DSAIP 39. Cepat Berikan Obat

Featured Image

Dokter ini terlihat serius dan bertanggung jawab menanyakan kepada nenek Sun tentang kondisi Zi Rui saat sakit. Kemudian dokter memeriksa denyut nadi dan mata Zi Rui. Akhirnya, ia menyimpulkan: “Tuan muda mengalami gangguan pencernaan. Aku akan meresepkan obat. Setelah meminumnya selama beberapa hari, dia akan baik-baik saja.”

Yao shi melihat dokter mengatakan hal yang sama dengan Feng Yu Heng. Dia merasa lebih percaya dengan pengetahuan medis Feng Yu Heng.

Wang Chuan dan Feng Yu Heng saling melirik dan diam saja. Dia ingat setelah nona kedua memberinya obat, tuan muda menjadi lebih baik. Bahkan jika itu akan membutuhkan beberapa hari untuk pulih sepenuhnya, tampaknya tidak membutuhkan obat yang lebih pahit, kan? Jelas, nona kedua memiliki obat yang lebih baik.

Tetapi melihat pandangan tegas dari Feng Yu Heng, Wang Chuan mengerti dan tetap diam.

Mendengar itu hanya gangguan pencernaan, Chen shi mencibir dari luar: “Awalnya aku berpikir itu adalah penyakit yang serius, namun ternyata hanya salah makan.”

Han shi tersenyum diam-diam, tetapi melihat Feng Yu Heng dengan santai berjalan mendekat, senyumnya segera menghilang dari wajahnya.

“Ibu benar, tentu saja Zi Rui tidak sakit parah. Tuan muda dari bangsawan Feng sudah seharusnya sehat. ”

Dia mengingatkan Chen shi, Zi Rui juga seorang tuan muda keluarga Feng. Tidak perlu terlalu bangga.

Chen shi mendengus lagi dan berdiri untuk berkata: “Karena tidak ada masalah, aku akan pergi dulu.” Ketika dia berbalik, dia sekali lagi melihat halaman yang penuh hadiah, dan emosinya berkobar sekali lagi, “Kau telah menerima hadiah, namun tidak membayar upeti kepada orang tuamu. Siapa yang telah mengajarimu aturan!”

Feng Yu Heng tersenyum ke arah punggungnya dan berkata: “Terima kasih ibu karena sudah mengingatkan . A-Heng akan memilih barang yang bagus dan membawanya kepada nenek. ”

Chen shi hampir jatuh, karena dia ingin mengatakan kalau dia juga seorang penatua, tetapi dia merasa akan dicemooh. Jadi dia hanya bisa melampiaskan kemarahannya pada nenek Li- “Kalian bertiga! Sungguh sia-sia mengirim kalian bertiga ke sini! Karena kau sangat memanjakan tuan muda kedua, aku ingin kalian kembali ke halaman Jin Yu! ”

Nenek Li dan teman-temannya sudah mengerti emosi Chen shi dan tidak banyak bicara. Mereka menundukkan kepala dan mengikutinya.

Siapa yang tahu Chen Shi memiliki ide jahat apa lagi ketika dia sampai di gerbang bulan, dia mengarahkan Jin Zhen yang ada disampingnya: “Pergilah membantu dokter untuk membuat resep. Ingat obatnya harus yang terbaik. Tuan muda kedua dari keluarga Feng tidak bisa diperlakukan secara asal. ”

Jin Zhen membungkuk dan tetap di belakang.

Feng Yu Heng memandang Jin Zhen dan tidak tahu apakah itu hanya perasaannya, tetapi dia merasa gadis yang memiliki pengalaman s*****l ini tampak jauh lebih dewasa daripada para pelayan di sekitarnya. Dia bahkan tampak lebih tenang secara mental. Tetapi gerakan tangan Jin Zhen yang dibuat di dalam lengan bajunya masih terlihat olehnya. Dia samar-samar bisa melihat beberapa bekas luka di pergelangan tangannya dan tahu itu pasti akibat hukuman dari Chen shi.

Jin Zhen melihat Feng Yu Heng menatapnya dan merasa tidak nyaman. Sambil membungkuk ke arahnya, dia berkata, “Pelayan ini akan mengurus resepnya.” Dia dengan cepat memasuki ruangan.

