OZY Chapter 16

Featured Image

Dini hari berikutnya.

Ketika jiwa Zhi Yan kembali, aku sudah puas membiarkan tubuhnya menyerap Sembilan Pil Asli Pembalikan sepenuhnya. Pertama-tama aku melihat ke samping dan tidak melihat siapa pun di ruangan itu. Tadi malam, aku pikir aku merasa Mo Qing terus menatapku tapi itu hanya khayalan. Aku segera menoleh ke belakang dan mengamati Zhi Yan.

Tubuh ini telah menghilangkan rasa lelah yang kemarin, sehingga wajahnya bersinar cerah, dan bahkan rambutnya jauh lebih hitam dan lebih cerah.

Aku berdiri di sebelah sisi Zhi Yan dan menyaksikan jiwanya kembali. Dia sedikit melebarkan matanya karena tubuhnya terasa aneh. Tanpa diduga, aku merasakan sebuah keberhasilan seperti memandikan bulu hewan peliharaanku sendiri.

Zhi Yan menggerakkan tangannya, berdiri, dan melompat dua kali: “Sungguh ajaib. Kemarin, jelas bahwa aku dipukuli secara tragis tetapi terlepas dari segalanya, itu tidak sakit lagi.”

“Hati-hati dengan kata-katamu.” aku berkata, “Ini adalah Ruang Wu E.”

Zhi Yan segera menutup mulutnya.

“Mari kita kembali ke Puncak Xi Yue dulu. Kita akan berjalan dan berbicara.” tidak ada yang menghentikan kami ketika kami meninggalkan Ruang Wu E. Aku menghadapi sinar matahari dan melayang dengan kecepatan yang sama dengan Zhi Yan. Meskipun sinar matahari membuatku tidak nyaman, kecepatanku tidak menurun banyak. Di jalan, aku bertanya kepada Zhi Yan, “Liu Cang Ling dirawat dan diusir dari Gunung Chen Ji?”

Berbicara tentang ini, Zhi Yan melirik ke sekeliling, tidak melihat seorang pun di jalan setapak, dan berbisik kepadaku: “Pemimpin Gunung Selatan mu benar-benar hebat, dia menggunakan beberapa jarum dan Saudara Cang Ling dihidupkan kembali di tempat. Para penjaga sudah mengirimnya keluar dari Gunung Chen Ji.”

Aku memiringkan daguku dan berkata, “Jika Gu Han Guang bahkan tidak bisa mengobati cedera ini, maka akan sangat tidak berguna untuk menahannya di Sekte Wan Lu.”

“Jadi, apakah luka di tubuhku juga dirawat oleh Pemimpin Gunung Selatan?”

“Aku hanya makan Sembilan Pil Asli Pembalikan, tidak lebih.” aku berhenti sejenak. “Tapi Sembilan Pil Asli Pembalikan ini disempurnakan oleh Gu Han Guang, sehingga bisa dianggap bahwa aku dirawat olehnya.”

Zhi Yan menarik napas sebentar, lagi, “Sembilan Pil Asli Pembalikan? Apakah itu ‘lebih memilih meninggalkan jalur Chang’E* untuk naik ke alam abadi, daripada berpisah dengan obat ajaib Sembilan Pil Asli Pembalikan’? Aku benar-benar memakannya?” dia menggosok perutnya, “Aku menerima luka luar dan harus makan hal semacam itu. Sekte Wan Lu-mu benar-benar luar biasa …” setelah dia selesai bergumam pada dirinya sendiri, dia menoleh untuk melihat ke arahku, “Pemimpin Gunung Selatan mu bahkan dapat memperbaiki Sembilan Pil Asli Pembalikan, jadi mengapa dia tidak merawat dirinya sendiri? Aku mendengar … Sebelumnya dia juga seorang pria yang tampan …”

*TN: Chang’E – dewi bulan dalam mitologi Tiongkok. Kalian bisa melihatnya di google. Sedikit panjang jika dijelaskan.

Zhi Yan menatap mataku dengan rasa ingin tahu yang hampir tidak kentara.

