LAC 303. Upaya Terakhir

Featured Image

“Apa? Pangeran Ying menghilang?” Permaisuri Liang kaget dan berdiri dari kursinya.

Luo Yun segera melangkah maju untuk menenangkannya, “Permaisuri, jangan khawatir, sebaiknya mencari informasi mengenai hal ini terlebih dahulu. Selama ini Pangeran Ying telah melewati berbagai kesulitan, dia akan baik-baik saja.”

Permaisuri Liang masih tidak tenang bahkan setelah mendengar kata-kata Luo Yun, dan sebaliknya memandang Gu Rong, yang berlutut di tanah, bertanya dengan dingin, “Apa yang sebenarnya terjadi? Segera katakan kepadaku.”

Gu Rong tidak berani diam lebih lama, dan segera melaporkan apa yang terjadi selama ini. “Sejak di Kabupaten Yangxia, kami telah diserang dan dirampok. Selama ini, bawahan dan Gu Yi diam-diam menulis laporan. Surat itu dikirim ke ibukota, dan untuk sementara waktu tidak ketahuan, tetapi Wang Ye menemukan surat rahasia itu, dan kemudian mengirim kami kembali ke ibukota. Ketika kami kembali ke tempat semula, Pangeran Ying sudah tidak ada. ”

“Kami sudah berusaha mencari keberadaan Pangeran Ying, dan tetap tidak dapat menemukan jejaknya. Karena tidak ada perintah dari permaisuri, bawahan tidak yakin. Jadi aku kembali ke ibukota sendirian, sedangkan Gu Yi pergi untuk terus mencari.

Wajah Permaisuri Liang membeku, “Sampai sekarang aku belum menerima surat-suratmu.”

Gu Rong kaget, “Mungkinkah surat itu di ambil di tengah jalan?”

“Hanya itu satu-satunya kemungkinan yang terjadi.” Tangannya mengepal dengan keras, dan permaisuri Liang sangat marah nampak di wajahnya yang mengeras. “Aku khawatir ini salah satu trik pelacur Fu Youyue!”

“Baiklah, Permaisuri, apa yang harus kita lakukan? Apakah Anda ingin melaporkan ini kepada kaisar?” Luo Yun tampak khawatir.

Permaisuri Liang menarik napas dalam-dalam, menahan amarah yang bergelombang di dalam hatinya, dan perlahan membuka matanya. Matanya bersinar seperti api. “Jangan laporkan kepada Kaisar, Gu Rong,  pergilah laporkan kepada ayahku tentang ini, dia akan mencari Xu’er, jika dia masih hidup, aku ingin bertemu dan bila dia sudah mati, aku ingin melihat mayatnya! ”

“Ya!” Gu Rong berbalik dan langsung pergi.

“Tunggu!” Permaisuri Liang tiba-tiba menghentikannya.

“Apa lagi yang indin diperintahkan Permaisuri?” Gu Rong berlutut lagi.

“Katakan pada ayahku untuk merahasiakan berita itu. Jika itu menyebar, dan seluruh ibukota tahu, maka keluarga Liang kita akan hancur,” kata Permaisuri Liang dengan tegas.

“Baik.”

Ketika Gu Rong pergi, amarah yang menumpuk di dalam hatinya tiba-tiba meledak, Permaisuri  Liang memukul tangannya ke meja dengan keras, hingga teh dan vas jatuh ke tanah.

“Permaisuri, jangan marah!” Luo Yun melangkah maju untuk menenangkannya, sementara pelayan istana lainnya berlutut ketakutan.

“Aku membencinya, sangat membencinya!” permaisuri Liang mendorong Luo Yun menjauh dan duduk di kursi.

“Kaisar seharusnya tahu memgenai masalah sebesar ini, tetapi aku belum menerima berita sampai sekarang. Apa artinya? Apa artinya itu?” Permaisuri Liang kesal.

Luo Yun menghibur, “Kaisar mungkin mengkhawatirkan anda, dan menyembunyikan masalah ini. Dan menunggu sampai ada berita mengenai pangeran Ying, Kaisar baru akan memberitahu anda.”

“Oh,” permaisuri Liang mencibir, “Luo Yun, apakah kau pikir itu hal yang mungkin terjadi? Dia ingin menjatuhkan kami, ibu dan anak dari posisi saat ini!”

Dia jelas mengetahui temperamen kaisar, karena sudah menjadi suami-istri selama lebih dari 20 tahun.

Yang paaling disukainya adalah memasang perangkap, dan melihat mangsa jatuh kedalam perangkap, kemudian memakannya sampai bersih, ketika ditemukan, semuanya sudah terlambat.

“Ini–” Wajah Luo Yun suram. “Permaisuri, yang terpenting sekarang adalah menemukan pangeran Ying.”

“Ya, jika ada masalah dengan Xu’er, seluruh keluarga Liang akan berakhir.” Permaisuri Liang memejamkan mata dan memberi perintah, “Kau segera perintahkan seseorang untuk memgawasi pelacur Fu Youyue. Jika ada masalah, segera lapor. ”

“Ya.” Luo Yun menenangkan lagi permaisuri . “Permaisuri, jangan khawatir tentang hal itu, pangeran Ying selalu di lindungi oleh surga. Gu Rong mengatakan mereka belum bertemu dengan Roh Api, itu berarti mereka bersama pangeran Ying. Pangeran Ying telah berperang selama bertahun-tahun, dan bisa melewati semua bencana. Menurutku kali ini pangeran Ying akan baik-baik saja. Tetapi Anda, jika Anda sakit karena marah, lalu apa yang harus kita lakukan ? ”

“Permaisuri Liang melambaikan tangannya, “Kau tidak perlu menghiburku. Aku bisa menjaga diriku sendiri.”

