IBKP 76. Dukungan Regu Fans

Featured Image

Qin Jiran berjalan sedikit gugup ketika dia melihat Yanyi berbaring di ranjang, menunggunya. Dia ragu-ragu sebelum duduk di samping tempat tidur. Kemudian, dia mulai memijat Su Yanyi sesuai dengan metode dari ingatannya. Meskipun tekniknya sedikit kurang latihan, Yanyi merasa cukup nyaman.

Ini adalah pertama kalinya Qin Jiran berada di tempat tidur Su Yanyi. Agar lebih akurat, pertama kali dia berada di tempat tidur Su Yanyi di dalam rumah mereka. Perasaan ini berbeda dari saat mereka berada di tempat tidur yang sama selama di rumah keluarga Su atau Tianxiu villa. Mereka tidak punya pilihan dua kali sebelumnya. Meskipun saat ini, mereka tidak berbagi ranjang, ada perubahan halus dalam perasaan mereka. Tampaknya mereka jauh lebih dekat sekarang. Apa yang menjadi kamar tidur Su Yanyi bukan lagi area terlarang untuk Qin Jiran.

Dia merasakan kekuatan Qin Jiran. Su Yanyi sedikit menyipitkan matanya, seperti anak kucing yang malas. Dia sangat nyaman sekarang tapi kemudian dia tiba-tiba bertanya: “Kapan kau mulai menyukai ku?”

Sebenarnya, ketika dia vegetatif di kehidupan masa lalunya, dia dengan samar-samar mendengarkan pengakuan Qin Jiran. Tepatnya, itu adalah gumaman Qin Jiran. Pria ini mungkin berpikir bahwa dia tidak mendengar ini. Karena itu, dia banyak berbicara, tentang pengalaman masa kecilnya dan perasaannya terhadapnya. Itu juga termasuk beberapa hal yang menarik atau menyedihkan.

Dia ingat beberapa komentarnya setelah mendengarkan semua ini. Tetapi beberapa ingatannya kabur. Dia ingin mengambil kesempatan ini dan bertanya kepadanya tentang hal itu. Tidak peduli apakah Yanyi tahu dalam kehidupan masa lalunya, dia tidak tahu dalam kehidupan ini. Dia bisa menganggap itu hanya sebagai interaksi dengannya. Meskipun Qin Jiran mengatakan bahwa dia menyukainya, Jiran jarang menyatakan ini. Ditambah lagi, Jiran selalu malu ketika mengatakan ini. Yanyi tidak bisa tidak menggodanya sedikit. Qin Jiran membeku sesaat, jelas terkejut oleh pertanyaan Su Yanyi. Bahkan ujung telinganya memerah diam-diam.

“Sekitar empat tahun yang lalu, kau memberi kuliah di universitas A. Aku sangat terkesan setelah mendengarnya.” Qin Jiran tidak dapat tidak memikirkan Su Yanyi dari empat tahun yang lalu. Dia sangat arogan dan tidak normal. Meskipun dia tidak banyak bicara, setiap kata patut dihargai. Orang-orang tidak berani menentangnya, kata-katanya sangat tajam. Pada saat yang sama sepenuh hati, kekaguman mereka terhadapnya tumbuh.

Pada saat itu, dia tertarik dengan sikap Su Yanyi yang elegan. Dia tidak bisa mentolerir wanita lain dan merasa bahwa hanya Su Yanyi yang bisa membuatnya merasa tersentuh sampai sejauh ini. Pada saat yang sama, ia meninggalkan pemikiran untuk berkembang di bidang bisnis. Dia melemparkan dirinya ke dalam lingkaran hiburan, dengan demikian membangun gelarnya sebagai Kaisar Film hari ini.