Aku tahu apa yang dia pikirkan. Dia sedang memikirkan rumor simpang-siur dan berantakan di Jiang Hu tentang Gu Han Guang dan aku.

Pemimpin Gunung Selatan ini milikku, nama keluarganya Gu, namanya Chen, dan karakternya adalah Han Guang. Orang-orang memanggilnya ‘Kekhawatiran Raja Neraka’ karena kultivasinya dalam dunia medis bisa menarik kembali seseorang dari tangan Raja Neraka.

Beberapa tahun setelah dia menjadi terkenal, dia hidup dalam pengasingan di antara gunung-gunung dan ladang sepanjang tahun dan menghilang. Selama waktu itu, di waktu berikutnya, ada berita tentang dia yang menyebar luas ke seluruh Jiang Hu lagi; berita itu adalah dia telah direkrut olehku untuk bergabung dengan Sekte Wan Lu. Pada saat itu, dia berubah dari seorang pria tampan seperti batu giok menjadi seorang bocah laki-laki pucat yang lemah. Sejak itu, dia tidak pernah menjadi dewasa lagi.

Sejak saat itu, di Jiang Hu, ada banyak pendapat dan gosip HOAX. Diantaranya yang paling banyak beredar adalah ―”Lu Zhao Yao menggunakan energi negatif untuk menambah energi positif, dia (Lu Zhao Yao) memaksakan dirinya sendiri secara berlebihan dan itu mencederai Gu Han Guang.”

*TN: Ini menyiratkan keduanya ber’kultivasi berdua’ … berbagi energi dengan tidur bersama … ehem ehem XD info lebih lanjut? Silahkan cari di google. Aku tidak ingin menodai kemurnian kalian T.T

Sekte-sekte berbudi yang bergengsi ini hanya tahu cara mengucapkan kata omong kosong.

Aku, Lu Zhao Yao, datang oleh angin dan pergi oleh gelombang, telah bergerak tanpa hambatan di Jiang Hu selama bertahun-tahun dan mengamati seluruh dunia. Tidak ada orang yang memiliki aura lebih gagah selain aku.

Dia, Gu Han Guang, hanya memiliki keahlian medis yang menarik mataku tetapi temperamen yang lembut dan feminin dari kepala sampai ujung kaki sama sekali bukan seleraku. Jika mereka ingin berdebat tentang menggunakan energi negatif untuk menambah energi positif, maka Gu Han Guang yang menggunakan energi positifku pastilah benar.

Hal-hal ini membuat Zhi Yan dipenuhi dengan rasa ingin tahu yang hampir tidak kentara, aku dengan bodoh menatapnya: “Gu Han Guang berubah seperti ini karena seorang wanita. Itu bukan karena aku.”

Zhi Yan segera menatapku dengan mata dan hati yang mengalir keluar akan keinginan untuk memahami Jiang Hu: “Dia dipetik oleh siapa?”

*TN: Memetik kemurniannya atau lebih jelasnya lagi, memetik kesuciannya.

“…” menjadi bagian dari sekte budiman bergengsi, pikiran mereka tidak murni sama sekali, “Tidak ada yang memetiknya. Dia secara sukarela mengobati racun seseorang. Dia menyerap racun itu ke dirinya sendiri dan berubah menjadi anak kecil. Sepanjang tahun, dia harus menahan es yang membeku dan rasa dingin yang sangat. Bahkan saat pertengahan musim panas, rasanya seperti jatuh ke gua es.”

Zhi Yan sedikit tercengang: “Semua orang mengatakan selama pemerintahanmu, para murid yang diterima di Sekte Wan Lu adalah orang miskin, ganas, atau sangat jahat. Tidak menyangka ada seseorang seperti Gu Han Guang, yang mengabaikan dirinya sendiri untuk menyelamatkan orang lain …”

“Hmph, naif.” Aku melirik padanya, “Sebelum bergabung dengan Sekte Wan Lu ku, Gu Han Guang bukan bangsawan yang berhati lembut dan toleran. Kelemahlembutannya hanya karena orang istimewa itu.”

