LAC 310. Tidak Sengaja Terjatuh di pelukan Si Tampan

Featured Image

Dengan satu kaki melayang di udara, hanya ada satu kata yang muncul di pikiran Chu Qingyan!

Sial!

Meskipun pinggir kolam ini tidak terlalu tinggi, tetapi tubuhnya mungkin tidak bisa tahan ketika jatuh!

Yang lebih buruk adalah dia melihat beberapa sosok telanjang dihadapannya.

apa! apa! apa!!!

Dia dengan cepat menutup matanya,  dengan pasrah jatuh ke dalam air.

Semoga tidak terlalu memalukan saat jatuh!

Chu Qingyan siap menahan dampak hempasan air, tetapi begitu dia jatuh ke air, dia merasa ada dua lengan kuat yang menahan punggungnya, dan kekuatan hempasan air di bawah tubuhnya berkurang karena tubuhnya di tahan dengan kuat.

Pikiran pertamanya adalah, akhirnya selamat!

Pikiran keduanya adalah kulit ini sangat lembut!

Pikiran ketiganya adalah, ah ah ah ah-

Dia mati-matian menutup matanya dan menjelaskan dengan serius, “Aku, aku tidak sengaja, percayalah-”

Dia tidak tahu siapa yang menggendongnya, tapi itu pasti seseorang yang dia kenal, jadi dia merasa malu!

Xiao Xu menatap bocah kecil yang meringkuk di lengannya, seperti landak kecil yang tidak berani melihat cahaya, dan dia tersenyum.

Tiba-tiba dia mendengar tawa berbisik tidak jauh dari sana, Xiao Xu melirik dengan dingin, Roh Api dan yang lainnya segera mendengus dan secara sukarela keluar dari kolam, mereka mengambil pakaian di pinggir kolam dengan pelan dan pergi dengan tenang. Karena tuan mereka tidak ingin membuat Chu Qingyan merasa malu, mereka hanya bisa menyelinap pergi.

Karena mereka sudah lama berada di medan perang, sudah terbiasa untuk tidur dan makan bersama, dan tuannya adalah tipe orang yang baik kepada tentara, ketika mereka mandi bersama di tepi sungai, tuannya tidak pernah menolak.

Tetapi baru setengah jalan mandi, sang putri kecil datang, sayang sekali!

Meskipun Roh Api dan yang lainnya tetap tenang ketika mereka pergi, suara air yang halus terdengar di telinga Chu Qingyan, dan dia mengepalkan tangannya lebih erat.

Selain itu, dicampur dengan aroma belerang dari sumber air panas, dia samar-samar akrab dengan aroma tubuh orang yang menggendongnya, dan dia terkejut, “Gunung, Gunung Es?”

“Apakah kau masih ingin menjadi burung unta?” Kata-kata dinginnya terdengar hangat, mungkin karena kehangatan mata air panas.

Ketika dia mendengar suaranya, Chu Qingyan merasa lega di dalam hatinya. Dia mengedipkan matanya dan bulu matanya terasa gatal di telapak tangannya. Dia bertanya dengan hati-hati, “Apakah semua orang sudah pergi?”

“Masih mau tetap di sini untuk menonton pertunjukan?” Suaranya kembali ke telinganya.

“Oh, kalau begitu, turunkan aku!”

Seluruh tubuhnya terbenam dalam air, tetapi karena tubuhnya ditahan oleh kedua tangan Xiao Xu, jadi dia tidak akan tenggelam. Meskipun dia belum pernah berada di sumber air panas, tetapi dia tahu, umumnya, sumber air panas itu tidak terlalu dalam.

“Apakah kau yakin?” Xiao Xu memandang gadis yang masih menutupi matanya dan dengan ragu bertanya.

Dia mengangguk dengan keras tanpa mendengar nada lucu dalam kata-katanya, “Kau berbalik dan aku akan keluar dari kolam ini!”

Xiao Xu membengkokkan bibirnya, “Oke.”

Lalu dia melepaskannya.

Chu Qingyan dalam suasana hati yang bahagia, ketika tangan pria itu dilepaskan, matanya tertutup, siap untuk berbalik dan melangkah keluar.

Tapi-

Apa.. apaan!

Mengapa lehernya sudah tenggelam, tetapi kakinya belum mencapai dasar kolam?

Goo Goo Goo–

Tolong aku!

“Clap,” saat dia tenggelam, kerahnya tiba-tiba ditarik keluar oleh suatu kekuatan.

“Batuk–” Dia meludahkan air dengan panik, matanya perih, dan telinganya penuh air!

Chu Qingyan tiba-tiba merasa dunia sangat jahat padanya!

