AMASP 67. Namun, Kau Harus Sangat Berhati-hati Ketika Lawanmu Adalah Lu Beichuan (3)

Featured Image

Di ruang tamu, Mama Lu tidak senang karena Lu Beichuan menerima panggilan sejak gaun pernikahan isterinya diputuskan. “Beichuan, kau sibuk dengan apa? Kenapa kau tidak memiliki waktu untuk membantuku melihat tempat-tempat pernikahan?”

Memegang ponsel di satu tangan, Lu Beichuan memiliki ekspresi yang entah bagaimana terlihat suram. Setelah mendengar kata-kata Mama Lu, dia segera meletakkan ponsel itu. “Bukan apa-apa.”

“Bahkan jika itu adalah masalah serius, itu tidak sepenting seperti pernikahanmu dan Qingqing.” Melihat alisnya yang berkerut, Mama Lu berasumsi bahwa dia terganggu dengan sesuatu yang merepotkan. Beliau menghela nafas dan berkata, “Baiklah, kau pergi lakukan apa pekerjaanmu. Mama akan mengurus masalah pernikahanmu. Tapi, kau harus memperhatikan kesehatanmu. Kau baru saja sembuh.”

Lu Beichuan mengangguk kecil.

Dengan ibunya ada di sini, ia bisa pergi ke ruang kerja dengan pikiran tenang.

Melihat sosok Lu Beichuan yang pergi, Ye Zhen membuat tebakan tentang apa yang akan ia lakukan. Di dalam novel, sekitar waktu ini, Lu Beichuan akan mengirimkan ayahnya ke penjara dan juga merebut seluruh kendali keluarga Lu dalam sekali sapuan. Dalam lima tahun ke depan, di bawah pengaturannya, bisnis keluarga Lu akan menjadi konglomerat tak tertandingi yang menyentuh seluruh industri besar. Selama periode lima tahun ini, Lu Beichuan juga menyinggung banyak orang bisnis.

Tentu saja, hal itu hanyalah pertanda. Pertanda untuk kapan orang-orang bisnis ini bekerja sama dengan Lin Zhan untuk menghancurkan Lu Beichuan.

Pembalasan dendam dahsyat yang akan ia alami sebanding dengan bagaimana ia telah menentang pihak-pihak ini secara keseluruhan. Meskipun Lu Beichuan sudah mempersiapkan untuk pembalasan dendam ini, ia akan benar-benar dikalahkan oleh mereka.

***

Namun, anehnya, Lu Shaoren dan Lin Zhan tidak pulang malam itu.

Sekarang ini, Mama Lu sedang sepenuh hati fokus pada pernikahan puteranya. Terhadap suaminya yang memiliki banyak hubungan, ia tidak sedikitpun peduli dengan ketidakhadirannya. Sebenarnya, ia akan senang sekali jika ia tak pernah kembali.

Ye Qing berada di ujung kesabarannya. Mama Lu terus menjaga Ye Zhen di sisinya sepanjang hari, dan tidak ada yang bisa ia lakukan tentang hal itu. Dia dengan tidak tenang melihat hari berganti malam, dan dirinya masih tetap “Ye Zhen”. Apa yang membuatnya merasa paling parah adalah dia telah mendengarkan detail rencana Mama Lu untuk pernikahan. Jelas-jelas, itu adalah pernikahannya, dan dia yang akan menjadi pengantin wanita. Tapi sekarang ini, ia hanya bisa menjadi pengamat yang tidak dapat mengutarakan pendapatnya.

Setelah hari yang sibuk untuk membuat rencana, Mama Lu merasa lelah. “Baiklah. Bekerja pada rencana pernikahan sepanjang hari cukup melelahkan. Tidak perlu terburu-buru. Akan ada banyak waktu untuk mengerjakan detailnya nanti. Kita bisa mencari pilihan pilihan secara perlahan. Sekarang naiklah untuk mandi dan beristirahat.”

Ye Zhen menyetujui dengan senyuman. Ketika mereka berjalan ke lantai atas, Ye Qing berpikir mereka memiliki kesempatan sempurna untuk bertukar kembali. Tapi, sebelum mereka bisa sampai di pendaratan lantai dua, penampakan Lu Beichuan menghentikan ide itu.

Di bawah tatapannya yang tajam, itu seolah semuanya berada dalam genggamannya, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya. Itu terasa seakan seluruh rahasianya terbaring telanjang di depannya, dan ia telah melihat melalui tipuannya.

Di bawah awan rasa bersalah dan kurang percaya diri, Ye Qing berbalik mundur ke kamar tamu.

Lu Beichuan meneliti Ye Zhen dengan cermat sebelum berkata dengan pelan, “Ini adalah hari yang melelahkan. Kau harus kembali ke kamar dan beristirahat.”

Ye Zhen tidak tahu apakah ia hanya membayangkan sesuatu, tapi itu terlihat seakan pandangan Lu Beichuan menyapu perut bawahnya dengan samar. Alisnya naik. Kemudian, ia beekata dengan senyuman, “CEO Lu, hari ini anda sudah sangat sibuk. Anda bahkan tidak punya waktu untuk istirahat. Bagaimana jika kita kembali ke kamar dan istirahat bersama?”

Mata Lu Beichuan sedikit menyipit.

CEO Lu?

“Baiklah.”

Ye Zhen mengangkat kakinya dan lanjut pergi ke lantai atas. Lu Beichuan menatapnya dari belakang dengan termenung ketika ia mengikutinya.

Di dalam kamar, Ye Zhen duduk di sofa. Dia menatap Lu Beichuan dengan tenang dan tersenyum manis, “CEO Lu, berhentilah berpura-pura. Mari kita berbincang dengan baik.”

Setelah dua hari pengamatan, dia buta jika dia tidak menemukan bahwa Lu Beichuan berpura-pura.

Namun, kau harus sangat berhati-hati ketika lawanmu adalah Lu Beichuan.

T/N : Semoga kita semua selalu sehat ya guys…

Table Of Content

AMASP 66. Namun, Kau Harus Sangat Berhati-hati Ketika Lawanmu Adalah Lu Beichuan (2)
AMASP 68. Pada Saat Itu, Keluarga Lu Akan Dihancurkan Di Bawah Lingkaran Kekeramatan Si Tokoh Utama Pria yang Tak Terkalahkan (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.