“Jadi pada akhirnya siapa itu …”

Aku mengelus daguku, “Jika aku menyebutkannya, maka kamu juga harus mengetahuinya. Di Sepuluh Sekte Surgawi Besarmu, hanya ada satu sekte yang hanya memiliki murid perempuan … ”

“Sekte Guan Yu?” Zhi Yan memotongku, “Bukankah mereka … Tidak boleh jatuh cinta begitu mereka memasuki sekte?”

“Itu benar, tapi Pemimpin Sekte mereka tidak bisa mengendalikannya.”

Zhi Yan bahkan lebih terkejut: “Kamu mengatakan bahwa Pemimpin Gunung Selatan mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan Pemimpin Sekte Guan Yu, Shen Qian Jin? Mustahil, Pemimpin Sekte Shen secara lahiriah bersikap dingin dan tidak toleran. Aku belum pernah mendengar dia menyebut-nyebut sosok Pemimpin Gunung Selatan.”

Aku melengkungkan bibirku: “Dia tidak bisa mengingat apa pun, tentu saja, dia tidak akan menyebutkannya.”

Tahun itu, aku mencoba seribu cara untuk membujuk Gu Han Guang bergabung dengan Sekte Wan Lu ku, tetapi dia tidak pernah goyah sedikit pun. Setelah itu, karena kesempatan yang kebetulan, racun cinta dalam tubuh Shen Qian Jin menyala, itu menyebabkan dia (Shen Qian Jin) secara tidak sengaja memasuki kegelapan* dan tidak sadarkan diri, tidak dapat bangun. Ketika Shen Qian Jin gemetar di ambang kematian, baru saat itulah Gu Han Guang membawanya ke sana untuk menemukanku. Dia memohon padaku untuk membantu dan menolongnya mengeluarkan racun dari tubuh Shen Qian Jin, tetapi harga yang harus dia bayar adalah tubuh yang sehat dan tinggal di Sekte Wan Lu selamanya.

*TN: Karena ber’kultivasi berdua’ itu juga disebut ilmu hitam.

Dia menggunakan jarum penyelamatnya untuk menghilangkan ingatan Shen Qian Jin dan melepaskannya kembali ke Sekte Guan Yu. Setelah Gu Han Guang memasuki sekte, dia (Gu Han Guang) tidak meninggalkan Gunung Chen Ji lagi. Sejak saat itu, dua jalur Surgawi dan Iblis dipisahkan seperti surga dan manusia, tidak pernah bertemu lagi.

Sejak saat itu, Gu Han Guang tidak tahan melihat orang lain yang bermesra-mesraan di depannya lagi. Ketika dia melihat sepasang kekasih, dia akan memisahkan mereka. Ketika mereka sedang bermesra-mesraan, dia akan menggunakan jarum dan melumpuhkan salah satu tubuh mereka di tempat; ini bukan sesuatu yang belum pernah dia lakukan sebelumnya.

Penyebab dan efek di dalam cerita ini, aku tidak memiliki kecenderungan untuk menceritakan setiap detail untuk Zhi Yan. Sama seperti itu, aku hanya menyebutkan beberapa kata dan membiarkannya menebak sisanya. Setelah kami kembali ke Puncak Xi Yue, aku mengirim Zhi Yan ke kaki gunung untuk menemukan lebih banyak orang yang membakar uang untuk ku.

Dia tidak memintanya, tetapi justru itulah yang dia tunggu-tunggu. Aku menduga kalau masih ada jejak di tempat yang tersembunyi di hatinya tentang dia yang masih ingin pergi melihat Liu Cang Ling. Sebelum dia pergi, dia tiba-tiba dengan sangat serius mengajukan pertanyaan kepadaku: “Di masa depan, dapatkah kamu mengajariku cara berkultivasi jalur iblis?”

Aku mengangkat alisku dan hanya melihat alisnya dan segala sesuatu di antaranya sungguh-sungguh dan serius, “Aku tidak ingin seperti kemarin lagi. Ketika aku ingin melindungi sesuatu, aku tidak berdaya dan sama sekali tidak berguna.”

