ASPSD 187. Realisasi

Featured Image

 [Iris]

“Aku senang bahwa kita dapat menukar mata uang kita dengan uang kertas tanpa terjadi insiden besar.”

“Ya, terima kasih untuk persiapannya Moneda. Kita diselamatkan oleh keberaniannya.” Komentar Sebastian.

“Heh heh … Aku tidak hanya menyalahkannya karena sangat berteguh hati, tetapi sebenarnya sangat berterima kasih karenanya.”

Untuk menyebarkan berita, dia sudah memerintahkan produksi sejumlah mata uang yang cukup mengejutkan, bahkan sebelum aku bisa menginstruksikannya. Ini bahkan sebelum dia tahu apakah aku akan memaafkannya karena bertindak di belakangku.

“Yah, saya pikir itu kualitas yang baik. Itu sebabnya dia sangat cocok untuk posisinya.”

Dia adalah seseorang yang bisa berpikir untuk dirinya sendiri, dan kemudian bertindak untuk dirinya sendiri juga.

Meskipun Tanya dan yang lainnya juga independen, Monda pada dasarnya berbeda dari mereka.

Mereka mencoba membantu ku, mengikuti ku dalam pengejaran ku, sementara Moneda memiliki keyakinan fundamentalnya sendiri dan bertindak untuk memastikan bahwa cita-citanya terbentuk. Jadi, bahkan jika pendapatnya berbeda dari pendapat ku, aku tidak akan marah padanya. Tidak ada yang lebih baik darinya untuk mendirikan bank sebagai entitas independen.

“Meskipun itu menyebabkan kekacauan di wilayah, serikat pedagang telah bergegas menolak koin emas dan mulai menerima uang kertas secara eksklusif. Ini prestasi yang luar biasa.”

“Ini. Terima kasih atas laporan mu. Bisakah kau memanggil kepala departemen keuangan dan departemen prosedur sipil? Aku memiliki sesuatu yang perlu aku diskusikan dengan mereka, jadi panggil mereka ke ruang konferensi.”

“Dimengerti.”

Waktu berlalu seperti gelombang yang bederu.

Tidak ada kekacauan terjadi di ibukota, bahkan dengan kematian Raja.

Itu benar-benar tidak mengejutkan. Aku tidak bisa menahan senyum pada pikiran bodoh ku sendiri.

Raja telah menyembunyikan diri untuk waktu yang lama … untuk orang-orang yang bekerja di bawahnya, ini tidak membuat banyak perbedaan pada pekerjaan mereka bahkan setelah dia meninggal. Tetapi kekuatan Ratu Ellia dan Marquis Maelia menjadi semakin kuat dari hari ke hari. Hampir sulit untuk berdiri.

Semua orang yang bertanggung jawab atas tugas-tugas penting di dalam pihak Pangeran Alfred telah menyerahkan tugas mereka dan kembali ke kediaman masing-masing.

Tentu saja, ini juga termasuk ayah ku dan Earl Sagittaria. Salah satu alasan utama ayah ku tentu saja kondisi fisiknya.

Sebelum dia mulai mengeluh, seberapa buruk hal itu terjadi …?

Seolah-olah mereka telah menunggu selamanya, orang-orang yang berhubungan baik dengan Marquis Maelia mengambil alih semua tanggung jawab. Bangsa ini semakin membusuk … seperti matahari terbenam.

Pangeran Edward telah membuat persiapan untuk menjadi Raja berikutnya. Ini adalah pemikiran di kepala ku ketika aku menatap dokumen di depan ku.

Syukurlah, belum ada yang terjadi yang akan mempengaruhi wilayah ini. Mau tidak mau, hari itu akan tiba.

Apa yang aku baca adalah laporan tentang konstruksi dasar.

Menghentikan pikiran negatif di benak ku, aku fokus pada dokumen di depan ku sekali lagi.

Sangat mudah untuk mulai menyukai ide-ide imajiner yang aku bangun dalam pikiran ku. Meskipun aku benar-benar tenang dari antusiasme itu, aku masih ingin melihat konstruksi ketika sedang berjalan … itulah yang ada di pikiran ku.

“Sudah beberapa bulan panas sekarang. Setelah itu, biasanya hujan cenderung deras untuk waktu yang lama, terutama di barat. Ini adalah siklus yang terjadi setiap seratus tahun. Secara umum ini tidak terlalu memengaruhi wilayah ini, jadi kita tidak memberikan perhatian khusus padanya, tetapi itu adalah sesuatu yang harus selalu kita perhatikan.”

Tiba-tiba aku ingat sesuatu yang Rehme katakan padaku. … Kenapa aku lupa itu?

“Tanya!”

Dengan suara yang terlalu keras yang tidak pantas untuk seorang wanita terhormat, aku memanggil.

“Nona!”

Aku bahkan tidak tahu apakah dia berjalan ke ruang lebih dulu, atau aku yang meninggikan suaraku dulu.

“Ada apa, Tanya?”

“Banjir. Air yang naik di sungai-sungai barat telah membawa bencana di wilayah sekitar, termasuk wilayah Earl Monroe.”

Satu langkah terlalu lambat … Aku mengepalkan tinjuku. Betapa bodoh, tolol … Rehme telah memberi tahu ku semua informasi sebelumnya, namun entah bagaimana aku telah mengabaikannya.

Inilah mengapa ini terjadi.

Mulai dari wilayah Earl Monroe, barat dipenuhi tanaman gandum. Meskipun banyak dari tanaman belum dipanen, mereka sebenarnya sudah matang. Sementara lebih sedikit tanaman yang tersedia di pasar saat ini, sebagian besar wilayah masih belum memikirkan untuk memasukkan apa pun ke penyimpanan.

Tentu saja, ini setelah mereka semua menjual semua yang mereka miliki di penyimpanan ke Divan.

“Tanya! Pergi dan konfirmasikan penyimpanan kita segera. Kemudian kumpulkan angka kasar pada populasi di daerah tersebut. Setelah itu, kunjungi pemimpin serikat pedagang! Tolong bantu aku menghubungi. Kirim Sei untuk memastikan bahwa semua pekerja Perusahaan Azura di daerah itu baik-baik saja. Jika kau membutuhkan personel tambahan, tarik saja dari penjaga pribadi keluarga Duke Armelia.”

“Dimengerti.”

Pertama, aku perlu mengendalikan ekspor keluarga wilayah Duke Armelia.

Itulah yang perlu aku diskusikan dengan pemimpin serikat pedagang.

Lalu aku perlu melihat seberapa parah pengaruhnya pada Perusahaan Azura.

Semua hal yang perlu aku lakukan muncul di kepala ku, satu demi satu … benar-benar sakit kepala.

 

 

 

ASPSD 186. Pulang
ASPSD 188. Penanggulangan

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.