LAC 309. Penuh trik lebih menarik!

Featured Image

Jin Xin menarik kembali pedang di tangannya, meskipun dia bertanya-tanya apa yang ingin disampaikan Wangye, tapi ingat bahwa dia telah ketahuan sekali ketika baru mulai bekerja dengan tuannya, dia menebaknya kalau ini pasti ada kaitan dengan tuannya. Continue reading “LAC 309. Penuh trik lebih menarik!”

LAC 308. Ayah ingin menjadi mak comblang

Featured Image

“Apakah ada rahasia di Negara Bagian Junlan?” Cheng Yanluo mendekatinya dan mencubit lengannya, penasaran dengan nada bicaranya. Chu Qingyan mengangkat bahu, “Aku juga tidak tahu, atau kau bisa bertanya pada kakak perguruan mu, mungkin dia tahu.”

Setelah mendengarkan saran Chu Qingyan, Cheng Yanluo menggerutu, “Lupakan saja, aku tidak ingin berbicara dengannya.” Continue reading “LAC 308. Ayah ingin menjadi mak comblang”

LAC 307. Apa Keinginanmu?

Featured Image

“Oh?” Xiao Xu mengangkat alisnya dan menatapnya. Dia tidak tahu apa yang akan dilakukan gadis kecil ini.

Sikap apa ini?

“Aku serius!” Chu Qingyan berulang kali menyakinkannya.

Xiao Xu duduk dengan tenang dan menatapnya dengan pandangan yang bosan, “Tanyalah.” Continue reading “LAC 307. Apa Keinginanmu?”

LAC 306. Trik Kecil Chu Qingyan

Featured Image

Tak terasa sudah bulan Desember.

Ayah Chu mengenakan jaket katun besar, yang membungkus dirinya seperti beruang.

“Dan Niang, aku tidak kedinginan, mengapa kau menyuruhku memakai begitu banyak pakaian!” Ayah Chu membuka pakaiannya sambil menggerutu. Continue reading “LAC 306. Trik Kecil Chu Qingyan”

LAC 305. Arti Cinta 

Featured Image

Saat makan malam, setiap lauk ada wortelnya, meskipun Chu Qingyan protes, tetap saja disuruh makan .

Dia menyerah dan terpaksa makan sayuran yang dia tidak suka tetapi penting untuk pertumbuhannya. Continue reading “LAC 305. Arti Cinta “

LAC 304. Pukulan Terakhir yang Menakjubkan dari Gunung Es

Featured Image

Kalimat ini membuat Permaisuri Liang memisahkan diri dari Kaisar Xixuan.

Selir Yue datang perlahan dengan gaun kuning cerah yang menyentuh lantai. Roknya berdesir seiring langkahnya, seolah-olah bunga mekar di kakinya. Riasan wajahnya yang indah dan halus, dilapisi dengan bedak yang putih. Melihatnya seperti melihat kuncup di dahan pohon di musim semi, yang membuat orang merasa bahagia. Continue reading “LAC 304. Pukulan Terakhir yang Menakjubkan dari Gunung Es”

LAC 303. Upaya Terakhir

Featured Image

“Apa? Pangeran Ying menghilang?” Permaisuri Liang kaget dan berdiri dari kursinya.

Luo Yun segera melangkah maju untuk menenangkannya, “Permaisuri, jangan khawatir, sebaiknya mencari informasi mengenai hal ini terlebih dahulu. Selama ini Pangeran Ying telah melewati berbagai kesulitan, dia akan baik-baik saja.” Continue reading “LAC 303. Upaya Terakhir”

LAC 302. Sayang aku, sayangi seluruh keluargaku

Featured Image

Cheng Yanluo memandang ke arah kerumunan yang sedang menanti dengan cemas dan tersenyum, “Aku telah menemukan penyebabnya, kalian tidak perlu khawatir.”

Semua orang merasa lega. Continue reading “LAC 302. Sayang aku, sayangi seluruh keluargaku”

LAC 301. Dia mengabaikan Putrinya

Featured Image

Ayah?

Chu Qingyan terkejut melihat orang di depannya yang penuh dengan dedaunan di kepalanya, bagaimana mungkin orang ini adalah ayahnya.

Setelah terkejut, dia memeluknya, namun, ketika dia membuka tangannya, pria itu melewatinya dan berjalan ke arah pria di sisi Chu Qing-Yan. Continue reading “LAC 301. Dia mengabaikan Putrinya”

LAC 300. Menantu, Ayah Ada Di Sini

Featured Image

Hari berikutnya.

Sudah waktunya untuk meninggalkan pusat medis.

Chu Qingyan awalnya menginginkan Roh Kayu untuk membawa Xi Ning dan yang lainnya ke tempat yang aman dan tersembunyi, ketika kembali dengan aman dari Negara Jiang, mereka akan menjemputnya, tapi sayangnya—— Continue reading “LAC 300. Menantu, Ayah Ada Di Sini”