DSAIP 56. Feng Yu Heng, Keluar

Featured Image

Xuan Ming Tian diumpat dengan konyol.

Xuan Tian Ming, sepertinya sejak lahir, tidak ada seorangpun yang memanggilnya seperti itu.

Ayah Kaisar dan Ibu Selir memanggil Xuan Tian Ming dengan nama Ming’er. Orang lain memanggilnya dengan sebutan Yang Mulia. Setelah kembali dari Barat Laut dan menerima gelar, semua orang memanggil Xuan Tian Ming dengan sebutan Yang Mulia. Xuan Tian Ming sendiri hampir lupa bahwa dia aslinya bernama Xuan Tian Ming.

Jika hal itu merupakan suatu keberanian, maka gadis ini jauh lebih berani daripada Xuan Tian Ming! Siapa yang berani memanggil Xuan Tian Ming dengan  nama seperti ini?

Tapi …

Barang-barang Feng Yu Heng?

Orang yang sedang berbaring di atas tubuh Xuan Tian Ming itu sepertinya memikirkan hal yang lain, ketika Feng Yu Heng tiba-tiba saja melompat dan mundur beberapa langkah untuk memeriksa kaki Xuan Tian Ming.

“Apa yang sedang kau lakukan?”

“Kau tidak mengijinkanku untuk melihat wajahmu, tidak bolehkah aku melihat kakimu?”

Kali ini, Xuan Tian Ming tidak menolak dan hanya bertanya, “Apa yang ingin kau lihat?”

Feng Yu Heng melangkah maju dan berjongkok di depan tubuh Xuan Tian Ming. Tangan kecil Feng Yu Heng menyentuh lutut Xuan Tian Ming dengan lembut, “Aku hanya akan mencubitnya beberapa kali. Bertahanlah sedikit.”

Meskipun Feng Yu Heng mengatakan bahwa dia hanya akan mencubit beberapa kali, kecanduan Feng Yu Heng terhadap pekerjaannya muncul. Bagaimana mungkin hanya sesederhana mencubit sebanyak beberapa kali saja?

Yang terlihat hanyalah Feng Yu Heng memutar telapak tangan dan pergelangan tangannya. Gerakan tangan Feng Yu Heng pada sendi lutut Xuan Tian Ming sangat terampil dan unik. Feng Yu Heng menekan beberapa titik akupuntur dan jahitan pada luka di kaki Xuan Tian Ming dan juga memijat otot tendon Xuan Tian Ming, memberikan peregangan ringan pada kaki Xuan Tian Ming itu.

Xuan Tian Ming merasa sangat kesakitan sehingga tubuhnya dipenuhi dengan keringat dingin. Feng Yu Heng akhirnya menghentikan gerakannya itu.

Patah karena tumbukan.

Itulah kesimpulan yang didapat oleh Feng Yu Heng.

Kedua tempurung lutut Xuan Tian Ming sudah benar-benar hancur. Cedera Xuan Tian Ming saat ini lebih parah daripada sewaktu di pegunungan dulu. Sayangnya, pada saat itu tidak ada mesin Sinar X, sehingga tidak ada cara untuk menentukan seberapa serius luka itu dari luar.

Tetapi, Feng Yu Heng masih menghela nafas lega. Kekhawatiran yang dirasakan oleh Feng Yu Heng akhir-akhir ini sedikit berkurang.

Tatapan mata Feng Yu Heng perlahan-lahan bergeser ke atas hingga mencapai area kunci lain.

Keringat dingin di kepala Xuan Tian Ming terus mengalir, “Apa yang sekarang ingin kau lakukan?”

Feng Yu Heng mengerjap-ngerjapkan bulu matanya dan bertanya-tanya, “Aku mendengar bahwa kau juga terluka pada area itu dan akan mengalami kesulitan memiliki anak …”

“Keluar!”

Xuan Tian Ming benar-benar mulai ingin memukul pantat Feng Yu Heng!

Feng Yu Heng menangis tersedu-sedu dan dengan wajah yang sangat jelek, diapun menyeka air matanya dengan lengan bajunya sebelum kembali duduk di atas meja dan mengayunkan kakinya.

