ASPSD 12. Perusahaan Didirikan

Featured Image

[Iris]

Sekarang, dengan gagasan seperti itu, kami mendirikan perusahaan. Nama perusahaan kami adalah “Perusahaan Azura.” Dengan semua orang menunjukkan keunggulannya di posisi masing-masing, kami berhasil mengenalkan komoditas kami ke pasar dalam waktu singkat.

Ketika aku mengirim produk ke ibu untuk tujuan percobaan, dia rupanya segera mengadakan jamuan teh dan mempresentasikannya, dan dalam waktu singkat, ini menjadi populer di kalangan bangsawan. Saat ini, perusahaan sangat bahagia bahwa produknya sangat populer, sampai pada titik di mana kita tidak dapat mengejar pesanan.

Hore untuk pengetahuan reinkarnasi!

Sebuah gagasan diajukan agar kami meningkatkan jalur produksi, namun proposal tersebut ditolak. Karena target demografis adalah bangsawan, daripada meningkatkan produksi, akan lebih baik mempertahankan kecepatan ini untuk menjaga nilai kelangkaan barang.

Ditambah lagi, untuk menegakkan citra perusahaan, motif bunga lily telah tercetak di kotak coklat. Hal ini dilakukan dalam persiapan ketika pesaing muncul di masa depan. Meski untuk saat ini, belum ada yang muncul.

Saat ini, berbeda dengan tema dagang bangsawan, tema dagang terpisah untuk rakyat biasa sedang dalam proses pembentukan.

Agar lebih spesifik, coklat itu sendiri masih merupakan makanan mewah. Yang kami pertimbangkan adalah membuka kafe dan menjual makanan seperti crepes krim coklat dan buah berlapis cokelat. Atau lebih tepatnya, kita sudah menemukan tempat dan kita juga menjamin rute distribusi untuk bahan-bahannya. Dengan demikian, tidak akan lama sampai proyek mulai berjalan.

Sei sudah sangat sibuk berlari kesana kemari.

Meski aku mengatakan itu, bukan seolah aku tidak peduli dengan diri ku sendiri. Setelah perusahaan lepas landas, aku secara bersamaan mengelola perusahaan tersebut dan mempersiapkan reformasi untuk wilayah.

Meski jadwal ku sibuk, aku merasa sedikit bernostalgia karena kehidupan ku sebelumnya juga seperti ini.

Mari kita mengesampingkan pemikiran itu untuk saat ini dan beralih ke hal pertama dalam agenda. Pertama, adalah pertemuan dengan Sei.

“Situasi semua urusan sekarang ada dalam dokumen-dokumen itu.”

“Tema bangsawan berjalan dengan baik seperti biasanya. Bagaimana dengan mengamankan pekerja?”

“Ini berjalan dengan baik, anda bisa yakin. Dalam waktu singkat, banyak koki datang untuk melamar ke perusahaan. Makanan tak dikenal, karena masalah ini, banyak orang ingin belajar bagaimana membuatnya.”

“Begitu. Jika demikian, mohon kenalkan sistem ‘hari libur’ yang aku bicaraka, terakhir kali. Ngomong-ngomong soal Merida, jika kau menilai bahwa salah satu koki tersebut cocok, silakan merujuk mereka kepadanya karena aku ingin dia memulai tema dagang lain. Karena persiapan sudah siap, sudah saatnya kita mulai. Jadi, aku ingin dia memeriksanya, menggantikan ku.”

“Sesuai keinginan nona.”

“Ke depan, aku tidak hanya ingin mendistribusikan produk kita di Kota Kerajaan, aku juga ingin mereka beredar ke daerah lain. Untuk itu terjadi, kita perlu mengamankan jalur distribusi ke daerah-daerah tersebut. Aku bertanya-tanya apakah kita perlu mendirikan departemen perhubungan saja? Tanya, panggil Rehme dan Moneda untukku.”

Seperti yang ku minta, Tanya segera menghubungi Rehme dan Moneda.

