BMK 23. Tidur disampingnya

Featured Image

 

[MATHEUS]

Aku berhenti tiba-tiba. Aku tahu jika aku tidak ingin sesuatu akan terjadi di antara kami. Aku hanya seorang pria dan Joanna telah membuatku kurang tidur malam dengan memikirkan bahwa dia bisa saja benar-benar segera pergi.

“Aku minta maaf.”

Dia terlihat terganggu. “Kenapa?”

“Aku tidak bisa, Aku sangat menghormatimu.” Aku memeluknya sangat erat. Dia memelukku balik. Kami berada dalam posisi itu untuk beberapa saat sampai aku memecah kesunyian panjang. “Bisakah kita melihat ‘That Awkward Moment‘?”

Dia tersenyum lebar. “Serius?”

Aku tertawa. “Aku suka film itu.”

“Aku mengakuinya, akhirnya.” Dia juga tertawa.

Dia sangat cantik ketika dia tertawa. Dia terlihat benar-benar bebas dan alami. Tidak berpura-pura. Menjadi dirinya yang sederhana. Dan aku mencintainya karena itu.

Tunggu. Apa? Apa aku baru saja berpikir bahwa aku mencintainya?

Tidak, aku tidak berpikir begitu. Aku hanya menyukai kehadirannya. Aku hanya ingin waktunya menjadi milikku secara eksklusif.

Lalu harus kusebut apa itu? Hanya rasa posesif? Oh, sialan. Tentu saja bukan!

Kami masuk ke dalamruangan. Merebut CD yang kubawa, duduk di tempat tidur dan melihat film untuk kesekian kalinya.

“Jika kau mau, kau bisa tidur di tempat tidur ini. Ini terlalu besar untukku.”

Aku tidak bisa mempercayai diriku sendiri. Tapi aku ingin momen itu juga. Tidur disampingnya. Berdekatan.

Tentu saja, aku bukan tidak setuju melakukannya. Dia berbaring di dadaku ketika menonton film. Kemudian, dia jatuh tertidur. Aku mantapnya lurus. Mendengarkan dengkuran halusnya. Aku takjub dengan kecantikannya yang sederhana. Aku mematikan televisi. Memindahkannya sedikit sehingga dia bisa berbaring dengan nyaman.

Aku berbaring disampingnya, menatapnya dan menyentuh rambutnya. Aku menatapnya untuk waktu yang lama. Wajahnya, aku tidak akan lelah dengan menatapnya. Betapa beruntung pria yang akan memiliki hatinya. Dia adalah seorang wanita yang sangat penuh kasih.

Mekipun dia tertidur, aku menciumnya. Dengan penuh gairah.

Aku tersenyum dan mendesah bahagia.

Aku berbisik di telinganya,”Terima kasih untuk ini, Joanna. Selamat malam.”

 

BMK 22. Satu Syarat
BMK 24. Menikmati Lake Castle Resort

Author: Deera

Just a girl who loves reading, writing, and imagining a story.

Leave a Reply

Your email address will not be published.