Xuan Tian Ming benar-benar tidak ingin melanjutkan membahas mengenai pertanyaan ini dan hanya melambaikan tangannya, “Ganti topiknya.”

Feng Yu Heng mengangguk, “Kalau begitu mari kita membicarakan mengenai sesuatu yang menyenangkan!”

Setelah memeriksa kaki Xuan Tian Ming, Feng Yu Heng yakin sebanyak delapan puluh persen bahwa dia dapat menyembuhkan kaki Xuan Tian Ming nanti. Feng Yu Heng akhirnya merasa sedikit bahagia di dalam hatinya. Feng Yu Heng meraih secangkir teh di meja dan menyesapnya kemudian dengan senang hati mulai membicarakan mengenai segala hal yang terjadi di kediaman keluarga Feng sejak dia kembali.

Satu peristiwa pada satu waktu, Feng Yu Heng menceritakan potongan-potongan cerita ini, dengan masing-masing cerita dari peristiwa itu diceritakan dengan jelas dan dengan cara yang menarik.

Xuan Tian Ming menjadi kecanduan mendengarkan semua cerita Feng Yu Heng ini dari waktu ke waktu dan akan menyela Feng Yu Heng untuk membahas hal-hal seperti ‘apa yang akhirnya terjadi pada Chen Shi?’, ‘Feng Zi Hao benar-benar tidak berguna.’

Singkatnya, kehidupan di kediaman keluarga Feng menurut kesimpulan Feng Yu Heng adalah ‘macam-macam dari mereka sangatlah menyenangkan.’

Xuan Tian Ming mengangguk dan meresponnya dengan cara yang sangat kekanak-kanakan, “Jika kau senang, maka itu bagus.”

Kata-kata ini membuat seolah-olah kediaman keluarga Feng merupakan mainan yang ada di telapak tangan Feng Yu Heng. Sangat cocok dengan temperamen Feng Yu Heng.

Dengan demikian, gadis ini telah menjangkau satu mil setelah diberikan satu inci. Feng Yu Heng menunjuk Xuan Tian Ming, “Temperamenmu sangat mirip dengan temperamenku.”

Ketika Feng Yu Heng mengatakan hal ini, mata Feng Yu Heng bersinar dengan cerdas dan berkilau cemerlang. Seperti kecerdikkan yang sesekali ditunjukkan oleh Feng Yu Heng ketika berada di gunung. Feng Yu Heng memiliki kepribadian yang aneh, yang selalu menarik perhatian Xuan Tian Ming.

“Kemarilah.” Xuan Tian Ming melambaikan tangannya pada Feng Yu Heng.

Ketika Feng Yu Heng mendekati Xuan Tian Ming, Xuan Tian Ming melepas pixiu yang terbuat dari giok yang tergantung pada tali coklat dari lehernya.

“Pada ulang tahunku yang kesepuluh, ayah Kaisar memberikan ini kepadaku. Ada seorang pendeta Tao yang berkelana yang pernah berkata bahwa pemilik pixiu ini akan menjadi ibu dari dunia ini.”

Xuan Tian Ming mengatakan hal ini dengan santai, tetapi Feng Yu Heng menjadi terkejut.

“Bukankah dikatakan bahwa kau tidak dapat menjadi putra mahkota,” kata Feng Yu Heng sambil kembali memperhatikan pixiu itu, “Dengan benda semacam ini di tanganku, aku khawatir hal ini akan menyebabkan banyak masalah.”

“Apakah kau takut akan masalah?” tanya Xuan Tian Ming.

Feng Yu Heng menggelengkan kepalanya, “Tidak.”

“Maka kenakanlah pixiu ini.”

Feng Yu Heng menundukkan kepalanya dengan patuh dan membiarkan Xuan Tian Ming untuk membantunya menggantungkan pixiu itu di lehernya. Hanya saja pixiu itu agak terlalu panjang.

“Setelah aku kembali, aku akan memperbaiki tali itu.” Feng Yu Heng tersenyum dan memasukkan pixiu itu ke dalam pakaiannya. Feng Yu Heng kemudian menatap Xuan Tian Ming dan berkata dengan serius, “Xuan Tian Ming, aku tidak punya apa-apa untuk diberikan kepadamu, tetapi jika suatu hari kau menginginkannya, aku ingin memperbaiki tulangmu sekali lagi.”