“Ini dianggap cinta pada pandangan pertama?” Su Yanyi juga ingat kembali ke acara empat tahun lalu. Selama periode waktu itu, dia masih di perguruan tinggi tetapi telah mengambil alih Majestic Entertainment. Dia telah membawa perusahaan ke perhatian seluruh negeri dan dianggap sebagai CEO yang sukses dalam lingkaran hiburan. Dekan Universitas A adalah teman ayahnya dan itu juga almamaternya. Sulit untuk menolak undangan untuk berbicara di kampus sehingga dia dengan santai berbicara. Siapa yang sangka dia telah menarik Qin Jiran, pengejar ini? Pada akhirnya, ini dicatat sebagai takdir.

“Ya, cinta pada pandangan pertama.” Qin Jiran berseru ini dengan sangat serius, seperti menerima nasibnya. Dia merasa bahwa ini adalah rencana takdir, membiarkannya menemukan solusi untuk keberadaan perasaannya. Meskipun ada sedikit kemunduran di jalan untuk mengejar Su Yanyi, hasilnya tetap memuaskan baginya. Lagipula, dia bisa sangat dekat dengan Yanyi sekarang.

“Lalu, apa yang kau sukai dari ku?” Ini sepertinya pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak pasangan yang berpacaran. Su Yanyi mau tak mau bertanya juga.

Saat ini, Qin Jiran agak bingung tentang bagaimana menjawab ini. Kenapa Yanyi tiba-tiba menanyakan pertanyaan seperti ini?

Apa yang dia sukai dari Yanyi? Bagaimana oun, itu pasti segalanya tentang dia. Dia menyukai semuanya!

Dia menyukai sikap Yanyi yang arogan dan gaya megahnya di mana tidak ada yang bisa melebihi. Dia menikmati kepribadian Yanyi yang lugas, cerdas, dan tajam. Dia menyukai kelucuan Yanyi ketika dia rakus makan. Dia menyukai kelembutan Yanyi ketika Yanyi memegang wajah dingin. Dia menyukai ke-culunan Yanyi sesekali. Dia juga menyukai kejujuran dan ketenangan Yanyi yang tak tersamar. Dia menyukai kenyamanan bersamanya dan saling pengertian ketika mereka berakting ketika mereka menghadapi musuh bersama. Dia menyukai setiap hal tentang Yanyi, ekspresi, tindakan, dan masing-masing adegan bersama.

Jenis kesukaan ini adalah cinta pada pandangan pertama serta upaya yang tak kunjung padam, cinta yang begitu mendalam terakumulasi dari waktu ke waktu.

Jenis kesukaan ini adalah sebuah perasaan, sebuah cerita. Ada banyak gambar berbeda, yang memiliki Yanyi di dalamnya. Tidak ada pengecualian. Dia menyukai semuanya!

Pertama kali dia melihat Yanyi, dia sudah menaruh cintanya padanya. Dia bahkan menunjukkan kasih sayang padanya. Seiring berjalannya waktu, perasaan ini telah tumbuh semakin dalam dan semakin dalam. Itu bahkan diukir di tulangnya dan diukir di dalam hatinya.

Dia benar-benar terdiam ketika Yanyi bertanya apa yang dia sukai tentangnya.

“Mengapa kau diam saja?” Keheningan Qin Jiran membuat Su Yanyi penasaran. Namun, dia tidak dapat melihat ekspresinya, jadi dia melanjutkan.

“Aku sedang memikirkan bagaimana menjawabmu. Aku memiliki mulut yang canggung jadi aku tidak yakin harus berkata apa. Tapi aku sangat menyukaimu. Aku suka segala sesuatu tentang mu.” Qin Jiran tidak tahu bagaimana menjawab jadi dia menjawab dengan jujur.

Su Yanyi yang berbaring di tempat tidur tidak bisa menahan senyum. Seperti yang diharapkan, ada beberapa logika untuk apa yang telah ditulis buku. Buku-buku berbicara tentang bagaimana seseorang akan menyukai segala sesuatu tentang seseorang jika mereka benar-benar menyukainya. Qin Jiran, tanpa diragukan lagi, juga seperti ini.

Namun, dia menyukai Qin Jiran kembali. Tapi, apa yang dia sukai dari dia?

