ASPSD 53. Dengan Para Pelayan

Featured Image

[Iris]

“Pertama dan terpenting, sekali lagi izinkan aku untuk mengungkapkan rasa terima kasih ku yang tulus. Mengucapkan terima kasih sepertinya tidak cukup sekarang. Tanpa semua orang, aku tidak bisa membayangkan bisa kembali ke rumah dengan selamat.”

“Jangan dipikirkan, untuk apa yang telah dilakukan pengawal kami — seperti yang dikatakan orang ini sehari sebelumnya — adalah tindakan alami karena keadaan. Di sisi lain, anda tampaknya tidur cukup nyenyak semalam, puteri.”

“Memang, dan kau tampak lebih hidup juga, Dida.”

Duo ini bersemangat lebih baik hari ini, dan tampak seolah-olah telah kembali ke ekspresi biasa mereka — dengan cara biasa Ryle sering memberikan Dida dan pembicaraan sembrononya, tatapan kesal. Fakta bahwa mereka berhasil kembali tanpa cedera dan saat ini tinggal di zona aman tanpa bahaya yang akan segera terjadi, adalah sesuatu yang berharga untuk diapresiasi. Namun demikian, tidak ada perasaan yang lebih besar daripada melihat orang-orang ini memiliki kesempatan untuk bersantai pada akhirnya.

“Baiklah, kalian berdua. Bagaimana kalau kita pindah ke masalah utama …?”

“Maksuk anda latar belakang para bandit itu kemarin?”

“Ternyata, ya. Terus terang, jika itu Elria-sama mengatur dari belakang seperti yang telah Ayah memperingatkan, aku akan menganggap sebagai langkah yang tidak berbahaya. Namun mengingat waktu serangan, kita tidak bisa hanya mengabaikan penyerang sebagai bandit biasa.”

Elria-sama pasti bisa menyerangku dengan caranya sendiri tanpa menggunakan bandit-bandit itu. Misalnya, ia dapat secara efektif memanfaatkan pengaruh politik rumahnya, atau bahkan menyalahgunakan kedudukannya sebagai ratu negara.

Namun, waktunya sangat aneh sehingga hampir tidak ada yang menemukan serangan itu sama sekali tidak terkait. Sejauh yang aku ketahui, ini lebih seperti amukan murni, daripada tindakan penuh perhitungan yang diatur oleh seorang pendukung yang mulia, dari Elria-sama dan rumahnya.

“Mengenai masalah ini, kami telah meluncurkan penyelidikan dengan Tanya.”

“… Dengan Tanya? Tidak mungkin, sejak kemarin …? “

“Betul. Tadi malam, dia memberikan arahan kepada para pelayan di kediaman dan mencoba untuk melihat insiden itu sendiri, maka kami juga ikut dalam penyelidikan.”

Ketika aku ingat betapa cepat dia kembali ke kamarnya di malam sebelumnya … pasti kau bercanda, dia telah bekerja tanpa henti sejak saat itu? Astaga, sejujurnya kapan gadis itu beristirahat, aku bertanya-tanya?

“Aku mengerti…. Terima kasih atas dukunganmu yang tiada henti.”

“Kalau begitu, kita akan kembali bekerja.”

Saat mereka berdua pergi, mereka melewati Merida yang akan memasuki ruangan.

“Oh, Merida. Sudah lama.”

Karena Merida dipercayakan dengan divisi kafe perusahaan, dia telah membuat dirinya sibuk bergegas dari toko ke toko sepanjang hari, jadi sudah lama sejak terakhir kali kami bertemu di kediaman.

“Saya diberitahu bahwa Nona baru saja melalui pengalaman yang cukup meresahkan. Karena cemas, saya datang untuk menemui anda secepat yang saya bisa.”

“Terima kasih. Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja, bukankah begitu?”

“Memang. Kalau anda terluka, saya pasti akan merobek-robek Ryle dan Dida.”

Untuk komentar yang sangat khas Merida seperti itu, aku tidak bisa menahan tawa.

“Dan ada satu hal lainnya. Produk baru yang dibicarakan Nona sekarang siap.”

“Oh benarkah? Apakah kau kebetulan membawanya? “

“Sayangnya, hanya beritanya untuk hari ini. Karena saya bergegas datang ke kediaman dan melupakan barang yang dimaksud, ini sepenuhnya kesalahan saya. Lain kali, saya pasti akan menunjukkannya ketika sudah siap.”

