DSAIP 39. Cepat Berikan Obat

Featured Image

Dokter ini terlihat serius dan bertanggung jawab menanyakan kepada nenek Sun tentang kondisi Zi Rui saat sakit. Kemudian dokter memeriksa denyut nadi dan mata Zi Rui. Akhirnya, ia menyimpulkan: “Tuan muda mengalami gangguan pencernaan. Aku akan meresepkan obat. Setelah meminumnya selama beberapa hari, dia akan baik-baik saja.”

Yao shi melihat dokter mengatakan hal yang sama dengan Feng Yu Heng. Dia merasa lebih percaya dengan pengetahuan medis Feng Yu Heng. Continue reading “DSAIP 39. Cepat Berikan Obat”

DSAIP 38. Mengobati Zi Rui

Featured Image

Di halaman Willow, semua berjalan dengan lancar. Ketika ada orang bahagia, pasti ada yang frustrasi. Misalnya, Feng Fen Dai.

Meskipun sebelumnya Feng Yu Heng menjanjikan saputangan yang terbuat dari lima harta, gadis ini memiliki hati yang tidak pernah puas. Melihat kehidupan Feng Yu Heng mengalami peningkatan setelah menerima dukungan dari pengawal Pangeran Yu, dia merasa tidak akan pernah menjalani kehidupan yang bahagia. Continue reading “DSAIP 38. Mengobati Zi Rui”

DSAIP 37. Pelayan pribadi

Featured Image

Melihat Feng Yu Heng menerima perak itu, An shi akhirnya menjadi lega . Dia tidak berniat menjilat, sebenarnya dia sudah menyiapkan perak ini sejak kemarin. Dia tidak menduga pengawal Pangeran Yu akan datang membawa hadiah pertunangan, yang membuatnya tampak seolah-olah dia sedang berusaha menjilat.

“Ibu selir, jangan khawatir, A-Heng akan menjaga adik ketiga.” Feng Yu Heng tidak punya niat untuk menjanjikan apa pun pada An shi. Dia tahu maksud An shi, yang hanya menginginkan kesejahteraan Xiang Rong. Continue reading “DSAIP 37. Pelayan pribadi”

DSAIP 36. Kunjungan An Shi

Featured Image

Man Xi memandang Bao Tang dan dengan enggan berkata: “Aku tidak takut pada nona kedua. Aku takut dengan Yang Mulia Pangeran Yu. Kau berada di halaman ini dan tidak keluar, jadi kau tidak tahu kejadiannya, tetapi kalau ada waktu sesudah makan, pergilah keluar dan cari informasi. Lihatlah ada berapa banyak orang di kediaman yang akan mengatakan mereka tidak takut pada pengawal Pangeran Yu. ” Continue reading “DSAIP 36. Kunjungan An Shi”

DSAIP 35. Tidak Akan Mengeluh

Featured Image

Yao shi meneteskan air mata: “Ini semua kesalahan ibu karena menimbulkan masalah bagimu dan Zi Rui. Jika bukan cucu keluarga Yao, kau tidak akan mengalami hal itu. ”

Feng Yu Heng menggelengkan kepalanya, “Jika kita tidak memiliki hubungan dengan keluarga Yao, maka aku khawatir Feng Jin Yuan tidak akan menikahi ibu dan membawa masuk ke kediaman. Jika itu terjadi, maka Zi Rui dan aku tidak akan ada. ” Continue reading “DSAIP 35. Tidak Akan Mengeluh”

DSAIP 34. Upacara Pernikahan di usia 15thn

Featured Image

Tetua akhirnya pulih dan mendekati Feng Yu Heng untuk memperbaiki hubungan mereka: “A-Heng, tinggallah di halaman Willow sampai gerbang bulan telah dibuat. Saat sudah siap, kalau ada yang kurang beritahu saja nanti nenek yang atur. ”

Feng Yu Heng tersenyum: “Terima kasih, nenek. Yang Mulia Pangeran Yu mengirim banyak perabotan. Sepertinya tidak banyak yang perlu ditambah. Yang aku butuhkan hanya pelayan untuk memindahkan dan memgatur barang. ” Continue reading “DSAIP 34. Upacara Pernikahan di usia 15thn”

DSAIP 33. Tidak bisa membelamu

Featured Image

Sayangnya, Chen shi dan putrinya tidak tahu bahwa gelar panutan untuk semua wanita, bahkan Ratu belum pernah menerimanya. Kalau tidak, bagaimana bisa begitu banyak hal jatuh ke tangan Pangeran Yu.

Feng Yu Heng menemukan beberapa informasi tentang nilai barang-barang itu di antara ingatan yang dimiliki oleh pemilik tubuh asli. Dia hanya bisa menghela nafas, karena kebiasaan memboroskan uang dari pria itu membuat dia hampir menggigit lidahnya. Continue reading “DSAIP 33. Tidak bisa membelamu”

DSAIP 32. Harta nasional

Featured Image

Chen shi berteriak dengan nyaring dan keras, tidak mempedulikan status tetua: “Mengapa kau memukulku?”

Sang tetua gemetar karena marah, “Aku ingin kau tutup mulut!”

Nona Zhou hanya menggelengkan kepalanya dan berseru, “Sepertinya Tuan Feng sangat pandai mengetahui maksud Kaisar, namun aku merasa anda telah salah mengerti.” Continue reading “DSAIP 32. Harta nasional”

DSAIP 31. Hadiah Pertunangan Pribadi

Featured Image

Jika Pangeran Yu benar-benar menghargai pernikahan ini, lalu bagaimana bisa ia memberikan hadiah pertunangan yang seperti itu? Teriakan kasim itu membuat mereka ingin menyembunyikan wajah mereka. Pintu masuk utama ke kediaman Feng terbuka lebar, banyak orang mendengarkan dari luar. Lelucon ini telah menjadi masalah besar, mereka takut rumor akan beredar di seluruh ibukota dalam waktu kurang dari sehari. Bagaimana bisa kediaman Feng menunjukkan dirinya di depan umum? Continue reading “DSAIP 31. Hadiah Pertunangan Pribadi”

DSAIP 30. Hadiah Pertunangan Pangeran Kesembilan

Featured Image

“Apa?” Nyonya tua, Feng Jin Yuan dan Chen shi serentak berseru. Bahkan An shi yang biasanya tenang pun terkejut.

Feng Yu Heng berkedip beberapa kali. Apa maksudnya ?

An shi memandang Feng Yu Heng dan melihat dia jelas tidak mengerti. Dia berbisik kepadanya: “Dua tahun yang lalu, pangeran kesembilan pergi ekspedisi. Pada saat itu, Kaisar memberikan kepadanya gelar Grand Marshall, dan ia juga mendapat gelar Pangeran Yu¹. Continue reading “DSAIP 30. Hadiah Pertunangan Pangeran Kesembilan”