KMM 91. Dia Bangkit

Featured Image

Balapannya diadakan di Sirkuit Internasioanl Jintian yang berlokasi di ibu kota.

Sirkuit Internasional Jintian mencangkup area seluas 770 mu, dengan jalur F3, off-road, dan  go – kart , area uji coba dan yang berhubungan dengan fasilitas olahraga. Balapan ini bertempat di jalur F3.

(TN : mu – area unit luas yang setara dengan seperlima dari satu hektar)

Total panjang  jalur internasioanl F3 adalah 2,4 kilometer. Permukaan jalannya yang paling sempit 12 meter, dan yang paling lebar 20 meter. Kecepatan tertinggi yang di rancang adalah Kecepatan tertinggi yang dirancang adalah 180 km / jam, dengan kecepatan rata-rata 120 km / jam. Jalur itu bisa menampung 25 mobil pada saat bersamaan. Memiliki 16 sudut, 14 poin wasit, 12 posisi kamera, dan sebanyak 4 sudut berturut-turut. Jalurnya mendebarkan dan menantang.

Total jarak perlombaan sekitar 12 kilometer, yaitu, mereka harus mengendarai mobil mereka sebanyak lima putaran di sekitar jalur balap F3. Ada total 16 pembalab di final, dan pada titik awal, 16 mobil balap dengan warna berbeda diparkir bersama.

Gu Kai menatap kea rah Shen Qinglan yang berdiri di samping mobil, wajahnya sehitam pantat panci.

“Gu Yang, bagaimana bisa kau membiarkan Kakak Ipar naik kesana?”

“Apa yang bisa aku lakukan? Ketika aku tidak memperhatikan, dia mengambil kontrak dan bolpoin dan menandatanganinya. Aku tidak punya waktu untuk menolak bahkan jika aku menginginkannya.” Gu Yang juga sangat dirugikan.

Sekarang sudah sangat terlambat untuk mengatakan apapun. Gu Kai hanya dapat berharap bahwa Shen Qinglan pernah balapan sebelumnya:

“ Kakak Ipar pernah balapan sebelumnya?”

Gu Yang menggelengkan kepalanya.

“Kau tidak tahu atau dia tidak pernah balapan?” Suara Gu Kai sangat rendah. Tuhan tau betapa gilanya dia sekarang.

“Tidak” Kata Gu Yang dengan wajah sedih

Hati Gu Kai tenggelam. Orang yang tidak pernah mengendarai mobil balap telah pergi ke jalur balap.

Sekarang, dia sama sekali tidak peduli  menang atau kalah. Semua yang dia inginkan hanya Shen Qinglan kembali dengan aman.

Kebanyakan pesertanya adalah laki-laki, Shen Qinglan adalah satu-satunya wanita.

Tidak seperti pengemudi lain yang memakai setelan balap professional, Shen Qinglan masih memakai baju kasual yang dia pakai tadi  saat dia tiba, yang mana terlihat salah tempat.

Shen Qinglan sangat terlihat salah tempat ketika menjadi fokus para penonton. Semua mata penonton pda dasarnya menatap Shen Qinglan, tidak hanya karena dia berbeda karena pakaian maupun jenis kelamin, tapi juga karena wajahnya yang tidak familiar.

Mereka yang sampai pada babak final biasanya sudah pernah balapan dari ronde persiapan, pada dasarnya tidak ada perubahan pemain di tengah permainan.  Shen Qinglan belum pernah muncul sebelumnya.

“Cantik, tidak terlalu terlambat untuk mengaku kalah. Kalau kau melakukannya sekarang, kau akan menjadi milikku, dan taruhan 50 juta itu akan menjadi milikmu. Bagaimana?” Ruang kemudi Lin Hao berada di kiri Shen Qinglan. Dia menyenderkan badannya di mobilnya dengan wajah santai.

Dia tidak ingin menjadi nomor satu di perlombaan ini, dia hanya ingin menang melawan Gu Kai. Oh, sekarang karena Shen Qinglan.

Shen Qinglan tidak bergerak. Dia bahkan tidak melihat kea rah Lin Hao. Sudah hampir waktunya. Dia duduk di dalam mobil. Untuk pertama kalinya, Shen Qinglan mengecek kinerja mobil yang dinaikinya.

Setelah meninjau sejenak, mata Shen Qinglan puas.

“Siap—“ Suara wasit berteriak

Shen Qinglan meletakkan kakinya di pedal gas dan hanya mendengar siulan keras. Enam belas mobil menghilang seperti angin yang kuat, hanya meninggalkan jejak hitam.

Penonton bersorak luar biasa.

Gu Yang dan Gu Kai terus mengawasi mobil balap Shen Qinglan, dan segera, semua orang memperhatikan bahwa mobil Shen Qinglan adalah yang paling lambat dari semua mobil. Dia hanya menyamai kecepatan orang lain, tetapi mobil tercepat sudah didahului oleh 4 mobil.

Mobil balapnya sangat cepat, bahkan jika Shen Qinglan melaju dengan lambat, mobil itu masih melewati tikungan satu demi satu dalam sekejap mata. Itu tiba di salah satu sudut tikungan terus – menerus.

