ASPSD. Epilog

Featured Image

Nama Iris Lana Almeria akan diturunkan ke generasi selanjutnya dalam sejarah, sebagai pendiri Abad Pertengahan. Pendirian Bank, sekolah gratis, dan pendidikan wajib, revisi sistem pajak dan perlindungan pengembangan medis, serta pengembangan jalan dan infrastruktur. Continue reading “ASPSD. Epilog”

ASPSD 273. Kondensasi 2

Featured Image

[Iris]

“Ya …” Ditekan oleh keinginannya, aku hanya bisa setuju… Kemudian dia duduk sebentar, beristirahat, dan meninggalkan ruangan.

“Ibu…” Continue reading “ASPSD 273. Kondensasi 2”

ASPSD 272. Kondensasi

Featured Image

[Iris]

Lalu beberapa tahun kemudian. Aku telah bahagia menikah dengan Dean. Orang-orang yang tahu Identitas Dean adalah keluargaku dan teman Leticia yang bekerja dengannya. Jelas, aku seharusnya menikah dengan pria biasa. Continue reading “ASPSD 272. Kondensasi”

ASPSD 271. Kebohongan 3

Featured Image

[Iris]

“Tunggu… Dean!”

Pada tindakannya yang begitu mengejutkan, aku berseru dengan mata lebar. Tapi, dia tersenyum dengan tenang dan menggelengkan kepalanya. Dan momen beikutnya dia menatapku dengan tatapan serius. Kesadaran ku terjerat di mata itu. Continue reading “ASPSD 271. Kebohongan 3”

ASPSD 270. Kebohongan 2

Featured Image

[Iris]

“Bohong…”

Pada akhirnya, aku dengan tenang mengaguminya, seolah-olah aku mendengar halusinasi. Tapi suara itu terus terdengar seolah mencemoohku.

“…Maaf, Nona. Yang sebelumnya aku katakan semua adalah kebohongan. Continue reading “ASPSD 270. Kebohongan 2”

ASPSD 269. Kebohongan

Featured Image

[Iris]

Lalu, aku menjadi seorang Tuan Wilayah, dan terlibat dalam politik … Walau mengatakan itu, apa yang ku lakukan tetap sama. Setiap hari aku menuju ke ruang studi, dan sibuk dengan pemerintahan. Continue reading “ASPSD 269. Kebohongan”

ASPSD 268. Kebulatan Tekad

Featured Image

[Iris]

Pada hari itu, aku kembali ke kediaman Duke Armelia di kota kerajaan.

“… Aku tidak tahu. Apa kau bisa melakukan itu lagi.” Continue reading “ASPSD 268. Kebulatan Tekad”

ASPSD 267. Pembicaraan 2

Featured Image

[Iris]

Pada saat itu, suara ketukan terdengar dari pintu, dan seorang pelayan Istana Kerajaan memasuki ruangan. Dia menyeduh teh dengan cemerlang kemudian pergi lagi. Jujur aku suka teh yang diseduh Tanya, tapi … Apakah ini masalah selera? Lalu, untuk sementara waktu, aku menikmati teh dengan tenang. Ada banyak hal yang terjadi hari ini, bahkan jika hanya satu hari.

Aku minum teh saat mencerna semuanya satu per satu. Continue reading “ASPSD 267. Pembicaraan 2”

ASPSD 266. Pembicaraan

Featured Image

[Iris]

“… Kakak, Leticia meminta mu menunggu di ruang kerja nya.”  Kata Bern.

“Aku mengerti … apakah kau tidak harus mendengarkan Yuri?”

“Yuri hanya ingin berbicara dengan Leticia.” Continue reading “ASPSD 266. Pembicaraan”

ASPSD 265. Konfrontasi 3

Featured Image

[Iris]

“Istimewa … ya”

Dia berkata begitu dan tertawa dengan wajah menangis. “Aku bodoh. Untuk pertama kalinya, aku tahu betapa istimewanya dia bagi ku.” Continue reading “ASPSD 265. Konfrontasi 3”