Su Yanyi berhenti menanyai Qin Jiran. Sebaliknya, dia merenungkan dirinya sendiri.

Sebenarnya, sekarang dia memikirkannya, Qin Jiran memiliki banyak kekuatan juga. Yanyi sudah membuat kesimpulan. Dia tampan dan memiliki sosok yang baik. Dia berbakat, dengan keterampilan akting yang hebat. Dia memiliki kepribadian yang baik juga dan keterampilan memasak yang baik. Yang paling penting adalah bahwa dia baik padanya. Yanyi percaya bahwa semua poin ini tidak buruk. Sehubungan dengan kelemahan Qin Jiran, dia cerdik dan mudah tergerak. Dia tidak tahu bagaimana mengejar wanita atau memahami apa itu romansa. Namun dalam kenyataannya, dia menyukai semuanya. Mungkin itu ada hubungannya dengan kepribadian mereka. Dia tegas dan suka mengambil inisiatif dan orang yang dia suka harus lembut dan mengerti bagaimana menoleransi dia. Dengan begitu, dia akan merasa nyaman bersama dengannya.

Su Yanyi berpikir bahwa tidak peduli apa kekuatan atau kelemahan Qin Jiran, dia menyukai semuanya. Itu sama dengan menyukai segala sesuatu tentang seseorang karena mereka benar-benar menyukainya.

“Kalau begitu, teruslah menyukaiku,” jawab Yanyi dengan nada acuh tak acuh. Namun, dia berpikir apakah mereka adalah sinar matahari satu sama lain di hatinya. Haruskah dia memberi tahu Qin Jiran bahwa dia juga menyukainya? Dan itu jenis ‘suka’ di mana dia menyukai segala sesuatu tentannya?

Su Yanyi merenungkan ini dan sekilas kenakalan melintas di matanya. Tetapi, dia tidak memiliki niat untuk berbicara. Biarkan pria bodoh ini perlahan-lahan mengalami ini. Masa depan itu panjang. Jiran akan tahu suatu hari.


 

Hari ini, mereka tiba di perusahaan dan kru lebih lambat dari biasanya. Tidak ada masalah dengan sisi Su Yanyi. Sebagai Presiden, jika dia terlambat, dia terlambat saja. Bahkan jika dia tidak datang, tidak ada yang akan mengatakan apa-apa. Tetapi dengan Qin Jiran, semua orang akan bertanya tentang dia, kenapa dia terlambat. Qin Jiran tidak akan menjelaskan. Dia hanya akan mengatakan bahwa dia memiliki beberapa hal yang harus dikerjakan sebelum berganti pakaian.

Jiang Xiaobin, asisten Qin Jiran, tentunya mengikuti. Ditambah lagi, dia dengan tajam melihat tanda di sudut bibir Qin Jiran. Ketika dia membantunya berganti pakaian dengan petugas pakaian film, dia mengungkapkan penampilan ‘seperti yang diduga’.

“Kak Qin, kakak-ipar juga tiba terlambat di perusahaan. Apakah kau senang dengan dunia romantis berdua mu?”

Qin Jiran dengan dingin menatap Jiang Xiaobin. Dia terus mengenakan pakaiannya, tidak berencana menjawabnya.

Jiang Xiaobin mengerutkan bibirnya. Dia mengerti Qin Jiran dengan sangat baik. Jangan melihat bagaimana dia tanpa ekspresi saat ini, tetapi mungkin dia memiliki reaksi besar di dalam hatinya. Dia hanya bertindak acuh tak acuh karena kebiasaan. Namun, dia berhenti menggoda Qin Jiran dan sebaliknya, mengatur kerahnya sehingga menutupi tanda di lehernya.

Qin Jiran memandang Jiang Xiaobin lagi. Dia tahu bahwa bocah ini mungkin salah paham, tetapi dia tidak akan menjelaskan. Dia tidak bisa mengatakan bahwa dia berlatih bela diri dengan Su Yanyi dan diancam karena dia tidak bisa serius. Lebih baik membiarkannya salah paham. Bagaimanapun juga, itu adalah kesalahpahaman yang dia nantikan.