” Moneda, bagaimana para pedagang biasanya mengamankan distribusi komoditas?”

“Yah … Jika itu adalah toko berukuran kecil sampai menengah, pedagang secara pribadi akan membawanya ke daerah tersebut. Jika itu adalah toko besar, mereka akan menyewa pengawal atau mengambil bawahan mereka sendiri dan secara pribadi menghantarkannya sendiri.”

“Kalau begitu, seperti yang aku duga, ide baik untuk mendirikan departemen perhubungan. Rehme, tolong segera tarik peta. Setelah itu, di sepanjang jalan kerajaan ini, pilih daerah dengan tanah datar dan beri aku informasi tentang iklim mereka dan perbedaan suhu. Selain itu, hitung berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dari tempat kita. Tolong diskusikan dengan Ryle berapa banyak pendamping yang diperlukan dan berapa biayanya.”

“Ya ~! Aku ingin tahu apa yang akan dimulai kali ini ~? “

“Sekarang, aku kira kau bisa katakan bahwa departemen perhubungan sedang dalam masa pembangunan? Tapi sebelum kita meletakkannya di atas kertas, kita perlu mempertimbangkan berapa biayanya. Lalu, Sei. Pertama-tama, buatlah rancangan kontrak kerja untuk para pekerja yang kau sebutkan tadi, dan juga, bicaralah dengan Merida untuk menjaganya tetap dalam lingkaran informasi. Rehme juga, tolong kerjakan segera. Tanya, tolong hubungi Sebastian. Dan Moneda, tolong tetap di sini, mari kita sekarang kembangkan konsep bank.”

Setelah aku memberi perintah secara cepat, semua orang segera bergerak untuk keluar. Atau lebih tepatnya, aku pikir sudah saatnya kita meningkatkan jumlah staf. Meskipun aku ingin perlahan meningkatkan staf, kami sangat kekurangan jumlahnya. Jika Sei terus begini, akhirnya dia akan pingsan … dan semuanya tidak akan baik.

Upps, kepalaku perlu beralih fokus, ganti fokus.

“Lalu, Moneda. Apakah kau memiliki pertanyaan tentang apa yang telah kita bicarakan sebelumnya?”

Sudah waktunya meluncurkan kampanye skala penuh dan mendorong reformasi wilayah tersebut. Sementara itu, aku sampaikan gagasan untuk mendirikan bank pada Moneda sebelum waktunya tepat.

Meski pasar saat ini beredar uang, tidak ada institusi yang bisa mengendalikannya. Ini juga sesuatu yang mengejutkan ku … Saya bertanya-tanya apakah warga negara itu menyimpan uang mereka dalam undian mereka? Jika tidak, sepertinya mereka menyimpannya di Perserikatan Pedagang. Sepertinya Perserikatan Pedagang juga menawarkan layanan semacam itu, dan orang bisa menarik sejumlah uang yang mereka setorkan di cabang Perserikatan Pedagang mana pun, yang sangat mudah.

Namun, Perserikatan Pedagang tidak melakukannya secara profesional, mereka benar-benar ‘hanya’ menyimpan uang yang dipercayakan kepada mereka.

“Jadi, apakah kau punya pertanyaan untuk ku sampai titik ini?”

“Tidak. Namun, anda benar-benar hebat memikirkan gagasan ini.”

Yah, aku bukan orang yang tepatnya menemukan ide ini. Meski aku ingin mengatakannya, aku tidak bisa, jadi aku tetap diam dan tersenyum.

“Sebagai permulaan, tolong beli bangunan yang akan digunakan untuk bank. Setelah itu, mohon gunakan nama ku untuk mengatur pertemuan dengan Kepala Persatuan Perserikatan Pedagang dan Presiden Perusahaan penting lainnya. “

“Saya mengerti.”

ASPSD 11. Komersialisasi
ASPSD 13. Rapat

Author: RandomAlex

support us by reading this book only at translateindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.