KPKM: Chapter 207 (Part 2): Saling Bertemu

Featured Image

Update terakhir untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Anis (Cichicuit)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

Alisnya semakin bertaut. Dibandingkan dengan itu, hal yang paling dirinya takuti jika hubungan kehidupan sebelumnya antara Mei Furen dan Xie JingXing adalah sekutu. Jika Mei Furen adalah orang yang dikirim oleh keluarga Kekaisaran Liang Yang Besar, tidak peduli bagaimana pun itu, akhir Shen Miao terkait erat dengan keluarga Kekaisaran Liang Yang Besar. Dirinya tidak pernah bisa menyelamatkan Fu Ming dan Wan Yu kembali jadi bagaimana Shen Miao bisa menangani hubungan antara Xie JingXing dan dirinya sendiri?

Continue reading “KPKM: Chapter 207 (Part 2): Saling Bertemu”

KPKM: Chapter 207 (Part 1): Saling Bertemu

Featured Image

Update keempat untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Retna (remi7noor)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

Ji Furen tersenyum, “Wanita muda ini adalah Nona muda Li Mei yang membawa tanaman herbal.”

Shen Miao menatapnya.

Alasan mengapa Mei Furen dapat disukai selama bertahun-tahun di Istana Dalam dan memiliki Fu Chen di posisi Pangeran Mahkota yang baru meskipun ada tujuh puluh dua selir di tiga Istana dan enam kediaman, dan tidak ada satupun yang mudah ditangani, itu alasan kenapa Fu XiuYi hanya menyayanginya saja. Mei Furen bukan seseorang yang bisa ditangani oleh wanita biasa. Mereka yang lebih cantik darinya tidak secerdas dirinya, mereka yang lebih pintar darinya tidak secantik dirinya. Dia tahu kapan bergerak maju dan kapan harus mundur. Dia jelas orang yang punya rencana licik tapi selalu memberi perasaan bahwa orang lainlah yang punya rencana licik. Dia sombong tapi tahu sopan santun, cantik tapi tahu kapan harus menggambarkan sisi yang paling indah. Para selir di Istana Dalam akan selalu berdiskusi di belakang bahwa jika dia mau, semua pria di bawah Surga akan berlutut di kakinya.

Continue reading “KPKM: Chapter 207 (Part 1): Saling Bertemu”

KPKM: Chapter 206 (Part 2): Mei Furen

Featured Image

Update ketiga untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Alamanda (BandariAlamanda)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

“Mereka adalah sepasang kakak beradik,” kata Tang Shu sambil tersenyum, “Mereka seusia dengan Furen dan penampilannya juga luar biasa. Ji Furen senang dengan mereka dan berniat untuk memperkenalkan kakak perempuan dan adik laki-laki ini kepada muda-mudi terbaik kalangan bangsawan yang belum menikah. Sepertinya mereka berperilaku baik, terlihat dari cara mereka berinteraksi dengan para pelayan, terlebih ketika sudah tinggal selama beberapa hari di kediaman kita.”

Seluruh pelayan di kediaman Pangeran Rui dilatih dalam ketentaraan Mo Yu milik Xie JingXing. Bahkan mereka yang bukan berasal dari tentara Mo Yu, juga bersikap tegas dan bijaksana. Shen Miao telah menyaksikan para pelayan melakukan apapun sesuai dengan perintah. Sulit bagi Xie JingXing—orang yang senang bertindak semaunya—untuk melatih sekelompok orang yang keras dengan diri mereka sendiri.

Continue reading “KPKM: Chapter 206 (Part 2): Mei Furen”

KPKM: Chapter 206 (Part 1): Mei Furen

Featured Image

Update kedua untuk minggu iniSeperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Nindi (NindiaRahma)

EditorKak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

Ketika Shen Miao dan Luo Tan mencapai depan rumah jerami, Hui Xiang dan Ba ​​Jiao sedang berdiri di bawah pohon Locus sementara Cong Yang dan Mo Qing duduk di bawah pohon, memeluk pedang mereka dengan alis mereka yang tertaut.

Hui Xiang tiba-tiba berkata, “Sudah datang.” Ba Jiao dengan cepat bergegas dan melihat bahwa Luo Tan dan Shen Miao mengikuti di belakang pendeta Tao yang aneh, menuju ke arah mereka. Luo Tan terlihat baik-baik saja tetapi Shen Miao berjalan terhuyung-huyung dan seluruh tubuhnya kotor, rambutnya agak berantakan dan sedikit bau.

Continue reading “KPKM: Chapter 206 (Part 1): Mei Furen”

KPKM: Chapter 205 (Part 2) : Merundingkan Pengobatan

Featured Image

Update pertama untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Shirley (shirleyduassa)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.

Luo Tan dan Shen Miao maju dua langkah dan menyadari bahwa di depan mereka adalah lembah besar. Lembah yang dipenuhi aroma bunga. Meski saat ini adalah bulan keenam, di tengah keadaan yang tidak terduga, tetapi bunga-bunga mekar secara penuh dan matahari terbenam membuat tanah dipenuhi cahaya keemasan. Seolah tiba di wilayah tanah abadi di bumi karena tidak terasa nyata.