Xiao Xu memandangi pria kecil yang memerah dan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

“Salahkan saja dirimu karena terlalu pendek, sementara airnya terlalu dalam, jadi masih perlu makan wortel.”

Chu Qingyan merasa malu.

Ketika air di wajahnya dihapus, penglihatannya menjadi jernih, dan dada yang halus dan berotot terlihat.

Ah–

Dia lupa menutupi matanya.

Chu Qingyan merasa sudah terlambat untuk menutup matanya, jadi dia hanya memegang bahunya dengan marah dan mengalihkan pandangannya ke tempat lain.

Gunung Es seharusnya sudah tahu, tetapi masih membiarkannya masuk ke air, dia pasti ingin melihat tingkah konyolnya!

Dia tidak tahu kenapa gadis kecil itu marah, apa hanya karena dia mempermainkannya?

Tetapi dia juga menduga gadis kecil itu pasti merasa canggung, Xiao Xu tidak terlalu peduli. Biasanya ketika mandi bersama yang lain, dia mengenakan celana, jadi dia tidak takut terlihat bugil secara tidak disengaja, dan gadis kecil itu masih muda belum berpikir mengenai perbedaan jenis kelamin, harus menjaga sikap dengan bijaksana.

Jika Chu Qingyan tahu apa yang dipikirkannya, dia akan pusing!

Dia seorang gadis!

“Aku akan kembali ke tenda!” Chu Qingyan merasa malu. Dia harus pergi dari sini sekarang, jika dia melihat sesuatu yang seharusnya tidak terlihat–

Dan, bajunya yang basah membuatnya tidak nyaman!

Xiao Xu tidak menolaknya, tahu sudah waktunya untuk melepaskannya.
Jadi dia membawanya ke pinggir kolam.

Karena Chu Qingyan jatuh agak jauh dari pinggir kolam, dia akhirnya tersipu dan berkata, “Bisakah kau tidak memegang kerahku?, aku tidak bisa bernapas!”

Dalam kabut, gadis itu berbicara dengan nada centil.

Mata Xiao Xu bergerak, ganti memegang pinggangnya bukan kerahnya. Tanpa banyak bicara, dia terus bergerak maju.

Setelah merasa lebih nyaman, Chu Qingyan merasa lega. Sebenarnya, dia harus berterima kasih kepada Gunung Es karena menyelamatkannya, jika tidak, dengan kedalaman air, dia akan kehilangan nyawanya.

“Tambahkan satu keterampilan lagi yang harus kau pelajari: berenang.” Xiao Xu tiba-tiba berkata.

Karena kejadian inj hampir membuatnya mati. Dia harus belajar berenang.

“Mengapa kau melarikan diri?” Xiao Xu bertanya.

Chu Qingyan ingat alasan mengapa dia melarikan diri, wajahnya berubah pucat, “Karena rencana yang dibuat oleh ayahku, dia ingin menyatukan Roh udara dan Yanluo, akhirnya, aku yang kena getahnya. ”

Ini memang sesuatu yang mungkin dilakukan ayahnya.

Saat itu, suara marah menggelegar.

“Chu Qingyan, di mana kau bersembunyi! Keluar! ” Terdengar raungan.

Xiao Xu mengerutkan kening, dan merasa aneh.

Dia menundukkan kepalanya, tetapi melihat kepala sikecil yang anggota tubuhnya terjerat. Pakaiannya basah, dan bagian atas tubuhnya terlihat. Mereka dekat satu sama lain, yang membuat Xiao Xu sedikit ragu. Ketika dia mengangkat Chu Qingyan, dia tidak menduga tubuh gadis itu akan melekat erat padanya. Matanya bersinar seperti air, “Gunung Es, aku tidak ingin dipotong menjadi delapan bagian oleh Yanluo, Anda harus menyelamatkanku!”

Melihat matanya yang basah oleh air, tangannya, yang berhenti di udara, akhirnya turun dengan lembut, “Aku belum pernah melihatmu begitu ketakutan.”

Nada menghina, tapi perlakuannya lembut.

“Orang miskin tidak gentar dengan orang kaya, aku takut pada semuan jenis racun di tangannya, seperti jarum perak kalajengking. Jika dia menggunakan aku untuk mengetes obat-obatan. Aku akan tamat! “Chu Qingyan menangis tanpa air mata. Dia tidak menyadari postur tubuh mereka yang bisa menimbulkan imajinasi liar .

LAC 309. Penuh trik lebih menarik!
LAC 311. Membesarkan Serigala Kecil

2 thoughts on “LAC 310. Tidak Sengaja Terjatuh di pelukan Si Tampan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.