KMM 61. Maaf Membuatmu Khawatir

Featured Image

Pada hari itu, Fu Hengyi dengan keras mendorong Mu Liancheng. Peluru yang seharusnya ditembakkan ke dada Mu Liancheng ditembak ke tubuh Fu Hengyi. Meskipun pengedar n*****a terbunuh dan para sandera diselamatkan, Fu Hengyi masih harus dioperasi.

Peluru itu terlalu dekat dengan jantung Fu Hengyi, dan rumah sakit setempat tidak memiliki kemampuan untuk melakukan operasi terebut. Oleh karena itu, Fu Hengyi dikirim ke rumah sakit tentara terdekat dalam semalam, setelah aliran darah dihentikan. Namun, bahkan para ahli tidak yakin bahwa operasi akan berhasil karena keterlambatan waktu perawatan. Jika operasi itu tidak berhasil, Fu Hengyi mungkin bisa …

Setelah sekelompok orang berdiskusi, mereka memutuskan untuk menelpon keluarga Fu Hengyi. Telepon itu tidak dijawab oleh Kakek Fu, tetapi seseorang yang mengaku sebagai istri Fu Hengyi. Mereka baru tahu bahwa Kapten mereka sudah menikah.

Shen Qinglan menerima panggilan telepon, menemukan alasan untuk meninggalkan keluarga Fu, dan bergegas. Sebagai satu-satunya cucu dari keluarga Fu, Fu Hengyi melakukan hal seperti itu. Pukulan itu akan menghancurkan Kakek Fu. Karena itu, demi tubuh kakek, Shen Qinglan tidak memberitahunya untuk saat ini.

Dia juga tidak bisa berpikir, kalau-kalau Fu Hengyi tidak selamat … apa yang akan dilakukan Kakek Fu jika dia tidak melihat cucunya untuk  terakhir kalinya?

Dari sudut pandang Shen Qinglan, sejak Fu Hengyi dapat mencapai posisinya saat ini di usia yang sangat muda, tentu ada banyak bahaya yang sudah dia alami. Dia mempunyai hidup oyang keras, jadi dia tidak akan mati dengan mudah.

Namun, Mu Liancheng dan yang lainnya yang menunggu di Rumah Sakit tidak bisa mempercayainya ketika mereka melihat siapa yang datang. Itu karena Shen Qinglan jelas terlalu muda, tapi kata-kata pertama Shen Qinglan membuat mereka menegaskan bahwa ini adalaha istri Kapten.

“Bagaimana keadaan Fu Hengyi?” Shen Qinglan tahu identitas mereka tanpa bertanya,

“Siapa kau?” Hou Zi bertanya duluan.

“Aku  Shen Qinglan, istri Fu Hengyi.”

“Kapten masih ada di ruang operasi. Dokter berkata bahwa pelurunya terlalu dekat dengan jantung kapten dan sudah melewati masa kritis. Untuk itu, operasi ini sangat beresiko. Kapten mungkin…..”Mu Lianchen berkata dengan suara berat dan nada yang menyakitkan.

“Bagaimana dia terluka?” Tanya Shen Qinglan.

Sekelompok orang itu terdiam, dan akhirnya Mu Liancheng membuka mulutnya dan memberitahu Shen Qingllan apa yang telah terjadi. Tentu saja, beberapa masalah rahasia tidak bisa diberitahukan kepada Shen Qinglan.

“Kakak ipar, aku minta maaf” sekali lagi Mu Lianchen meminta maaf. Shen Qinglan dengan murah hati tidak menyalahkannya, tapi Mu Liancheng masih berhutang permintaan maaf.

“Seperti yang sudah kubilang, aku tidak menyalahkan satupun dari kalian. Kau tidak harus meminta maaf lagi kepadaku.”

Suasana di koridor rumah sakit kembali sunyi, dan sekelompok orang menatap dengan diam ruang operasi.

Shen Qinglan bersandar ditembok, wajahnya tenang dan tidak menunjukkan kepanikan, tapi tangannya yang sedikit mengepal masih menunjukkan kekhawatiran didalam dirinya.

Tidak ada yang tahu sudah berapa lama, lampu ruang operasi akhirnya menyala. Pintu yang sebelumnya tertutup lebih dari sepuluh jam akhirnya terbuka. Dokter dengan jas putih akhirnya keluar.

“Siapa anggota keluarga Fu Hengyi?”

Shen Qinglan berdiri, “saya.”

“Operasinya sukses, tapi pasien kehilangan terlalu banyak darah dan masih koma, tapi nyawanya tidak berada dalam bahaya. Dia akan bangun dalam dua hari.”

Setelah satu kalimat yang keluar dari mulut dokter tersebut, semua orang yang menunggu  bernapas lega, khusunya Huo Zi. Mata nya merah. Dia mendengar apa kata dokter dan air matanya mengalir  ditempat.

Dia baik-baik saja, dia baik-baik saja….terimakasih Tuhan. Kapten baik-baik saja! Jika tidak, dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri selama sisa hidupnya.

Mu Liancheng juga sebahagia Huo Zi. Bagaimanapun, Fu Hengyi terluka karena menyelamatkannya.

