KSKW 55.1 Ini Bisa Menjadi Berbahaya (1)

Featured Image

“Aku baru saja ingat bahwa ada beberapa dokumen mendesak yang harus aku selesaikan. Aku akan kembali ke ruangan ku dan menyelesaikannya.”

“Baiklah. jangan bekerja terlalu keras, kakak.”

Elena dengan cepat kembali ke ruangan nya. Tidak ada jaminan bahwa Carlisle akan muncul pada pembukaan perayaan Jembatan Bunga berdasarkan cerita Mirabelle. Hal yang tepat untuk dilakukan adalah untuk memastikan nya dengan Kuhn. Dengan adanya kemungkinan terancam nya keselamatan Carlisle, Elena mengikat beberapa saputangan merah pada jendela nya bukannya yang biasa.

Sebagai peringatan, dia mengingatkan dirinya sendiri tempat dimana dia menyembunyikan armor hitamnya kalau kalau dia membutuhkannya. Dia telah berusaha keras untuk membawa itu bersamanya sejauh ini tanpa ditemukan. Untungnya, armor itu sangat berat dan keras sehingga disimpan secara terpisah dari tempat penyimpanan pakaian, atau yang lain, Tilda mungkin telah menemukannya saat dia merusak gaun dansa nya. Elena beruntung untuk menghindari situasi itu. Akan menjadi kabar buruk jika orang yang berada di belakang Tilda mendengar bahwa Elena memiliki baju besi yang aneh.

Elena melangkah dengan gugup ke jendela, berharap agar Kuhn cepat datang. Dia sangat takut Carlisle akan berada dalam bahaya lagi. Dia seharusnya tidak hidup, dan dia khawatir jika bayangan kematian akan mencoba menyerang dia lagi. 

Sama seperti keluarganya.

‘…Tidak.” 

Mirabelle, Derek, dan Ayah. Dia membutuhkan Carlisle untuk mencegah kematian mereka dan melindungi keluarganya. Sejauh ini dia memiliki kontrak pernikahan untuk menghadapi Paveluc, tapi jika Carlisle mati dia akan kembali ke titik awal lagi. Dia tidak mampu untuk kembali saat ini adalah kesempatan terbaiknya. Dia akan melindungi Carlisle dengan cara apapun yang memungkinkan.

Bahkan jika takdir atau Dewa berdiri menghalangi jalan nya, dia tidak akan membiarkan apapun mengancam nyawa Carlisle.

*

*

*

Untungnya tidak butuh waktu lama bagi Kuhn untuk tiba. Mungkin dia menyadari keadaannya yang mendesak melalui banyaknya sapu tangan merah yang dia gantung.

Untuk pertama kalinya Elena merasa senang untuk melihat wajah tanpa ekspresi pria ini.

“Mengapa kamu harus–”

“Apakah pangeran memiliki rencana untuk menghadiri Festival Jembatan Bunga?”

Elena dengan cepat memotong perkataan Kuhn. Dia berpikir untuk sementara waktu, lalu mengangguk.

“Ya, ada.”

“…Apakah kamu yakin?”

“Aku yakin. Aku ingat pernah mendengar tentang ini beberapa waktu yang lalu. Apa masalahnya?”

Dia tidak dapat membantu tetapi memperhatikan ekspresi Elena gelap Elena.

Elena dengan putus asa berharap itu tidak benar, tetapi sekarang terdapat kesempatan yang besar bahwa Carlisle akan terlibat dengan kejadian itu. Hanya terdapat satu cara. Dia harus mencegah dia berpartisipasi entah bagaimana.

“Antar pesan ini kepada Yang Mulia. Beritahu dia untuk membatalkan rencananya.”

“…Apa?”

Kuhn bertanya kepadanya sebelum dia dapat menghentikan dirinya sendiri. Itu terlalu mengejutkan untuk didengar.

“Aku berkata bahwa Jembatan Bunga dibangun dengan buruk. Tolong beritahu dia untuk tidak pergi. Itu akan terlalu berbahaya.”

Kuhn melihat Elena dengan tidak percaya. Lalu dia dengan berhati-hati berkata kepadanya lagi.

“Apakah kamu serius?”

“Apakah kamu berpikir aku akan mengatakan hal seperti ini sebagai lelucon?”

Kuhn tetap melihat Elena dengan penuh keraguan terlepas dari ekspresi suram Elena, tetapi dia hanya mengangguk.

“Jika kamu berkata seperti itu, aku akan menyampaikannya. Tetapi aku tidak dapat mengatakan apa yang akan dilakukan Jenderal.”

