AMASP 56. Dia Tidak Berani Bergerak (5)

Featured Image

Dengan penjelasan disediakan oleh Ye Qing, sebuah hubungan antara Ye Zhen dan Lin Zhan tak dapat dipungkiri. Pandangan awal Mama Lu yang ramah terhadap Ye Zhen menghilang. “Ye Zhen, meskipun aku tidak memiliki hak untuk mendiktat tindakanmu karena aku bukan orang tuamu, kau adalah adik Qingqing, jadi aku masih perlu mengatakan sesuatu. Sekarang ini, hatimu diletakkan pada cinta dan pacarmu, jadi kau dengan kepala panas melarikan diri bersamanya. Tapi kau tidak tahu bagaimana hati seseorang bisa begitu jahat. Aku ingin bertanya padamu. Apakah kau sudah memikirkan masa depanmu? Apakah kau memikirkan bagaimana khawatir dan kecewanya orang tuamu pada saat ini?!”

Ye Zhen tersenyum dan berkata dengan lembut, “Bibi, Lin Zhan adalah orang yang sangat baik. Sebelumnya kami terlalu terburu-buru dan gagal mempertimbangkan hal lainnya. Kami akan kembali untuk membicarakannya bersama orang tuaku dengan hati-hati.”

“Baiklah, kalau begitu itu bagus. Kau adalah anak baik, hanya sedikit terlalu berpikiran-sederhana. Kau tidak boleh menilai orang hanya dengan penampilan luarnya. Membutuhkan waktu untuk melihat hati orang yang sebenarnya. Orang tuamu memiliki lebih banyak pengalaman hidup dari pada dirimu. Mereka tidak akan salah menilai orang.”

Ye Zhen berulang kali mengangguk sambil mengamati dalam hati diam dalam penghormatan kepada si tokoh utama pria.

Meskipun itu sedikit sulit untuk berjuang di dunia luar, bagaimana bisa itu lebih buruk daripada menetap di keluarga Lu dan harus mendengar potongan ungkapan dan gosip tentang dirinya sendiri?

Dari pada berada di dunia luar yang penuh dengan kesenangan untuk dinikmati, dia datang kesini dimana dia akan mendengarkan kata-kata yang membuat marah.

Cinta benar-benar membutakan orang.

Ye Zhen diam-diam menendang kaki Lin Zhan di bawah meja. Dia tersenyum padanya untuk menyarankan agar dia tidak memasukkan kata-kata tersebut ke dalam hati.

Sebagai tokoh utama pria, kapanpun dia dikalahkan, kemunduran itu hanya akan digunakannya sebagai motivasi untuk tetap maju secara pelan-pelan!

Namun, semua ini disadari oleh Lu Beichuan. Dia sepenuhnya menangkap pertukaran dan interaksi antara Ye Zhen dan Lin Zhan di atas dan di bawah meja!

Lu Beichuan mengepalkan tangannya yang berada di bawah meja dan tersembunyi dari pandangan. Suasana hatinya yang bagus dari kemenangannya baru-baru ini dalam mengambil kendali, berubah menjadi kemurungan karena Ye Zhen.

Wanita ini sebelumnya sudah memberitahunya bahwa dia menyukai Lin Zhan, tapi dia berpikir bahwa Ye Zhen hanya berbohong. Dia terkejut melihat bahwa wanita ini benar-benar menyukai Lin Zhan!

***

Setelah makan malam selesai, Lu Shaoren memberikan sebuah alasan dan membawa Lin Zhan ke ruang kerja bersamanya, sedangkan Mama Lu mengatur sebuah ruangan untuk Ye Zhen. Ye Zhen, yang telah melewati hari yang penuh kejutan yang mengguncang, akhirnya memiliki waktu sendirian untuk bersantai dan beristirahat. Dia menerima satu set piyama sutera bergaya biasa yang dibawakan oleh seorang pelayan dan pergi ke kamar mandi untuk mandi.

Kamar tamu tidak memiliki kamar mandi, jadi dia harus pergi ke kamar mandi di lantai dua untuk mandi.

Ketika dia mandi air panas, Ye Zhen merasakan kelelahan dari pergolakan sore tadi tercuci.

Setelah dia selesai, Ye Zhen menggunakan handuk untuk mengeringkan rambutnya.

Menyeret sandalnya bersamaan, dia berjalan keluar dari kamar mandi.

Tepat setelah berjalan keluar dari kamar mandi, dia mendengar sebuah suara dari kamar mandi yang berdekatan kamar mandi yang telah ia gunakan.

Suara itu terdengar seperti suara Ye Qing.

Di dalam kamar mandi lainnya yang sempit, Ye Qing dan Lin Zhan berdiri berhadapan. Mereka telah menjadi kekasih selama tiga tahun terakhir dan baru berpisah beberapa hari yang lalu, tapi kasih sayang mereka terhadap satu sama lain terlihat sudah benar-benar lenyap.

“Lin Zhan, apa yang kau maksud dengan ini? Kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau adalah anak haram dari keluarga Lu?”

AMASP 55. Dia Tidak Berani Bergerak (4)
AMASP 57. Dia Tidak Berani Bergerak (6)

Leave a Reply

Your email address will not be published.