LAC 305. Arti Cinta 

Featured Image

Saat makan malam, setiap lauk ada wortelnya, meskipun Chu Qingyan protes, tetap saja disuruh makan .

Dia menyerah dan terpaksa makan sayuran yang dia tidak suka tetapi penting untuk pertumbuhannya.

Dia merasa kesal karena mesti mengalami dua pertumbuhan dalam hidupnya.

Mereka melanjutkan perjalanan selama tiga hari tiga malam, akhirnya menemukan penginapan sebelum gelap, mungkin karena sudah merubah penampilan jadi mereka tidak diserang di sepanjang jalan.

Setelah makan malam, Chu Qingyan mengikuti Xiao Xu ke kamarnya.

“Apakah ada sesuatu yang ingin kau katakan?” Xiao Xu melihatnya diam sepanjang jalan, tetapi dia tidak bertanya, berpikir si kecil pasti akan memberitahunya cepat atau lambat. Tetapi dia tidak berbicara sampai setelah makan makan, Xiao Xu duduk di kursi dan menatapnya.

Chu Qingyan duduk di depannya, memegang dagunya dengan kedua tangan, dan tampak khawatir, “Gunung Es, kita sudah diperbatasan Xixuan, setelah melintasinya, maka sudah masuk Negara Jiang.”

“Ya.” Xiao Xu menanggapi dengan santai.

“Aku bertanya kepada Roh Bumi, dia berkata jika mengambil rute pendek, kita segera bergerak dari Negara Junlan ke Negara Jiang, dalam setengah bulan. Aku sedang berpikir bagaimana cara mendapatkan es bunga kristal, tapi sekarang masih belum dapat caranya. ”Dia tertekan untuk menggosok kepalanya.

Ternyata ai kecil ini merasa terganggu karena masalah ini, Xiao Xu tidak terlihat pusing seperti dia, ia dengan tenang berkata, “Biarkan Semuanya berjalan secara alami, kau tidak perlu terlalu banyak berpikir.”

“Tapi kita masih belum mendapatkan informasi tentang rumput Potensi Cinta, aku tidak bisa tenang.” Dia berbaring di atas meja, kepalanya terkubur di antara sikunya.

Begitu dia selesai mengatakan itu, dia merasakan kepalanya terdorong kebawah, dia mengangkat wajah dari lengannya, dan melihat Gunung Es dengan lembut membelai kepalanya, hatinya tersentuh, “Gunung Es –”

“Kau masih muda jangan terlalu banyak berpikir, Jika isi pikiranmu terlalu berat, kau tidak akan bertambah tinggi.” Dia menarik tangannya dan menatapnya dengan cemas.

Apa hubungannya ini dengan tinggi badannya?

Gunung Es, Anda telah mengeluarkan kata-kata yang luar biasa lagi!

Jadi awalnya Chu Qingyan masuk ke kamar dengan banyak pikiran dan kemudian meninggalkan ruangan dengan kesal.

Xiao Xu menatap pintu yang tertutup rapat, bibir tersenyum dan dengan lembut menyentuh meja dengan jarinya, setelah beberapa saat, dia berkata, “Masuk.”

Roh Api dan Roh Bumi membuka pintu setelah mendengar perintahnya.

“Tuan.”

“Nah, apa yang terjadi baru-baru ini?” Xiao Xu bersandar di sandaran kursinya, terlihat tenang, dan dia sedang dalam suasana hati yang baik.

Roh Api berkata, “Tuan, Gu Rong kembali ke ibu kota, setelah Ratu menerima berita tentang hilangnya anda, ia mengirim surat untuk menyuruh keluarga Liang mencari Anda dengan biaya berapa pun, sekarang mereka pasti sudah bergerak, selain Yang Mulia  pejabat setempat mencari Anda, setidaknya ada tiga pasukan yang bergerak, salah satunya adalah dari Istana Yue. Namun, Wangfei kecil memintaku untuk mengalihkan perhatian para pejabat setempat dengan masalah pencuri-pencuri, akhirnya berhasil menahan langkah mereka sehingga tidak ada masalah dalam perjalanan ini. ”

Sebelumnya dia sudah tahu perintah yang diberikan si kecil itu; memang, itu adalah langkah terbaik untuk menghindar.

“Terus bergerak diam-diam dan jangan biarkan siapa pun menemukan kita, baik itu pembunuh, dari istana atau keluarga Liang,” kata Xiao Xu datar.

“Tuan, tidakkah Anda berencana untuk memberi tahu permaisuri kalau Anda baik-baik saja?” Roh Api agak bingung.

“Tidak sekarang.” Jawab Xiao Xu ringan, tampak tenang, dan tidak ada yang bisa menebak apa yang sedang dipikirkannya.

Roh Api tidak bertanya lagi, Roh Bumi melangkah maju dan berkata, “Tuan, Roh Air telah mengirim berita hari ini, rumput Potensi Cinta masih belum ada beritanya, tetapi ia telah memperluas pencarian ke negara-negara besar di sekitarnya.”

“Yah, Xixuan mempunyai kota perdagangan bawah tanah, kirim beberapa orang untuk menyelinap dan mencari berita.”

