AMASP 69. Pada Saat Itu, Keluarga Lu Akan Dihancurkan Di Bawah Lingkaran Kekeramatan Si Tokoh Utama Pria yang Tak Terkalahkan (2)

Featured Image

Lu Beichuan diam menatapnya. Setelah memikirkannya, ia menjawab, “Aku mengetahuinya di hari kau menamparku.”

“…Jadi kau bangun beberapa saat lalu? Kapan tepatnya?”

“Ketika kau mengaku padaku bahwa kau menggantikan kakakmu.”

“….” Dia tidak salah menebak.

Ye Zhen tetap diam untuk waktu yang lama sebelum dia berkata dengan pelan, “Karena diskusi kita sudah mencapai titik ini, aku tidak akan terus menyembunyikan hal hal darimu.” Ye Zhen menghela nafas dan berkata dengan pelan, “Ya, aku Ye Zhen. Aku menggantikan kakakku menikahimu agar keluargamu membantu bisnis keluargaku.”

“Aku kebetulan mendengar percakapan Lin Zhan dan kakakku ketika mereka ada di kamar mandi kemarin. Itulah saat aku mengetahui bahwa kakakku telah mengambil pengakuan untuk semua yang kulakukan untuk Lin Zhan di masa lalu.” Suasana hati Ye Zhen terlihat rendah, dan suaranya terdengar seakan ia tersedak dan akan menangis.

“Semua surat cinta yang kutulis untuk Lin Zhan itu menjadi surat-surat yang ditulis kakakku untuk Lin Zhan. Aku bekerja di restoran untuk menghabiskan waktu bersamanya, tapi dia berpikir bahwa kakakkulah yang bersamanya selama waktu-waktu itu. Aku merawat ibu Lin Zhan di rumah sakit, tapi pada akhirnya, kakakkulah yang memperoleh pengakuan untuk seluruh kerja kerasku. Karena kesalahpahaman Lin Zhan, ia selalu berada di sisi kakakku. Tapi aku merasa bahwa orang yang benar-benar ia cintai adalah aku yang selalu berada di sisinya ketika ia lebih muda!”

Lu Beichuan mengangguk. “Dan lalu?”

“Aku sudah menyukai Lin Zhan sejak SMA, tapi aku berpikir bahwa dia menyukai kakakku, jadi aku tidak pernah berani menyatakan perasaanku padanya menggunakan namaku. Tapi, aku sudah memikirkan seluruh hal-hal sejak saat itu. Jika saja dulu aku dengan berani memberitahunya perasaannku, mungkin, akulah orang yang akan berada di sisi Lin Zhan saat ini.”

Ye Zhen menatap Lu Beichuan dengan air mata yang tercurah di matanya. “CEO Lu, sebelumnya aku memberitahumu bahwa aku jatuh cinta pada Lin Zhan dan aku mau mengorbankan segalanya untuknya. Sedangkan untukku dan kau, tidak ada dasar perasaan diantara kita. Tidak ada masa depan untuk kita. Disamping itu, CEO Lu, nama isterimu adalah Ye Qing bukan Ye Zhen. Jika kau membuatku menggantikan kakakku dan tinggal di keluarga Lu, apa yang akan terjadi pada kakakku?”

Lu Beichuan sepertinya tidak tergoyahkan sama sekali dengan wajah Ye Zhen yang penuh air mata dan nadanya yang tak berdaya. “Pekerjaan bagus dalam performa penuh air mata, tapi kau sudah mengatakan ini sebelumnya. Kau tidak perlu berpura-pura mengenai hal ini lagi.”

Ketika ia memikirkannya dengan hati-hati, dia ingat apa yang dimaksud Lu Beichuan.

Ye Zhen dengan tenang menghapus air mata palsunya dan melanjutkan usahanya dalam membujuknya. “Orang tuaku membesarkanku sampai dewasa, jadi aku tidak bisa berdiri di samping dan tidak melakukan apapun. Aku mau menikahimu untuk membantu orang tuaku. Aku memiliki kesadaran-diri. Aku tahu bahwa keluarga Lu hanya menginginkan pernikahan antara keluarga kita dengan harapan bahwa sebuah pernikahan akan membawa nasib baik untukmu, dan aku juga tahu bahwa keluargaku tidak cukup baik untuk berbesan dengan keluargamu di bawah keadaan normal. Jika kau tidak mengalami kecelakaan mobil, aku tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk menikahimu. Begitu kau bangun, aku berencana untuk pergi agar kau menemukan wanita yang benar-benar kau cintai untuk menjadi isterimu. Aku tidak akan mencoba menggunakan trik jahat untuk memaksamu tetap menikahiku.”

“Apakah kau mengatakan bahwa setelah kau mencoba gaun pernikahan yang kusarankan untukmu dan mengkonfirmasi tanggal pernikahan, kau ingin pergi dan berpura-pura bahwa tidak ada yang terjadi?”

Ye Zhen benar-benar ingin mengatakan ya, tepatnya begitu.

Tapi, dia tidak berani mengatakannya di hadapan Lu Beichuan. Itu akan sama dengan menggali kuburannya sendiri.

“CEO Lu, apakah kau berpikir bahwa pernikahan tanpa cinta akan bertahan?” Pandangan Ye Zhen berat ketika ia menatap Lu Beichuan. “Maafkan aku karena berbicara dengan tidak sopan. Tapi kehidupan ibumu sulit di bertahun-tahun lalu karena beliau terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dimana suaminya tidak mencintainya. Karena tidak ada perasaan di antara kita, kenapa repot dengan memaksakan kita untuk bersama?”

Table Of Content

AMASP 68. Pada Saat Itu, Keluarga Lu Akan Dihancurkan Di Bawah Lingkaran Kekeramatan Si Tokoh Utama Pria yang Tak Terkalahkan (1)
AMASP 70. Pada Saat Itu, Keluarga Lu Akan Dihancurkan Di Bawah Lingkaran Kekeramatan Si Tokoh Utama Pria yang Tak Terkalahkan (3)

Leave a Reply

Your email address will not be published.