LAC 272 Mencari dia di antara ribuan

Featured Image

Kereta baru saja tiba di gubuk jerami di mana pusat medis berada, Roh Api adalah orang pertama yang turun dari kudanya. Dia berjalan ke pusat medis dan mengetuk pintu. “Apakah ada orang di dalam? Kami membawa seseorang yang terluka parah! ”

Setelah ketukan terdengar di pintu, mereka mendengar langkah kaki bergegas dari dalam. Roh Api mundur selangkah, dan pintu dibuka dari dalam oleh seseorang. Seorang murid kecil dan muda keluar dari celah pintu. Dia melihat ke kiri, ke kanan, lalu bertanya. “Ada apa sampai kalian harus mengetuk pintu di tengah malam?”

“Teman kecil, kami membawa orang yang terluka di sini, bisakah kami pergi ke pusat medis untuk mencari pertolongan?” Pada saat ini, Chu Qing-Yan juga turun dari kereta. Dia tersenyum ke arah murid muda dan mengatakan ini dengan sopan santun.

Mendengar seseorang terluka, murid muda itu membuka pintu. “Kalian masuk dulu, aku akan memanggil Kakak Senior kami.”

Chu Qing-Yan mengangguk, Roh Bumi dan yang lainnya sudah mengangkat Xiao Xu dari kereta, lalu buru-buru memasuki pusat medis.

Pada saat ini, Cheng Yan-Luo baru saja selesai mengklasifikasikan herbal di depannya. Dia mengulurkan pinggangnya dan merasa sakit di seluruh tubuhnya. Dia baru saja akan bangun dan beristirahat ketika dia mendengar suara langkah kaki datang. “Kakak Senior, Kakak Senior, seseorang terluka parah di luar dan datang mencari perawatan medis.”

Murid kecil itu berlari dengan suara langkah kaki yang keras, membangunkan banyak orang. Sha Feng yang baru saja tidur, mendengar ini, juga terbangun.

“Di mana orang itu?” Tanya Cheng Yan-Luo, membuka pintu kamarnya.

“Aku sudah nenyuruh mereka untuk membawanya.” Kata murid kecil sambil terengah-engah.

“Oke, aku akan segera pergi ke sana.” Cheng Yan-Luo berbalik dan menutup pintu.

Cheng Yan-Luo baru saja mengambil beberapa langkah ketika dia melihat Sha Feng datang sambil mengenakan pakaian luarnya. “Kakak Junior Ketiga, kau kembali tidur, aku akan melihatnya.”

“Aku mendengar baru-baru ini, beberapa kota dan di luar kota mengalami kerusuhan dan gangguan. Jadi aku merasa tidak tenang dengan kedatangan orang-orang ini yang mencari perawatan di larut malam. Sebaiknya aku pergi dengan mu untuk melihatnya. Kalau-kalau ini benar-benar serius, aku masih bisa membantumu, “Sha Feng menjawab dengan tersenyum.

Setelah mendengar ini, Cheng Luo-Yan tidak bisa menahan diri untuk tidak mengangkat alis, katanya dengan tersenyum. “Saudara Junior Ketiga, apakah kau tidak merasa tenang denganku atau orang-orang yang datang mencari bantuan medis?”

Hah, mungkin keduanya ah——

Tapi Sha Feng tidak berani mengatakan ini dengan keras.

Sejak terakhir kali saudara laki-laki Senior Pertama berkunjung dan dia menghilang lagi, setelah saudari Senior mengetahui tentang masalah ini, dia membuat larangan, jika Saudara Senior Pertama datang lagi, kemudian gunakan sapu untuk mengusirnya! Meskipun saudari Senior tidak mengatakan hal lain setelah itu, tetapi sejak saat itu, saudari Senior tampak agak mencurigakan. Kemarahannya bahkan menjadi lebih buruk, sehingga mereka yang datang untuk mencari bantuan medis beberapa kali ketakutan oleh wajahnya yang dingin  dan tidak berani datang lagi. Bahkan murid junior kecil di sekte mereka juga menghindari dia. Namun dua hari ini, dia agak pulih sedikit dari temperamen aslinya.

Tapi dia masih belum merasa tenang.