Xuan Tian Ming mengangguk, “Baiklah.”

Keduanya saling menatap satu sama lain dan tersenyum. Mereka berdua jelas hanya bertemu sebanyak dua kali, tetapi seolah-olah mereka berdua adalah teman lama yang sudah bersahabat selama bertahun-tahun dan saling memahami satu sama lain.

“Besok, aku akan meminta pengurus rumah tangga di istanaku untuk melakukan perjalanan ke kediaman keluarga Feng untuk membantumu melakukan inventarisasi persediaan toko dengan benar.” Xuan Tian Ming berniat untuk mengurus Feng Yu Heng, meskipun Xuan Tian Ming tahu bahwa Feng Yu Heng dapat mengurus dirinya sendiri, tetapi Xuan Tian Ming tetap merasa tidak tenang. Xuan Tian Ming selalu berpikir bagaimana dia ingin menolong Feng Yu Heng, “Juga, ayahmu, Feng Jin Yuan telah melatih total sembilan orang pengawal rahasia. Enam dari mereka hanyalah penjahat kelas tiga dengan kemampuan rata-rata. Tetapi tiga lainnya adalah pembunuh yang terkenal di Jiang Hu dan disewa dengan harga yang tinggi. Jika kau bertemu dengan mereka, kau harus berhati-hati.”

Xuan Tian Ming menasehati Feng Yu Heng dengan serius seolah-olah dia sedang memperingatkan seorang anak kecil.

Feng Yu Heng juga mendengarkan dengan serius layaknya murid yang baik.

Akhirnya, Xuan Tian Ming selesai berbicara. Feng Yu Heng akhirnya menyadari bahwa dia sudah lama keluar dan harus kembali ke rumah.

Xuan Tian Ming dapat membaca apa yang ada dalam pikiran Feng Yu Heng dan tidak menahan Feng Yu Heng, hanya berkata, “Aku akan lebih sering menemuimu.”

Feng Yu Heng tidak tahu apakah dia memiliki otak yang kotor atau menyadari apa yang sedang terjadi, karena Feng Yu Heng dengan santainya berkata, “Bagaimana jika kau pindah saja ke halaman rumahku.”

Aduh!

Ketika Feng Yu Heng selesai mengatakan hal itu, Feng Yu Heng mengubah nada suaranya, “Maksudku aku akan memberimu sebuah halaman.”

Ketika Xuan Tian Ming bertemu dengan Feng Yu Heng di pegunungan, Xuan Tian Ming menyadari bahwa Feng Yu Heng berbeda dari semua gadis yang pernah ditemuinya. Baru saja, Feng Yu Heng kembali menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. Feng Yu Heng dan gadis-gadis yang lainnya itu benar-benar sangat berbeda.

“Cepatlah kembali.”

Feng Yu Heng mendengarkan dan menghentakkan kakinya ke pintu. Tiba-tiba teringat sesuatu, Feng Yu Heng menoleh dan berkata, “Terakhir kali, ketika nyonya Zhou pergi ke kediaman keluarga Feng, beliau memberitahuku mengenai hal-hal yang kau lakukan. Aku rasa kita berdua cukup cocok. Hal itu adalah … lain kali ketika kau pergi untuk menipu seseorang, ingatlah untuk mengajakku juga.”

Setelah Feng Yu Heng berbicara, Feng Yu Heng-pun berbalik dan pergi.

Oleh karena itu, dari sudut pandang orang-orang yang berada di luar, Pangeran Kesembilan yang suka menetang hukum, sembrono, dan keras kepala itu mengalami kesulitan mengimbangi Feng Yu Heng.

Xuan Tian Ming benar-benar telah menemukan seorang putri yang baik!

Feng Yu Heng juga tidak keberatan mengunjungi toko barang antik itu. Mengajak Huang Quan dan Qing Yu, Feng Yu Heng langsung kembali ke kediaman keluarga Feng.