Aku menyilangkan tanganku: “Oh, memohon bantuanku lagi.”

“Hari ini, aku pasti akan menemukan seratus orang untuk membakar uang untukmu! Aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan uangmu! Tunggu saja!” setelah selesai bicara, dengan tergesa-gesa dia bergegas keluar.

Gadis kecil, dia benar-benar memahami karakterku dengan jelas. Aku tersenyum dan sudut bibirku melengkung ke atas. Itu sedikit menarik bahwa dia memintaku untuk mengajar seorang murid. Masih belum ada orang yang mau menyerahkan diri ke tanganku untuk aku gertak sebelumnya.

Di malam hari ketika Zhi Yan kembali, itu hampir seperti ekornya terjepit di antara kedua kakinya* karena berjalan tepat di sebelahnya adalah Mo Qing.

*TN: Maksudnya merasa malu/dikalahkan.

Dia mengepalkan tangannya benar-benar ketat di depannya seperti seorang tahanan mengikuti algojo. Sementara Mo Qing berada di samping berjalan santai seperti angin dan ringan seperti awan. Ketika mereka berdiri di depan pintu di halaman kecilku, Zhi Yan mengikuti praktik adat dan membungkuk: “Terima kasih, Pemimpin Sekte.”

Mo Qing hanya mengangkat kepalanya untuk menatap warna langit: “Tidak peduli di mana kamu berada di masa depan, kamu harus kembali ke Gunung Chen Ji sebelum malam hari.”

“Dengan penuh perhatian aku akan mematuhi instruksi Pemimpin Sekte.”

“Mhm, kembalilah dulu.”

Zhi Yan berjalan berjinjit-jinjit ke dalam ruangan sementara aku tinggal di luar dan menatap sejenak. Aku menemukan bahwa Mo Qing telah pergi, dan kemudian dengan cepat terbang untuk bertanya kepadanya: “Apa yang salah? Mengapa kamu dan Li Chen Lan kembali bersama? Apakah kamu mengatakan sesuatu? Lain kali, panggil dia Master; jadilah sedikit alami dengan sedikit kelucuan itu. Ayo, dengarkan dulu, lalu tunjukkan padaku.”

Sudut mulut Zhi Yan terlihat kaku dan berkedut untuk menunjukkan senyumannya. Kemudian jiwanya langsung keluar dari tubuhnya menuju ke arah jiwaku. Kali ini, dia sendiri yang lari keluar dari dalam tubuhnya dan aku menangkap tubuh yang telah “ditinggalkannya.” Dia berubah menjadi bentuk jiwa (roh) dan melarikan diri ke sudut ruangan dengan gemetar: “Aku tidak bisa. Seperti yang diharapkan, itu masih tidak mungkin. Aku tidak bisa berada di tempat yang sama dengan Li Chen Lan. Aku berjalan dengan hampir seperti semua tangan dan kakiku saling menempel. Dia tidak berbicara tetapi hanya dengan nafasnya saja, itu bisa membuatku mati lemas.”

Bagaimana itu begitu menakutkan …

Dia berhenti untuk waktu yang lama untuk mengurangi ketakutannya, dan kemudian melanjutkan: “Ketika aku masih di kaki gunung mencari orang untuk membakar uang, Li Chen Lan tiba-tiba muncul dan menyuruhku untuk kembali ke gunung.”

Aku bingung: “Memberitahumu untuk kembali ke gunung, mengapa?”

“Aku tidak tahu. Mungkin takut bahwa pada malam hari di bawah gunung, itu … Berbahaya?”

Mungkin, orang yang jatuh cinta, terutama seperti jenis Mo Qing yang memiliki sifat kepribadian yang sedikit posesif dan liar, selalu suka memberi tahu gadis-gadis untuk tidak keluar di malam hari dan gadis-gadis itu harus pulang dalam waktu tertentu.

Meskipun itu konyol dan sedikit lucu, itu bisa dianggap sebagai jenis perhatian yang berbeda.