Seolah-olah telah memgetahui pikiran Sha Feng, Cheng Yan-Luo hanya menatapnya sekilas. Apakah dia benar-benar menganggapnya sebagai banjir besar atau binatang buas?

“Ayo pergi dan lihat bersama!”

Akhirnya, mereka berdua berjalan bersama menuju lobi.

Sha Feng adalah yang pertama keluar ketika dia melihat dengan jelas orang-orang berdiri di lobi. Dia segera merasa mereka agak akrab. Setelah itu, dia tiba-tiba menunjuk ke orang-orang itu dan dengan nada terkejut berkata. “Terakhir kali, bukankah kalian pernah datang sebelumnya?”

Begitu Chu Qing-Yan mendengar ini, dia secara tidak sadar merasa ini tidak baik dan segera melambaikan tangannya. “Tidak, tidak, tidak, kau pasti salah mengira kami dengan orang lain. Ini adalah pertama kalinya kami memasuki pusat medis Anda.” Dia terutama menekankan bagian terakhir dari kalimat itu.

Sebenarnya, ini benar-benar adalah pertama kalinya mereka memasuki pusat medis. Terakhir kali, mereka bahkan tidak bisa masuk melewati pintu.

Jadi apa yang dia katakan adalah kebenaran, benar-benar tidak berbohong! Dia hanya selektif tentang kebenaran dan tidak lebih.

Sha Feng bertahan dengan pikirannya. “Tidak, terakhir kali itu memang kalian!”

Pada saat ini, Cheng Yan-Luo berjalan keluar dari belakang Sha Feng dan berkata dengan cela. “Mereka datang untuk mencari perawatan medis dan obat-obatan, mengapa kau di sini membuat keributan berbicara tentang sesuatu yang tidak berhubungan? Cepat pergi dan periksa untuk melihat di mana dia terluka! ”

Begitu Cheng Yan-Luo mengatakan ini, Chu Qing-Yan merasa suaranya sangat akrab. Memutuskan untuk mencari sendiri orang yang berdiri di bawah lentera, dia melihat seseorang mengenakan pakaian katun kasar berwarna putih yang tidak bisa menutupi kecerahan dan kemegahan wanita ini.

“Ini ah, kakak dokter,” kata Chu Qing-Yan, terkejut.

Terakhir kali mengucapkan selamat tinggal di gang, meskipun agak terburu-buru, tetapi penampilan yang indah dan sifat terus terangnya meninggalkan kesan mendalam dalam ingatannya. Sekarang melihatnya lagi, dia langsung mengenalinya.

“Oh, ternyata adik perempuan,” Cheng Yan-Luo menatapnya dengan cepat. Meskipun sekarang dia terlihat sedikit lebih menyedihkan dari sebelumnya, dia masih mengenalinya. Dia melambaikan tangannya pada Chu Qing-Yan yang bisa dianggap sebagai salam. “Aku Cheng Yan-Luo, penanggung jawab pusat medis ini.”

Cheng Yan-Luo?

Dokter wanita cantik yang ditabraknya pada waktu itu sekarang langsung menyebut dirinya orang yang bertanggung jawab atas pusat medis ini?

Dia juga saudari junior yang Roh udara tidak bisa hadapi sampai sekarang?

Mereka telah bekerja sangat keras untuk mencarinya sejak lama. Tidak pernah menyangka orang yang mereka cari di antara ribuan adalah orang yang berada di bawah cahaya lentera.

Jika pada saat itu dia bisa mengenalinya di gang itu, maka mungkinkah penyakit ayahnya sudah teratasi sekarang?

Tidak, jika seperti itu, maka dia tidak akan bisa menemuinya di pusat medis ini dan Gunung Es tidak akan mendapatkan perawatan.

Karena  hubungan takdir akan selalu berputar balik, semuanya akan muncul dari banyak kejadian. Itu akan membuat orang mendesah tanpa henti.

“Kak Yan-Luo, ini benar-benar baik, sepupuku diracuni dan ini sangat serius. Apakah Anda bisa membantu kami memeriksanya? ”Chu Qing-Yan segera mengambil langkah ke depan dan bertanya dengan nada meminta bantuannya. Secara sepintas, dia mendorong Sha Feng ke samping, berharap dia tidak akan berbicara lagi untuk merusak suasana.

