Bonus resep 2

Featured Image

Steak Hamburg

 Pernah tidak, merasakan otak sedang tidak mau diajak bekerja sama?? Disaat pekerjaan sedang menumpuk, deadline sudah dekat, tapi kok pikiran tidak bisa konsentrasi dan fokus untuk menyelesaikan pekerjaan?

Saya pernah, dan cukup sering terjadi pada beberapa waktu ini. Entah karena kurang tidur, mood swing (Ed: Mood swing adalah kondisi mood yang berubah-ubah, dari mood yang bagus menjadi jelek atau sebaliknya, dalam waktu yang singkat), atau karena memang sedang malas saja! (mungkin ini yg paling betul, ya). Rasanya malas membaca laporan dan catatan, maunya tidur bergulung selimut dan bermimpi bahwa semua pekerjaan tersebut akan segera selesai. Apa daya, semua hanya mimpi dan tetap saja pekerjaan yang menumpuk semua harus segera diselesaikan jika tidak mau kena peringatan.

Karena itu, saya paksakan diri untuk mulai konsentrasi dan segera berkutat dengan pekerjaan. Mulai dari yang paling ringan sampai ke yang paling rumit, semua harus selesai tepat pada waktunya. Diiringi dengan sakit kepala yang mendera dan mata yang dipaksa melotot, harus semangat supaya semua selesai tepat waktu.

Balik ke resep yang sekarang, Hamburg steak ini di Jepang terkenal dengan nama Hambagu. Bisa dikatakan sebagai salah satu bento (Ed: bento=bekal) makan siang. Meskipun tidak jelas juga kapan makanan ini diperkenalkan, namun bisa diasumsikan datang dari Steak Salisbury Amerika, yang asal namanya muncul dari seorang investor bernama Dr.J.H.Salisbury.  

(Ed: Sebenarnya Hambagu ini berasal dari Steak Hamburg yang kemudian menjadi hamberger/burger. Perbedaan antara salisbury dan hambagu adalah pengolahan dagingnya. Salisbury menggunakan daging giling/tumbuk, sedangkan hambagu dagingnya dicincang halus)

Salisbury steak ini sangat halus, lembut, dan banyak rasa. Dibalut dengan saus bercita rasa manis sedikit masam, membuat makanan ini menjadi sempurna jika dinikmati pada saat makan malam sehari-hari atau jika masih ada kelebihan, dapat dijadikan bento makan siang.

Hamburg steak ini lebih tebal dari steak Salisbury (seperti burger restaurant) dan diisi dengan bawang dan bawang putih, dibumbui dengan kecap dan saus. Sausnya dibuat dari campuran wine merah dengan saus tomat dan saus tonkatsu (Ed: Saus tonkatsu biasa digunakan untuk makanan yang dibalut tepung roti lalu di-deepfry/digoreng garing atau disebut dengan katsu. Pada dasarnya saus ini adalah modifikasi dari worcestershire yang ditambahkan sayur dan buah buahan sehingga rasanya lebih mellow/halus) Memberikan setiap potongan Hambagu ini lapisan manis yang lezat dan dapat memberikan keseimbangan rasa yang kaya pada setiap potongan daging yang meleleh di dalam mulut..(hmm…yummy)

Bahan-bahan :

1 butir telur ukuran besar

1 buah bawang bombay dipotong kotak kotak kecil

1 siung bawang putih ukuran besar, cincang halus

450 gram daging sapi cincang

170 gram tahu sutra

1 cup tepung panko/tepung roti

2 sdm saus tomat

1 sdm saus tiram

1 sdm daun parsley/peterseli dicincang halus

1 sdm kecap manis

1/4 sdt lada hitam bubuk

Bahan saus :

1/2 cup wine merah (bisa di skip saja jika tidak ada)

1/4 cup saus tomat

1/4 cup air

2 sdm saus tonkatsu (saus inggris juga bisa)

1 sdm Demi-glace (optional) – saus coklat kental untuk bahan dasar saus BBQ

Steps

  1. Tuang 1 sdm minyak kedalam kuali, masukkan separuh dari potongan bawang bombay dan seluruh bawang putih. Masak hingga berkaramel dan warnanya kecoklatan. Angkat, biarkan dalam suhu ruangan.
  2. Aduk bersama, daging cincang, tahu, tumisan bawang, tepung panko, telur, 2 sdm saus tomat, saus tiram, parsley, kecap manis dan lada hitam dalam 1 mangkok besar. Kenakan sarung tangan yang aman untuk makanan, aduk adonan daging di dalam mangkok hingga tercampur rata.
  3. Tambah sedikit minyak kedalam wajan penggorengan sisa menggoreng bawang tadi. Gunakan api sedang. Goreng adonan patty (Ed: adonan steak), perlahan hingga matang. Biasanya dengan ketebalan 1 inci, akan menghasilkan 8 buah patty.
  4. Goreng hingga adonan daging berwarna kecoklatan pada 1 sisi, kemudian balik perlahan ke sisi satu lagi dengan menggunakan spatula. Kecuali kamu menggunakan pan berukuran besar, sehingga bisa menggoreng sekali banyak. Setelah matang, pindahkan ke atas piring. Jangan khawatir, jika masih dirasa kurang matang, karena daging akan dimasak lagi dalam saus.
  5. Setelah semua patty selesai digoreng, keringkan sisa minyak, pan jangan dicuci dulu (karena sisa-sisa gorengan yang akan memberikan rasa tambahan kedalam saus). Tuang red wine dan didihkan sampai menyusut hingga kira-kira setengahnya. Tambahkan saus tomat, air, saus tonkatsu dan demi-glace, aduk hingga merata.
  6. Letakkan kembali daging patty tadi ke dalam wajan, siram-siram dengan saus dan masak kira-kira selama 7 menit. Balik, masak lagi selama 3 menit untuk mengentalkan sausnya sedikit. Angkat, sajikan dengan nasi, pasta atau kentang rebus.

Note  translator : Sedikit lebih ribet, tapi ini enak sekali…..XOXOXO

Note Editor: Kalau masak ini, disarankan pakai wajan datar, supaya adonan patty nya bisa mateng merata. Minyak sisa manggang patty juga sangat penting, selain menambah rasa di saus, minyak yang juga mengandung lemak dari patty bisa menghubungkan rasa antara saus dan steak, jadi pas makan, kita nggak ngerasa aneh karena antara saus dan steak rasanya nggak nyambung. Selamat mencoba~

 

 

KPTB 4. Kreasi Steak Hamburger [2]
KPTB 5. Pemahaman Mengenai Ikan Mackerel Goreng Tepung [1]

One thought on “Bonus resep 2”

Leave a Reply

Your email address will not be published.