AF 105. Musim Semi Tanpa Batas

Featured Image

[DEWASA; mohon baca dengan betanggung jawab]

“Kau dalam suasana hati yang baik, hm?” Saat itu pagi musim dingin, Lin Si Yao memeluk tubuh Su Shuilian yang lembut dan wangi ketika mereka berbaring di ranjang hangat mereka. Setelah beberapa hari yang sibuk, hari ini adalah kesempatan langka ketika mereka berdua tidak melakukan apa pun. Continue reading “AF 105. Musim Semi Tanpa Batas”

AF 104. Kau juga?

Featured Image

“Sebelumnya … kehidupan sebelumnya?” Su Shuilian menutup mulutnya dengan tak percaya. Surga, apakah dia mendengarnya dengan benar? Long Xi Yue adalah … sama seperti dia? Jiwa yang datang dari dunia lain?

“Ya, kehidupanku sebelumnya,” Long Xi Yue menatap Su Shuilian dan tidak berkedip, ekspresinya serius tanpa sedikit humor. Continue reading “AF 104. Kau juga?”

AF 103. Aku Juga Telah Menjalani Dua Kehidupan

Featured Image

Setelah Jing Wangye dan Wangfei-nya mengungkapkan segalanya kepada putri mereka, mereka mulai menjalani kehidupan mereka dengan santai di Desa Fan Hua. Pada siang hari, mereka bermain dengan cucu laki-laki dan cucu perempuan yang paling manis dan kadang-kadang mengobrol dengan putri mereka. Ketika cucu dan putri mereka tidur siang, pasangan itu menikmati berjalan-jalan di sekitar Desa Fan Hua, menikmati udara segar dan pemandangan alam yang indah di daerah itu. Continue reading “AF 103. Aku Juga Telah Menjalani Dua Kehidupan”

AF 102. Kebenaran yang Mengejutkan

Featured Image

“Sayangku … Kau sangat menderita …” Setelah Jing Wangfei berbicara, dia ingin memeluk Su Shuilian yang terpana yang bersandar di sandaran kepala. Namun, dia takut putrinya tidak akan membiarkan itu, jadi dia bersandar pada Jing Wangye, menangis dan menyeka air matanya. Karena dia tahu Su Shuilian adalah putri yang telah dia ratapi selama puluhan tahun, dia menjadi sangat emosional. Continue reading “AF 102. Kebenaran yang Mengejutkan”

AF 101. Sangat Melodramatis

Featured Image

Tidur Su Shuilian ini telah berlangsung dua hari dan satu malam. Meskipun Long Xi Yue dan Ouyang Xun bergantian memeriksa denyut nadinya secara teratur dan menekankan bahwa dia baik-baik saja dan dia perlu tidur nyenyak karena terlalu lelah, Lin Si Yao masih ketakutan. Dia takut Shuilian akan tidur dan tidak pernah bangun. Kecuali untuk tiga kali makan sehari ketika Si Chong dan Si Tuo menyeretnya ke ruang makan, ia menghabiskan hampir seluruh waktunya di samping ranjang Su Shuilian. Continue reading “AF 101. Sangat Melodramatis”

AF 100. Dua Rencana

Featured Image

** Segala sesuatu yang dicetak tebal ditulis dalam bahasa Inggris di mentahnya. **


“Ahhh …” Teriakan terdengar dari kamar tidur sayap Barat yang digunakan sebagai ruang bersalin. Jeritan tajam yang menusuk telinga hampir menyebabkan Lin Si Yao, yang dipaksa untuk menunggu di luar dengan sangat cemas, mendorong pintu terbuka dan menyerbu ke dalam ruangan. Continue reading “AF 100. Dua Rencana”

AF 99. Kelahiran Prematur Mengungkap Rahasia

Featured Image

“Ah Yao?” Panggilan lembut datang kepadanya, mematahkan jalur pikirannya.

“Tidak apa-apa. Kau harus makan lebih banyak. Kau akan membutuhkan stamina saat melahirkan,” ia dengan cermat mengambil tulang ikan untuknya sebelum memasukkan daging ikan putih yang lembut ke dalam mangkuk Shuilian. Continue reading “AF 99. Kelahiran Prematur Mengungkap Rahasia”

AF 98. Pindah

Featured Image

Jujur saja, rumah besar yang dibangun Si Ling untuk mereka itu cukup bagus.

Namun, ternyata tidak seperti yang mereka rencanakan masing-masing memiliki halaman pribadi sendiri. Sekarang, mereka bertiga berbagi Halaman Anggrek karena Si Ling dan istrinya sementara tinggal di Halaman Bambu. Pengawal kerajaan, pelayan dan pelayan dari rumah Pangeran Jing tinggal di Halaman Pinus. Continue reading “AF 98. Pindah”

AF 97. Ketentuan

Featured Image

Sudah tiga hari sejak Lin Si Yao menghilang dengan siapa pun yang menjadi Kepala Pengadilan Feng itu. Tiga hari penuh. Si Luo mengikuti Xiaoxue ke gunung dan mencari, tetapi tidak ada berita.

Sementara itu, Si Tuo terbangun dari ketidaksadarannya. Meskipun dia masih lemah, dia tidak lagi dalam bahaya. Continue reading “AF 97. Ketentuan”

AF 96. Kepala Pengadilan Feng Yao

Featured Image

“Si Ling! Jangan lupa siapa yang memberi mu semua yang saat ini kau miliki … ” Feng Qing Ya di pojokkan oleh Lin Si Yao, Si Tuo, dan kawan-kawan. Berdiri di depan pintu masuk ke Gunung Da Shi, dia berbalik, menatap Lin Si Yao, saat dia menekankan setiap kata.

“Aku ulangi, Si Ling sudah mati di tangan mu. Satu nyawa sudah cukup untuk mengakhiri semua nikmat dan dendam.” Lin Si Yao berdiri beberapa meter dari Feng Qing Ya, ketika dia dengan dingin menjawab. Continue reading “AF 96. Kepala Pengadilan Feng Yao”