ASPSD 6. Realita

Featured Image

[Iris]

…Selamat pagi.

Sekarang, aku, Iris, setelah menerima instruksi dari ayah, telah pindah ke wilayah Armelia. Hari ini adalah hari pertama. Matahari pagi menyilaukan, menerangi wilayah ini.

Sedangkan untuk apa yang aku lakukan pagi-pagi sekali, aku berlatih yoga. Hal pertama yang aku lakukan di pagi hari setelah bangun adalah berolahraga, dan yang lebih penting, ini bagus untuk kesehatan. … Yah, tidak cukup. Karena, tubuhku sedikit gemuk. Karena status ku sebagai putri seorang Duke, aku cenderung makan makanan mewah dan berkalori tinggi sebanyak yang aku inginkan, jadi wajar bagi ku untuk menambah berat badan. Dan karena itu, aku memutuskan untuk melakukan diet dan bekerja keras di pagi hari.

“Selamat pagi, nona muda. … eh, kyaaa!”

“… Oh, Tanya. Selamat pagi.”

Aku bertanya-tanya mengapa Tanya begitu terkejut? Ah, tentu saja, Tanya juga datang ke wilayah Armelia dengan ku. Aku pikir itu baik-baik saja karena ini bukan “rute kurungan”.

“Selamat pagi, tapi bukan itu. Nona muda, apa yang sedang anda lakukan dengan penampilan seperti itu.”

“Penampilan seperti ini katamu?”

Aku melihat penampilanku sendiri. … Linen tunik dan celana yang aku dapatkan dengan bantuan pelayan. Tidakkah anda pikir itu pakaian yang sempurna untuk dipakai saat berolahraga?

“Demi kebaikan kesehatan ku, aku berniat berolahraga seperti ini setiap pagi. Aku memilih pakaian yang mudah untuk bergerak, bukankah itu bagus?”

“Nona muda, olahraga?”

Ekspresi yang meragukan dan mencurigakan memenuhi wajah Tanya. Pastinya, seorang wanita muda yang mulia berolahraga, aku benar-benar tidak bisa membayangkannya.

“Iya. Aku membaca di buku bahwa itu tidak baik untuk kesehatan seseorang jika seseorang tidak menggerakkan tubuh mereka. Karena aku berniat melakukan ini setiap pagi, tolong jangan kaget setiap kali.”

“Saya mengerti … Maafkan ketidaksopanan saya.”

“Tidak apa-apa … Tapi karena aku berkeringat, bisakah kau siapkan air mandi?”

“Tentu saja.”

Setelahnya, aku masuk ke bak mandi yang di siapkan Tanya , aku pergi dan sarapan pagi. … Karena aku berolahraga, aku makan banyak untuk sarapan pagi. Tentu saja, aku memastikan itu seimbang.

“Setelah ini, aku ingin berbicara dengan Sebastian. Bisakah kau membuat janji?”

“Tentu.”

Tanya yang sangat mahir segera membuat janji dengan Sebastian, dan pembicaraan dengannya akan berlangsung sebelum tengah hari. Sebastian adalah seorang Steward and Butler dari rumah kami. Bahkan saat aku mengatakan “kepala pelayan”, dia telah dibiarkan mengelola wilayah kami secara substansial. Dengan kata lain, Super Butler.

(Steward = pelayan, Butler = kepala pelayan paling dekat dengan urusan pribadi kepala rumah tangga seperti asisten)

Ketika Sebastian memasuki ruangan, entah bagaimana ia memiliki bau yang sama dengan Rimé … Dengan kata lain, ia mengenakan pakaian mantel ekor walet. Meski dia bergerak cepat, dia tidak memberi kesan seseorang tergesa-gesa. Sebaliknya, gerakannya terlihat sangat indah. Selain kepala penuh uban, penampilannya adalah definisi butler yang menyilaukan.

“Kau tampaknya cukup sibuk, aku minta maaf karena telah memanggil mu meskipun ada jadwal sibuk mu.”

“Tidak. Demi semua hak, seharusnya saya yang memberi anda salamku, saya minta maaf. “

“Sekarang, tanpa ditunda. Bisakah kau mengumpulkan dan menyampaikan pada ku laporan pendapatan dan pengeluaran wilayah ini selama tiga tahun terakhir?”

“Saya dengan hormat mematuhi. Namun, apa yang akan anda lakukan dengan itu?”

“Tentu saja aku akan membaca semua itu. Bagaimanapun, aku menerima posisi ‘Wakil Tuan Wilayah‘ yang diberikan oleh Duke. Namun, meski aku malu mengatakan ini, saat ini aku tidak memiliki informasi tentang bagaimana wilayah ini dikelola atau situasi sekarang. Karena itu, tolong beri aku satu bulan?”

“Satu bulan?”

“Iya. Karena aku perlu membaca semua laporan, dan juga memeriksa tanahnya.”

“Pasti. Namun, jika anda ingin memeriksa lahannya, diperlukan sekitar satu minggu untuk persiapan yang diperlukan.”

“Kali ini, untuk memahami kondisi sekarang, aku berniat melakukan pemeriksaan diam-diam. Karena itu, aku hanya membutuhkan jumlah orang paling minimum untuk menemani ku. Karena aku bisa menjamin anggota-anggotanya, aku tidak perlu merepotkan Sebastian. “

“Saya mengajukan pertanyaan yang sombong, saya minta maaf.”