“Hanya antarkan pesan kepadanya secepatnya. Dan beri tahu aku segera.”

“…Aku mengerti.”

Kuhn tidak mengerti alasan Elena, tetapi dia tidak menanyakan apapun lagi tentang apa yang dia katakan. Elena tidak menganiaya dia. Dia tidak perlu menjelaskan semua hal yang dia katakan.

“Aku akan pergi.”

Kuhn menundukkan kepalanya seperti biasa, lalu bergerak untuk memanjat keluar melalui jendela. Dia tidak dapat membantu tetapi menghentikannya lagi karena kecemasan nya.

“Secepatnya, tolong.”

“Ya, Nonaku.”

Segera setelah dia selesai berbicara, Kuhn menghilang melalui jendela. Setelah melalui beberapa pengalaman dengannya, Elena yakin dengan kemampuannya dan yakin dia akan membawa jawaban segera.

Itu adalah jalan yang paling aman. 

*

Waktu merayap hingga sore hari. Sudah terdapat cahaya merah di ujung langit, menandakan turunnya matahari. Elena duduk diam di ruangan saat dia menunggu Kuhn. Setelah itu.

Tak!

Tangan seseorang membuka jendela, yang telah dia biarkan setengah terbuka untuk membuat akses yang lebih mudah. Dengan satu gerakan cepat, Kuhn mendarat dengan ringan ke dalam ruangan. Dia telah tiba dalam waktu yang singkat, seperti yang Elena minta, namun, meskipun begitu, baginya waktu telah menjadi sangat lama. Namun, dia tidak dapat memprotes saat dia tidak mengetahui lokasi Carlisle.

Segera setelah melihat Kuhn, Elena tidak mampu bersabar untuk menunggu lebih lama lagi dan bergegas ke arah nya.

“Apa yang dia katakan?”

“Dia mengatakan bahwa ini adalah acara yang diatur oleh istana kekaisaran dan tidak dapat dilewatkan. Tetapi dia akan mendengarkan nasihat anda dan pulang dengan selamat, jadi jangan khawatir.”

“….”

“…Nonaku?”

Elena diam selama beberapa saat, dan Kuhn mengulangi namanya lagi. Setelah berpikir untuk sesaat, Elena membalas dengan tenang.

“…Aku mengerti.”

“Apakah kamu yakin?”

“Jika itu tidak dapat dihindari, lalu tidak ada yang bisa kulakukan tentang hal itu.”

“Tidak, saya kira tidak…”

Kuhn tertinggal, tidak tahu harus berkata apa. Elena menatapnya dengan mata bertanya.

“Apakah ada sesuatu yang salah dengan wajah ku?”

“…Kamu telah berubah sedikit. Seperti kamu akan pergi ke pertempuran.”

Elena tersenyum pada pengamatan tajam Kuhn.

’’Tentu saja tidak.”

Dia berjalan lurus ke arah meja kerjanya dan menuliskan beberapa kata pada selembar kertas putih, lalu meletakkannya di sebuah amplop dan menyegel nya dengan lambang Blaise. Elena berdiri dan menyerahkan amplop itu kepada Kuhn.

“Aku minta maaf karena telah membuat mu sibuk, tetapi tolong berikan ini kepada pangeran.”

“Kamu ingin aku memberikan ini kepadanya?”

“Ya.”

“Baiklah.”

Kuhn dengan hati-hati mengambil amplop tersebut, penasaran dengan perubahan sikap Elena yang tiba-tiba. 

Saat Kuhn akan pergi untuk menjalankan tugas barunya, Elena menghentikannya sekali lagi.

“Kapan pangeran akan menghadiri festival tersebut?”

“Jam sembilan malam ini.”

“Terima kasih telah memberitahu ku.”

“Ya.”

Setelah menyaksikan kepergian Kuhn, Elena kembali ke ruangan nya. 

Pada awalnya, cara terbaik untuk menjaga Carlisle tetap aman adalah bukan dengan tidak membiarkannya dekat dengan bahaya. Akan lebih baik untuk memotong masalah sejak awal, tetapi itu kalau tidak ada alternatif lain. Itulah yang sedang Elena lakukan sekarang. Dia tidak akan dapat beristirahat dengan tenang kecuali dia sendiri yang menjaga Carlisle tetap aman.

Dia melangkah menuju tempat dimana dia menyembunyikan baju besi nya. Sekali lagi, ini adalah waktunya untuk menyamar.

Table Of Content

KSKW 54 …I’ve Fallen (2)
KSKW 56. Ini Bisa Menjadi Berbahaya (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.