Sayangnya, kediaman keluarga Feng ini kebetulan tidak cocok untuk Feng Yu Heng. Suasana hati Feng Yu Heng yang sebelumnya baik-baik saja menjadi berantakan begitu dia menginjakkan kaki di kediaman keluarga Feng.

Pengurus rumah tangga He Zhong tetap berada di pintu menunggu Feng Yu Heng kembali. Segera setelah Feng Yu Heng masuk, He Zhong dengan cepat melangkah maju dan memberi hormat, sambil berkata dengan keras, “Nona muda kedua, cepatlah pergi ke pemerintah dan lihatlah! Tuan dan Nyonya Besar telah dipanggil oleh Gubernur ke kantor pemerintah!”

Baru kemudian Feng Yu Heng ingat bahwa masalah itu berasal dari Hundred Herb Hall.

Feng Yu Heng menepuk dahinya, “Menyebalkan sekali!” Sambil berbalik, Feng Yu Heng berjalan di depan dua gadis pelayan menuju kereta kuda yang sudah disiapkan oleh He Zhong. Mereka dengan cepat menuju ke arah kantor pemerintah.

Ketika Feng Yu Heng tiba, Tuan Gubernur Li saat ini berada di ruang belakang untuk menengahi perundingan di luar pengadilan.

Tetapi mediasi adalah mediasi, sebelum Feng Jin Yuan tiba, penjaga toko yang ditangkap telah dipukuli terlebih dulu.

Benar-benar sebuah lelucon, pelayan pribadi Pangeran Kesembilan secara pribadi datang untuk mengawasi hal ini. Jika dia tidak memukul penjaga toko ini, maka Pangeran Kesembilan akan memukulinya.

Feng Yu Heng perlahan-lahan masuk dan segera melihat bekas penjaga toko Hundred Herb Hall. Bekas penjaga toko itu berbaring di lantai di tengah ruangan, dipukuli sampai hampir mati.

Dan Chen Shi hanya berdiri di samping sambil menyeka air matanya tanpa henti.

Feng Yu Heng dengan cepat berjalan maju beberapa langkah dan memberi hormat terlebih dulu kepada Gubernur, berkata dengan sewajarnya, “Saya, Feng Yu Heng, memberi hormat kepada tuan.”

Gubernur sendiri merasa bahwa dia sendiri benar-benar tidak melakukan apa-apa. Ketika Feng Yu Heng memberi hormat kepadanya, Gubernur segera berdiri dan berkata, “Saya tidak berani, saya tidak berani!” Tingkat rasa hormat dan ketakutan Gubernur bahkan lebih besar daripada ketika dia bertemu dengan Feng Jin Yuan.

Tanpa menunggu Feng Yu Heng berdiri, Chen Shi menjadi gila dan menghambur ke depan. Satu tangan Chen Shi menjambak rambut Feng Yu Heng dan berusaha untuk mencabik-cabiknya, “Kau gadis yang jahat! Aku akan memukulmu sampai mati! Hari ini, aku pasti akan memukulmu sampai mati!”

Kejadian ini membuat Gubernur benar-benar ketakutan. Jika Putri Yu di masa mendatang benar-benar kehilangan rambutnya pada saat berada di kantornya karena istri dari keluarga Feng, bukankah Pangeran Kesembilan, yang dapat untuk memungkiri semua kerabat dan teman-teman, akan melenyapkan seluruh keluarga Gubernur?

Gubernur bereaksi dengan cukup cepat. Dia mengambil batu tinta yang berada di atas meja di depannya, dan melemparkannya pada pergelangan tangan Chen Shi!

Ketika Gubernur masih muda, dia mempelajari sedikit ilmu bela diri. Ditambah lagi Gubernur berada di dekat Chen Shi, dan batu tinta itupun letaknya tidak terlalu dekat maupun tidak terlalu jauh, karena itulah batu tinta itu mengenai pergelangan tangan Chen Shi. Percikan tinta itu mengenai wajah Chen Shi.

Chen Shi merasakan sakit dan melepaskan Feng Yu Heng. Sambil memegang pergelangan tangannya sendiri, Chen Shi mulai menangis dengan keras.