“Tidak… Meskipun aku akan mengelola wilayah ini mulai sekarang, aku tetap akan memberi mu posisi penting. Jadi, silakan memberikan saran.”

Setelah Sebastian pergi, aku memanggil Tanya untuk datang.

“Tanya. Bisakah kau menghubungi Ryle dan Dida, dan Rehme juga?”

“Tentu.”

Setelah beberapa menit, Tanya memasuki ruangan bersama tiga orang lainnya yang seumuran dengan ku. Dengan kata lain, mereka juga adalah orang-orang yang aku angkat.

Ryle memiliki rambut pirang yang indah, terlihat seperti bangsawan muda lainnya. Dan meskipun dia memiliki fisik yang lebih rendah daripada Ksatria Kerajaan, dia tidak akan kalah dari mereka saat bertempur. Selain itu, dia kurang lebih adalah pengawalku.

Dida, seperti Ryle, melayani sebagai pengawal ku. Meski dia adalah orang yang cepat berbahagia saat dipuji atau tersanjung dan memiliki sifat santai, kemampuannya terjamin.

Rehme adalah seorang gadis yang memakai kacamata dan suka membaca buku. Dia saat ini menjabat sebagai pustakawan di rumah kami. Berbicara tentang perpustakaan Duke, kami memiliki koleksi buku berharga. Bila dibandingkan dengan dunia ku sebelumnya, koleksi buku disana ada di skala tingkat sekolah menengah pertama ke atas. Dengan demikian, dia menganggap perannya sangat penting.

“Sudah lama sekali kita tidak bertemu, semuanya.”

Karena ketiga orang itu tidak bisa datang bersamaku ke Kota Kerajaan untuk menghadiri akademi, mereka tetap tinggal di wilayah ini untuk bekerja.

Meskipun saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka bebas melakukan apa yang mereka inginkan dan bahwa diperbolehkan bagi mereka untuk meninggalkan wilayah ini, aku senang mereka tetap tinggal namun meminta maaf pada saat yang sama.

“Sudah lama, Putri kita.”

Orang yang menjawab dulu adalah Dida. Dia menjawabnya dengan cara santai biasanya sambil tersenyum.

“Dida. Kau berbicara dengan nona Iris dengan nada itu lagi … “

“Tidak apa-apa, Ryle. Semua orang disini seperti keluarga bagiku. Bila tidak ada orang lain di sekitar, aku akan senang jika kalian berbicara kepada ku dengan cara yang sama seperti dulu.”

“Tapi, Nona Iris …”

“Kumohon, Ryle.”

“…Saya mengerti.”

Ryle menyetujui sambil meniup napas panjang.

“Seperti semua orang sudah tahu, pertunangan ku dengan Tuan Edward telah dibatalkan, dan aku telah kembali ke wilayah ini.”

“Saya sama sekali tidak bisa menerimanya. Mengapa pertunangan Nona Iris tidak hanya dibatalkan, tapi harus ditahan di rumah?”

Rehme mirip dengan Tanya. Dia juga menangis dalam kejengkelan. Meski ada celah antara kepribadian dan penampilannya, dia selalu berbicara dengan santai.

“Betul. Memang, dia adalah seorang tuan muda dengan penglihatan yang buruk. “

“Terima kasih. Namun, masalah ini sudah beres. Selain itu, aku sangat senang bisa tinggal bersama dengan semua orang di wilayah ini sekali lagi. Sekarang, tentang masalah sebenarnya. Seperti yang diketahui semua orang, aku telah ditunjuk sebagai ‘Perwakilan Tuan Wilayah’ di wilayah ini. Jadi, hal pertama yang ingin aku lakukan adalah memeriksa berbagai tempat. Apakah semuanya mau menemaniku?”

“Saya dengan rendah hati menerima.”

“Pengawalan Putri, ya ~ Kedengarannya bagus sekali.”

Sementara dua orang menunjukkan motivasinya, Rehme memiliki ekspresi kesulitan di wajahnya.

“Mereka berdua mengawal, jadi saya mengerti. Tapi apa tujuan saya menemani? “

“Sederhananya, itu karena aku menginginkan pengetahuan mu?”

“Eh?”

“Jika aku tidak salah, kau telah membaca secara ekstensif setiap buku yang ada di perpustakaan Duke? Ada juga buku tentang sejarah dan geografi setempat. Aku ingin pengetahuan yang kau dapatkan dari membaca buku-buku itu. Selain itu, sangat berbeda bila ada pengetahuan sebelumnya saat menyelidiki berbagai tempat.”

Rumah kami benar-benar memiliki koleksi buku yang menakjubkan. Selain sebagai rumah mulia, buku-buku itu telah dikumpulkan oleh generasi demi generasi Perdana Menteri. Setiap ruangan besar di rumah mewah ini sudah penuh dengan buku.

Sedangkan untuk genre, ada juga beragam variasi. Buku-buku itu, tentu saja, dikumpulkan berdasarkan berbagai hobi generasi yang berbeda, seperti Politik, Geografi, Hukum, dan berbagai lainnya. Dan karena Rehme sudah membaca semua buku itu, saya percaya bahwa dia memiliki pengetahuan yang sangat luas.

“… Kalau begitu, saya mengerti. Saya akan bekerja keras untuk memenuhi tugas saya. “

ASPSD 5. Hati Orang Tua, Anak Tidak Tahu
ASPSD 7. Belajar

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.