“Aku menantikan itu.”

Komoditas yang aku minta dari Merida adalah sejenis makanan penutup yang dibuat dengan menggunakan jenis gelatin nabati, yang hanya dapat diperoleh melalui perdagangan dengan negara-negara terdekat.

(gelatin = sejenis agar-agar)

“Dan bagaimana dengan kopi? Kapan kita akan mulai menyajikan minuman itu di toko kita?”

Ketika aku berada di ibukota kerajaan, kopi akhirnya diciptakan. Kebetulan, ini adalah kopi dandelion karena biji kopi belum ditemukan. Dari perspektif pecandu kopi di dunia sebelumnya, mereka sedikit berbeda entah bagaimana …

“Mari kita menahan sekarang karena masih banyak yang harus dilakukan, seperti iklan.” Sampai bisa disajikan di toko, aku akan berterima kasih jika kau bisa menciptakan pencuci mulut menggunakan kopi.”

“Dimengerti. Bagaimanapun, saya berpikir untuk tinggal sementara di kediaman setelah periode absen yang panjang, dan akan fokus pada masalah yang didiskusikan untuk sementara.”

“Aku akan menyerahkan itu padamu.”

“Ngomong-ngomong, bagaimana ibu kota kerajaan yang belum anda lihat setelah sekian lama?”

“… Meskipun aku sedikit berharap untuk dipenuhi dengan berbagai emosi, pada akhirnya aku tidak merasakan apapun sama sekali.”

“… Tidak ada apa-apa ?”

“Tidak ada. Secara alami, aku bernostalgia dan senang ketika bertemu dengan teman-teman dan keluarga ku. Namun, sepertinya aku hanya memiliki sedikit keterikatan sentimental dengan tempat yang disebut ibukota kerajaan.”

“Anda pasti merasa cukup lega, saya kira?”

Merida tersenyum gembira.

“Daripada merasa lega … Aku bertanya-tanya apakah itu karena tempat itu bukan tempat yang cocok untuk aku yang dulu.”

Ketika aku dihidupkan kembali, aku berada di tengah-tengah kejadian itu — dan sebelum aku dapat mengembangkan semacam keterikatan pada ibu kota kerajaan, untungnya, aku sudah datang ke tanah wilayah. Sejauh yang aku ketahui, karena perselisihan antara Nona Yuri dan aku, yang memegang gelar putri Duke, ibukota kerajaan adalah pengalaman yang mencekik.

“Fuun, benarkah itu?”

“Begitulah … Bagiku, ini adalah rumahku, dan kalian di sini adalah keluargaku yang berharga. Untuk alasan itu, aku senang dengan hasil ini.”

“Hahaha, itu adalah kehormatan kami untuk menerima pujian seperti itu.”

Setelah bertukar beberapa kata lagi, Merida juga meninggalkan ruangan.

Jadi, aku kembali pada dokumen.

Penerimaan pajak sangat bagus. Berkat meningkatnya volume perdagangan dengan negara-negara asing, laba perusahaan juga meningkat. Lebih jauh lagi, sepertinya penjualan komoditas yang dibuat oleh divisi sekolah menengah meningkat dengan kecepatan yang menguntungkan. Bagaimanapun, dengan lebih banyak pekerjaan yang diciptakan, pendapatan individu juga telah ditingkatkan.

Pembangunan divisi sekolah menengah sekarang sedang berlangsung. Selanjutnya dalam daftar adalah pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Meskipun infrastruktur di ibukota wilayah begitu terpelihara dengan baik sehingga kau tidak akan merasa tidak nyaman, di daerah pedesaan ada banyak tempat tanpa akses ke layanan air dan saluran pembuangan.

Saat aku memeriksa setiap kemajuan tugas, menandatangani, dan membuat modifikasi sesuai kebutuhan, ada ketukan lain terdengar di pintu.

“… Permisi, ada sesuatu yang saya lupa laporkan sebelumnya. Karena saya akan pergi hari ini, bisakah saya meminta waktu anda?”

ASPSD 52. Awal Baru dan Reuni
ASPSD 54. Menjawab Perekrutan yang Bagai Pengakuan

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.