IBKP 79 [2]. Tidak Apa-Apa Untuk Menjadi Bodoh

Featured Image

“Tuan, apakah Anda di sini untuk mengambil cincin? Ini adalah model terbaru. Pacar Anda pasti akan menyukainya.” Si Pramuniaga yang sangat bersemangat itu tersenyum lebar ketika dia berjalan.

Lamaran selama Natal memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Karenanya, menjual cincin pernikahan dan yang lainnya adalah pilihan yang bagus!

Qin Jiran terdiam untuk sementara waktu. Pada akhirnya, dia menggelengkan kepalanya. Dengan suara dingin, “Aku tidak ingin cincin-cincin itu. Biarkan aku melihat sesuatu yang lain.”

Tunggu sebentar lagi. Memberi hadiah pada sebuah cincin memiliki makna yang terlalu dalam. Dia tidak ingin terlalu menekan Yanyi. Dia memiliki banyak kesabaran. Begitu Yanyi menyukainya atau bahkan lebih menyukainya, dia akan secara pribadi mengenakan cincin itu pada jemarinya.

Qin Jiran menunjukkan raut wajah serius. Dia bisa menjadi aktor dalam lingkaran hiburan untuk Yanyi dan menerima pernikahan di bawah kontrak. Dia menunggu dalam diam selama tiga tahun. Dia akan terus menunggunya. Ini adalah jenis keamanan itu sendiri. Dia tidak khawatir.

“Baik. Selain cincin, ada banyak perhiasan di toko. Ada kalung, gelang, gelang kaki, anting-anting, anting-anting giwang … emas, perak, aksesoris berlian, segala macam aksesoris batu giok dan mutiara. Tuan, apa yang ingin Anda lihat pertama kali?”

Qin Jiran menatap tanpa ekspresi. Pada kenyataannya, dia sedikit bingung. Wanita, memang makhluk yang sangat rumit.

“Gelang. Biarkan aku melihatnya terlebih dahulu. “Qin Jiran memikirkannya.

Kemudian, Qin Jiran menghabiskan sekitar dua jam di toko perhiasan. Dengan pramuniaga yang menatapnya dengan aneh, dia akhirnya pergi.

Tentu saja, Qin Jiran sangat menyadari ekspresi yang mengikutinya. Dia juga tahu itu bukan karena dia diketahui (identitasnya), tetapi karena dia telah membeli terlalu banyak barang.

Qin Jiran tampaknya telah membeli satu dari setiap item kecuali cincin. Ada yang mahal sementara yang lain indah. Ada perhiasan emas dan perak serta batu giok dan mutiara. Ada banyak macam. Itu sama dengan membeli pakaian. Jika dia merasa ada sesuatu yang Yanyi pasti sukai, dia akan mengambilnya.

“Hehe, jika aku punya pacar yang kaya, aku pasti akan menikah dengannya.” saat Qin Jiran pergi, pramuniaga itu dengan bersemangat mengumumkan kepada rekan-rekannya di dekatnya.

“Aku akan menikah juga. Lihatlah betapa dermawannya dia. Meski begitu, aku pikir dia terlihat cukup familiar.” seorang pramuniaga lain sama-sama bersemangat. Mereka iri pada pacar pria kaya itu.

Itu seperti para pramuniaga ini tidak pernah memikirkan untuk siapa hadiah itu. Istrinya mungkin?

“Dia sedikit familiar. Pernahkah aku melihatnya sebelumnya? Namun, pria tampan itu tidak pernah melepas syalnya. Suhu di dalam toko cukup tinggi. Apakah dia sengaja melakukan ini?”

“Ah? Apakah dia selebritas? Kalau tidak, mengapa dia menutupi dirinya begitu erat …”

Qin Jiran membeli banyak hadiah rumah. Bolak-balik, dia akhirnya selesai pada perjalanan keempatnya. Hadiah-hadiah ini secara alami dibawa kembali ke kamarnya. Dia kemudian ingat bagaimana Su Yanyi akan masuk tanpa mengetuk pintu dari waktu ke waktu. Kemudian, dia meletakkan hadiah di laci, berpikir bahwa Yanyi sebaiknya tidak melihatnya.

Karena Qin Jiran sibuk dengan ini, saat dia mulai memasak, sudah terlambat. Ketika Su Yanyi kembali ke rumah, dia memperhatikan pria yang sedang sibuk di dalam dapur. Dia (SY) tidak yakin kapan itu dimulai, tetapi dia memiliki kecenderungan untuk menatap pria yang bergegas di dapur. Dia ingin masuk dan melihat. Dia terus berpikir bahwa adegan ini sangat hangat. Perasaan sebuah keluarga membuat dirinya dikenal.

Pria ini mungkin sangat mencintai keluarganya? Mungkin karena dia tidak memiliki rumah sejak usia muda sehingga dia sangat merindukannya?