Selain itu, Feng Yu Heng juga tidak bodoh. Rambutnya telah ditarik, maka Feng Yu Heng tidak dapat bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Bukankah Chen Shi menangis? Feng Yu Heng juga akan melakukannya.

“Ayah! Ini menyakitkan! Ini sungguh-sungguh menyakitkan! Apakah rambut A Heng akan rontok? Apakah kulit kepala A Heng juga akan terkoyak? Wow, ini sangat menyakitkan. Apa yang aku lakukan. Baru saja, Yang Mulia Pangeran Yu memuji rambutku. Sekarang rambut ini sudah benar-benar hancur!”

Pada saat ini, semua orang menjadi tertegun dengan konyolnya.

Feng Jin Yuan menoleh dan bertanya pada Qing Yu, “Apakah hari ini Feng Yu Heng bertemu dengan Pangeran Yu?”

Qing Yu mengangguk, “Para pelayan ini mengikuti nona muda kedua untuk menyelidiki toko-toko. Yang Mulia Pangeran Yu mengirim seseorang untuk mengundang nona muda kedua untuk makan di Gedung Dewa Terhormat.”

Feng Jin Yuan segera menjadi khawatir. Dia bergegas membantu Feng Yu Heng, Feng Jin Yuan duduk di sebelah Feng Yu Heng dan bertanya dengan khawatir, “Apakah sangat menyakitkan? A Heng jangan khawatir. Ayah akan segera memanggil tabib untukmu.” Kemudian Feng Jin Yuan segera menoleh ke arah Gubernur dan berkata, “Dapatkah saya merepotkan Tuan Li untuk meminta bantuan memanggil tabib agar datang kemari?”

Gubernur berulangkali menyetujui permintaan Feng Jin Yuan itu dan memerintahkan seorang pelayan untuk segera mengundang tabib.

Akting Feng Yu Heng benar-benar sempurna. Mata Feng Yu Heng yang besar tertutupi oleh lapisan kabut dan bertanya dengan sedih kepada Chen Shi, “Ibu, mengapa anda ingin mengambil tindakan dan memukul A Heng? Apakah yang A Heng lakukan itu salah?”

Feng Jin Yuan benar-benar membenci Chen Shi hingga melampaui batas kesabarannya. Tanpa menunggu Chen Shi untuk berbicara, Feng Jin Yuan mengangkat tangannya dan ‘plak’ menampar wajah ‘Wanita Jahat’ itu!

Orang yang berada dalam posisi tersulit adalah Gubernur. Di ruangan ini, selain penjaga toko yang terbaring di lantai, Gubernur tidak dapat menyinggung mereka.

Karena putus asa, Gubernur hanya dapat bicara pada Feng Jin Yuan dengan sangat sopan, “Tolong Tuan Feng menunjukkan simpati untuk pejabat rendahan ini. Karena ini adalah masalah keluarga, saya meminta tuan untuk kembali ke rumah sebelum menginterogasi nyonya.” Kemudian Gubernur juga bicara kepada Feng Yu Heng, “Pejabat rendahan ini telah menerima laporan nona muda kedua dan segera memulai persidangan. Sudah terbukti bahwa orang ini menjual obat palsu. Tetapi orang ini memang sepupu dari Nyonya Feng. Jadi tuduhan berpura-pura menjadi kerabat pejabat telah dihapuskan. Untuk tuduhan menjual obat palsu, dia dijatuhi hukuman tiga tahun. Apakah nona muda kedua puas?”

Chen Shi melotot, “Kau adalah Gubernur! Kau telah melewati penilaian, tetapi apakah kau perlu bertanya apakah dia puas?”

Gubernur bahkan tidak memperhatikan Chen Shi. Dia hanya menunggu jawaban dari Feng Yu Heng.

Feng Yu Heng menutupi kepalanya, matanya tertutup kabut tebal, “Penghakiman dari tuan sudah adil. Benar-benar pejabat yang jujur!”


Table Of Content

DSAIP 55. Xuan Tian Ming, Siapa yang Memberimu Keberanian untuk Menghancurkan Barang-barangku?
DSAIP 57. Sebenarnya Berani untuk Menyembunyikan Tabungan Rahasia

Leave a Reply

Your email address will not be published.