LAC 308. Ayah ingin menjadi mak comblang

Featured Image

“Apakah ada rahasia di Negara Bagian Junlan?” Cheng Yanluo mendekatinya dan mencubit lengannya, penasaran dengan nada bicaranya. Chu Qingyan mengangkat bahu, “Aku juga tidak tahu, atau kau bisa bertanya pada kakak perguruan mu, mungkin dia tahu.”

Setelah mendengarkan saran Chu Qingyan, Cheng Yanluo menggerutu, “Lupakan saja, aku tidak ingin berbicara dengannya.”

Chu Qingyan berpikir Roh Udara akan patah hati jika hubungan mereka masih seperti ini. Jadi, dia berkata, “Yanluo, hari ini aku melihat tangan Roh udara terluka, tidak tahu apa dia terluka saat memetik herbal.”

“Mengapa kau mengatakan ini padaku?” Cheng Yanluo tertegun pada awalnya lalu menatap Chu Qingyan dengan ganas.

“Kenapa kau marah padaku? Aku hanya ingin bertanya apakah kau punya salep. Aku mau berikan padanya, “Chu Qingyan diam-diam menahan senyum, tetapi dia tidak berani menunjukkannya. Ketika Cheng Yanluo tahu dia salah, dia batuk dan berkata, “Aku tidak punya obat, dan bahkan jika aku punya tidak akan memberikannya , hum!”

Chu Qingyan memandang Cheng Yanluo yang pergi dengan marah, dia tersenyum. Roh udara pasti akan mendapatkan obatnya.

Tiba-tiba, muncul kepala besar, Chu Qingyan memandang mata yang berkedip, dan mundur beberapa langkah. “Ayah, apakah kau tidak tahu kalau menggagetkan orang bisa membuat orang ketakutan?” Chu Qingyan menepuk dadanya, dia mencoba menangis tetapi tidak bisa meneteskan air mata. “Aku tidak bermaksud membuatmu takut; Kau tidak mendengar ketika aku memanggilmu!” Ayah Chu menjadi sedih.

“Apakah ayah memanggilku? Mengapa aku tidak mendengarnya?” Chu Qingyan dengan cepat menenangkan ayahnya yang kekanak-kanakan.

“Ya, aku akan memanggilmu beberapa kali lagi jika kau tidak percaya padaku.” Untuk membuktikan bahwa dia mengatakan yang sebenarnya, ayah Chu berdeham dan kemudian menutup matanya, “Meow, meow–”

Awalnya Chu Qingyan mempunyai harapan pada ayahnya kemudian setelah mendengarkan, seluruh wajahnya membeku, makanya dia merasa heran mengapa kucing liar bisa menyelinap masuk, akhirnya dia tahu sekarang, dia menepuk wajahnya, dan ternyata dia masih tidak bisa berharap banyak dari ayahnya.

“Ayah, ayah—” Chu Qingyan memegang tangan ayahnya, dan membawa tangan ayah ke wajahnya. “Jangan panggil aku, aku di sini, aku di sini.”

“ Akhirnya kau tahu kalau kau yang tidak mendengarnya, kau tidak bisa menyalahkanku.”

Ayah Chu berbalik dan gembira seperti budak yang sudah dibebaskan. Chu Qingyan dengan tenang berkata, “Ya, ya”

“Huh, omong-omong, Caicai, apa yang barusan kau katakan pada Yanluo?” Dia bertanya dengan rasa ingin tahu. “Um,” Chu Qingyan menggaruk kepalanya, “Sebenarnya–” “Jangan berbohong padaku, anak pembohong akan memiliki lidah yang buruk!” Kata ayah Chu dengan sungguh-sungguh.

Chu Qingyan menghela nafas, “Begini masalahnya, Roh Udara adalah kakak seperguruan Yanluo. Awalnya mereka memiliki hubungan yang baik, tetapi ketika Roh Udara meninggalkan gurunya beberapa tahun yang lalu, ada beberapa kesalahpahaman dengan Yanluo,  yang selama ini menyebabkan keduanya berselisih satu sama lain, aku hanya ingin mencari kesempatan untuk menyatukan mereka berdua, sebagai tabib, jika mereka bahagia secara fisik dan mental, cedera Wangye dan penyakit ayah, aku rasa akan sembuh lebih cepat. ”

Mungkin, jika mereka berdua bersatu, mereka bisa memikirkan cara pengobatan lain, maka kita tidak perlu pergi jauh untuk menemukan ramuan aneh ini.

“Caicai, kau benar, haruskah aku bantu?” Ayah Chu menyingsingkan lengan bajunya dan tampak semangat.

Chu Qingyan segera menarik lengan bajunya, “Ayah hanya perlu menonton pertunjukan yang bagus di samping, jangan ikut campur!”

