KPKM: Chapter 133 (Part 1): Chang ZaiQing

Featured Image

Chapter ini diterjemahkan oleh Kak Amal ( pengembara_cinta )

Editor: Kak Nadita | Proofreader: Kak Glenn

.

.

Sejak Shen Xin beserta keluarga kembali ke ibukota dan membeli rumah baru, ini adalah pertama kalinya seseorang berkunjung. Luo XueYan duduk di aula dan sedang berbicara dengan seorang gadis.

Ketika Shen Miao tiba, Luo XueYan sedang minum teh dengan wanita itu. Tidak tahu apa yang mereka bicarakan, tetapi Luo Xue Yan tampaknya sangat bahagia. Mereka berdua terlihat bersenang-senang bersama hingga tidak memperhatikan Shen Miao masuk.

Luo Tan yang duduk di samping mengambil makanan ringan dan dengan hangat menyambut Shen Miao ketika dia melihatnya, “BiaoMei, ini adalah makanan ringan yang baru saja dipanggang. Ada tambahan susu di dalamnya, apa kamu ingin mencoba?”

Shen Miao tersenyum dan menggelengkan kepalanya lalu berjalan ke sisi Luo XueYan. Tatapannya mendarat pada gadis itu sambil bertanya, “Ibu, dia?”

Perempuan itu dengan cepat berdiri. Dia mengenakan jubah hijau dan tidak banyak memakai perhiasan, hanya jepit rambut dari kayu yang dengan longgar diikat di rambutnya dan gelang perak di pergelangan tangannya. Ini bisa dianggap sebagai pakaian yang agak lusuh, tetapi perempuan ini memiliki aura terpelajar yang samar. Meskipun penampilannya dapat dianggap keindahan yang lemah lembut, ada jenis keanggunan yang membuatnya tidak dapat diremehkan dan terasa menyenangkan mata.

“Ini adalah putri dari penolong ZhuFu-mu (alias Kakek), namanya Chang ZaiQing. JiaoJiao mungkin belum pernah melihat dia sebelumnya.” Luo XueYan tersenyum, “Saudari Qing, ini adalah Nona kediaman kami, JiaoJiao.”

Shen Miao tersenyum lembut dan menyapanya, “Qing Yi (alias Bibi Qing).”

Luo XueYan menarik Chang ZaiQing untuk duduk lagi dan membiarkan Shen Miao duduk di sampingnya sebelum berbicara sambil tersenyum, “Apa itu Qing Yi? Adik Qing terlihat sangat muda, jika kamu memanggilnya Qing Yi akan terlihat terlalu tua . Jika Adik Qing tidak berbicara tentang usianya, aku akan berpikir bahwa dia hanya sedikit lebih tua dari JiaoJiao. Bahkan jika kamu keluar seperti ini, tidak akan ada orang yang merasa tidak pantas jika JiaoJiao memanggilmu kakak.”

Furen jangan mengolok saya.” Kata Chang ZaiQing sambil tersenyum.

Luo Tan tersenyum dan memandang Shen Miao, “BiaoMei, Qing Yi telah pindah ke ibu kota Ding, di masa depan mungkin akan sering datang ke kediaman sebagai tamu. Aku dengar dia menyukai catur dan buku, mungkin kamu akan memiliki teman bermain kelak.”

Shen Miao tersenyum. Luo Tan selalu menjadi orang yang jujur dan mungkin semua orang di keluarga Luo memang setulus ini, seperti Luo XueYan dan Luo Tan yang memperlakukan orang lain dengan antusias. Ketika Shen Miao memandang ke atas untuk melihat Chang ZaiQing, meskipun dia adalah putri penolong ZhuFu, tapi bukan hal yang mudah untuk menyenangkan Luo XueYan. Terutama karena keluarga Luo adalah komandan militer dan mereka yang berada di militer tidak akan berhadapan muka dengan para pelajar. Luo XueYan dan Luo Tan akan lebih jujur dan tidak sabar dengan mereka yang menikmati kata-kata mewah. Tetapi dalam waktu kurang dari setengah hari, Luo XueYan dan Chang ZaiQing telah akrab satu sama lain dan sepertinya dia benar-benar menyukai Chang ZaiQing. Tatapan Shen Miao agak dingin.

