ASPSD 198. Konferensi 2

Featured Image

[Iris]

“… Raja baru kita sangat kuat!”

“… Dia memiliki citra pendiri!”

Saat pengakuan-pengakuan bergema, suara ku dan suara orang lain terdengar. Itu suara ku dan suara paman ku, Count Anderson. Ruangan sepi, semua orang memperhatikan kami.

Count Anderson! Apa artinya lelucon ini?” Ratu Elle berteriak.

Suaraku terdengar pada saat yang sama dengan pamanku, tetapi Ratu Elle terlihat seperti mengabaikan keberadaanku.

“Count Anderson! …” Aku memanggil pamanku.

“Tidak peduli apa masalahnya adalah … hukum warisan negara ini menentukan bahwa anak sulung mewarisinya, kecuali ada keadaan khusus seperti anak sulung yang menderita penyakit serius, tidak ada cara untuk orang lain selain anak sulung yang bisa mewarisinya. Ini juga berlaku untuk keluarga kerajaan. Pengumuman ini hanyalah lelucon.” Kata paman ku.

“Apakah kau berpikir bahwa Pangeran Pertama yang bahkan tidak di sini cocok untuk menjadi Raja? Itu tidak mungkin.”

“Ratu Elle, fakta bahwa dia tidak ada di sini tidak dapat menyiratkan kemampuannya untuk memerintah kerajaan ini, Anda tidak memiliki hak untuk menentukan siapa yang akan menjadi Raja. Setelah Raja meninggal, anak pertama langsung mewarisi kerajaan, itu adalah hukum kerajaan. Dengan kata lain, keputusan istri Raja tidak berguna.” Kata ku.

Ratu Elle menatapku dengan tatapan yang bisa membunuh. Itu adalah tatapan yang begitu membenci, dan memancarkan kebencian dari lubuk hati.

“Juga, Tuan Edward, Anda mengatakan bahwa Anda bisa menjadi Raja yang baik … Bagaimana Anda berencana untuk mengatasi kesulitan ini?” kata paman.

“Aku tidak punya kewajiban untuk menjawabmu.” Jawab Ed.

“Tidak. Mohon jawab. Jika Anda ingin persediaan lebih lanjut dari wilayah kami.” Kata ku.

“Kenapa aku harus mendengarkanmu! Aku adalah Raja! Dan bangsawan mana yang bicara seperti itu, itu tidak sopan!”

…… Dia belum naik tahta, bukan? Keraguan ku muncul setelah mendengar nadanya.

“Yah, itu benar! … Seseorang, ambil wanita ini dan lemparkan dia ke penjara!” bentak sang Ratu.

Tapi tidak ada yang bergerak. Para penjaga yang berada di samping tidak bergerak juga. Para penjaga di sini semua adalah prajurit kakek ku.

Mereka tidak bisa bergerak kecuali diperintahkan oleh paman ku.

Meski sudah pensiun dari garis depan, kakek ku adalah pahlawan negara ini. Itu sebabnya keluarga ku adalah yang paling berkuasa atas semua angkatan bersenjata. Mereka tidak akan pernah mematuhi perintah dari orang lain.

Selain itu, kapten ksatria saat ini adalah Count Mirese.

Count Mirese hanya duduk di posisi sebagai kapten pasukan kesatria selama satu bulan dan ia hampir tidak memiliki pengalaman praktis.

Meski begitu, Ratu Elle dan bawahannya secara paksa menempatkannya di pangkat kapten ksatria.

Ada banyak orang di dalam pasukan kesatria yang tidak merasa nyaman dengan ini dan berkolaborasi untuk menyingkirkannya.

… Sebenarnya aku tidak berencana untuk campur tangan di dalamnya, dan apalagi melibatkan kakek ku.

“… 40% dari jumlah total biji-bijian yang dikumpulkan oleh keluarga kerajaan untuk kerajaan dikumpulkan dari wilayah kami!” kata ku.

“Apa ??? Bagaimana itu mungkin?” Edward terkejut.

“Jika kita mempertimbangkan skala bencana ini, tidak dapat dihindari bahwa makanan tidak mencukupi, tetapi mengapa keluarga kerajaan mengumpulkan semua makanan untuk memasok kekurangan dari wilayah kami, meskipun ada wilayah lain yang memiliki lebih banyak tanaman daripada kami?”

“Kau adalah satu-satunya wilayah yang memiliki sisa makanan sebanyak itu, wajar bagimu untuk melayani kerajaan sebagai Duke.” Ratu Elle menjawab.

“Apakah Anda akan mengatakan bahwa tidak apa-apa untuk memaksakan beban menyediakan 40% dari makanan yang dibutuhkan untuk seluruh kerajaan dalam satu wilayah tunggal? …. Aku tidak tahu apa artinya ini? Saya terkejut ketika saya mendengar hasil penyelidikan ini. Wow, tanggung jawab memberi makan 40% dari populasi kerajaan ada di kepala saya, berapa banyak orang akan kelaparan ketika makanan kita dikosongkan … terutama jika kita berbicara bahwa kerajaan memiliki banyak budidaya daerah, jadi memaksakan tanggung jawab ini murni pada kami adalah absurd. Ini sebentar lagi akan berbahaya, karena kami berada di ambang batas kami dengan makanan .. jadi saya bertanya apa tindakan yang akan diambil oleh keluarga kerajaan untuk menyelesaikan ini.”

