DSAIP 2. Pria Tampan yang jahat(1)

Featured Image

Sekarang bukan waktunya untuk bertindak gegabah. Feng Yu Heng tidak boleh terlalu percaya diri, terutama karena dia baru saja tiba di dunia ini. Selain dari beberapa ingatan yang berasal dari pemilik tubuh asli, dia sama sekali tidak tahu apa-apa. Selain itu, dia baru berusia 12 tahun dengan penampilan yang menyedihkan, lengan kurus dan kaki kurus. Dia tidak cukup bodoh untuk berkelahi dengan dua orang dewasa.

Saat dia menyembunyikan diri, dia melihat pasangan itu merangkak menuju lubang penuh mayat. Feng Yu Heng menatap mereka dengan cermat dan memastikan identitas pasangan itu. Mereka memang Wang Shu Gen dan istrinya yang mengerikan, Xu shi.

Keduanya memandang ke seluruh tumpukan mayat dan menyadari barang dagangan mereka hilang. Xu shi dengan cemas berkata, “Ini tidak mungkin! Ini jelas tempat kita meninggalkan tubuhnya. Dimana dia?”

Wang Shu Gen menginjak kakinya. “Dia tidak mungkin melarikan diri kan?”

“Mustahil! Itu obat yang cukup kuat untuk membuatnya tertidur selama dua hari dua malam. Bagaimana mungkin dia bisa bangun dalam 1 hari?”

Wang Shu Gen menjadi jengkel. “Kalau begitu, katakan padaku, kemana dia pergi?”

Xu shi juga mulai frustrasi. “Apa gunanya berteriak padaku? Setelah dia pingsan, kita berdua sudah memastikan untuk memberinya pil tidur. Kau yang memastikan kita melakukannya, jadi mengapa aku yang disalahkan? ”

Wang Shu Gen terdiam dan dengan sedih menundukkan kepalanya. Karena kesal, dia memukul mayat. Melihatnya, Xu shi juga mulai marah.

Setelah melihat lebih banyak dari ingatan pemilik aslinya, Feng Yu Heng akhirnya memahami situasi ini.

Tampaknya pasangan itu telah memukul pemilik tubuh asli itu lalu memberi pil tidur. Mereka menyembunyikan tubuhnya di lubang kuburan massal, kemudian kembali di tengah malam untuk mengambil tubuhnya. Dari sana mereka akan membawanya ke ibukota prefektur dan menjualnya untuk mendapatkan uang.

Feng Yu Heng akhirnya sadar dan memegang wajahnya. Tampaknya pemilik tubuh aslinya cukup cantik.

Dia meraih dan mengambil segenggam kerikil. Sudut bibirnya menampakkan senyum kecil. Dengan jentikan jari yang tiba-tiba, sebuah kerikil menemukan sasarannya dan mengenai belakang kepala Xu Shi.

Terdengar suara marah seorang wanita yang menggema di daerah itu, “Ah!” Segera, dia berteriak, “Siapa itu? Siapa yang melempariku? ”

Wang Shu Gen berhenti dan melihat kembali ke arah Xu shi. “Mana ada orang?”

“Ada! Ada seseorang yang baru saja melempari kepalaku. ”

Ketika mereka berbicara, kerikil lain terbang dan mengenai sasarannya di antara alis Wang Shu Gen.

“Ah!” Dia juga menjerit, tetapi sebelum jeritannya selesai, lebih banyak rasa sakit muncul di seluruh tubuhnya.

Kedua orang itu takut setengah mati. Obor mereka telah jatuh ke tanah sejak lama dengan cepat membakar tumpukan mayat.

“Ayo pergi!” Wang Shu Gen tersadar dan mengangkat Xu shi yang terdiam karena ketakutan. Membawanya, dia dengan segera memanjat keluar dari lubang.

Sayangnya, ketika dia mencapai tepi lubang, kakinya tersentak oleh rasa sakit, dan dia jatuh kembali ke lubang. Tubuh gemuk Xu shi seperti bola dan terguling ke lubang yang membuat pakaiannya terkena api dan akhirnya terbakar.

Situasi Wang Shu Gen tidak lebih baik. Pakaiannya terbakar sampai compang-camping, darah menutupi kakinya dan sepotong kulit hilang dari sisi kiri wajahnya.

Feng Yu Heng melemparkan kerikil terakhirnya dan membersihkan tangannya. Dia sudah selesai membalas keduanya yang akhirnya berjuang keluar dari lubang.

Ini baru hari pertamanya, akan lebih baik untuk menghindari membunuh orang. Itu akan menguntungkan.

Keduanya berlari jauh sementara api terus menyala di lubang. Feng Yu Heng berbalik ke arah makam, menyatukan tangannya, dan membungkuk. “Debu menjadi debu, tanah kembali ke tanah, dikremasi lebih baik daripada diserahkan pada alam.”

“Hmmph” Suara dengusan lembut tiba-tiba terdengar dari dekat di belakangnya. Ini menyebabkan rambut Feng Yu Heng berdiri tegak, karena dia tidak memperhatikan ada orang lain. Alih-alih takut, dia merasa waspada seperti belalang yang mengintai jangkrik dan tidak menyadari ada burung di belakangnya¹.

Memikirkan kehidupan sebelumnya di abad ke-21, ia adalah seorang ahli pengobatan Barat dan Tiongkok. Sejak usia 12 tahun, dia mengikuti kakeknya dan bergaul dengan orang-orang di barak. Dia bergabung dengan mereka dalam pelatihan khusus baik ketika angin atau hujan. Dia tidak pernah mundur, dan mulai menunjukkan tanda-tanda lebih banyak mendeteksi sesuatu daripada yang lain. Selain itu, ia memiliki dasar seni bela diri yang baik. Dia melakukan operasi pertamanya pada usia 18 tahun. Pada usia 25, dia sudah menjadi perwira medis tingkat tinggi di Korps Marinir. Jika dia tidak meninggal pada usia 28, maka prestasinya akan lebih banyak.

Tidak ingin memikirkan masa lalu, Feng Yu Heng berbalik dan menuju ke arah suara.

Seorang pria, lebih tepatnya, dia adalah pria muda. Dia tampak berusia sekitar 20 tahun dan mengenakan jubah brokat berwarna ungu gelap. Rambutnya panjang dan rapi, wajahnya tampak terpahat, matanya bersinar dengan cahaya dingin, dan tatapannya tajam seperti elang yang sedang berburu. Di antara kedua alisnya ada pola lotus ungu seukuran kuku. Hal itu membuat wajahnya yang tampan terkesan jahat.

Namun…


1. idiom Cina, mengejar keuntungan kecil dan tidak menyadari bahaya yang mengincar di belakang

DSAIP 1. Kedatangan Phoenix
DSAIP 3. Pria Tampan yang jahat(2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.