Melihat Shen Miao tidak berbicara, Luo XueYan menarik tangan Shen Miao dan berkata, “Mengapa tangan JiaoJiao sedingin ini? Akhir-akhir ini dingin di luar, jangan sampai terkena flu.”

Jing Zhe dan Gu Yu yang berada di belakang dengan tidak nyaman menundukkan kepala mereka. Setelah Shen Miao kembali ke kediaman, dirinya berganti pakaian lalu menghabiskan sup jahe, saat mendengar ada tamu Shen Miao datang dengan tergesa tanpa beristirahat dengan baik. Luo XueYan tidak menyadari bahwa Shen Miao mengalami kecelakaan di kediaman Putri Ming An hari ini sehingga mereka berdua merasa bersalah tentang hal itu.

“Kita baru saja memasuki musim dingin, jadi tentu saja dia kedinginan. Ada kantung berisi ramuan obat di kota asalku yang akan mengusir dingin dan saat beristirahat pada malam hari kantung itu bisa digantung di kepala tempat tidur sehingga akan terasa hangat keesokan harinya. Jika nona kelima tidak keberatan, aku akan membuat beberapa dan mengirimkannya kemari.” Chang ZaiQing tersenyum ketika dia berbicara.

“Adik Qing bahkan dapat melakukan hal-hal seperti itu.” Luo Xue
Yan tersenyum, “Orang-orang selalu berkata bahwa wanita provinsi Liu itu tangkas, tapi aku belum pernah menyaksikannya secara langsung sebelumnya. Sekarang melihat Adik Qing, aku jadi tahu tentang kebenaran berita itu. Berbeda dengan nona-nona di kediaman kami.” Dia melirik Luo Tan dan Shen Miao dan pura-pura menghela nafas tanpa daya, “Jangankan menyebut kantung ramuan, mereka bahkan tidak tahu cara menyulam saputangan.”

Shen Miao tidak pernah suka melakukan pekerjaan menjahit karena menurutnya hanya buang-buang waktu, apalagi Luo Tan jelas memiliki sifat laki-laki. Mulut Luo Tan berkedut, “GuFu, jangan menyebutkan tentang aku atau BiaoMei, bukankah kamu juga aama?”

Luo XueYan kehilangan kata-kata dan menatap tajam pada Luo Tan.

“Qing Yi berasal dari provinsi Liu?” Shen Miao memiringkan kepalanya untuk menatap Qing Qi dan bertanya dengan senyum lembut, “Provinsi Liu tidak dekat dengan ibu kota Ding, jadi untuk apa datang ke ibu kota Ding?”

Chang ZaiQing segera menunjukkan ekspresi canggung di wajahnya dan Luo XueYan dengan cepat mengubah topik pembicaraan, “Tidak ada masalah, hanya datang ke ibukota Ding untuk bermain selama beberapa hari.”

Shen Miao tersenyum, “Lalu di mana Qing Yi menetap?”

Chang ZaiQing tersenyum, “Aku sekarang tinggal di kediaman Shen.”

Shen Miao dengan ringan berbicara, “Oh, jadi ada yang tinggal di tempat ZhuMu.” Dia berkata, “Karena ayah Qing Yi adalah penolong ZhuFu, maka ZhuMu akan merawat Qing Yi dengan baik. Ini melegakan.”

Meskipun Luo XueYan merasa bahwa dengan temperamen Nyonya Besar Shen, dia tidak akan terlalu memperhatikan Chang ZaiQing, begitu Shen Miao mengucapkan kata-katanya, terasa sangat menenangkan hati Luo XueYan. Dia berkata, “Ini benar.”

Senyum Chang ZaiQing sedikit menegang. Tetapi dia mendengar Shen Miao berbicara lagi, “Karena Qing Yi berasal dari provinsi Liu, saya mendengar sangat menyenangkan untuk bermain di sana, sayang sekali saya belum pernah ke sana sebelumnya. Namun ketika saya berada di Guang Wen Tang, ada teman sekelas yang kampung halamannya juga di provinsi Liu, tidak yakin apakah Anda juga mengenal mereka.”

“Keluarga Chang adalah keluarga kecil.” Chang ZaiQing menundukkan kepalanya dan berkata, “Aku takut teman sekelas nona kelima tidak akan tahu keluarga Chang.”