Kataku dan tertawa. Benar-benar absurd. Lihatlah wajah Ratu dan Pangeran Kedua.

Beberapa orang mulai mempertanyakan hal yang sama seperti ku kepada Ratu Elle, tetapi orang-orang dengan kesadaran akan kemiskinan di wilayah mereka sendiri merasa tersinggung, karena mereka suka menyia-nyiakan sumber daya dan menyentuh topik ini dapat mengungkap mereka.

Beberapa bangsawan setuju dengan suara ku.

Mereka adalah anggota fraksi Pangeran Pertama dan Netral, yang sekarang bersekutu. Properti dan makanan yang dipegang oleh Duke Armelia membanjiri seluruh wilayah. Aku menganggapnya sebagai kartu untuk negosiasi.

(Penerjemah: untuk yang kurang paham, yang memberi makan yang lebih punya kekuatan di depan bangsawan lain. Karena mereka juga di minta berkorban — jika Iris tidak bisa membantu mereka nantinya kalau ada apa-apa semua akan hancur. Yang tidak memberi apa-apa dan foya-foya tersinggung dan takut ketahuan.)

Count Anderson, tentu saja, dari wilayah yang bersekutu dengan wilayah kami. Sekalipun kami saudara, bagi orang lain kami adalah orang yang saling melindungi.

Bobotnya adalah kekuatan militer, dan bobot Duke Armelia adalah kekuatan finansial.

Dua wilayah kami telah menjadi pilar, dan wilayah lain hanya terlampir. Kekuatan kami bisa berubah menjadi benteng terpisah di dalam kerajaan.

Sebelum aku datang ke istana kerajaan, aku mulai melakukan kontak dengan wilayah lain dan membuat banyak aliansi, dan setelah tiba di ibukota hari ini aku bergegas ke berbagai rumah bangsawan, dan Tanya mengirim surat ke beberapa orang penting dan berhasil membentuk aliansi benteng kami .

Meskipun tanah yang berbatasan dengan bagian utara Duke Armelia berada di faksi Pangeran Kedua, dan ini menyakitkan, tetapi wilayah Count Anderson, yang dipisahkan oleh gunung-gunung dan berbatasan dengan bagian barat, dan wilayah yang berbatasan dengan Timur; berpartisipasi dalam aliansi ini.

Ed sedikit terkejut melihat ku, apakah hal yang mengejutkan baginya adalah ada suara-suara lain yang mendukung ku atau apa yang ku katakan, aku tidak tahu. “Kau harus terus menyediakan bagi kerajaan, pertanyaan lebih lanjut tidak perlu.” Katanya.

“Tidak lagi, wilayah saya tidak mungkin, karena rakyat akan sebentar lagi jatuh dalam kemiskinan, saya akan menjadi salah satu pencipta penurunan hidup mereka, saya menolak untuk mengumpulkan lebih banyak lagi dari mereka.”

“benar-benar berani! … Bagus, kau bertekad untuk melawan keluarga kerajaan sampai akhir, aku akan mengirim pembalasan dengan tentara!”

“Apakah kerajaan dapat mendukung dana yang diperlukan untuk menggerakkan tentara … Atau apakah Anda akan memaksakannya pada mereka yang mendukung Anda? Jika Anda akan menjadi Raja, mohon pertimbangkan dengan baik untuk kebaikan Anda sendiri.”

“Negara ini milikku! Jika aku memenjarakanmu sebagai pendosa karena kejahatanmu yang telah dilakukan sekarang, dan menyita wilayahmu, maka semua sudah terpecahkan!” kata Ed.

Begitu Yuri memberitahunya bahwa itu ide yang bagus, matanya bersinar.

Ratu Elle dan Marquis Maras setuju seketika dan bangsawan lain dari faksi Pangeran Kedua juga setuju dengan itu.

Pada saat itu, aku berada pada batas kemampuan ku. Sama untuk pamanku selain aku.

“Maka kita akan permisi. Diskusi ini sudah sia-sia, bahkan jika tetap disini untuk sedetik lagi.” Paman ku menyatakan dengan suara dingin.

Aku juga berdiri dengan paman ku.

Dan saat kita akan pergi, hampir setengah dari seluruh bangsawan juga berdiri.

 

 

 

ASPSD 197. Konferensi 1
ASPSD 199. Konferensi 3

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

2 thoughts on “ASPSD 198. Konferensi 2”

    1. Keluarga Anderson itu Kakek nya Jendral, pamannya Marquis, dan anaknya tangan kanan Pangeran Pertama kak. Untuk kenapa di sini beda, yah kami ngikutin buku aja .

Leave a Reply

Your email address will not be published.