FWIWM 38. Dekat dengannya (1)

Featured Image

Chen Shu melangkah maju dan tiba-tiba membungkuk. Kemudian, dagu Chen Shu diletakkan di bahu Ye Sui, membuatnya tertegun.

Karena tubuh Chen Shu tinggi dan sikapnya yang dingin, dalam kegelapan, tubuh Ye Sui tampak mungil.

Tindakannya itu dilakukan oleh Chen Shu tanpa sadar. Dia mungkin tidak memyadari siapa orang di depannya.

Ye Sui belum pernah melihat Chen Shu seperti ini, selain itu dia tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan sleepwalker.

Ye Sui pernah membaca mengenai itu di internet. Dikatakan jangan membangunkan sleepwalker, sebaiknya bujuk orang itu kembali tidur dengan hati-hati.

Saat Ye Sui ingin berbicara, tiba-tiba dia melihat beberapa bayangan hitam di belakang Chen Shu, awalnya hantu-hantu ini hanya tinggal di luar apartemen, tetapi sekarang mereka melayang masuk sekaligus semua.

Mungkin karena Chen Shu tidak sadar, aura Yang di tubuhnya sedikit melemah, sehingga hantu-hantu berani memasuk kedalam rumah. Meskipun Chen Shu mabuk, mereka masih tidak berani mendekatinya.

Yang memimpin adalah hantu Bibi Zhang, yang sering berbicara dengan orang-orang di lift. Di belakangnya sekelompok hantu mengikuti dengan patuh seperti pelayan yang penurut.

Hantu-hantu ini tampaknya telah mengganti pakaian mereka sehingga seragam. Ye Sui mengagumi dirinya sendiri karena dia masih sempat berpikir untuk memperhatikan pakaian para hantu di saat yang tegang.

Itu terlihat mirip dengan kostum tari di alun-alun seakan-akan mereka akan tampil. Dia tidak tahu bagaimana mereka mendapatkan pakaian disko yang lengkap ini.

“Eh, pasangan kecil itu akan begadang semalaman, mari datang dan bergabung bersama kita menari di alun-alun.”

Hantu bibi selalu suka berbicara. Meskipun tahu dia tidak bisa berkomunikasi dengan Ye Sui, tapi dia tetap suka melakukannya.

“Jangan berdebat, Jangan berdebat! Pria kecil itu cukup baik. Kebetulan aku tidak mempunyai pasangan. Jika aku bisa memilih, aku ingin mendapatkan pria tertampan di kota ini. “

Ye Sui belum pernah melihat hantu wanita tua yang baru saja berbicara. Dia mungkin seorang penari baru di alun-alun.

“Ahchoo” Ada Hantu yang bersin, karena bersinnya terlalu kuat, kepalanya berguling ke bawah ke kaki Chen Shu.

Ye Sui hampir ketakutan melihat kelompok hantu ini. Dia ingin meraih tangan Chen Shu, tetapi takut membangunkannya, jadi dia dengan lembut “menipu” dia.

“Chen Shu, Jika kau takut, kau bisa memegang tanganku.”

Ekspresi Ye Sui tetap tenang, sambil memikirkan cara untuk memegang tangannya. Dia lalu mendorong kepala Chen Shu dengan lembut.

Saat tangan Chen Shu menggantung di kedua sisi tubuhnya. Ye Sui memiringkan kepalanya dan memegang tangan Chen Shu. Setelah itu Ye Sui merasa tenang.

Ye Sui berpikir setelah berpegangan tangan dengan Chen Shu, semua hantu di luar akan menghilang, tetapi ketika dia melihat ke atas, jumlah hantu di belakang Chen Shu tidak berkurang sedikitpun, malah para hantu memperhatikan mereka yang sedang berpegangan tangan.

Ternyata kekuatan ‘Yang’ Chen Shu berkurang!

Meskipun hantu-hantu itu masih takut pada Chen Shu dan tidak berani terlalu dekat, situasi ini tidak menguntungkan bagi Ye Sui.

Saat ini Ye Sui hanya terdiam dan tidak akan mengambil risiko. Dia harus melewati hantu-hantu ini dan mengantar Chen Shu kembali ke kamarnya lalu kembali ke kamarnya sendiri.

Tentu saja hal itu tidak bisa dilakukan ketika Chen Shu tidak sadarkan diri juga emosinya yang tidak stabil saat ini. Jika dia melepaskan Chen Shu, Ye Sui berpikir hantu-hantu yang gelisah itu malah akan berdiri di samping tempat tidurnya.

Hingga saat ini, karena tidak bisa tidur. Ye Sui hanya bisa mengalihkan perhatiannya.

“Chen Shu ikuti aku ke kamar.” Ye Sui menarik tangan Chen Shu dan membawanya ke kamar dengan perlahan.

Seharusnya tidak ada yang salah dengan perkataanya. Tapi mengapa itu terdengar sangat aneh?

“Hehehe, Gadis kecil, Suamimu tidak menanggapimu. Yah, jangan ganggu pasangan ini. ” perkataannya menimbulkan minat kelompok hantu bibi ini.

Tidak dapat menyangkal, Ye Sui menutup pintu, dan ruangan itu tiba-tiba menjadi tenang. Ye Sui merasakan sentuhan hangat di tangannya.

Situasinya sangat mendesak, Ye Sui terlalu gugup. Tiba-tiba, jari-jarinya melewati jari-jari Chen Shu, dan kedua tangan mereka tergenggam.

Ye Sui segera mengambil tangan, tetapi dia tidak berharap itu akan menemui hambatan seperti itu. Chen Shu meraih tangannya dengan kuat dan tidak ingin melepaskannya.

Ye Sui merasa tidak berdaya, dia hanya bisa membawa Chen Shu ke samping tempat tidurnya. Penampilan Chen Shu sama seperti biasa. Tapi, dia sekarang berbaring dengan patuh di tempat tidur Ye Sui.

“Chen Shu, lepaskan aku.” Ye Sui menarik tangannya, tetapi Chen Shu tidak bergerak.

“Chen Shu, kau bisa tidur sendiri, kan?” Ye Sui seperti membujuk seorang anak ketika berbicara dengan Chen Shu.

Meskipun demikian, Chen Shu tidak melepaskannya.

Ye Sui agak kesal kepada Chen Shu, tapi memanggilnya dengan lembut. “Chen Shu”

FWIWM 37. Jangan Tinggalkan Aku! (3)
FWIWM 39. Dekat Dengannya (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.