“Tidak peduli seberapa kecil keluarga Chang, orang luar biasa seperti Qi Yi, tidak mungkin tidak terlihat maupun tidak dikenal.” Shen Miao tersenyum penuh arti, “Namun, dengan Qing Yi datang ke ibu kota Ding, mengapa suami Qing Yi tidak ikut?”

Ekspresi Chang ZaiQing menjadi lebih canggung dan Luo XueYan tertawa, “JiaoJiao, kamu lebih baik tidak mengatakan omong kosong. Adik Qing masih seorang gadis.”

Shen Miao terkejut sesaat dan memandang Chang ZaiQing sambil bertanya, “Tidak yakin berapa umur Qing Yi pada tahun ini?”

Untuk menjadi gadis pada umurnya, bahkan jika usia Chang ZaiQing muda, memang agak tidak masuk akal. Bahkan Luo Tan, yang memiliki otak tebal juga berhenti makan kue dan memandang Shen Miao dengan aneh. Shen Miao adalah orang yang tahu aturan pada hari-hari biasa dan etiketnya adalah yang paling tepat, jadi mengapa dia mengatakan kata-kata kasar seperti itu hari ini?

Namun Chang ZaiQing berbicara dengan tenang tanpa jejak kecanggungan, “Tahun ini saya dua puluh enam.”

Shen Miao membelalakkan matanya pada waktu yang tepat dan tampak menutupi tawanya, “Jika Qing Yi tidak membicarakannya, saya pikir anda hanya lebih tua sepuluh tahun. Benar-benar membuat orang iri.” Meskipun dia mengatakan ini, matanya yang mengukur Chang ZaiQing agak berarti, terasa tidak ada kejahatan tetapi juga tidak ada kebahagiaan.

Chang ZaiQing tersenyum lembut dan tidak berbicara sementara Luo XueYan tertawa, “Adik Qing sangat baik, jadi aku tidak khawatir kamu tidak dapat menemukan suami yang baik. Aku tidak tahu tentang laki-laki di provinsi Liu, tetapi ada beberapa pria luar biasa di ibukota Ding. Jika Adik Qing tinggal di sini lebih lama, kamu mungkin akan bertemu orang yang tulus.”

Chang ZaiQing dengan cepat melambaikan tangannya dan menyuruh Luo XueYan untuk tidak mengolok-oloknya. Setelah berbicara sebentar, melihat bahwa langit berangsur-angsur menjadi lebih gelap, Shen Xin, Shen Qiu dan Luo Ling akan kembali dari Pengadilan, Chang ZaiQing bangkit untuk mengucapkan selamat tinggal. Luo XueYan mendesak untuk tetap tinggal, “Tuan, Qiu-er dan Ling-er akan segera kembali, mengapa tidak makan sebelum pergi. Jika tuan melihatmu, dia pasti akan sangat bahagia.”

“Tidak perlu.” Chang Zai Qing tersenyum sedikit, “Tidak akan mudah untuk berjalan pulang ketika langit gelap. Kehendak niat baik Kakak, ZaiQing menghargainya. Di masa depan, aku akan datang berkunjung lagi. Adapun hari ini, biarlah saya pulang, karena sudah agak larut.”

Luo XueYan melihat keluar dan memang malam sudah dekat, jadi dia mengambil tangannya, “Kalau begitu aku tidak akan menahanmu untuk menghindarimu tergelincir karena langit gelap. Hanya saja aku merasakan keakraban pada pandangan pertama dan sangat bahagia. Di masa depan kamu harus datang lagi. Sangat menarik untuk berbicara denganmu dan aku sudah lama tidak bertemu dengan orang-orang sepertimu.”

Chang ZaiQing tersenyum, “Saya tidak berani menolak kasih sayang Furen, dan menganggapnya sebagai bentuk penghormatan yang tulus.”

Luo XueYan menginstruksikan orang-orang menyiapkan kereta kuda untuk Chang ZaiQing sementara Shen Miao dan Luo Tan mengikuti di belakang. Luo Tan menghela nafas, “Meskipun Qing Qi berasal dari keluarga kecil di provinsi Liu, etiketnya lebih baik daripada yang ada di Istana. Dengan kepribadian yang hangat dan baik, aku tidak berpikir bahwa dia tidak akan menikah pada usia seperti itu. Tidak tahu siapa yang akan beruntung menikahinya di masa depan.”

