SMWMi 25d. Bajingan tahun 90-an (5-8)

Featured Image

Melihat gadis itu melihat ke belakang, Wei Mingyan berkata dengan lembut dan membuat nyaman, “Ketika kita menetap di kota A, kita akan kembali dan menjemput bibi dan paman, oke?”

“Mmm.” Yi Zhilan mengangguk dengan mata memerah dan percaya, lalu berbalik untuk melihat kekasihnya. “Mingyan, seperti apa kota besar itu?”

Continue reading “SMWMi 25d. Bajingan tahun 90-an (5-8)”

IDBV Chapter 62

Featured Image

“E-semua orang menonton. Itu memalukan …”

“Tidak masalah. Lebih baik bagi kita untuk menunjukkan kepada mereka bahwa hubungan kita baik-baik saja.”

Continue reading “IDBV Chapter 62”

KSKW 43. … Cukup Sekali Ini Saja! [2]

Featured Image

Hal pertama yang Mirabelle lakukan ketika dia bangun keesokan harinya adalah bertanya tentang penyelamat misteriusnya.

“Kakak, di mana pria yang mirip boneka beruangku?”

Continue reading “KSKW 43. … Cukup Sekali Ini Saja! [2]”

IDBV Chapter 61

Featured Image

“A-Al …?”

Aku memandang Al, yang berada di sebelahku, tanpa berpikir. Dia juga menatap Pangeran Wilfred dan Chloe seolah sangat terkejut. Dari sikapnya, aku menyadari bahwa Al bahkan tidak tahu tentang ini.

Continue reading “IDBV Chapter 61”

SMWMi 25c. Bajingan tahun 90-an (5-8)

Featured Image

Halo semuanya, aku bakal nerusin novel ini versi bahasa Indonesia nya…  Aku nggak bisa publish cepet setelah kak Alex publish versi bahasa Inggris nya…Oke semuanya selamat membaca.. 

Continue reading “SMWMi 25c. Bajingan tahun 90-an (5-8)”

Chapter 13. What a Nuisance!

Featured Image

Ding Xiang shook her head: “Seems to have heard that the young lady saved General Lu……”(we do not translate 4 other websites besides translateindo)

Bai Guo raised her head, look at the crescent moon in the sky. “Yes, Brother also told me. Miss was very sick from childhood, even unable to speak. She was raised to three years old. She became more and more seriously ill and almost lost her life. The Master and Madam searched all over for famous doctors and elixirs, but could not cure her. Later, Madam took her to the temple to pray to Buddha. Saying that she is willing to give their life for Miss. Pleading to Buddha to save Miss’s life. Buddha really appeared. Continue reading “Chapter 13. What a Nuisance!”

Chapter 12. Exactly Hitting You!

Featured Image

Hey everyone, I ‘v decided to pick up this book into English because I have been doing Indonesian translations and now I’m trying my hand into English too. I tried to contact Dreamer (the first 11 chapters translator), but I have yet to receive any reply. If she does contact me back one day and say that I have to stop, I definitely will… but for now, here ya go.. 


 

 

“What?!” This time even the silent maid Ma Lan exclaimed, only the sturdy Bai Guo was serving Bai Fu Ling some cabbage.

Ding Xiang ate, “So, that lady is, is the family of General Lu?” No wonder it’s such a big show…(this is a translateindo.com translation)
Continue reading “Chapter 12. Exactly Hitting You!”

FG 30 – Keahlian Khusus

Featured Image

Saat ketiganya ngobrol, mereka mulai berjalan menuju kota. Saat melewati kaki gunung, dari jauh terlihat sosok kurus dengan tas kecil berjalan di depan mereka.

Dengan penglihatan tajam, Shitou mengenali orang itu dari kejauhan, “Kakak kedua, orang di depan kita terlihat seperti Kakak Qian Wen. Dia pasti kembali ke kota karena liburannya sudah berakhir. ”

“Kakak Qian Wen – Kakak Qian Wen -” Tanpa menunggu jawaban kakaknya, lelaki kecil itu membuka mulutnya lalu berteriak.

Continue reading “FG 30 – Keahlian Khusus”

SBSC Chapter 2

Featured Image

Lin Qingqing telah benar-benar kebingungan. Dia ditarik oleh Lin Zhenzhen dengan tergesa-gesa dan dengan santai meletakkan jaket di bahu Lin Qingqing. Lalu Lin Zhenzhen menyuruhnya untuk masuk ke dalam mobil. Dia mengatakan akan membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa.

Continue reading “SBSC Chapter 2”

FM 4 (2) – Menjadi Anak yang Berbakti

Featured Image

Bab 4(2): Menjadi Anak yang Berbakti

Karena pengaruh dari akta nikah tersebut, ibuku tidak bisa tidur di malam hari. Konsekuensi dari insomnianya, yang disebabkan oleh nyala api kegembiraannya, adalah bahwa putrinya yang ingin tidur juga tidak bisa tidur.

Wanita tua itu terus bertanya tentang Jiang Li dan setiap pertanyaan diulang setidaknya sepuluh kali. Aku mulai pusing, berhubung aku baru bertemu dengannya dua kali, bagaimana aku bisa tahu begitu banyak tentang hidupnya? Aku benar-benar ingin masuk ke dalam selimutku tanpa ada batasan di kamarku untuk tidur, tapi… tapi aku tidak berani, karena seperti sudah kukatakan sebelumnya aku tidak bisa tidur sendirian. Jenius, mengintimidasi orang seperti itu! Continue reading “FM 4 (2) – Menjadi Anak yang Berbakti”