FM 9(2) Yang Disebut Film Horor

Featured Image

Bab 9: Yang disebut film horor (2)

Kembali di kamarku, aku masih tidak bisa tidur dan juga tidak berminat lagi menonton ‘film horor’.  Aku hanya bisa mengeluarkan laptop kecilku untuk berinternet.

Mengakses internet pada malam pernikahanku, aku benar-benar seorang wanita muda yang menawan [Sedikit jijik pada diriku sendiri]

Terlalu sibuk mengurus pernikahan sehingga belum sempat bermain game untuk waktu yang lama, jadi aku cepat login.  Aku memainkan game bernama Ode to gallantry, yang sedikit membuatku marah saat ini, He Zhi juga memainkan game ini, dan kami berdua di klan yang sama. Terus terang, aku adalah seorang pemain game yang bodoh dan polos, dan pada awalnya itu benar-benar membosankan bagiku, tetapi jangan berpikir bahwa aku bermain game adalah untuk menghabiskan waktu (sebenarnya, aku benar-benar berpikir begitu, silakan menikmati merasa jijik terhadapku), jadi aku mengikuti He Zhi memainkan Ode to gallantry.

Tidak lama setelah mulai bermain, aku dan sekitar tidak kurang dari sepuluh orang mulai saling berbicara, selalu isinya adalah ‘aku’, mereka bertanya:  Bukannya kamu baru menikah hari ini, bagaimana mungkin kamu masih punya waktu untuk game?

Sepertinya He Zhi memiliki lidah yang sangat panjang, aku tidak bisa berkata-kata.

Karena aku ragu-ragu tentang cara membalasnya, ‘Roman setelah senja’* mengirim pesan: “Apakah komputermu hang?”

* Nama online ini diambil dari Shengzhazi oleh Ouyang Xiu (Seorang sejarawan dinasti, penyair, penulis esai, ahli kaligrafi dan negarawan)

Roman setelah senja’ adalah bos klan, aku bertanya-tanya apakah jika aku membohonginya apakah kemudian ketika dia tahu akan benar-benar kacau, titik kuncinya adalah dia mengetahui levelku seperti punggung tangannya, dia benar-benar tidak akan percaya bahwa aku, yang sedang diserang dalam game oleh pemain lain, komputerku tiba-tiba hang.  Jadi aku harus memberinya balasan.

Guan Game Idiot’: ‘Boss, bantu aku, beri tahu anggota klan untuk membantuku membuat game jadi hang.’


Guan Game Idiot’ adalah namaku di dalam game (Guan juga berarti resmi sehingga dapat diterjemahkan menjadi ‘Resmi sebagai idiot game’). Di masa lalu ketika aku baru saja mulai memainkan game ini aku tidak tahu apa-apa, jadi menjadi orang yang sangat praktis ingin mengambil nama “Game idiot” tetapi siapa yang tahu nama ini sangat berharga, sehingga sudah diambil oleh orang lain, aku bisa hanya menggunakan nama keluargaku di depan “Game Idiot.”  Ngomong-ngomong, aku ingat pertama kali aku bertemu Roman setelah senja, dia tidak sungkan-sungkan untuk menghina namaku secara ekstrim.

Karena namaku yang terlalu konyol, He Zhi juga tidak mau bermain game denganku, dia merasa terlalu malu padaku.  Jadi sangat sering, aku hanya seorang anonim biasa-biasa saja yang bertarung dengan monster-monster di Ode to gallantry.  Kadang-kadang setelah menghadapi pertarungan antara bos dari tim lain, aku akan dengan cepat mengambil jalan memutar ke tempat yang jauh.  Sampai sekitar 3 bulan yang lalu, aku bertarung dengan babi hutan di level 30 tetapi ternyata musuh terlalu kuat.  Dalam keadaan darurat, melihat sekeliling untuk menemukan seseorang di dekatku, aku menembakkan panah ke pemain lain dan berkata: “Hei, bantu aku.”

Pemain itu adalah Roman setelah senja. Pada waktu itu aku tidak tahu seberapa hebatnya dia; tidak terlalu berharap, hanya secara acak memanggil orang yang lewat untuk meminta bantuan.

Ternyata Roman setelah senja adalah seorang yang berbelas kasihan, tiba-tiba dia mengeluarkan pedang dari belakang, aku melihat kilatan cahaya selama sedetik dan seketika babi hutan yang kuat itu berubah menjadi mayat.

Aku juga segera mengembangkan pengabdian yang luar biasa … terhadap pedangnya. Tentu saja, kemudian aku jadi tahu, bahwa babi hutan itu adalah salah satu monster level terendah yang bersentuhan dengan pedang.

Begitu Roman Setelah Senja selesai memotong babi hutan, dia berkata: “Ini pertama kalinya aku melihat seseorang menggunakan busur dan anak panah untuk bertarung dengan babi hutan, kamu benar-benar tidak mengkhianati namamu.”

Guan Game Idiot: “Hahahaha.., terima kasih banyak, saudara Senja atas bantuanmu.”

Roman Setelah Senja: “jika Kamu benar-benar idiot game, lalu mengapa kamu masih bermain? Memiliki sedikit kesadaran diri akan membantumu untuk tidak menjadi idiot game.

Guan Game Idiot: “Orang lain bermain bagus jadi aku tidak perlu bermain bagus, hanya untuk ketinggalan dan dipukuli.”

Roman Setelah Senja mengirim emoji malu dan kemudian berkata: “Kalau begitu, kenapa kamu tidak mencuri dan makan yang akan membuat segalanya menjadi sangat sederhana?”

Guan Game Idiot: “Itu pemain lain yang sangat bodoh.”

Roman Setelah Senja: “Benar, sangat bodoh, hanya saja aku merasa ‘gelar’ itu lebih cocok untukmu.”

Guan Game Idiot: “……”

Lalu aku tanpa malu mengiriminya permintaan pertemanan, dia ragu-ragu sejenak sebelum menerimanya. Pemain hebat ini sangat berhati-hati.

Sejak itu, Roman setelah senja menjadi level pemain tertinggi dalam daftar temanku. Kemudian aku mendengar dari He Zhi bahwa Roman Setelah Senja adalah salah satu dari dua pemain teratas dalam permainan.  Aku, Xiao Guan Yan, memang benar-benar berhasil mendapat tangkapan yang bagus.

Jadi, aku dengan cepat menemukan rasa memiliki, sering dengan berani mengikuti Roman Setelah Senja melawan monster, Roman Setelah Senja juga menambahkanku ke klannya, lalu He Zhi juga mengikuti.  Jadi aku sekali lagi menjadi pemain dengan standar terendah untuk bergabung dengan klan. Karena bos hebat mendukungku dan kulitku terlalu tebal, jadi anggota lain tidak menggangguku.

Berhubung aku juga heran, suatu saat aku bertanya pada Roman Setelah Senja, mengapa dia menambahkan aku. Dia menjawab: “Saat ini menemukan seseorang dengan otak konyol seperti itu sudah sangat langka, aku benar-benar ingin melihat sesuatu yang segar untuk perubahan.”

Air mataku mengalir ……. apakah aku benar-benar bodoh?

Statusnya adalah bos terhormat klan; Aku tidak menentangnya. Bagaimanapun, orang yang kubenci sudah jauh lebih dari cukup di dunia ini sehingga dia harus mengantri untuk bergabung dengan liga.

FM 9 (1) Yang Disebut Film Horor
FM 10(1) - Jiang Li yang Tak Tahu Malu

Leave a Reply

Your email address will not be published.