Aku sedang berpikir seperti ini. Tiba-tiba udara di ruangan itu menjadi tenang dan seorang laki-laki berjubah hitam bersulam pola gelap tiba-tiba muncul di ruangan itu. Bahkan aku dikejutkan oleh ini untuk sesaat, Mo Qing … Kenapa kamu belum pergi?

Aku dengan cepat mengingat apa yang aku katakan di dalam tubuh ini barusan. Meskipun aku hanya mengatakan satu kalimat, “Menyuruhmu kembali ke gunung, mengapa?” Namun, seseorang yang berbicara sendiri itu sedikit aneh. Itu mungkin bisa membangkitkan kecurigaan Mo Qing. Tepat pada saat itu, aku sedang merenungkan tentang alasan kebohongan diplomatik apa untuk mengatakan ini tapi Mo Qing sudah mulai bicara.

“Ayo pergi.”

Pergi ke mana?

Aku dengan cepat melirik ke samping di mana Zhi Yan memeluk lututnya di sudut ruangan.

Wajah Zhi Yan juga sama bingungnya: “Aku tidak tahu. Baru tadi dalam perjalanan kembali, dia hanya memberi tahuku dua kalimat di pintu, kamu mendengar semuanya.”

Oleh karena itu, aku terpaksa tersenyum dan bertanya pada Mo Qing: “Pergi … Ke mana?”

Dia mendengarku bertanya, matanya tampak melunak sesaat tetapi suaranya masih acuh seperti biasa: “Ruang Wu E.”

Aku dengan cepat melirik Zhi Yan lagi. Sialan ibunya*, pada akhirnya, bagaimana situasinya, kamu harus segera melaporkannya kepadaku!

*TN: Umpatan yang lebih dari sial.

Zhi Yan sedikit panik: “Aku tidak tahu! Di kaki gunung, dia menyuruhku kembali ke gunung! Kembali ke gunung, dia berkata dia akan pergi! Sekarang, dia kembali dan ingin kamu pergi ke Ruang Wu E … Kenapa?” dia malah bertanya padaku.

Tiba-tiba, aku merasa bahwa untuk mengajar murid seperti ini, itu mungkin akan menjadi masalah yang sangat melelahkan secara mental dan emosional.

“Mengapa kamu tiba-tiba ingin aku pergi ke Ruang Wu E?”

“Apakah kamu bukan muridku?”

Mo Qing juga bertanya padaku. Aku hanya bisa memaksakan diri untuk mengatakan: “Itu benar.”

Mata hitamnya seperti mengandung beberapa tawa yang dalam: “Sebagai murid Pemimpin Sekte, tidak ada alasan bagimu untuk tinggal di Puncak Xi Yue.”

Apa yang kamu katakan … Sangat … Masuk akal. Tetapi mengapa kamu menunggu sampai sekarang untuk menyebutnya!* Bukankah aku telah memaksa dan memengaruhi dirimu sebuah konsep tentang aku adalah muridmu sejak awal! Kamu menyukai tubuh ini, Kamu ingin hidup bersama dengannya, setiap saat kamu bisa melihatnya dan menyentuhnya, akan mudah bagimu untuk mengambil keuntungan darinya!

*TN: Maksudnya mengapa Mo Qing baru sadar kalau Zhi Yan/ Zhao Yao adalah murid nya.

Apakah kamu berpikir bahwa aku tidak dapat memahamimu, di luar kamu sedikit dingin tetapi di dalam, kamu memiliki hasrat yang kuat!


P.S Aku menyadari bahwa terjemahanku masih memiliki banyak kekurangan sehingga aku memutuskan untuk mengedit semua hasil terjemahanku menjadi sebagus mungkin dan itu membutuhkan waktu. Karena itu, OZY hari ini akan up 1 ch. Sekali lagi aku minta maaf.

OZY Chapter 15
OZY Chapter 17

Author: ShinMin

Sedang berada dalam fase lelah tingkat maks.

Leave a Reply

Your email address will not be published.