“Di sini sangat indah.” Luo Tan berseru.

Pendeta Tao Chi Yan memandang ke arah Shen Miao, “Bagaimana menurutmu, Furen?”

Continue reading “KPKM: Chapter 205 (Part 2) : Merundingkan Pengobatan”

BKYB: Volume 2 Chapter 9.2

Featured Image

Chapter ini diterjemahkan oleh Kak Lativa / bingtangg

Editor: June | Proofreader: Kak Dhie

Happy reading!

Volume 2 Chapter 9.2

“Juga, kami juga sudah banyak menyelesaikan pemeriksaan pembedahan tubuh Ye Xiao Xiang. Penyebab kematian seperti yang kuberitahu padamu sebelumnya, hantaman dengan objek berat. Kami tidak yakin apakah ini menyebabkan pendarahan internal atau apa; akan memerlukan pembedahan yang sesungguhnya untuk mengklarifikasinya.”

“Mm….” Yu Yin memikirkan hal ini lagi dan lagi.

Jika Ye LiSheng benar-benar membunuh si nyonya rumah mengapa dia membunuh Ye XiaoXiang?

Continue reading “BKYB: Volume 2 Chapter 9.2”

BKYB: Volume 2 Chapter 9.1

Featured Image

Chapter pertama minggu ini diterjemahkan oleh Kak El / elvarania

Editor: June | Proofreader: Kak Dhie

Happy reading!

Volume 2 Chapter 9.1

“Benar-benar keberuntungan yang buruk sekali.”

Setelah diantar ke kantor perawat oleh anak-anak, lalu dipaksa ke ruang gawat darurat di rumah sakit terdekat oleh perawat, kata-kata semacam inilah yang memenuhi kepala Yu Yin.

Keran yang mengenai bagian punggung tangannya benar-benar telah mengoyak dagingnya, membuatnya terlihat sedikit mengerikan. Setelah selesai didisinfeksi, lukanya tidak bisa dijahit agar menyatu. Sehingga, dokter hanya meresepkannya beberapa obat, dan saat ini ia sedang menunggu di luar ruang diagnostik.

Continue reading “BKYB: Volume 2 Chapter 9.1”

BKYB: Volume 2 Chapter 8.2

Featured Image

Chapter pertama minggu ini diterjemahkan oleh Kak Yuyu / yulianayuyu

Editor: June | Proofreader: Kak Dhie

Happy reading!

Volume 2 Chapter 8.2

Mengabaikan kebisingan, Yan Si memutar sebuah nomor telepon. Namun, ketika dia mencoba untuk menekan tombol kirim, yang terdengar adalah suara gangguan jaringan statis, dan dia tidak dapat terhubung. “Jika kau mau aku menolongmu, maka diamlah sebentar!” Tanpa sadar, dia mengutuk.

Anehnya, baik suara gedoran dari luar dan suara pipa air segera hilang, seolah-olah seseorang telah menekan tombol berhenti.

Pada saat yang sama, telepon genggamnya otomatis memutar sebuah nomor telepon.

Continue reading “BKYB: Volume 2 Chapter 8.2”

KPKM: Chapter 205 (part 1): Merundingkan Pengobatan

Featured Image

Update terakhir untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Elva (elvarania)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

Shen Miao tidak pernah berpikir bahwa orang yang disebut Orang Pintar adalah Pendeta Tao aneh yang pernah sekali ia lihat di Biara Pu Tuo di Ming Qi. Kata-kata yang diucapkan Pendeta Tao hari itu melekat dalam ingatan Shen Miao begitu lama karena ia merasa jika orang ini sepertinya telah mengintip rahasia dua kehidupannya. Namun setelah ia mengirim orang untuk mencari keberadaan Pendeta Tao itu, ia tidak bisa menemukan orang itu setelah mengobrak-abrik seluruh ibu kota Ding.

Tidak heran kenapa ia tidak bisa menemukannya, Pendeta Tao ini ternyata datang dari tempat yang sangat jauh ke Long Ye di Liang Yang Besar.

Continue reading “KPKM: Chapter 205 (part 1): Merundingkan Pengobatan”

KPKM: Chapter 204 (Part 2): Terkejut

Featured Image

Update keempat untuk minggu ini. Seperti biasa, mohon untuk TIDAK MENULISKAN SPOILER di kolom KOMENTARJADWAL UPDATE dapat ditemukan di TWS COFFEE atau PROFIL TWSChapter ini diterjemahkan oleh Kak Retna (remi7noor)

Editor: Kak Nadita| Proofreader: Kak Glenn
.
.

Di kediaman Lu, Lu Wan-er berjalan bolak-balik di ruangan itu, berbicara dengan genit kepada Lu Furen, “Ibu, aku ingin menjenguk Yang Mulia Pangeran. Aku tidak tahu bagaimana lukanya. Bagaimana jika cederanya serius?”

Lu Furen menghiburnya, “Bagaimana mungkin itu serius? Jika itu serius, maka mereka pasti akan mencari tabib. Saat ini tidak ada informasi dari kediaman Pangeran sama sekali, jadi dia pasti baik-baik saja. Jadi kenapa kau yang repot?”

Continue reading “KPKM: Chapter 204 (Part 2): Terkejut”