PTBS 1079. Personel dari Kantor Pusat

Featured Image

“Kenapa kau belum pergi juga? Kita sudah tutup!” pramuniaga tinggi itu berkata dengan dingin ketika melihat Ning Xi masih di sana.

“Aku ingat bahwa Spirit adalah toko barang mewah dan mencoba pakain tidak diperbolehkan.” Ning Xi menatap tajam pramuniaga sombong yang tepat berada di depannya.

“Semuanya boleh mencoba kecuali kau. Pergi sekarang, atau aku panggil keamanan!”

Pramuniaga yang lain berjalan mendekat dan terheran kemana wanita ini dan dari mana dan kenapa dia belum pergi.

Ning Xi mengedus, “Panggil bossmu.”

“Boss?”

“Apa kau gila? Memang kau pikir kau siapa?”
“Apa kau kesini untuk mencari masalah?”
“Tahu identitas bossku? Kau pikir kau kemari untuk mencarinya?”

Salah satu dari para pramuniaga itu pergi dan memanggil keamanan.

“Keamanan, dia datang kemari dan ingin mencari masalah. Tolong keluarkan dia!” Pramuniaga tinggi itu melotot ke arah Ning Xi ketika dia melihat keamanan datang.

“Ada keributan apa? Apa yang terjadi?”

Sebelum sang petugas keamanan dapat berkata apa-apa, seorang wanita paruh baya datang masuk.

“Manajer Gu Yue, kenapa kau masih di sini selarut ini?”

Salah seorang pramuniaga berjalan ke arah wanita paruh baya tersebut ketika wanita itu berjalan masuk.

“Manajer Gu, orang asing ini tetap tinggal di dalam toko untuk waktu yang lama. Dia hanya bertanya-tanya harga dan tidak membeli apapun. Aku curiga bahwa dia ingin mencuri barang kita. Bukannya kita kehilangan beberapa barang sebelumnya?”

“Benar, semua toko di mall ini mengalami masalah kemalingan akhir-akhir ini, dari sepatu bermerk sampai tas. Mereka hilang ketika tidak ada orang yang memperhatikan.”

Sang manajer melihat ke arah Ning Xi dengan tidak sabaran, namun ketika dia melihatnya, dia merasa gadis itu cukup familiar.

“Apa… apa kau dari kantor pusat?”

Sang manajer berusaha mengingat. Beberapa waktu lalu dia pergi ke kantor pusat dengan bossnya untuk mengurus berkas dan dia yakin dia melihat gadis ini di sana sebelumnya.

“Kantor Pusat?!”

“Kantor Pusat Spirit?!”

Para pramuniaga terkejut. Mengapa orang dari kantor pusat ada di toko mereka?

“Mungkin dia ingin membeli sesuatu dari toko kita karena dia mendengar diskon yang kita beri,” kata salah seorang dari mereka.

“Kantor pusat? Memangnya kenapa kalau dia dari kantor pusat? Kita bahkan terlihat lebih kaya daripada dia. Lihat betapa kumuhnya pakaiannya. Dia masih tidak akan sanggup untuk membeli dari toko kita meskipun sudah diberi diskon!” gadis tinggi itu berkata.

Ning Xi tidak memiliki kesabaran lagi untuk gadis seperti itu. Dia melihat ke arah sang manajer lalu menelpon Lu Xinyan.

“Boss besar, ini sudah larut. Bisakah kita membicarakan tentang hal ini besok?” Lu Xinyan terdengar mengantuk.

“Datang ke tokomu, SEKARANG!1 Jika aku tidak melihatmu dalam sepuluh menit, kau boleh menutup tokomu besok!”

Ning Xi tidak memberikan Lu Xinyan kesempatan untuk membalas dan mengakhiri teleponnya segera.

Sang manajer dan beberapa gadis pramuniaga melongo. Mereka tidak tahu bahwa yang baru saja di telpon Ning Xi adalah Lu Xinyan.

Lu Xinyan langsung segera bergegas kali ini dan tiba di toko tepat sepuluh menit.

Manajer toko dan para pramuniaga berjalan ke arahnya untuk menyapa boss mereka yang tiba-tiba datang.

“Ada masalah genting apa sampai kau memanggilku sekarang? Apa yang terjadi? Tidak bisa kita bicarakan ini ditelpon?” Lu Xinyan mengkomplain tidak senang sambil melihat ke arah Ning Xi.

 

P.S: Jangan lupa untuk bergabung dengan server Discord TranslateInto. di sana, kalian bisa mendapatkan notifikasi novel-novel favorit kalian dengan cepat tanpa harus menggunakan nomor handphone kalian. kalian juga ngobrol bareng soal novel favorit kalian dan ngobrol langsung dengan penerjemah favorit kalian. kalian juga bisa request novel untuk diterjemahkan. Klik link dibawah untuk ikutan:

https://discord.gg/anaDJsK

 

PTBS 1078. Masalah yang Sangat Serius
PTBS 1080. Tanggung Konsekuensinya

Author: Elli

Quarter of Jew, mixed with Arabs, Chinese, and Javanese.

Leave a Reply

Your email address will not be published.