SP 73. Aaron Kenzho Surendra

Featured Image

Di Gedung Central F. Sebuah pesta besar sedang diselenggarakan dengan mewah di gedung ini. Jika kamu melihat tempat parkir kendaraan, kamu tidak akan menemukan kendaraan yang biasa-biasa saja.

Cahaya malam bersinar dari balik jendela, dan kota F bersinar dengan berbagai jenis lampu. Semua orang di ruangan itu berpakaian bagus; tersenyum sambil berbicara membuat adegan itu tampak seperti sebuah lukisan yang sangat mahal.

Continue reading “SP 73. Aaron Kenzho Surendra”

SP 72. Jangan Salahkan Aku Bila Aku Menjadi Terobsesi Padamu

Featured Image

Rara menutup tirai, berbalik, dan menghela napas dalam-dalam.

Mendadak dia menjadi susah untuk bernapas seperti ada sebuah batu besar yang hinggap di dadanya. Debaran detak jantungnya juga meningkat.

Ada apa dengan diriku ini?

Continue reading “SP 72. Jangan Salahkan Aku Bila Aku Menjadi Terobsesi Padamu”

SP 71. Dia Sangat Mengesankan!

Featured Image

Drrt~Drrt~~

Rara yang setengah tertidur menjadi terbangun karena getaran ponselnya. Sebuah pesan. Dia membuka dan tidak bisa tidak tersenyum.

Kata ‘wanitaku’ itu sedikit agresif. Dan itu membuat Rara merasa lucu.

Continue reading “SP 71. Dia Sangat Mengesankan!”

SP 70. Keluarga Arion

Featured Image

Pria tampan yang mereka bicarakan masih berada di Kota C, di ruang kerjanya; berkutat dengan pekerjaannya. Meski ini hari libur, tapi dia tidak ingin beristirahat. Bahkan jika kamu tidak ingin beristirahat apa perlu menyeret seseorang juga?

Lihatlah, kondisi Sekretaris Han sekarang! Disekitar area matanya terbentuk lingkaran hitam yang gelap. Bukti bahwa dia tidak tidur.

Continue reading “SP 70. Keluarga Arion”

SP 69. Mengirim Pesan

Featured Image

Dengan segala kekuatannya yang tersisa, Rara berusaha meraih ponselnya yang ada di dalam tas di sampingnya. Dia juga berusaha mencari kartu nama. Tapi dia menghadapi dilema lain.

Haruskah dia mengirimkan pesan atau membuat panggilan kepada Dewa?

Continue reading “SP 69. Mengirim Pesan”

SP 68. Rara Demam!

Featured Image

Setelah hampir setengah hari berpikir, akhirnya mereka mempresentasikannya di depan Mr. Jun. Ketika itu selesai, semua orang langsung merasa lega dan lemas saat itu juga. Tapi tugas mereka belum selesai, mereka masih harus membuat outline dari naskah itu.

Pada akhirnya, mereka lembur selama dua hari satu malam.

Continue reading “SP 68. Rara Demam!”

SP 67. Pelakor?

Featured Image

Ketika mereka tiba di Perusahaan DC, semua orang pada awalnya tidak tahu dan tidak mengenal siapa dua orang yang berpakaian jas rapi. Meski aura yang mereka tampilkan sangat dominan, semua pegawai masih bersikap acuh tak acuh.

Dewa memperhatikan hal ini, rasanya dia menjadi sakit kepala. Itu bukan karena pengabaian mereka akan kedatangannya tetapi karena kondisi kantor ini yang … jauh dari standar.

Continue reading “SP 67. Pelakor?”

SP 66. Beri Kami Sedikit Waktu!

Featured Image

Karena perubahan mendadak ini, mereka harus berpikir ulang untuk memikirkan ide baru.

Setiap menit, setiap detik berlalu. Ekspresi yang terpasang di wajah mereka sangat serius. Dibawah atmosfir yang berat, semua orang mencoba untuk berpikir.

Tapi tidak bisa, ah!

Continue reading “SP 66. Beri Kami Sedikit Waktu!”

SP 65. What A Life

Featured Image

Di Shiny Apartement.

Di dapur, Nimas berteriak, mengejek dan memaki-maki layar ponselnya. Hari masih pagi, tapi apa perlu untuk mengeluarkan semua emosi itu di awal hari?

Continue reading “SP 65. What A Life”

SP 64. Melakukan Penyelidikan

Featured Image

Jam makan siang sudah berakhir.

Di tengah perjalanan kembali, Rara melihat ada seseorang yang dia kenal turun dari mobil asing. Mobil itu berplat 3 huruf. Dia turun dan membungkuk dengan hormat pada orang di dalam mobil. Setelah itu, mobil itu melaju pergi.

Continue reading “SP 64. Melakukan Penyelidikan”