Resep dokter baik-baik saja. Feng Yu Heng sudah memeriksanya dan menyerahkannya kepada Jin Zhen, “Karena ibu telah menyuruh Anda untuk mengurus resep, maka aku akan menyusahkan Jin Zhen untuk mengambil obat.”

Jin Zhen mundur selangkah, ketika dia mengerutkan kening dan berkata: “Nyonya pertama telah mengatakan obat untuk tuan muda kedua dari halaman Willow itu penting. Pelayan ini hanya akan mengurus resep kemudian menginformasikan ke Nyonya pertama, sehingga dia bisa tenang. Masalah lainnya, aku berharap nona kedua dapat menanganinya sendiri.”

Feng Yu Heng tidak bersikeras, saat dia menyerahkan resep kepada Huang Quan, “Pergi ambil obatnya.”

Huang Quan menerima perintah dan pergi. Jin Zhen memberi salam kepada Feng Yu Heng dan juga meninggalkan halaman Willow.

Dokter adalah orang terakhir yang keluar. Dia menangkupkan tangannya ke arah Feng Yu Heng dan berkata: “Hamba tua ini bermarga Xu. Aku adalah dokter kediaman Feng. Setelah pelayanmu mengambil obatnya, minta obat itu dibawa ke kamar tamu. Pelayan tua ini akan meramunya untuk mengurangi penderitaan tuan muda. ”

Feng Yu Heng menggigit bibirnya dengan ringan, mungkinkah dia sedang menunggu sesuatu? Wajahnya tidak memiliki reaksi khusus, ketika dia berkata, “Kalau begitu aku akan menyusahkan dokter.”

“Nona kedua terlalu sopan. Pelayan tua ini permisi dulu. ”

Dokter pergi, dan Wang Chuan bertanya: “Apakah ada yang salah dengan dokter?”

Dia menggelengkan kepalanya, “Aku masih belum tahu, tapi kita tunggu saja. Mari kita lihat hasilnya setelah dia membuat obat. ”

Dua jam kemudian, seorang pelayan membawa obat yang sudah disiapkan ke halaman Willow. Melihat Feng Yu Heng, dia secara proaktif berkata: “Pelayan ini adalah perawat dokter Xu. Ini adalah obat yang secara pribadi dibuat oleh dokter Xu untuk tuan muda kedua dan memerintahkan pelayan ini untuk membawanya. Dokter Xu mengatakan karena obat dibawa dari halaman tamu ke halaman Willow akhirnya suhu obat yang awalnya panas menjadi hangat. Tuan muda kedua harus segera meminumnya agar cepat sembuh. ”

Feng Yu Heng mengangguk dan memberi tanda agar Wang Chuan mengambil obatnya. Dia kemudian berbicara kepada gadis itu: “Kembalilah dan beri tahu dokter Xu bahwa tuan muda kedua akan segera meminum obat.”

Gadis itu memberi hormat dan cepat pergi.

Wang Chuan membawa cangkir obat dan tidak bergerak dari tengah halaman. Feng Yu Heng berjalan ke nampan dan membuka tutup cangkir. Mencium obatnya, alisnya langsung menyatu.

“Nona muda, apakah ada yang salah?”

Dia mendengus, “Ada yang salah.”

Feng Yu Heng menganggap Chen shi akan membuat rencana untuk berurusan dengan orang-orang di halaman Willow. Dia juga sudah memperkirakan Chen Shi akan memanfaatkan kesempatan ketika Zi Rui sakit untuk mengeluarkan beberapa trik. Tetapi dia tidak pernah menyangka wanita itu bisa melakukan hal serendah ini.

Mengenang kehidupan sebelumnya ketika praktik kedokteran. Dia mahir dalam pengobatan Barat dan Tiongkok. Ditambah pengetahuan yang ia terima dari keluarganya, ia mampu membedakan berbagai aroma obat pada usia delapan tahun. Dari jarak lima langkah, dia bisa mencium bau obat dan tahu ramuan apa yang digunakan. Terlebih lagi, dia telah memeriksa obat ini dengan teliti, jadi tidak mungkin salah.

Ini adalah afrodisiak!

Memberi afrodisiak yang kuat pada anak berusia enam tahun!