Mungkin orang yang paling tenang adalah Shen Qinglan. Dari awal sampai akhir, tidak ada gurat panik atau khawatir diwajahnya. Ini membuat orang-orang disana sedikit curiga. Apakah dia benar-benar istri Kapten?

Hanya orang-orang yang akrab dengan Shen Qinglan yang akan mengetahui bahwa dia bukannya tidak khawatir sama sekali, tapi dia hanya tidak menunjukkannya saja.

Fu Hengyi didorong keluar dari ruang operasi dan Shen Qinglan mengikuti dibelakangnya, memasuki kamar lain.

Fu Hengyi berada di kamar VIP. Dia berstatus tinggi, ini adalah apa yang pantas ia dapatkan.

Di berbaring dengan tenang di atas tempat tidur dengan mata tertutup. Karena kehabisan terlalu banyak darah, wajahnya pucat.

Fu Hengyi yang dalam keadaan lemah seperti ini belum pernah dilihat oleh Shen Qinglan sebelumnya. Dia duduk disamping ranjang dan memandangnya dengan diam. Dia melihat bahwa napas Fu Hengyi stabil, indikator pada alat-alat disampingnya normal, dan kemudian hatinya berangsur-angsur tenang.

Setelah itu  Shen Qinglan mengambil telponnya dan menelpon Kakek Fu, menjelaskan situasi Fu Hengyi.

“Kakek, aku minta maaf karena berbohong padamu sebelumnya.” Shen Qinglan meminta maaf, yang mana jarang ia lakukan, tapi dia tidak menyesal karena melakukannya.

Kakek Fu terdiam sebentar dan berkata, “Ini bukan salahmu, bagaimana Fu Hengyi sekarang?”

“Dokter berkata dia sudah keluar dari bahaya dan akan bangun dalam dua hari kedepan, tapi pelurunya terlalu dekat dengan jantungnya. Meskipun operasinya berhasil, tubuhnya  lemah dan kesembuhannya membutuhkan waktu untuk menghindari  gejala akibat lukanya”

“Aku tahu, aku akan meminta ijin dari atasannya” kata Kakek Fu, “Ketika Hengyi bangun, pindahkan ia ke Beijing, akan lebih nyaman untuk merawatnya disini”

Meskipun Kakek Fu sudah pensiun, pengaruhnya di militer tidak melemah. Bahkan jika unit Fu Hengyi special, tapi jika ia meminta izin, orang-orang diatas tidak akan setuju. Apalagi, kali ini Fu Hengyi terluka saat bertugas.

“ Itu juga yang aku pikirkan. Kakek, tenang saja, aku akan merawatnya dengan baik.”

“Baiklah, nak, jaga kesehatanmu juga.” Kakek Fu tidak lupa untuk mengingatnya.

***

“Aku sudah menelpon rumah, dan ketika dia bangun, dia akan dipindahkan ke Ibu Kota. Kalian kembali kerumah. Pulang terlebih dahulu. Aku akan tinggal disini.”Shen Qinglan melihat ke arah semua orang yang berdiri dipintu kamar karena terlalu gugup untuk masuk.

Mu Liancheng mengambil napas dalam-dalam dan menatap Shen Qinglan, “Kakak Ipar, aku akan menunggu sampai kapten bangun sebelum pergi.”

“Aku juga”

“Aku juga” yang lain ribut ingin tinggal.

Jika mereka tidak melihat Fu Hengyi bangun dengan mata mereka sendiri, bagaimana hati mereka bisa tenang?

Shen Qinglan menatap mereka , ”Lakukan apapun yang kalian inginkan”

Fu Hengyi bangun satu hari kemudian, ketika dia membuka matanya, dia melihat Shen Qinglan berbaring disamping ranjang rumah sakit, tidur dengan mata tertutup. Namun, dia kelihatan sangat kurang istirahat dan lengkungan alisnya mengerut erat.

Begitu Fu Hengyi mencoba untuk bangun, dia menemukan bahwa tangannya degenggam oleh Shen Qinglan. Dia tertegun, dan kemudian ujung bibirnya naik membentuk senyuman.

Shen Qinglan tiba-tiba membuka matanya. Fu Hengyi melihat kearah matanya yang lembut. Dia terkejut dan segera merespon, “Kau bangun, bagaimana perasaanmu?”

Fu Hengyi menggelengkan kepalanya dengan pelan dan melihat lingkaran hitam yang terlihat jelas dibawah mata Shen Qinglan, dan sebuah permintaan maaf mengalir didalam hatinya. ‘Maaf membuatmu khawatir, tapi ini tidak akan terjadi lagi dimasa depan.”

Sekarang dia tidak lagi sendirian. Dia memiliki istri, seseorang yang ingin dia lindungi dengan baik, dan dia kesakitan.

Off topic

Penulis: yah, Pemeran Utama Pria kita berada dirumah untuk sementara waktu. Terluka memang ukan hal yang baik, setidaknya dia bisa menemani istrinya dirumah, hahaha….

 

 

 

 

KMM 60. Fu Hengyi Terluka

2 thoughts on “KMM 61. Maaf Membuatmu Khawatir”

    1. oooh,,,,,pas di home pilih saja menu Novel CN, pilih ‘berlangsung’ trus cari aja novel “kecanduan memanjakanmu” nanti langsung keluar bu episode nya😊

Leave a Reply

Your email address will not be published.