Gu Yang mengepalkan tangannya  karena gugup, dia mengeluarkan keringat halus dari dahinya dan menatap mobil Shen Qinglan tanpa berkedip. Tikungan terus menerus ini berbahaya, dan jika dia tidak hati-hati, dia bisa mati dalam kecelakaan mobil.

Meskipun Gu Kai tampak lebih tenang daripada Gu Yang, keringat di tangannya mengkhianati hatinya yang tegang saat ini.

Sebaliknya, wajah Shen Qinglan tidak berubah sejak dia masuk ke mobil. Wajahnya dingin.

Jika seseorang mengamati dengan seksama, mereka akan menemukan bahwa dari awal hingga akhir, Shen Qinglan mengikuti di belakang mobil Lin Hao. Jika Lin Hao mempercepat mobilnya, dia juga, dan jarak mobil Lin Hao dan mobil Shen Qinglan bahkan tidak akan berubah. Kontrol luar biasa ini benar-benar tidak konsisten dengan apa yang dia katakan sebelumnya tentang bagaimana dia belum pernah balapan sebelumnya.

Pada saat itu, mata penonton semua terfokus pada tiga mobil terdepan, sehingga mereka tidak memperhatikannya sama sekali. Gu Yang dan Gu Kai, yang hanya memperhatikannya, terlalu khawatir tentang keselamatannya.

Setelah secara resmi memasuki perlombaan, Lin Hao menyingkirkan sikap sinisnya, dan melaju dengan sepenuh hati, jadi dia tidak memperhatikan bahwa Shen Qinglan telah dekat di belakangnya.

Ketika dia sampai di belokan, Lin Hao tanpa sadar memperlambat kecepatannya, dan Shen Qinglan mengikutinya, memperlambat, dan melewati tikungan terus menerus dengan lancar. Gu Yang dan Gu Kai merasa lega. Untungnya, tidak ada yang terjadi.

Lap pertama diselesaikan oleh Shen Qinglan. Lap kedua dan lap ketiga sama. Keterampilan mengemudi Lin Hao bagus. Meskipun dia tidak berada di posisi tiga, dia berada di tengah, sekitar setengah putaran dari tiga mobil di depan.

Dia tidak mementingkan peringkatnya, dan semua yang dia inginkan adalah mengalahkan Shen Qinglan, jadi Lin Hao, yang jelas bisa menyalip di depan mobilnya, tidak melihat Shen Qinglan yang berada tepat di belakannya lewat kaca spion, jadi dia tidak terburu-buru. Dia melihat tanda untuk putaran keempat di depannya. Ada senyum puas di wajahnya. Saat lap terakhir berakhir, balapannya juga akan berakhir.

Di layar elektronik di area penonton, penyiar menyiarkan acara besar ini, dan suara-suara penonton naik satu demi satu. Gu Yang dan Gu Kai melihat bahwa Shen Qinglan dapat berputar empat kali tanpa kecelakaan. Mereka akhirnya bisa menghembuskan napas dengan lancar, dan hati mereka tidak lagi tegang. Mereka tidak lagi peduli dengan hasil perlombaan, Selama Shen Qinglan aman tidak apa-apa.

Sedangkan untuk masalah taruhan, uangnya akan diberikan. Jika Lin Hao berani menyentuh rambut Shen Qinglan, bajingan itu akan mati.

Keduanya menghela napas lega, sehingga mereka tidak melihat perubahan mendadak dalam permainan.

Ini adalah lap keempat. Selama kau bisa melewati kurva terus menerus terakhir, lap keempat akan hampir berakhir. Pada saat ini, Shen Qinglan, yang telah mengikuti Lin Hao, tiba-tiba mempercepat dan menginjak pedal gas ke maksimal.

Mobil terbang keluar seperti panah yang melesat dari tali busur, menyapu melewati sisi mobil Lin Hao; kedua mobil itu hampir bertabrakan.

Bayangan biru terlintas di mata Lin Hao. Dia sangat terkejut ketika tiba-tiba menemukan bahwa bayangan itu adalah Shen Qinglan yang dia pikir telah dia tinggalkan di belakang.

Wajahnya berubah secara dramatis. Dia akan mempercepat dan mengejar ketika dia tiba-tiba menyadari bahwa ada tikungan terus menerus di depan. Dengan kecepatan yang dicapai Shen Qinglan, dia mungkin akan menabrak pagar pembatas sembilan dari sepuluh persen, dan kemungkinan dia akan terbunuh dalam kecelakaan.

Dia menelan ludah, dan tersenyum. Sebuah lengkungan kejam muncul di sudut mulutnya. “Sayang sekali. Ini pertama kalinya aku melihat seseorang yang mau mati, dan terburu-buru.” dia berkata.


Thanks for waiting ^_^

Jangan lupa follow ig kami yha @translateindo

Tolong dimatikan addblock nya, untuk men-support para penerjemah kami ^_^

Feel free to give me saran dan kritik tentang terjemahan ini , Lya disini siap membenahi ^_^

-Thanks in Advance-

KMM 90. Apa-apaan?
KMM 92. Menang Mana Taruhannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.