Meskipun ayah Chu tidak menanggapi, dia merasa keduanya belum baikan, karena tidak ada yang membantu, jadi dia sudah punya rencana dalam pikirannya. Jika Chu Qingyan tahu niat ayahnya saat ini, dia pasti akan membakar dupa untuk memberkati pasangan yang berselisih ini.

“Ngomong-ngomong, aku pikir anak yang kau terima itu sangat baik,” komentar ayah Chu. Chu Qingyan mengangkat dagunya dan dengan bangga berkata, “Tentu saja, ayah harus melihat siapa yang menerimanya, ia tampan dan mempunyai seni bela diri yang hebat, tidak ada yang lebih baik darinya.”

Ayah Chu tersenyum, “Ya, ya, aku pikir Xining juga baik.”

“Tentu saja, Xining anak yang patuh, dia adalah asistenku yang cakap.” Chu Qingyan menyetujui kata-kata ayahnya.

“Lalu kita bisa membuat mereka berdua menjadi pasangan! Mereka akan menjadi pasangan yang ideal dan sudah ditakdirkan”

Ayah Chu bertepuk tangan! Chu Qingyan takut. “Ayah, perjodohan ini belum waktunya !” Ini terlalu tidak bisa diandalkan!

“Bukankah ini rencana bagus? Aku pikir mereka berjodoh sebagai suami-istri!” Ayah Chu menyentuh dagunya, dan berkata dengan percaya diri.

Chu Qingyan meringis. Jika kakek ada disini, dia akan berbicara panjang lebar dengan ayahnya. “Ayah, Xining dan Jinxin masih anak-anak, dan belum tahu apa-apa.” Chu Qingyan merasa dia tidak bisa membiarkan ayahnya melanjutkan rencana ini, kalau tidak kelompok mereka akan kacau.

Ayah Chu ngotot. “Kau juga masih anak-anak, tetapi kau mendapatkan seseorang untuk menjadi menantuku! Jadi, kau tahu banyak yang sudah dijodohkan sejak usia muda, dan menjadi suami dan istri!

Bagaimanapun, mereka akhirnya akan bersama, sebaiknya berlatih terlebih dahulu, sehingga mereka bisa menjalani hari-hari romantis lebih awal selama beberapa tahun. ”

Chu Qingyan gelisah mendengar omong kosong ayahnya, meskipun kedengarannya masuk akal, Chu Qingyan merasa keringat muncul di kepalanya dan membujuk, “Ayah, tidak usah mengurus hal ini dulu, jika mereka berdua saling jatuh cinta beberapa tahun kemudian, aku akan menikahkan mereka! ”

Ayah Chu berkedip dengan bangga, masalah ini ditunda dulu, dan ketika dia mengingatnya, dia akan menjodohkan mereka, ah, dia bakalan sibuk!

Ayah Chu tiba-tiba teringat hal yang mau ditanyakannya, “Caicai, apakah beberapa hari lagi menantu berulang tahun?”

Begitu dia mengingatkannya, Chu Qingyan segera mengangkat jarinya dan menyuruh diam, “Ayah, tolong diam, kalau tidak kita tidak bisa membuat kejutan untuk Wangye!”

“Oh, ya, ya, kejutan! Hadiah apa yang harus aku persiapkan? “Ayah Chu dengan senang hati mulai ikut merencanakan.

“Tidak apa-apa, selama itu bisa mewakili perasaanmu sendiri,” Chu Qingyan tersenyum.

“Kalau begitu aku kembali dan membicarakannya dengan ibumu!” Ayah Chu berbalik dan pergi sambil bergumam, “Aku tidak bisa membuat pakaian, aku tidak bisa memahat, aku tidak bisa menari, ah, kenapa aku sangat bodoh! ”

Melihat ayahnya berjalan menjauh, Chu Qingyan merasa lega, sekarang, ayah bisa melepaskan rencana perjodohannya, dan dia tidak akan menyakiti orang lain lagi.

Sayangnya, apa yang terjadi selanjutnya bertentangan dengan keinginannya.

Jinxin, yang sedang bermain dengan senjata, melihat ada orang di sampingnya, dia melihat ke bayangan ditanah yang adalah Roh Api. “Tuan sedang mencarimu dan menunggumu di taman depan.”

LAC 307. Apa Keinginanmu?
LAC 309. Penuh trik lebih menarik!

3 thoughts on “LAC 308. Ayah ingin menjadi mak comblang”

  1. Di chpter brp akhirnya mc bahagia ml?? Trus raja permaisuri selir dll menyesali perbuatannya…

    Gregetan sumpah

Leave a Reply

Your email address will not be published.