ASPSD 7. Belajar

Featured Image

[Iris]

“Inspeksi dijadwalkan akan berlangsung dalam dua hari. Jika ada yang kalian butuhkan, carilah Tanya dan masing-masing beritahu dia. Tanya. Tolong selesaikan persiapannya.”

“Saya mengerti.”

“Dan juga, adakah orang yang bisa menghubungi Moneda?”

“Anda bilang, Moneda?”

“Ya itu betul. Jika aku tidak salah, dia saat ini bekerja untuk Serikat Pedagang?”

Serikat Pedagang adalah, seperti namanya, sebuah organisasi yang mengumpulkan toko-toko (pedagang). Hal ini mirip dengan yang dimiliki Jepang selama periode Perang Saudara.

Moneda juga merupakan salah satu anak yang aku angkat. Tapi ketika aku mendaftarkan diri di akademi, dia bergabung dengan Serikat Pedagang.

“Ya, dan jika saya tidak salah, dia saat ini bertanggung jawab atas akunting … Saya pasti akan menghubungi dia.”

“Kalau begitu, Ryle. Aku mengandalkanmu untuk menghubunginya. Jika mungkin, aku ingin bertemu dengannya menjelang akhir perjalanan kita.”

“Saya mengerti.”

Setelah aku membagi rincian agenda kami selama pemeriksaan, ketiga orang itu pergi. Dengan waktu yang tepat, Sebastian tiba dengan dokumen yang aku minta sebelumnya, dan aku mulai membacanya.

Sebenarnya, aku dulu bekerja di kantor pajak di Jepang saat aku masih hidup. Berkat itu, aku menjadi sangat ahli dalam membaca laporan pendapatan dan pengeluaran, dan dokumen terkait lainnya. Aku bisa mengikuti alur angka-angka tanpa masalah.

“Nona muda. Sudah waktunya makan siang.”

“Astaga. Sudah waktunya?”

Waktu lewat lebih cepat, dan sebelum aku menyadarinya, sudah waktunya makan siang. Meski begitu, aku sangat bersyukur ada yang sudah menyiapkannya. Sejujurnya, karena aku begitu sibuk dalam kehidupan lampau, aku tidak punya waktu untuk makan makanan yang tepat.

Setelah makan dengan cepat, aku langsung kembali bekerja. … Ah, aku mengunyah makanannya dengan benar. Aku tidak lupa diet. Karena aku sibuk, akan lebih baik jika aku lupa makan.


[Tanya]

Namaku Tanya. Aku tidak punya nama keluarga. Rakyat biasa, dan karena dulu aku adalah salah satu penghuni perkampungan kumuh, aku tidak pernah benar-benar peduli akan hal itu.

Meskipun aku adalah orang seperti itu, entah mengapa, saat ini aku sedang melayani putri seorang Duke. Bagi seseorang yang selalu bingung dengan apa yang akan aku makan dan tidak tahu apa yang akan terjadi besok, tapi untuk hal-hal yang benar-benar berubah seperti ini … Dulu, aku tidak pernah berpikir ini akan terjadi bahkan dalam mimpi terliar ku.

Orang yang aku layani, nona muda Iris, adalah seorang wanita muda kelahiran mulia. Dia adalah seorang wanita muda yang cantik yang sesekali menunjukkan kenaifan.

Jika kau bertanya kepada ku mengapa seseorang seperti aku melayani di salah satu keluarga kerajaan yang paling terkemuka dan terhormat, itu karena keinginan nona muda itu. Namun, aku bersyukur atas keinginannya. Meskipun sudah lebih dari cukup, dia menyelamatkan nyawaku dari ambang kematian.

Tapi nona muda itu mengatakan bahwa aku ‘penting’ dan memperlakukan aku seperti teman, yang aku syukuri. Karena itu, aku ingin melayani nona muda dengan sepenuh hati. Itulah yang aku pikirkan. Nona muda itu memberikan sebuah kehidupan tidak berarti seperti diriku, alasan untuk tetap hidup.

Namun, saat ini, pertunangan nona muda ku yang penting, dibatalkan oleh orang yang penuh kebencian itu.

Orang bagian keluarga kerajaan itu sangat sulit dimengerti.

Meskipun dapat diterima bahwa dia tidak melihat keanggunan nona muda, tapi dia tidak hanya jatuh cinta pada putri seorang Baron dan mengabaikan putri seorang Duke, dia juga mempermalukannya di depan banyak orang, itu sangat berlebihan. Tidak bisa dimaafkan.

Meski begitu, saat nona mudaku yang penting ini, kembali ke rumah, dia sudah terlihat segar kembali. Hah? Dan tadinya saya berpikir bahwa anda sangat merindukannya! Dan karena itu adalah sesuatu yang dia lakukan dengan sepenuh hati, aku bertanya-tanya apakah ada sesuatu yang salah … Tapi ketika aku memikirkannya, tidak ada alasan bagi nona muda untuk memiliki kasih sayang yang tersisa atau penyesalan jika berhubungan dengan pria itu.

Karena aku tidak tahu bagaimana Tuan akan bereaksi terhadap kejadian ini, ketika dia memiliki waktu luang, dia mengadakan pertemuan dengan nona muda. Tolong lakukan yang terbaik. Bahkan jika nona muda dikirim ke ujung dunia, aku sangat berharap bisa melayani nyonya muda.

Untungnya, selain dikurung di rumah di wilayah ini, nona muda tidak dicela.

Namun, bukannya merasa lega, aku tercengang melihat betapa cepatnya insiden tersebut diselesaikan. … Nona muda, akan menjadi Perwakilan Tuan Wilayah-nya Duke?

Tuan juga, aku bertanya-tanya apa yang ada di benak nya. Ketika aku mendengarnya, aku bahkan meragukan telingaku sendiri.

Nona muda ku yang paling penting, adalah seorang wanita bangsawan berpendidikan yang tidak akan pernah mempermalukan gelar bangsawan. Meskipun aku belum melihatnya dalam bertindak, tapi ketika sampai pada hal itu, aku hanya memiliki firasat bahwa pasti itu tindakannya.

Lagipula, jadwal nona muda sejak kecil ditekankan pada etika. Dan di akademi, pendidikannya Aritmatika, Puisi, Sastra, Sejarah, Geografi, dan mata pelajaran umum lainnya.

Dan tentu saja, nona muda bisa melakukan apapun …

Dia memberi ku petunjuk satu per satu, dan saat ini dia sedang membaca dokumen yang diberikan Sebastian padanya.

Ketika aku sekilas melirik salah satu dokumen, mataku segera tersumbat dengan angka, tapi dia, sebaliknya, membuatku bertanya-tanya apakah dia membacanya dengan sangat cepat.

Kadang-kadang, dia akan menulis sesuatu di buku catatan, dan aku menyadari bahwa dia benar-benar membacanya.

Seperti yang aku harapkan, dibandingkan dengan ku, nona muda tak terduga. Itulah yang aku pikir.

Namun, karena nona muda tampak terlalu terkonsentrasi sehingga dia tidak memperhatikan hal-hal di sekitarnya, aku berjanji untuk membuatnya beristirahat dari waktu ke waktu sehingga dia tidak terlalu memaksakan diri.

ASPSD 6. Realita
ASPSD 8. Mencari Bakat

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.