ASPSD 222. Pertemuan Di Wilayah 2

Featured Image

[Iris]

….. Satu minggu kemudian, negara secara resmi mengumumkan dimulainya perang.

Meskipun beberapa kebingungan dan ketidakpercayaan awalnya terlihat pada warga di wilayah, mereka mulai percaya dan juga menjadi gelisah sedikit demi sedikit.

Apakah tindakan pencegahan yang diambil sesuai dengan keputusan rapat berhasil atau tidak adalah sesuatu yang tidak dapat kami tentukan … kami sangat khawatir dengan masalah yang ditimbulkan warga karena kegelisahan mereka sehingga kerutan-kerutan baru terukir kuat pada alis semua orang. Sebagai orang luar, jika perasaan ngeri tidak dekat di depan mu, maukah kau bekerja sama …?

Hanya gelisah tidak berguna dalam perang …

Ngomong-ngomong, sangat bagus bahwa kota ini tetap tampil seperti biasanya meskipun hanya di permukaan.

Aku meminta secangkir kopi yang ada di meja ku.

Untuk saat ini, menikmati kopi adalah barang mewah yang sederhana, tetapi akankah ada hari di mana kopi akan tersedia di mana-mana sebagai barang pokok?

Hari itu, aku pikir aku perlu berhati-hati pada kafein dan menjelaskan efeknya kepada semua orang … jika tidak akankah orang-orang sudah tidur?

Kopi tidak terlalu baik untuk kesehatan, dan jika kau minum terlalu banyak kau tidak akan bisa rileks dan tidur. Jadi jika kau bisa menghindarinya, kau lebih baik menghindarinya.

Dengan senyum pahit pada hal itu, aku membuka surat dari ibuku yang baru saja tiba.

Isi surat itu tentang situasi terakhir, dan informasi yang diperoleh ibu.

Pertama-tama, situasi militer.

Kakek ku telah secara resmi menjadi kapten umum semua prajurit dalam perang ini dan menuju garis depan.

Meskipun skala dan jadwal tim dijelaskan dengan hati-hati … Tapi, paman ku, Count Anderson, ia sering takut bahwa sesuatu dapat terjadi pada ibu, dan istrinya mengumpulkan informasi dengannya sehingga dapat melindungi keamanan keluarga sejauh ini.

Karena mungkin bermanfaat, aku membacanya dengan bersyukur.

Kemudian, berbicara tentang situasi saat ini, ada kisah istana kerajaan.

Tampaknya Bern bekerja sebagai Perdana Menteri di sisi Dean, seperti pada pertemuan sebelumnya.

Pada pertemuan itu, saat dia naik ke panggung …

Mata adik laki-laki ku … membuat suasana di sekelilingnya dingin merinding, bagi semua orang yang melihatnya.

Tekanan besar itu terasa darinya ketika perang semakin dekat.

Jika kesiapan waktu itu tidak berubah, Bern pasti akan melakukan pekerjaan dengan baik … adikku benar-benar jadi penurut.

Selain itu, ia berbicara tentang tren kaum bangsawan. Tampaknya ada beberapa orang yang tetap berada di ibukota, tetapi sebagian besar bangsawan tampaknya akan kembali ke wilayah mereka untuk persiapan perang.

Terlepas dari bagaimana ketika Ed berkuasa, jika kau meninggalkan wilayahmu sekarang, kepalamu akan langsung berguling di tanah.

Dean tangguh dalam bekerja, tetapi Bern tidak kurang darinya. Dia membiarkan pelanggaran ringan terjadi kepada warga.

Akhirnya, keadaan Kerajaan.

Rupanya kerusuhan belum terjadi, tetapi orang-orang tampaknya kesal dan membuat gangguan berulang. Dalam pra-sesi ini, salah satu pejabat yang berkuasa mengatakan bahwa … suasana ketakutan akan merambat.

Dan itu adalah psikologi kolektif yang terbakar dalam sekejap mata.

Memang benar fakta bahwa kita berjalan di atas es yang tipis tidak berubah … eh …

“Jika mungkin, aku ingin tahu lebih banyak tentang situasi perang … yah, itu sulit, bukan?”

“Jika Anda mau, saya akan pergi menyelidiki dan melaporkan kembali segera.”

Mendengar kata-kata santai Tanya, Dida yang menunggu di belakang mulai bersiap untuk pergi bersamanya, aku terkejut. Sangat patuh …

Tidak diragukan lagi betapa besarnya dia mencintai Tanya, dan jika aku adalah dia, aku pikir…. Aku akan melakukan hal yang sama untuk Dean …

Pokoknya, jangan berpikir lebih dalam lagi, yang aku inginkan adalah informasi militer. Betapa sulitnya memperoleh informasi rahasia negara …… Aku tidak tahu persis, tapi tetap saja kita tidak boleh memaksakannya.

“…… Bisakah itu dilakukan?”

“Jika Nona ingin saya coba, istana kerajaan sudah memiliki beberapa bawahan yang bermulut longgar yang dapat menumpahkan informasi untuk kita. Tapi tetap saja tidak mungkin untuk mendapatkan rincian perilaku militer, jadi jika Nona menginginkan informasi sejauh itu kita akan segera kirim bawahan kita untuk menyusup ke rumah Count Monroe, karena di sana kita bisa melakukannya.” Aku terkejut mendengar pengetahuan rinci Tanya tentang strategi mencari informasi.

Meskipun aku kagum pada kompetensinya, dan di mana dia bertujuan untuk mendapatkannya…  Tetap saja, itu sesuatu yang sudah diharapkan darinya.

“… Jika itu masalahnya, lakukanlah secepat mungkin”

“Baik, saya akan mengaturnya sekarang.”

Ketika aku melihat punggung Tanya, aku menurunkan surat itu dan kembali bekerja.

 

 

ASPSD 221. Pertemuan di Wilayah
ASPSD 223 Konspirasi

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

One thought on “ASPSD 222. Pertemuan Di Wilayah 2”

Leave a Reply

Your email address will not be published.