Sangat jarang bagi Qin Jiran menjadi perut hitam. Dengan kata lain, mungkin Kaisar Film Qin adalah orang berperut hitam sejak awal dan hanya bertindak terlalu murni di depan Ratu.

(Perut hitam / Black Belly = seseorang yang terlihat jinak di luar tapi di dalam dia berbahaya. Dan kamu baru akan tahu setelah tertelan/terjebak dan melihat dalam perutnya.)

Ketika penata rias, Liuliu, datang untuk merias wajahnya, dia tentunya memperhatikan bekas gigitan di sudut bibir Qin Jiran. Matanya cerah saat itu.

“Presiden Su sangat bersemangat. Aku benar-benar tidak bisa melihat ini sebelumnya,” Liuliu memikirkan ekspresi dingin Su Yanyi dan merasa bahwa dia adalah tipe orang yang acuh tak acuh. Siapa yang sangka dia akan begitu penuh ‘kasih sayang’? Tidak perlu mengatakan apa-apa lagi. Ini adalah kesalahpahaman lain.

Qin Jiran terdiam, membiarkan Liuliu menggodanya, namun. Dia berpikir tentang Yanyi mengetahui reaksi semua orang ketika dia kembali ke rumah.

“Kaisar Film Qin, mengapa kau tidak mengambil foto untuk disimpan sebagai suvenir?” Selain merias wajah seseorang, Liuliu menikmati fotografi. Baru-baru ini, ia terpesona dengan pengambilan gambar untuk Kaisar Film Qin dan Ratu Su. Siapa yang menyuruh foto mereka menjadi sangat populer? Jumlah penggemar di web-nya telah tumbuh sedikit.

Kaisar Film tidak mengatakan apa pun kecuali dia pindah ke suatu pose. Artinya jelas.

Liuliu tersenyum senang. Dia mengambil gambar Kaisar Film Qin yang tampan dari berbagai perspektif.

[Berbagi gambar kasih sayang Kaisar Qin, membiarkan orang-orang lajang itu iri akan hal ini!]

Liuliu berkomentar di bawah gambar dan hanya dalam rentang waktu dia menyegarkan halaman, banyak komentar muncul.

[Gambar kasih sayang? Apa jenis gambar kasih sayang ini! Hanya ada Kaisar Film Qin ok! Blogger, tolong jangan katakan hal-hal aneh!]

[Benar, mata para penonton cerah seperti salju. Mengarang hal-hal akan dikritik oleh semua orang!]

[Meskipun aku tidak menemukan perasaan sayang, Kaisar Film Qin masih tampan. Aku bisa memberinya jempol!]

[Orang-orang di atas, apakah kalian buta? Kalian benar-benar tidak bisa melihat ini? Bagaimana bisa kalian tidak melihatnya ketika begitu bengkak? Sangat jelas. Pasukan orang lajang mengatakan bahwa semakin kau memamerkan kasih sayang kepada seseorang, semakin cepat kalian akan mati! Huh! Nyonya ini pasti tidak akan memberi tahu kalian bahwa ini adalah gambar kasih sayang!]

[Orang di atas, kau terlalu sombong. Jika kau tahu, maka beri tahu semua orang. Bagaimana Kaisar Film menunjukkan rasa sayangnya? Tidak ada Ratu di situ!]

[Benar, ya. Jempol ke bawah untuk orang di atas!]

[Hai kalian bawahan-bawahan ah, kalian tidak cukup baik. Di mana IQ kalian? Aku sangat khawatir untuk kalian!]

[Mulut, lihat mulut! Ada sedikit tanda. Apakah itu gigitan cinta? Wu, wu … serigala akan datang!]

[Aku ingin kebenarannya. Aku ingin penjelasan. Aku ingin tahu seluruh prosesnya. Mohon spesifik!]

 

IBKP 75 [3]. Tertawalah Terus dan Aku Akan Menggigitmu
IBKP 76 [2]. Dukungan Regu Fans

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.