Ada banyak penjahat di ruang bawah tanah, tetapi itu juga merupakan tempat terbaik untuk mencari berita, karena orang-orang dari semua negara di semua bidang dan kelas, mereka makan, minum dan berjudi. Itu adalah tempat tersembunyi dan perdagangan adalah yang paling misterius, banyak harta langka yang sulit ditemukan di toko-toko tetapi mudah terlihat di tempat itu.

“Nanti aku akan memberitahu Roh Air.” Roh Bumi menjawab.

Roh Api berkata, “Tuan, pengurusan surat jalan untuk memasuki Negara Junlan telah selesai, begitu kita memasuki batas negara, kita dapat menghubungi personel yang tersebar di Negara Bagian Junlan.”

“Yah, kita baru saja lewat, tidak perlu merepotkan orang lain,” Xiao Xu mengangguk, dia tidak pernah mengurus hal-hal ini, pelayannya akan melakukannya sendiri.

Yang lain setuju, tentu saja, karena mereka adalah orang-orang di kerajaan Negara Junlan.

“Iya.”

Negara Bagian Junlan, akhirnya mereka bertemu u.

Xiao Xu memandang ke luar jendela, audah malam dan bulan gelap, angin dingin menderu, dan matanya tenang.

Selama jalan kembali ke kamar, Chu Qingyan tiba-tiba melihat pelayan sambil tambahan di ruangan itu, dia terkejut. Dia mengelus dadanya dan berbisik, “Ibu, mengapa kau tidak mengatakan apa-apa, aku pikir mereka adalah pencuri.” Ketakutan akan pembunuhan beberapa waktu yang lalu membuat mereka waspada .

Ibu Chu tertawa, “Aku belum pernah melihatmu yang ketakutan.”

“Sekarang audah berbeda.” Chu Qingyan langsung menuju meja, menuangkan segelas air untuk ibunya, dan juga menuangkan segelas untuk dirinya sendiri. Setelah menyesap, Chu Qingyan penasaran dan berkata, “Ibu, sudah malam, mengapa anda mengatakan itu kepadaku?”

“Kau juga sibuk sampai larut malam!” Ibu Chu mengangkat tangannya dan menyentuh hidung Chu Qingyan sekilas, menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

“Aku ke kamar Yang Mulia, aku tidak mau pergi ke ruangan lain. Aku sudah dewasa, jangan khawatir! “Chu Qingyan tertawa.

Ketika dia mendengar putrinya mengatakan ini, ibu Chu merasa khawatir, hanya karena putrinya terlihat lebih dewasa, dia tidak merasa tenang, terutama ketika dia mendengar Chu Qingyan pergi ke kamar Yang Mulia di larut malam, dia ragu untuk Sesaat kemudian berkata, “Caicai, aku ingin bertanya, apa pendapatmu tentang Yang Mulia? “

Chu Qingyan menjawab tanpa berpikir, “Dia romantis, tampan dan tidak bisa dikekang, bisa membedakan benar dan salah, tanpa pamrih, cuek, menghormati yang tua dan mencintai yang muda …”

Sebelum dia selesai, ibu Chu menyela sambil tersenyum, “sekarang giliranmu, bagaimana bisa kau mengatakan hal itu dengan tenang, aku bertanya dengan serius, jangan main-main.”

Chu Qingyan meletakkan cangkirnya, mengulurkan tangan dan memeluk ibunya, dia tersenyum polos, “Ibu, mengapa kau tiba-tiba menanyakan hal ini padaku ?”

“Aku khawatir kau akan diganggu dikemudian hari.” Karena itu, Yang Mulia seakan-akan tidak memperhatikan orang lain termasuk putrinya, dan jika keadaan berlanjut seperti ini, dia takut Caicai akan dicuekin, tetapi dia tidak melakukannya. Aku tidak sama dengan yang lain, meskipun tidak mengherankan dimana seorang pria mempunyai banyak istri dan selir, tetapi mungkin karena dia telah bertemu suaminya di kehidupan ini dan dia diperlakukan dengan sayang, jadi dia juga berharap putrinya dapat memiliki pria seperti itu.

“Aku tidak merasa dirugikan, pada kenyataannya, hububgan Yang Mulia aku dengan baik ketika Anda tidak hadir disana, aku pikir dia seperti para kakak laki-laki dan aku selalu mengawasi?” Chu Qingyan tersenyum dam berkata.

Mendengar itu, ibu Chu merasa dia mungkin yang terlalu banyak berpikir, Caicai masih terlalu muda untuk mengetahui tentang cinta.

Faktanya, ibu Chu salah menduga, bukan karena Caicai tidak tahu, tetapi dia tidak memikirkan dirinya sendiri.

Apa itu cinta? Hanya mereka berdua yang telah mengalami semua turbulensi dan perpisahan, saling mendukung, dan perlahan-lahan belajar saling membantu dan meringankan pada saat kemiskinan.

LAC 304. Pukulan Terakhir yang Menakjubkan dari Gunung Es
LAC 306. Trik Kecil Chu Qingyan

One thought on “LAC 305. Arti Cinta ”

Leave a Reply

Your email address will not be published.