Chen shi, oh Chen shi! Feng Yu Heng meratapi hatinya. Ketika surga mengirim bencana, ada harapan untuk melewatinya. Ketika manusia membawa untuk dirinya sendiri, maka tidak ada harapan sama sekali.

“Jangan bawa obat itu.” Dia memberi tahu Wang Chuan, lalu dia melambaikan tangan ke Qing Ling, yang telah menyibukkan dirinya dengan pekerjaan di sekitar halaman. “Sini.”

Gadis kecil itu dengan cepat berlari.

Dari saat Qing Ling diberikan namanya, dia telah mengikuti Huang Quan merawat Feng Zi Rui. Saat ini, Feng Zi Rui sakit dan gadis itu menyalahkan dirinya sendiri.

“Pergi ambil mangkuk kosong dan tuangkan air hangat, lalu ambil sendok.” Feng Yu Heng mengarahkan, dan Qing Ling segera berlari untuk menyelesaikan apa yang telah diperintahkan.

Setelah dia kembali, Feng Yu Heng sudah mengeluarkan kantong kertas kecil dari lengan bajunya. Dia menuangkan isi kantong kertas ke dalam cangkir air dan mengaduknya dengan sendok, “Bawa ini ke tuan muda dan suruh dia meminumnya.”

Setelah Zi Rui tertidur tadi malam, Feng Yu Heng mengambil kesempatan untuk masuk ke apotek. Dia membuka beberapa bungkus obat untuk Zi Rui dan membungkusnya dengan kertas. Kemudian dia mengambil tiga kantong kertas dan memasukkannya ke lengan bajunya, sehingga dia bisa mengeluarkannya kapan saja tanpa terlalu menonjol.

Wang Chuan  mencium ini adalah obat manis yang sama yang digunakan malam dan tidak bisa tidak bertanya: “Karena anak muda itu memiliki obatnya sendiri, mengapa membiarkan dokter meresepkan obatnya sendiri?” Lalu dia melihat obat itu di tangannya, “Apakah ini diracun?” Setela mengeluarkan kata-kata ini, tatapan buas muncul di matanya.

Feng Yu Heng mendengus, “Racun? Jika itu racun, maka bisa diobati. Ini jauh lebih buruk daripada racun. ”

Ketika dia mengucapkan kata-kata ini, dia melihat seorang gadis tak dikenal gemetar ketakutan di pintu masuk ke halaman Willow. Wang Chuan adalah orang pertama yang memperhatikannya dan diam-diam berkata kepada Feng Yu Heng: “Nona kedua, sepertinya ada orang di pintu.”

Ketika dia melihat ke arah gadis itu, dia melihat wajahnya cemas dan sedikit pemalu, tetapi tidak memiliki aura jahat. Dia berjalan maju dan melambai ke arah gadis itu. “Kemari.”

Gadis itu dengan takut-takut mendekat dan dengan hati-hati melirik ke belakangnya, seolah-olah dia takut diikuti.

Feng Yu Heng melihat dia membawa semangkuk sup mie dengan beberapa batang sayuran dan berbau harum. Tampak jelas itu baru saja dibuat.

“Kau pelayan dari mana?” Dia dengan sengaja mengubah nadanya dan menekan kemarahan karena masalah afrodisiak itu.

Gadis itu akhirnya menghela nafas dan menjawab dengan kepala menunduk, “Hamba ini adalah pelayan dari halaman selir Han. Ibu selir Han berkata perut tuan muda kedua sakit. Dia harus makan mie non-minyak, jadi dia menginstruksikan dapur kecilnya untuk membuat semangkuk mie dan mengirim pelayan ini untuk membawanya. ”

Gadis itu memberikan nampan berisi mangkuk mie kepada Feng Yu Heng. Ketika Qing Yu ingin menerimanya, dia bersikeras ingin Feng Yu Heng menerimanya secara pribadi.

Feng Yu Heng tidak menolak. Dia mengangkat tangannya dan menerimanya, sementara dengan sengaja menyentuhkan tangannya pada gadis pelayan itu. Benar saja, ketika tangan mereka bersentuhan, secarik kertas kecil diselipkan ke tangannya.

“Pelayan ini permisi.” Setelah misinya selesai, gadis itu dengan cepat pergi.