Shen Miao tidak mengatakan apa-apa saat dia menyaksikan sosok Chang ZaiQing. Ketika Luo Tan melihatnya dia tiba-tiba berbisik ke telinga Shen Miao, “BiaoMei, apa kamu tidak menyukai Qing Yi ini?”

Shen Miao secara tak terduga terkejut karena dirinya tidak menyangka Luo Tan dengan otak yang begitu bebal dapat melihat ketidaksukaannya, jadi Shen Miao mengangkat alisnya, “Dia tidak memiliki perasaan buruk kepadaku, mengapa aku tidak menyukainya?”

“Ai. Orang lain tidak bisa melihat tetapi aku bisa melihatnya dengan jelas.” Luo Tan dengan bangga berkata, “Kamu adalah orang yang memperlakukan semua orang dengan baik di permukaan tetapi pikiranmu sangat samar. Tetapi hari ini kamu bertanya banyak hal kepada Qing Yi, terlebih lagi ada beberapa aspek kasar di dalamnya. Kamu bukan orang yang akan membuat kesalahan semacam ini sehingga jelas bahwa itu dilakukan dengan sengaja. Dan caramu memandangnya terasa aneh, tidak seperti bagaimana kamu melihat orang lain.”

Shen Miao tertawa terbahak-bahak, “Kamu benar-benar berpikir terlalu banyak.”

“Aku tidak berkhayal. Kamu jelas seperti ini.” Luo Tan menambahkan, “Namun, meskipun Qing Yi ini baik dan begitu dia datang dia bisa membuat GuFu begitu bahagia dan bahkan tampak begitu tulus dan cerah, aku selalu merasa ada yang salah.”

“Apa yang salah?” Tanya Shen Miao.

“Pikirkan tentang hal ini, ayah Qing Yi adalah bawahan dan penolong Jenderal Shen, jadi dia harus menjadi komandan yang gagah berani. Dengan ayah yang singa, seorang anak perempuan tidak akan menjadi seekor anjing. Bahkan kamu yang selalu terlihat lembut, memiliki tulang yang sama dengan GuFu, sangat gagah dan tidak takut pada TuJue sama sekali. Tapi Qing Yi ini memiliki temperamen yang terlalu lembut. Meskipun dia juga jujur dan terlihat tidak malu-malu, mengapa tidak ada aroma keluarga militer?”

Shen Miao mencibir. Tidak ada udara militer? Salah. Chang ZaiQing adalah wanita yang paling mirip dengan seseorang dari garis keturunan militer. Pelajarannya tentang strategi dan taktik militer berada pada titik kesempurnaan dan dia bisa maju sedikit demi sedikit dan membudidayakan dirinya di setiap langkah. Orang lain tidak bisa melihat kecenderungan jahat dari Chang ZaiQing karena kemampuan aktingnya sangat sempurna.

Shen Miao memandang Luo Tan dan tidak memperbaiki pandangan Luo Tan tentang gagah berani dan hanya berkata, “Siapa yang mengatakan bahwa keluarga militer harus berani? Qing Yi tumbuh di provinsi Liu, mungkin Chang Furen berasal dari keluarga terpelajar dan Qing Yi mengikuti temperamen ibunya.”

Bibir Luo Tan berkedut, “Mungkin begitu. Sebenarnya aku cukup menyukainya. Tetapi jika kamu tidak menyukainya, maka aku juga tidak akan menyukainya. Aku selalu bersamamu.”

Shen Miao berkata, “Terima kasih banyak.”

“Tapi mengapa kamu tidak menyukainya?” Luo Tan bertanya dengan rasa ingin tahu, “Cemburu bahwa dia tahu lebih banyak darimu?”

Shen Miao melirik Chang ZaiQing yang sedang dibantu naik ke kereta kuda oleh Luo XueYan, jejak niat dingin terlintas di matanya, “Di mana ada hal-hal seperti itu? Aku tidak sabar bertemu orang yang pintar seperti dia.”

Table Of Content

KPKM: Chapter 132 (Part 2): Pangeran Ini Menolongmu
KPKM: Chapter 133 (Part 2): Chang ZaiQing

Leave a Reply

Your email address will not be published.