Sangat disayangkan hal-hal tidak pernah terjadi sesuai keinginan, Sha Feng curiga melirik kelompok Chu Qing-Yan, lalu berkata. “Saudari Senior, orang-orang ini adalah yang aku katakan sebelumnya yang datang bersama kakak laki-laki Pertama ke pusat medis untuk mencari perawatan dan obat-obatan. Aku merasa mereka memiliki hubungan dekat dengan kakak Senior. Bagaimana kalau Anda bertanya tentang keberadaan Saudara Senior Pertama? ”

Alamak!

Kenapa orang ini akan selalu menyebutkan hal-hal yang seharusnya tidak disebutkan?

Roh Api dan yang lainnya segera meluruskan tubuh mereka. Mereka semua memasang sikap siap bertarung. Jika orang ini menolak untuk mengobati penyakit tuannya, bahkan jika mereka melanggar aturan untuk tidak menyentuh rambut rakyat biasa, kelompok Roh  Api akan membuat mereka mengobati penyakit tuannya.

Cheng Yan-Luo baru saja akan melangkah maju dan memeriksa kondisi cedera Xiao Xu, tetapi mendengar ini, dia menghentikan langkah kakinya. Sepasang matanya yang cerah dan penuh kebajikan segera menyipit. Dia menoleh untuk melihat ke arah Chu Qing-Yan, nadanya tidak lagi secerah dan seindah tadi. “Kau kenal Mu Rong-Jue?”

Mu Rong-Jue? Siapa itu? Tidak pernah mendengarnya, tidak tahu itu!

Chu Qing-Yan dengan jujur menggelengkan kepalanya.

Cheng Yan-Luo tiba-tiba mengangkat jari telunjuknya dan menggoyangkannya. Nada suaranya mengandung sedikit kebencian. “Mu Rong-Jue adalah nama aslinya. Nama yang dia gunakan sekarang seharusnya adalah Roh Udara. ”

Chu Qing-Yan mengerjapkan matanya dan dengan sungguh-sungguh bertanya. “Aku tahu Roh Udara. Aku baru melihatnya tahun ini. Tubuh ayahku memiliki penyakit yang aneh, tetapi dia tidak bisa mengatakan penyakitnya dan merekomendasikan agar kami datang menemui Anda. Sayang sekali saat itu Anda tidak ada di sini, setelah dia membawa kami ke sini, ia menghilang. Bahkan sekarang kita masih belum bisa menemukannya! ”

“Oh?”kata  Cheng Yan-Luo, langsung menarik hati Chu Qing-Yan sampai dia takut setengah mati, takut dia akan menyuruh mereka untuk keluar saat berikutnya dia berbicara.

“Ternyata ada penyakit yang bahkan dia tidak bisa obati. Benar-benar menyia-nyiakan gelar kakak senior pertama ketika dia belajar di sekte ini. Sekarang dia telah meninggalkan sekte, mengabaikan studinya, dia benar-benar telah mencoreng reputasi kita! ”Cheng Yan-Luo mengejek.

“Keahlian medisnya tidak sebaik keahlianmu. Mungkin dia terlalu malu untuk melihat orang-orang itu sebabnya dia tidak kembali ke sekte gurunya. “Chu Qing-Yan sangat hati-hati dan dengan sungguh-sungguh setuju. Lalu dia bertanya. “Lalu, apakah Kak Yan-Luo akan membantu memeriksa cedera sepupuku?”

Mendengar ini, Cheng Yan-Luo melihat Roh Api dan yang lainnya berdiri di lobi, lalu mengejek untuk mengatakan. “Mengapa aku memiliki perasaan bahwa jika aku tidak memeriksa cedera sepupu Anda, mereka akan membakar pusat medis ini? Aku Cheng Yan-Luo bisa menerima segalanya tetapi tidak akan menerima ancaman! “

LAC 271. Tidak bisa menyerah pada satu-satunya cahaya
LAC 273. Kebencian dan dendam

Leave a Reply

Your email address will not be published.