Qing Yu penasaran: “Pelayan itu benar-benar tidak tahu aturan. Mana ada tuan menerima barang-barang secara pribadi. ” Kemudian dengan cepat mengambil nampan dari Feng Yu Heng dan merenungkannya. Dia dengan hati-hati bertanya: “Nona kedua, bisakah mie ini dimakan?”

Meskipun baru kemarin dia memasuki istana, nenek Sun, Wang Chuan dan Huang Quan sudah menjelaskan kepada mereka masalah-masalah di dalam kediaman Feng. Tiga gadis baru sudah sangat jelas siapa tuannya dan siapa lawan mereka.

Feng Yu Heng melihat tidak ada masalah dengan mie itu. Melihat Qing Yu bertanya, dia mengangguk, “Itu bisa dimakan. Mie mudah dicerna. Beri makan tuan muda lebih banyak. ”

“Pelayan ini akan segera melakukannya.” Qing Yu membungkuk dan pergi.

Feng Yu Heng membuka slip kertas di tangannya. Itu hanya berisi beberapa baris: “Dokter Xu adalah kerabat jauh Jin Zhen. Pasti ada yang salah dengan obatnya. Jangan diminum.”

Feng Yu Heng menutup matanya. Jadi itu perbuatan Jin Zhen? Bagus sekali.

Tapi dia tidak mengerti. Mengapa Han shi menyampaikan pesan ini. Ketika dia datang dengan Chen shi ke halaman Willow, mereka jelas-jelas satu kelompok.

“Nenek Sun.” Dia dengan keras memanggil nenek Sun, yang baru saja keluar dari kamar Zi Rui. “Pergi ke ke halaman Jin Yu dan cari Jin Zhen. Katakanlah obat Zi Rui sudah tiba. Karena nyonya pertama sangat khawatir, sebaiknya Jin Zhen ikut mengawasi. ”

Nenek Sun mengangguk dan melirik cangkir obat. Dia tidak mengatakan apa-apa dan meninggalkan halaman.

Feng Yu Heng memanggil Wang Chuan dan kembali ke kamarnya. Keduanya berbisik, saat Feng Yu Heng memasukkan sesuatu ke tangan Wang Chuan.

Nenek Sun berhasil membawa Jin Zhen kembali. Chen shi awalnya ingin Jin Zhen memastikan orang-orang di halaman Willow akan menggunakan lebih banyak obat, tetapi sekarang nenek Sun memanggil, ternyata orang-orang di halaman Willow memahami beberapa aturan. Mereka telah memperlakukan dokter dengan hormat.

Jin Zhen dengan angkuh mengangkat kepalanya tinggi-tinggi dan mengikuti nenek Sun keluar dari halaman Jin Yu. Saat dia berjalan, dia berkata, “Nyonya mengkhawatirkan tuan muda kedua. Mendengar tuan muda kedua sakit, dia bahkan tidak sarapan dan bergegas melihatnya. Sekarang Anda datang untuk memanggilku, nanti aku akan melapor pada nyonya. Jadi Nyonya dapat makan siang dengan tenang. ”

Nenek Sun terkekeh, tetapi tidak membantahnya. Mengenai orang-orang di halaman Chen shi, nenek Sun tidak memiliki anggapan baik pada mereka.

“Apakah obatnya dibuat sesuai dengan resep dokter?” Jin Zhen bertanya sambil berjalan, langkahnya ringan dan tubuhnya sedikit berputar. Dengan perasaan tenang, dia memiliki pandangan jahat.

Nenek Sun bercanda mengangguk, “Tidak hanya itu dibuat sesuai dengan resep, obat itu disiapkan oleh dokter Xu sendiri! Seorang pelayan dari halaman tamu baru saja membawanya. Nona kedua mengirimku untuk memanggilmu, jadi kau bisa melihat dan membantu menjaga agar Nyonya tidak khawatir. ”

“Itu wajar. Mari kita bergegas sedikit. Kalau tidak, obatnya akan menjadi dingin. ”Jin Zhen mempercepat langkahnya, membuat nenek Sun menyeringai. Dalam perjalanan ke halaman Willow, obatnya sudah lama menjadi dingin.

DSAIP 38. Mengobati Zi Rui

Leave a Reply

Your email address will not be published.