu sisi meja oval bersama dengan keluarganya.

 

P.S: Jangan lupa untuk bergabung dengan server Discord TranslateInto. di sana, kalian bisa mendapatkan notifikasi novel-novel favorit kalian dengan cepat tanpa harus menggunakan nomor handphone kalian. kalian juga ngobrol bareng soal novel favorit kalian dan ngobrol langsung dengan penerjemah favorit kalian. kalian juga bisa request novel untuk diterjemahkan. Klik link dibawah untuk ikutan:

https://discord.gg/anaDJsK

 

PTBS 1086. Dia pasti Sudah Gila!
PTBS 1088. Beberapa Hal untuk Dikatakan

Author: Elli

Quarter of Jew, mixed with Arabs, Chinese, and Javanese.

Leave a Reply

Your email address will not be published.