Namun, ini bukan hanya karena perasaan keluarga. Setiap kali dia memikirkan betapa dalam cinta pria itu padanya, Su Yanyi berpikir bahwa kerinduannya akan keluarga adalah karena rumah itu ada dirinya (SY)!

Kebanggaan dan kepercayaan diri Su Yanyi telah berakhir. Namun, bukankah ini kerja keras pria agar wanita begitu percaya diri? Hanya ketika seorang pria benar-benar jatuh cinta, wanita itu akan merasa sangat aman. Ini juga milik kebanggaan seorang pria!

“Apa yang kamu buat? Baunya enak sekali.” Su Yanyi berjalan beberapa langkah, memperhatikan pria yang sibuk itu. Dia tidak bisa tidak memikirkan apa yang secara kebetulan dia dengar sore itu. Dia memikirkannya dan ingin bertanya. Namun, pada akhirnya, dia mengatakan sesuatu yang lain.

Jadi, apa yang didengar Su Yanyi?

Sebelumnya pada hari itu, dia lelah dan memutuskan untuk berjalan-jalan ketika dia mendengar suara Kang Zhong di telepon. Awalnya, dia tidak keberatan. Tetapi kemudian, dia mendengarnya berkata, “Jiran memberi hadiah Natal kepada Presiden Su. Mari kita rahasiakan ini.”

Saat itulah, Su Yanyi tahu. Ternyata, seseorang ingin memberinya hadiah. Apa jenis hadiah itu? Apakah dia akan memberikannya hari ini atau besok? Haruskah dia pura-pura tidak tahu? Kalau tidak, akankah ada kejutan?

Akhir-akhir ini, Su Yanyi telah membaca banyak buku tentang hubungan dan perasaan. Meskipun IQ emosinya telah meningkat, dia tidak tahu apakah dia akan merusak kejutan atau tidak.

“Ayam bawang putih, bayam dengan udang, dan ubi Cina dengan sup iga. Apakah kamu lapar? Ini hampir selesai.”

“Hm. Aku akan menunggumu,” Su Yanyi menemukan kursi di dekatnya dan duduk. Dia benar-benar menunggunya.

Pada saat ini, 001 yang tidak terlihat tidak bisa tidak berbicara.

[Tuan. Memasak dengan Tuan Master adalah cara termudah untuk meningkatkan hubungan Anda dengannya!] suara lembut itu menantikan ini.

[Aku tidak tahu cara memasak.] Su Yanyi menjawab, tanpa sedikit pun rasa malu.

[Anda dapat belajar jika Anda tidak tahu. Ada banyak buku masak dalam sistem. Banyak dari mereka sangat langka. Selama Tuan mau belajar, pasti tidak akan ada masalah!] 001 menatap Su Yanyi dengan harapan penuh.

[Tapi masalahnya adalah aku tidak mau!] Su Yanyi balas dengan setengah-setengah. Dia tidak pernah memiliki ekspektasi untuk memasak makanan.

Dua garis hitam* muncul di gambar virtual 001. Apakah Tuan perlu berterus terang seperti ini? Ini benar-benar menyia-nyiakan fungsi sistem!

*TN: Kerutan.

[Tuan, fungsi dalam sistem mudah digunakan. Ada segala macam pengetahuan medis canggih, resep memasak yang sangat berharga dan langka, serta banyak fungsi pendampingan. Tapi Tuan, Anda belum pernah menggunakannya sebelumnya. Fungsi sistem yang Anda gunakan sekarang hanya seperseribu dari seluruh fungsi sistem yang ada. Tuan, apakah Anda tidak menyukai saya? Kalau tidak, mengapa Anda tidak menggunakan fungsi lebih sering?] 001 telah menahan kata-kata dalam waktu yang cukup lama. Sikap dingin Tuannya membuatnya berpikir bahwa dia (SY) tidak menyukai dirinya. Itu benar-benar mengecewakan.

[Aku sedikit membencimu!]

001 memang terlihat sedikit menyedihkan tetapi penampilannya yang lembut jelas tidak mempengaruhi hati Su Yanyi. Karena itu, dia terus menyerang.

Wajah bakpao isi 001 segera mengerut. Air mata mengalir deras, mengancam akan jatuh. Itu terlihat sangat menyedihkan.

[Tuan, apakah Anda tidak menginginkan saya lagi? Saya sangat berguna. Saya telah mencoba yang terbaik untuk membantu Anda mengejar Tuan Master. Anda tidak bisa meninggalkan saya begitu saja!] 001 berseru dengan menyedihkan.

[Bicaralah dengan normal!]

Su Yanyi masih tetap tidak tergerak. Dia tidak puas dengan kata-kata 001 di hatinya. Apa maksudnya dengan ‘dia berusaha mengejar Qin Jiran’? Bukankah sebaliknya? Ini adalah sistem yang bodoh. Sistem ini hanya tahu bagaimana bersikap lucu!

[Oh!] Saya telah berbicara dengan normal!

Author: Blue Shine

Jadilah dirimu sendiri dan lakukan apa yang kamu suka. -IAMTB

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.