PTBS 1077. Kunjungan Pribadi

Featured Image

Di West City Mall, toko Lu Xinyan sedang mengadakan berbagai macam promosi. Ning Xi menggelengkan kepalanya ketika dia tiba disana.

Ketika Ning Xi berjalan masuk ke dalam toko, beberapa pramuniaga toko sedang asyik ngobrol, bahkan tidak menyambut Ning Xi ketika dia masuk.

“Apa ada orang di sini?” Ning Xi bertanya sambil cemberut.

Sang pramuniaga kemudian membalikkan badannya dan melihat ke arah Ning Xi.

“Maafkan aku, kami akan segera tutup. Mohon kembali lagi besok,” kata salah satu dari pramuniaga yang tinggi.

“Jika kau baru mau tutup, berarti kau belum tutup,” balas Ning Xi.

Mereka sedikit terkejut dan melihat Ning Xi lebih dekat. Dia berpakaian biasa saja hari ini, dan mereka pun langsung memandang remeh dirinya.

“Nona, Spirit adalah merek mahal. Meskipun kami ada beberapa promosi yang sedang berlangsung, semuanya paling tidak, harganya diatas sepuluh ribuan.” pramuniaga yang tinggi berkata dengan nada kesal.

Para pelanggan mereka kebanyakan dari kalangan orang kaya dan orang terkenal. Akan tetapi, semenjak mereka mengadakan promosi, semakin banyak orang yang mengunjungi toko mereka dan menanyakan harga pasaran. Pramuniaga merasa jijik karena mereka tahu orang-orang itu tidak akan mampu membeli meskipun mereka banyak bertanya.

Ning Xi tidak menghiraukan mereka lalu masuk ke dalam toko.

“Apa-apaan kau ini? Bukannya aku sudah bilang kita akan segera tutup!?”

Mereka pergi menghampirinya dan pramuniaga yang tinggi terlihat sangat jengkel.

Mata Ning Xi mengarah pada mantel panjang dan tangannya memegang mantel itu. Gadis tinggi tadi berjalan ke depannya, menarik mantel itu dan menaruhnya di rak yang lebih tinggi agar tidak dapat dijangkau Ning Xi.

“Maaf, Spirit adalah merek mewah. Kau tidak boleh mencoba atau menyentuhnya!”

“Berapa harganya?” tanya Ning Xi.

“Ini?” gadis tinggi itu memandang Ning Xi dengan penuh rasa jijik. “Ini desain terbaru dari Spirit. Harga setelah diskon adalah $ 40.000 .”

“$ 40.000?”
Ning Xi lebih dari sekedar terkejut. Biaya produksinya lebih dari segitu. Setiap barang yang dijual oleh Lu Xinyan adalah kerugian. Semakin banyak dia menjual, maka semakin dia merugi.

Pramuniaga berpikir bahwa Ning Xi syok dengan betapa mahalnya harga pakaian itu. Ketika dia melihatnya cemberut, mereka memandang dingin ke arahnya.

“Kau bisa pergi ke toko lain. Pakaian Spirit adalah barang-barang mewah.”

Semua pramuniaga memandang Ning Xi sebagai orang gadis miskin yang tidak memiliki uang.

“Jam berapa sekarang? Apa benar ini sudah waktunya untuk tutup?” Ning Xi melihat ke arah mereka dengan tatapan dingin.

“Bukan urusanmu! Pergi sana ke tempat lain dan berhenti mencari masalah!”

Pramuniaga yang tinggi itu benar-benar kasar.

Sebelum Ning Xi dapat melanjutkan, seorang lelaki dan wanita masuk ke dalam toko. Wanita itu membawa tas tangan bermerk di pundak kanannya sambil tangan kirinya menggandeng lelaki di sampingnya.

“Apa toko ini sudah tutup?” wanita itu bertanya kepada pramuniaga yang tinggi.

“Oh, Sis Li Xun, tentu saja tidak. Kami sedang menantimu!” pramuniaga itu tidak menghiraukan Ning Xi dan dengan cepat berjalan ke arah Li Xun sambil tersenyum.

Li Xun melirik Ning Xi dan memaksakan senyuman. “Untuk barang-barang yang dimaksudkan sebagai produk mewah, tidak heran kalian ingin cepat-cepat tutup untuk menghindari sembarangan orang untuk datang kemari.”

 

P.S: Jangan lupa untuk bergabung dengan server Discord TranslateInto. di sana, kalian bisa mendapatkan notifikasi novel-novel favorit kalian dengan cepat tanpa harus menggunakan nomor handphone kalian. kalian juga ngobrol bareng soal novel favorit kalian dan ngobrol langsung dengan penerjemah favorit kalian. kalian juga bisa request novel untuk diterjemahkan. Klik link dibawah untuk ikutan:

https://discord.gg/anaDJsK

 

PTBS 1076. Menacari Orang Gila
PTBS 1078. Masalah yang Sangat Serius

Author: Elli

Quarter of Jew, mixed with Arabs, Chinese, and Javanese.

Leave a Reply

Your email address will not be published.