Luo Yun ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi dihentikan oleh pandangan tajam Permaisuri Liang. Permaisuri Liang berdiri, matanya terlihat putus asa, “Jika terjadi sesuatu pada Xu’er kali jni,  keluarga Liang akan  jatuh karena aku .  Maka aku akan menghabisi si pelacur Fu Youyue dan putranya. ”

Begitu dia kehilangan putranya, posisinya di Istana Timur akan berpindah tangan, dan posisi putra mahkota akan jatuh ke tangan Xiao Ran, fondasi keluarga Liang mereka selama beberapa dekade akan hancur dalam sekejap.

Dia tidak akan pernah membiarkan ini terjadi.

“Luo Yun, aku akan menemui Yang Mulia.” Mata permaisuri tiba-tiba bersinar, sebenarnya dia enggan untuk merayu kaisar, tetapi demi keluarga Liang, demi Xu’er, dia harus berkorban.

Meskipun dia bingung mengapa Permaisuri berubah pikiran, Luo Yun segera bersiap.

Di dalam Taman Kerajaan.

Kaisar Xixuan mendengarkan kecapi yang dimainkan penghibur dengan mata terpejam di Paviliun Wangyun.

“Yang Mulia, Permaisuri ingin bertemu dengan Anda.”

Jarinya mengetuk meja dengan ringan, kaisar membuka matanya dengan perlahan, dan matanya memancarkan pandangan yang suram. “Apa ada yang bertemu dengan permaisuri hari ini?”

Kasim Cao mendengar bahwa seorang penjaga datang ke istana Permaisuri, dan penjaga itu bukan orang yang bertanggung jawab menjaga pintu masuk dan keluar istana. Dia pasti melaporkan sesuatu kepada Permaisuri, “Lapor kepada Kaisar, setengah jam yang lalu, seorang penjaga membawa token permaisuri dan memasuki Istana. Tetapi sekarang sudah keluar dari istana permaisuri. ”

Ekspresi curiga muncul di wajah Kaisar Xixuan, dan dia memerintahkan, “Persilahkan permaisuri masuk.”

“Ya!” Kaaim Cao berbalik dan mengumumkan dengan keras, “Persilahkan Permaisuri masuk.”

Sesaat kemudian, sosok cantik datang perlahan.

“Permaisuri memberi salam pada yang Mulia. Semoga yang mulia baik-baik saja.”Permaisuri Liang kemudian menunduk hormat, pada saat dia sedikit menundukkan kepalanya, terlihat leher giok putih, sambil mengayunkan rok panjang berwarna biru jernih. Kehangatan dan kelembutan sikapnya menutupi sikapnya yang biasanya angkuh. Penampilannya terlihat lebuh lembut, dengan pipi yang merah, berbicara dengan halus dan sopan, menghilangkan kesan angkuhnya.

“Permaisuri tercinta, bangkitlah.” Setelah bertahun-tahun melihat keangkuhannya, hari ini, Kaisar Xuan mengingat perjumpaan pertama mereka di sungai 20 tahun yang lalu, dan dia tidak bisa menahan diri mengenangnya sambil tersenyum.

“Baik Yang Mulia!” Permaisuri bangkit dengan patuh, berjalan ke meja, menuangkan segelas anggur untuk Kaisar Xixuan, dan tersenyum, “Suasana hati Yang Mulia saat ini sangat baik , bagaimana kalau yang mulia menikmati kue?”

Permaisuri Liang mengangkat tangannya setelah berbicara, dan Luo Yun di belakangnya membawa kue osmanthus dan meletakkannya di atas meja.

“Aku beruntung mempunyai permaisuri seperti mu.” Kaisar Xixuan mengulurkan tangan dan menepuk tangannya dengan lembut. Wanita itu bersedia tidur dengannya untuk menyenangkannya, untuk memuaskan nafsunya.

“Apa maksud Yang Mulia? Ini adalah hal yang sudah sepatutnya aku lakukan.” Permaisuri Liang tersenyum lembut, melihat cahaya berkilauan di mata Kaisar Xi Xuan, dia tahu hati kaisar tergerak, “Yang Mulia, malam ini -”

“Yang Mulia maaf aku datang terlambat.Ternyata Permaisuri juga ada di sini!” Sebuah suara lembut memotong perkataan permaisuri Liang.

LAC 302. Sayang aku, sayangi seluruh keluargaku
LAC 304. Pukulan Terakhir yang Menakjubkan dari Gunung Es

3 thoughts on “LAC 303. Upaya Terakhir”

  1. Ketika berita pangeran Xiao xu hilang pihak yg selama ini diam pasti akan bergerak…dari pihak dalam maupun luar.Jadi raja jangan jumawa😆😆😆.Kak Lucy makasih dah up lg😍

Leave a Reply

Your email address will not be published.