ASPSD 213. Yuri

Featured Image

Seorang pangeran dipenjara, dan beberapa bangsawan ditangkap bersamanya.

Di sana, di antara mereka ada Yuri. Dia terus melihat ke luar jendela yang penuh dengan jeruji.

Sesekali, dia menggumamkan sesuatu dan terdiam lagi.

“… entah bagaimana, suasana istana kerajaan menjadi berisik, pelayan, periksa apa yang terjadi.”

Tidak ada seorang pun didepannya untuk menerima instruksi.

Selain menyediakan makanan melalui jeruji, tidak ada orang lain selain dia yang ada di ruangan itu.

Dia berpikir dalam hati bahwa dia adalah Ratu dan satu-satunya penguasa negara sampai sekarang, dia menggunakan emas kerajaan bagai air, dan sekarang dia secara brutal dirantai di sebuah ruangan gelap dengan jeruji di sekelilingnya.

Namun, di matanya, pemandangan yang terlihat sama seperti sebelumnya.

“… Oh, itu benar, rencananya telah maju.”

Meskipun tidak ada jawaban, dia masih berbicara dengan gembira ke udara.

Karena dia sudah memberikan perintah ke pelayan di kepalanya, dia benar-benar yakin bahwa pelayan dalam imajinasinya telah meninggalkan tempat ini karena instruksinya.

“Divan, kau akan datang menjemputku setelah semua … Ya, itu saja … Kau tidak akan pernah meninggalkan aku, karena kau membutuhkan aku … Pangeran pertama itu telah mengatakan hal-hal aneh …”

Dia tersenyum lega.

“Aku seperti boneka. Aku diciptakan oleh dan untuk Divan.”

Dia … Pangeran Pertama, sangat menyebalkan.

“Pangeran Pertama adalah sosok menyedihkan yang dibuang oleh seorang dalang. Divan telah menarik semua benang-benang untuk mengelola kerajaan ini. Kerajaan ini sudah menjadi milik kita.”

Walau mengatakna itu, dia membuat wajah kesal sambil mengingat pertemuan itu.

Divan meninggalkan kerajaan …? Mencampakkan aku! Kapan… Itu tidak mungkin!

Tapi, itu tidak masalah lagi.

Karena…

“Ngomong-ngomong, negara ini sudah sangat hancur, sehingga aku tidak melihat perlunya untuk terus bermain Ratu untuk negara ini … Aku bodoh tapi tidak cukup untuk tidak melompat sebelum kapal tenggelam.”

Dengan terkikik, dia tertawa.

“Ayo, jemput aku segera, Divan”

Gumaman itu tidak sampai ke telinga siapa pun.

 

 

 

ASPSD 212. Selamat Tinggal
ASPSD 214a. Ibu

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

4 thoughts on “ASPSD 213. Yuri”

  1. Woaw saya marathon ampe tamat min. mkasih maaf commentnya disini keasikan baca soalnya awkwkkws. ty min sengmat trus. !1!1!

    1. blom kak. masudnya ampe tamt ch ini, sya marathon dari ch 1 sampe sni. tinggal ch slanjutnya. mkasih min sdah translatetin nih ln. ganbare min

Leave a Reply

Your email address will not be published.